Pemda Lotim Normalisasi Drainase Jl. Raya Labuhan Lombok-Wanasaba Untuk Cegah Banjir & Lakalantas
Foto Suasana saat Camat Wanasaba, Arfany M. Masany, S.STP., M.H, Meninjau Lokasi Penormalan Saluran Irigasi di Wanasaba pada Rabu (31/12/2025) (Dok. Pribadi)
Camat Wanasaba, Arfany M. Masany, S.STP., M.H: "Giat Ini Dilatarbelakangi Oleh Harapan Dan Masukan Berbagai Pihak Yang Terdampak Karena Tidak Berfungsinya Saluran Drainase Jalan Negara Yang Sudah Menahun. Sehingga Ketika Hujan Menyebabkan Genangan Air Di Jalan Negara, Menyebabkan Terganggunya Lalu Lintas, Kemacetan Sampai Laka Lantas, Bahkan Juga Terjadi Banjir Yang Masuk Ke Pemukiman Warga Desa Wanasaba"
Sigap News NTB | Lombok Timur — Pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas PUPR dan DLHK merespon keluhan masyarakat. dengan melakukan pengerukan dan normalisasi saluran drainase di depan Kantor Camat Wanasaba. Pekerjaan dimulai pada Senin, 29 Desember 2025 dan masih berlanjut hingga Rabu (31/12/2025).
Latar belakang
Camat Wanasaba, Arfany M. Masany, S.STP., M.H, menjelaskan kegiatan ini dilatarbelakangi banyaknya masukan dari warga dan pemangku kepentingan terkait fungsi saluran drainase jalan negara yang telah menahun tidak berfungsi. Menurut Camat Arfany, kondisi itu menyebabkan genangan air saat hujan yang mengganggu arus lalu lintas, memicu kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas, bahkan banjir yang merembes ke pemukiman warga. Selain itu, saluran yang tersumbat menghambat fungsi irigasi penting karena Wanasaba merupakan salah satu lumbung pertanian di Lombok Timur.
“Giat ini dilatarbelakangi oleh harapan dan masukan berbagai pihak yang terdampak karena tidak berfungsinya saluran drainase jalan negara yang sudah menahun. Sehingga ketika hujan menyebabkan genangan air di jalan negara, menyebabkan terganggunya lalu lintas, kemacetan sampai laka lantas, bahkan juga terjadi banjir yang masuk ke pemukiman warga Desa Wanasaba. Juga agar terjadi optimalisasi fungsi irigasi dari saluran tersebut. Mengingat Wanasaba merupakan salah satu lumbung pertanian di Lotim. Setelah rembug masyarakat dan stakeholder terkait disepakati normalisasi saluran drainase tersebut. Dan syukur alhamdulillah, Pimpinan menyetujui usulan tersebut. Terimakasih ke semua pihak, khususnya Pak Bupati Lotim, Pak Wabup dan Pak Sekda atas perhatiannya,” ujar Camat Arfany dengan sungguh-sungguh saat diwawancarai Sigap News NTB pada Rabu (31/12/2025).
Pelaksanaan dan tindak lanjut
Camat Arfany menyampaikan bahwa setelah koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, respon cepat diberikan melalui Dinas PUPR dan DLHK Lotim. Pengerukan saluran yang tersumbat dilakukan untuk menghilangkan endapan sedimen dan memperbaiki penyempitan saluran, yang disebabkan struktur bangunan (plat dan buis). Setelah proses pengerukan selesai, pekerjaan akan dilanjutkan oleh Balai Jalan Kementerian Pekerjaan Umum untuk membangun kembali saluran drainase agar berfungsi optimal.
Dukungan dan harapan masyarakat
Kepala Desa Wanasaba, H. Misnun, S.H, menyampaikan dukungan penuh dan terima kasih atas inisiatif Camat dan respons pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa masalah penyempitan saluran dan banjir akibatnya sudah terjadi sejak lama dan beberapa kali berganti camat, namun baru kali ini terealisasi penanganannya.
“Kami sangat berterima kasih atas respon baik Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si & Wabup Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM, dan sangat mendukung kegiatan ini. Semua pihak mendukung termasuk Kapolsek, Danpos, Kanit UPT Dikbud Wanasaba. Terima kasih Pak Camat atas upayanya dalam menormalisasi irigasi di Jalan Negara. Karena kejadian kebanjiran akibat menyempitnya saluran irigasi ini telah terjadi sejak dulu. Sudah beberapa kali ganti Camat, Alhamdulillah sekarang baru terealisasi,” kata Kades Misnun.
Kades Misnun juga mengusulkan agar saluran yang ditutup oleh masyarakat dibongkar dan dilebarkan, terutama pada jalur dari depan Kantor Camat Wanasaba hingga Pengkolan Wanasaba. Ia menambahkan usulan pembangunan saluran irigasi dari Pengkolan Wanasaba sampai Karang Baru, mengingat keterbatasan anggaran desa. Harapannya agar aliran air tersebut tidak menyebabkan banjir dan merusak jalan negara, seperti yang terjadi selama ini setiap kali hujan datang pada itensitas tinggi.
Dampak Yang Diharapkan
Dengan normalisasi dan pelebaran saluran drainase, diharapkan genangan dan banjir yang kerap mengganggu pengguna jalan dan merusak infrastruktur dapat berkurang signifikan. Optimalisasi fungsi irigasi juga diharapkan mendukung kegiatan pertanian setempat. Sehingga manfaatnya bersifat ganda, yaitu mengurangi risiko banjir sekaligus mendukung produktivitas pertanian di Wanasaba.
Editor :M Amin