
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" version="2.0">
<channel>
    <title>
        <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
    </title>
    <description>
        <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan nasiona yang informatif secara sigap  ]]>
    </description>
    <link>https://ntbnews.sigapnews.co.id/rss.xml</link>
    <image>
        <url>https://ntbnews.sigapnews.co.id/uploads/logo/02fe51d74ae1ce64f990dd3acb19fa9d.jpg</url>
        <width>130</width>
        <height>35</height>
        <title> Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap </title>
        <link>https://ntbnews.sigapnews.co.id/rss.xml</link>
    </image>
    <generator>Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap</generator>
    <lastBuildDate>2026-09-16T00:00:00+07:00</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://ntbnews.sigapnews.co.id/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml"  />
    <language>
        <![CDATA[ id-ID ]]>
    </language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Ketua KORPRI Lotim Semangati ASN P3K, Soroti Guru & Bidan Agar Semakin Adaptif ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-125441/ketua-korpri-lotim-semangati-asn-p3k</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-14T16:30:02+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-125441/ketua-korpri-lotim-semangati-asn-p3k</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Pesan Ketua KORPRI Lotim tersebut sejalan dengan arah perubahan sistem kepegawaian nasional melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Salah satu perubahan penting yang disoroti adalah pemberian hak yang sama bagi PNS dan P3K dalam kerangka ASN.  ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua DP KORPRI Lotim, Dr. Drs. H. M. Juaini Taofik, M.A.P: "Teman-teman P3K Yang Jumlahnya 2 Per 3 Dari PNS, Karena Jumlah ASN Kita Kan 21.976, Jangan Minder, Karena Sebutan P3K Itu Sudah Diakomodir Oleh Undang-Undang. Tantangan ASN Kini Bukan Soal Status, Tapi Kualitas"
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Lombok Timur (Ketua DP KORPRI Lotim), Dr. Drs. H. M. Juaini Taofik, M.A.P, meminta para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/ P3K) tidak merasa rendah diri atau minder karena status kepegawaiannya.
Pesan tersebut disampaikan Juaini Taofik yang juga menjabat sebagai Sekda Kabupaten Lombok Timur, dalam pernyataan yang diunggah melalui medsos KORPRI Lotim, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, keberadaan P3K telah memiliki landasan hukum yang jelas dalam sistem Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu, perbedaan status kepegawaian antara PNS dan P3K seharusnya tidak menjadi alasan untuk membangun sekat dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
&ldquo;Jangan Minder&rdquo;, P3K Bagian dari ASN
Juaini Taofik secara tegas menyampaikan pesan kepada para P3K di Lombok Timur agar tidak memandang status kepegawaian sebagai sesuatu yang membuat mereka berada di bawah PNS.

&ldquo;Teman-teman P3K yang jumlahnya 2 per 3 dari PNS, karena jumlah ASN kita kan 21.976, jangan minder, karena sebutan P3K itu sudah diakomodir oleh undang-undang,&rdquo; katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberadaan P3K bukan lagi sekadar bagian dari solusi atas kebutuhan tenaga pemerintahan, tetapi telah menjadi bagian dari sistem ASN yang diakui dalam regulasi nasional.
Dengan jumlah ASN Lombok Timur yang disebut mencapai 21.976 orang, Juaini menilai persoalan utama pemerintah daerah bukan terletak pada komposisi jumlah PNS maupun P3K.
Sebaliknya, tantangan yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh ASN mampu meningkatkan kapasitas, kompetensi dan kualitas pelayanan dari waktu ke waktu.
Bukan Lagi Soal Kuantitas, tetapi Kualitas ASN
Juaini Taofik menegaskan bahwa ukuran keberhasilan birokrasi tidak semestinya berhenti pada berapa banyak PNS atau P3K yang dimiliki pemerintah daerah.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik terus berkembang. Perubahan sosial, teknologi, pola komunikasi hingga ekspektasi masyarakat terhadap pemerintah membuat ASN dituntut semakin adaptif.

&ldquo;Di Lombok Timur ini persoalan kita bukan pada kuantitas atau jumlah PNS maupun P3K-nya, tapi tantangan kita adalah bagaimana kualitas ASN kita yang dari waktu ke waktu semakin baik, semakin berkualitas, karena tantangan masyarakat yang kita layani itu semakin tinggi,&rdquo; tegasnya.

Pandangan tersebut menempatkan kualitas sumber daya manusia aparatur sebagai salah satu kunci penting dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik.
ASN, baik PNS maupun P3K, tidak cukup hanya memahami tugas pokok dan fungsi. Mereka juga dituntut mampu membaca perubahan lingkungan kerja serta memahami kebutuhan masyarakat yang dilayani.
Guru dan Bidan Dituntut Semakin Adaptif
Juaini menggambarkan tingginya tuntutan terhadap ASN melalui pengalaman dan kondisi yang dihadapi para guru serta bidan.
Menurut dia, perubahan kebutuhan masyarakat membuat ASN harus memiliki kemampuan adaptasi yang semakin kuat.

&ldquo;Ini tergambar dari apa yang dituturkan oleh Ibu Guru maupun Ibu Bidan. Ternyata kita harus adaptif dengan perubahan-perubahan hal layak yang kita layani,&rdquo; ujarnya.

Ia kemudian memberikan gambaran mengenai ruang lingkup pelayanan yang dihadapi kedua profesi tersebut.
Guru, misalnya, tidak hanya berhadapan dengan siswa di ruang kelas, tetapi juga harus berinteraksi dengan orang tua atau wali murid.
Sementara bidan tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan kesehatan, tetapi juga berhadapan langsung dengan masyarakat serta lingkungan sosial di sekitarnya.

&ldquo;Tentu kalau Ibu Guru dengan siswa atau wali muridnya, Ibu Bidan tentu dengan asennya, dengan masyarakat sekitarnya,&rdquo; katanya.

Tantangan ASN Tak Hanya di Inti Tugas
Salah satu hal yang menarik perhatian Juaini adalah adanya perubahan orientasi tantangan yang dihadapi ASN di lapangan.
Ia mengaku terkejut karena persoalan yang muncul ternyata tidak hanya berkaitan dengan tugas inti masing-masing profesi.

&ldquo;Dan saya kaget, ternyata mereka tidak penasaran di core tugasnya, tetapi penasarannya di ekosistem pendukung tugasnya,&rdquo; tuturnya.

Pernyataan tersebut mengandung pesan bahwa profesionalisme ASN pada era pelayanan publik modern membutuhkan pemahaman yang lebih luas.
Seorang guru, misalnya, perlu memahami ekosistem pendidikan yang melibatkan siswa, keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat. Begitu pula tenaga kesehatan yang berhadapan dengan pasien, keluarga pasien dan lingkungan sosial.
Artinya, kemampuan teknis sesuai profesi harus berjalan beriringan dengan kemampuan komunikasi, adaptasi, kolaborasi dan pemahaman terhadap ekosistem pelayanan.
UU ASN 2023 Perkuat Kesetaraan PNS dan P3K
Pesan Ketua KORPRI Lotim tersebut sejalan dengan arah perubahan sistem kepegawaian nasional melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
Regulasi tersebut menggantikan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan menjadi salah satu dasar penting dalam penataan aparatur negara.
Dalam penjelasan Pusdiklat Pemendagri yang dikutip dalam bahan pemberitaan ini, UU ASN 2023 membawa perubahan menuju sistem ASN yang lebih modern, profesional, berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.
Salah satu perubahan penting yang disoroti adalah pemberian hak yang sama bagi PNS dan P3K dalam kerangka ASN.
Regulasi tersebut juga mengatur sejumlah perubahan lain, termasuk penataan jabatan ASN, hak pegawai ASN, ketentuan mengenai kinerja serta larangan pengangkatan tenaga honorer.
Dengan demikian, pesan agar P3K tidak minder memiliki relevansi dengan arah kebijakan nasional yang semakin menempatkan PNS dan P3K sebagai bagian dari satu ekosistem ASN.
KORPRI dan Misi Membangun ASN Profesional
Semangat tersebut juga beririsan dengan visi dan misi KORPRI Indonesia yang menempatkan pembangunan jiwa korps, profesionalisme dan kesejahteraan anggota sebagai bagian penting organisasi.
KORPRI memiliki visi mewujudkan organisasi yang kuat, netral dan demokratis untuk membangun jiwa korps pegawai Republik Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya.
Salah satu misi KORPRI juga secara jelas menekankan pembangunan pegawai Republik Indonesia yang profesional, disiplin, bebas dari kolusi, korupsi dan nepotisme, serta mampu menjalankan pemerintahan yang baik.
Karena itu, pesan Juaini Taofik dapat dibaca bukan sekadar sebagai dorongan moral kepada P3K, melainkan sebagai penegasan bahwa status kepegawaian bukan ukuran tunggal kualitas seorang aparatur.
Korsa ASN: Bersatu dalam Pengabdian
Pada akhirnya, PNS dan P3K memiliki titik temu yang sama: memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Perbedaan mekanisme pengangkatan dan status kepegawaian tidak semestinya berkembang menjadi perbedaan kualitas pengabdian.
Justru ketika jumlah ASN Lombok Timur mencapai 21.976 orang, kekuatan tersebut akan semakin berarti apabila dibarengi peningkatan kompetensi dan solidaritas seluruh aparatur.
Pesan Ketua KORPRI Lotim itu pun menjadi relevan: jangan minder karena status kepegawaian, tetapi jadikan kualitas, profesionalisme dan pengabdian sebagai ukuran utama.
Sebab, bagi masyarakat yang menerima pelayanan, yang paling penting bukan apakah petugas di hadapannya berstatus PNS atau P3K, melainkan seberapa kompeten, responsif dan profesional ASN tersebut dalam menjalankan tugasnya.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Ompreng MBG Disorot, Benarkah Bisa Picu Gangguan Ingatan? Analisa Bahaya SS 201 & Sambal Lombok ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-125110/kualitas-ompreng-mbg-ss201-ss304-ss316-ss316l</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ nasional ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-12T11:24:32+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-125110/kualitas-ompreng-mbg-ss201-ss304-ss316-ss316l</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Sambal umumnya tidak hanya mengandung cabai. Dalam pengolahannya kerap terdapat garam serta bahan yang bersifat asam seperti jeruk nipis atau cuka. Kombinasi asam, garam, kelembapan, suhu, & waktu kontak dapat menjadi lingkungan yang lebih agresif terhadap material stainless steel berkualitas rendah ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Desk Research oleh M. Aminullah, S.Si., Ex. Pj. Ketum UKM Penalaran &amp; Riset Ilmiah Mahasiswa Universitas Mataram, Peraih Hibah Riset UKM-P Dirjen Dikti, Finalis Sang Penemu LPP TVRI NTB, Finalis Science Project PERTAMINA R8, Finalis i-STEP IPB 2011
Sigap News NTB | Nasional &mdash; Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang sebagai ikhtiar besar untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda. Namun, di balik seporsi makanan yang dibagikan kepada para pelajar, terdapat satu persoalan yang tak boleh dianggap remeh: keamanan pangan.
Sorotan terhadap keamanan MBG kembali menguat setelah muncul berbagai kasus dugaan keracunan yang melibatkan pelajar di sejumlah daerah. Persoalannya bukan hanya menyangkut bahan makanan, proses memasak, penyimpanan, dan distribusi, tetapi juga wadah atau ompreng yang bersentuhan langsung dengan makanan.
Terlebih, menu MBG di sejumlah tempat mulai menggunakan makanan bercita rasa pedas. Padahal, makanan pedas seperti sambal umumnya juga mengandung unsur asam dan garam yang dalam kondisi tertentu dapat mempercepat korosi pada material stainless steel berkualitas rendah.
Pertanyaan besarnya kemudian muncul: seberapa aman sebenarnya ompreng yang digunakan untuk menyajikan makanan kepada Penerima Manfaat?
Keracunan MBG, Masalah Keamanan Pangan Kembali Disorot
Dilansir dari website resmi UGM, Kampus Top 2 Indonesia ini sebelumnya menyoroti persoalan keracunan makanan dalam program MBG. Guru Besar Mikrobiologi Klinik FK-KMK UGM, Prof. dr. Tri Wibawa, Ph.D., Sp.MK(K), menjelaskan bahwa keracunan makanan dan alergi merupakan dua kondisi yang berbeda, pada 9 Oktober 2025 lalu. (1)
Alergi merupakan reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap makanan tertentu. Bahkan dalam jumlah kecil, makanan pemicu alergi dapat menyebabkan biduran, pembengkakan saluran pernapasan, gangguan pencernaan, hingga anafilaksis.
Sementara itu, keracunan makanan terjadi akibat masuknya kuman atau zat berbahaya melalui makanan maupun minuman yang dikonsumsi.

&ldquo;Keracunan makanan biasanya menimbulkan gejala seperti sakit perut, muntah, dan diare, yang muncul beberapa jam hingga hari setelah mengonsumsi makanan tersebut,&rdquo; jelas Profesor Tri.

Menurutnya, bakteri seperti Salmonella dan Escherichia coli (E. coli) memiliki mekanisme berbeda dalam menyebabkan penyakit.
Salmonella patogenik dapat bertahan dari asam lambung kemudian menyerang mukosa usus dan memicu peradangan. Sementara Shiga toxin-producing E. coli (STEC) dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan yang serius.

&ldquo;Meskipun gejalanya mirip, mekanisme penyebabnya berbeda-beda tergantung jenis bakterinya,&rdquo; ungkapnya.

UGM juga mencatat persoalan keracunan MBG telah menjadi perhatian serius. Dalam laporan April 2026, UGM mengutip data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) yang menyebut sedikitnya 33.626 pelajar mengalami keracunan yang diduga berkaitan dengan MBG sejak awal 2025 hingga April 2026. (1)
Adapun menurut data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), jumlah korban keracunan program MBG telah menembus 43.838 orang yang tersebar di 36 provinsi. Tingginya data ini, setelah adanya keracunan massal berturut-turut kembali pecah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan Kabupaten Lombok Tengah - NTB. Di Pati, Pemkab setempat secara resmi telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah total korban membengkak hingga 424 orang yang terdiri dari ratusan siswa SMP, MTs, hingga balita peserta Posyandu. Sementara di Loteng, sebanyak 352 siswa dari lima sekolah di Kecamatan Batukliang dilarikan ke empat puskesmas usai menyantap menu hidangan MBG berupa kebab ayam. (2)
Bukan Sekadar Soal Makanan, Ompreng Juga Harus Aman
Keamanan pangan tidak berhenti pada bahan makanan.
Wadah yang bersentuhan langsung dengan nasi, lauk, kuah, maupun sambal juga harus memenuhi standar yang sesuai.
Dilansir dari website MUI, Auditor Halal LPPOM, Prof. Dr. Nugraha Edi Suryatma, menyatakan stainless steel yang digunakan untuk wadah makanan seharusnya memiliki mutu 304 atau 316 karena tergolong food grade, tahan karat, dan relatif stabil ketika bersentuhan dengan makanan, termasuk makanan yang bersifat asam.&nbsp;(3)
Sebaliknya, stainless steel tipe 201 yang lebih murah memiliki ketahanan korosi yang lebih rendah.

&ldquo;Termasuk makanan yang bersifat asam. Namun, stainless steel tipe 201 yang lebih murah sering kali dipilih sebagai alternatif. Penggunaan stainless steel 201 berisiko menimbulkan masalah kesehatan,&rdquo; tegas Prof. Nugraha.

Menurutnya, stainless steel 201 lebih rentan mengalami korosi ketika bersentuhan dengan bahan asam seperti saus tomat, cuka, atau buah-buahan.
Korosi tersebut, dalam kondisi tertentu, dapat memicu pelepasan unsur logam seperti mangan, nikel, maupun kromium ke dalam makanan.

&ldquo;Jika kadarnya berlebih, logam tersebut dapat menimbulkan risiko kesehatan, seperti gangguan saraf, hati, ginjal, hingga sistem pernapasan. Oleh karena itu, pemilihan stainless steel grade tinggi yang benar-benar food grade merupakan hal yang tidak bisa ditawar,&rdquo; tegasnya.

Ketika Sambal Bertemu Ompreng Berkualitas Rendah
Persoalan ini menjadi semakin menarik jika dikaitkan dengan karakter makanan yang dikonsumsi.
Dalam budaya kuliner Lombok, makanan pedas bukan sesuatu yang asing. Sambal bahkan menjadi bagian penting dari banyak menu masyarakat.
Namun, sambal umumnya tidak hanya mengandung cabai. Dalam pengolahannya kerap terdapat garam serta bahan yang bersifat asam seperti jeruk nipis atau cuka.
Kombinasi asam, garam, kelembapan, suhu, dan waktu kontak dapat menjadi lingkungan yang lebih agresif terhadap material stainless steel berkualitas rendah.
Artinya, persoalannya bukan semata-mata karena makanan itu pedas.
Yang menjadi perhatian adalah karakter kimia makanan dan kualitas material wadah yang digunakan.
Stainless steel 304 dan 316 mempunyai lapisan pasif kromium oksida yang membuat material tersebut lebih tahan terhadap korosi. Sementara stainless steel 201 memiliki karakteristik ketahanan korosi yang lebih rendah.
Karena itu, penggunaan wadah berkualitas rendah secara berulang, terlebih untuk makanan panas, berkuah, asin atau asam, patut mendapat perhatian serius.
Ompreng Rp70 Ribuan dan Pengalaman yang Viral
Perhatian publik terhadap persoalan ini juga dipicu oleh utas Hamdan Syahrul Muharam pada Sabtu (11/9/2026), yang mengaku mengalami gangguan kesehatan setelah menggunakan sendiri kotak makan stainless steel murah untuk membawa bekal ke kantor.
Dalam utasnya, Hamdan mengaku menggunakan wadah tersebut selama berbulan-bulan untuk menyimpan nasi, lauk, sambal, dan sayur asem.
Ia kemudian mengaku menemukan perubahan pada wadah serta merasakan rasa logam pada makanan.
Dalam ceritanya, ia melakukan sejumlah pengujian sederhana terhadap wadah yang digunakan dan menduga material tersebut merupakan stainless steel 201.
Hamdan kemudian membagikan pengalamannya sebagai peringatan kepada masyarakat.

&ldquo;PELAJARANNYA: JANGAN HEMAT DI TEMPAT YANG MASUK KE TUBUH. Mending sekali beli yang bener, daripada murah tapi 6 bulan + resiko,&rdquo; tulisnya dalam unggahan tersebut.

Namun, pengalaman pribadi tersebut tidak dapat dijadikan bukti medis bahwa stainless steel 201 pasti menyebabkan gejala kesehatan tertentu pada setiap orang.
Begitu pula pengujian rumahan seperti tes magnet, lemon, maupun cairan tertentu tidak semestinya dianggap sebagai pengganti pengujian laboratorium atau sertifikasi material.
Benarkah Ompreng Bisa Bikin Hilang Ingatan? Ini Penjelasan Dokter
Pertanyaan yang jauh lebih serius muncul setelah publik dihebohkan kasus seorang siswi berusia 16 tahun di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang mengalami gangguan ingatan setelah diduga mengalami keracunan makanan MBG, berdasarkan publikasi Media Detik dot com, pada 10 September 2026 lalu.&nbsp;(4)
Siswi SMK Bersama Berastagi bernama FP tersebut dilaporkan menjadi salah satu dari ratusan pelajar yang mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap MBG pada pertengahan Agustus 2026 lalu.
Menurut keterangan keluarga, kemampuan mengingatnya disebut mengalami penurunan hingga sekitar 70 persen. Ia bahkan sempat tidak mengenali anggota keluarga maupun orang-orang terdekatnya.
Namun, penting dicatat, angka 70 persen tersebut merupakan keterangan keluarga dan bukan hasil pemeriksaan kognitif yang telah diumumkan tim medis.
Dosen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Neurologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dr. Wahyu Wihartono, M.Kes., Sp.N., FMIN., menjelaskan bahwa toksin tertentu akibat keracunan makanan memang secara medis dapat memengaruhi fungsi otak dan sistem saraf.

&ldquo;Intoksikasi akibat keracunan makanan memang dapat menyebabkan gangguan fungsi otak. Toksin dapat memengaruhi fungsi neurotransmiter sehingga mengganggu kerja sel-sel otak. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gangguan kognitif, termasuk gangguan daya ingat,&rdquo; kata Wahyu.

Akan tetapi, dokter UMY tersebut juga memberikan catatan penting.
Gangguan neurologis setelah keracunan tidak otomatis berarti disebabkan langsung oleh toksin. Faktor lain seperti kekurangan oksigen, gangguan metabolik, hingga kejang berkepanjangan juga dapat memengaruhi fungsi sel saraf.
Karena itu, penyebab gangguan pada setiap pasien harus diperiksa secara menyeluruh.
Dengan demikian, tidak tepat jika muncul kesimpulan sederhana bahwa &ldquo;terkena sambal dari ompreng abal-abal pasti menyebabkan hilang ingatan.&rdquo;
Yang benar adalah: jenis toksin tertentu memang berpotensi mengganggu fungsi otak, tetapi hubungan antara kasus tertentu dengan makanan, wadah, atau bahan tertentu harus dibuktikan melalui pemeriksaan medis dan laboratorium. (4)
Kepala SPPG: Menu Pedas Justru Dibuat Agar Makanan Tak Tersisa
Persoalan penggunaan sambal dalam menu MBG menjadi semakin relevan ketika dikaitkan dengan pengalaman salah satu Kepala SPPG di Pulau Lombok.
Kepada Sigap News NTB, ia mengungkapkan bahwa perubahan cita rasa menu dilakukan setelah mendapatkan masukan dari penerima manfaat.

&ldquo;Dulu kami menu MBG-nya tidak pedas. Namun makanan MBG-nya banyak yang tersisa. Atas dasar masukan dari Penerima Manfaat (PM), maka kami buat menu MBG-nya menjadi pedas. Alhamdulillah kini, sudah tidak ada nasi atau makanan MBG yang tersisa. Semuanya langsung habis,&rdquo; ungkapnya pada 18 Agustus 2026 lalu.

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya dilema tersendiri.
Di satu sisi, makanan yang sesuai selera penerima manfaat dapat meningkatkan konsumsi dan mengurangi makanan terbuang.
Di sisi lain, ketika menu melibatkan sambal, makanan asam, asin, atau berkuah, maka aspek keamanan material wadah dan lama kontak dengan makanan juga harus diperhitungkan.
Jangan sampai makanan habis karena disukai, tetapi keamanan wadah justru luput diawasi.
Pertolongan Pertama Jika Siswa Mengalami Keracunan
Prof. Tri Wibawa mengingatkan bahwa muntah dan diare dapat menyebabkan kehilangan cairan serta elektrolit dalam jumlah cukup besar. (1)
Karena itu, pertolongan pertama yang penting adalah mengganti cairan dan elektrolit yang hilang untuk mencegah dehidrasi.

&ldquo;Muntah dan diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit. Langkah paling penting dalam pertolongan pertama adalah mengganti cairan dan elektrolit yang hilang untuk mencegah dehidrasi,&rdquo; ujarnya.

Penderita dapat diberikan air putih atau cairan yang mengandung elektrolit. Jika masih muntah, cairan diberikan sedikit demi sedikit.

&ldquo;Jika muntah masih terjadi, minumlah sedikit demi sedikit. Dan jika kondisi memburuk, segera cari pertolongan dari petugas kesehatan,&rdquo; tambahnya.

Tri juga menjelaskan bahwa demam yang muncul pada kasus tertentu dapat menjadi bagian dari respons alami tubuh ketika melawan infeksi.
Namun, kondisi yang memburuk tetap membutuhkan pemeriksaan tenaga kesehatan.
Dari Dapur hingga Ompreng, Semua Titik Harus Diawasi
Bagi Prof. Tri Wibawa, keamanan MBG tidak dapat dibebankan hanya kepada satu pihak.
Pengawasan harus dimulai dari pemilihan bahan makanan, penyimpanan, proses pengolahan, hingga distribusi.

&ldquo;Setiap tahap proses dapat menjadi titik masuk bagi bakteri, virus, jamur, atau parasit penyebab keracunan. Karena itu, standar kebersihan harus diterapkan secara optimal,&rdquo; tegasnya.

UGM sendiri sebelumnya juga menyoroti bahwa kasus keracunan MBG dapat berkaitan dengan persoalan proses penyiapan makanan dan lemahnya pengawasan kebersihan. Pada kasus Sleman dan Lebong pada 2025, pemeriksaan laboratorium menemukan E. coli, Clostridium sp., dan Staphylococcus pada sampel makanan maupun muntahan korban.
Artinya, persoalan keamanan MBG jauh lebih luas daripada sekadar memilih antara pedas dan tidak pedas.
Bahan baku harus aman. Dapur harus higienis. Pengolahan harus benar. Penyimpanan harus sesuai. Distribusi harus terkendali. Dan wadah yang bersentuhan dengan makanan juga harus memenuhi standar. (1)
Jangan Asal Percaya Tulisan &ldquo;Stainless Steel&rdquo;
Masyarakat juga perlu memahami bahwa tulisan &ldquo;stainless steel&rdquo; pada sebuah produk tidak otomatis berarti material tersebut memenuhi standar yang sama.
Dalam konteks wadah makanan, kualitas material perlu diverifikasi berdasarkan spesifikasi dan standar yang jelas.
Konten edukasi yang beredar di media sosial menyarankan masyarakat agar tidak hanya terpaku pada klaim penjual seperti &ldquo;stainless steel&rdquo; atau bahkan label &ldquo;304&rdquo;.
Tes sederhana memang dapat menjadi indikasi awal, tetapi hasilnya tidak dapat menggantikan pengujian material yang terstandar.
Untuk penggunaan pada makanan, terutama dalam program massal seperti MBG, verifikasi spesifikasi oleh pihak yang kompeten jauh lebih penting daripada sekadar mengandalkan tes rumahan.
Jangan Tunggu Anak Jadi Korban untuk Berbenah
Program MBG memiliki tujuan yang sangat baik: menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak Indonesia.
Karena itu, kualitas program tidak boleh hanya diukur dari berapa banyak porsi makanan yang berhasil dibagikan.
Ukuran keberhasilan juga harus mencakup pertanyaan yang lebih mendasar:
Apakah makanan tersebut aman?
Apakah bahan bakunya aman?
Apakah dapurnya memenuhi standar?
Apakah pekerjanya memahami keamanan pangan?
Apakah rantai distribusinya terkendali?
Dan apakah ompreng yang digunakan benar-benar aman untuk bersentuhan dengan makanan secara berulang?
Jangan sampai upaya memenuhi kebutuhan gizi justru dibayangi risiko keamanan pangan.
Pesan Penting: Pedas Bukan Musuh, Abal-Abal yang Harus Diwaspadai
Sambal bukanlah penyebab otomatis keracunan atau hilang ingatan.
Begitu pula stainless steel 201 tidak berarti setiap pengguna pasti mengalami gangguan kesehatan.
Yang harus dihindari adalah kesimpulan yang terlalu sederhana.
Bahaya dapat muncul ketika berbagai faktor bertemu: material berkualitas rendah, makanan asam atau asin, suhu tinggi, kontak dalam waktu lama, kebersihan buruk, serta pengawasan yang tidak memadai.
Karena itu, peringatan tentang ompreng MBG seharusnya tidak berhenti pada viralitas.
Harus ada audit material, pengawasan keamanan pangan, pemeriksaan laboratorium, transparansi spesifikasi wadah, serta edukasi bagi pengelola SPPG dan penerima manfaat.
Sebab, sebagaimana ditegaskan Prof. Tri Wibawa: (1)

&ldquo;Kata kuncinya adalah menjaga mutu bahan dan proses, menaati standar kebersihan, dan segera bertindak tepat ketika gejala muncul,&rdquo; pungkasnya.

Makanan bergizi memang penting. Tetapi bagi anak-anak Indonesia, makanan yang bergizi harus sekaligus aman, higienis, dan layak dikonsumsi. Sebab satu porsi MBG seharusnya menjadi investasi kesehatan, bukan sumber kekhawatiran baru.
&nbsp;
Referensi:

https://ugm.ac.id/id/berita/ungkap-penyebab-keracunan-mbg-pakar-ugm-beri-tips-cara-beri-pertolongan-pertama-keracunan-makanan/.
https://afu.id/nasional/catat-43-ribu-korban-keracunan-tokoh-lintas-iman-dan-mbg-watch-tuntut-penghentian-program-makan-bergizi-gratis
https://mui.or.id/baca/berita/nampan-mbg-terkontaminasi-lemak-babi-mengapa-bisa-haram-ini-titik-kritisnya-menurut-lppom
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8657269/benarkah-keracunan-mbg-bisa-sebabkan-hilang-ingatan-ini-kata-dosen-kesehatan
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kapolda NTB Turun Tangan Atasi Krisis Air Gili Trawangan, Keran Distribusi Air PT TCN Kembali Dibuka ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-124885/kapolda-ntb-gerak-cepat-atasi-krisis-air-gili-trawangan</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-10T22:25:30+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-124885/kapolda-ntb-gerak-cepat-atasi-krisis-air-gili-trawangan</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Sebelumnya, kelangkaan air bersih mulai mengancam operasional puluhan hotel dan resort di Gili Trawangan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas usaha pariwisata, tetapi juga berpotensi menekan perekonomian masyarakat setempat. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid: "Selain Menyalurkan Bantuan Darurat 15 Ribu Liter Air Bersih Menggunakan Kapal Ditpolairud Dan Mobil Tangki, Kapolda Juga Memfasilitasi Komunikasi Antara Pemda, PT Tiara Cipta Nirwana (TCN), Serta Para Pelaku Usaha. Hasil Nyata Dari Koordinasi Intensif Ini Adalah Dibukanya Kembali Keran Operasional PT TCN Pada Pukul 18.00 WITA. Kini Pasokan Air Bersih Bertahap Kembali Mengalir Ke Rumah-Rumah Warga Dan Kawasan Industri Pariwisata"
Sigap News NTB | Mataram &mdash; Krisis air bersih yang sempat mengganggu aktivitas warga dan sektor pariwisata di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, mulai terurai.
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) bergerak cepat mempertemukan pihak-pihak terkait dan mendorong solusi atas persoalan distribusi air bersih. Hasilnya, keran distribusi air kembali dibuka pada Kamis sore (10/9/2026).
Langkah tersebut dilakukan setelah Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra R., S.E., M.H, turun langsung ke Gili Trawangan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi sekaligus memediasi persoalan yang berdampak terhadap aktivitas warga dan dunia usaha pariwisata.
Kapolda Turun Langsung, 15 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., mengatakan penanganan krisis air bersih tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif serta langkah cepat di lapangan.

"Kapolda Irjen Pol. Kalingga Rendra hadir langsung di Gili Trawangan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Selain menyalurkan bantuan darurat 15 ribu liter air bersih menggunakan kapal Ditpolairud dan mobil tangki, Kapolda juga memfasilitasi komunikasi antara Pemda, PT Tiara Cipta Nirwana (TCN), serta para pelaku usaha," ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid: "Kapolda Irjen Pol. Kalingga Rendra hadir langsung di Gili Trawangan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Selain menyalurkan bantuan darurat 15 ribu liter air bersih menggunakan kapal Ditpolairud dan mobil tangki, Kapolda juga memfasilitasi komunikasi antara Pemda, PT Tiara Cipta Nirwana (TCN), serta para pelaku usaha. Hasil nyata dari koordinasi intensif ini adalah dibukanya kembali keran operasional PT TCN pada pukul 18.00 WITA. Kini pasokan air bersih bertahap kembali mengalir ke rumah-rumah warga dan kawasan industri pariwisata"
Menurutnya, kehadiran langsung Kapolda menjadi bagian dari upaya mempercepat penyelesaian persoalan sekaligus mencegah dampak krisis air semakin meluas.
Hotel dan Resort Terancam, Ekonomi Warga Ikut Terdampak
Sebelumnya, kelangkaan air bersih mulai mengancam operasional puluhan hotel dan resort di Gili Trawangan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas usaha pariwisata, tetapi juga berpotensi menekan perekonomian masyarakat setempat.
Dalam dialog terbuka yang digelar di Bale Adat Gili Trawangan, para pengelola akomodasi wisata dan tokoh masyarakat menyampaikan secara langsung dampak yang mereka rasakan.
Mereka mengungkapkan besarnya potensi kerugian finansial sekaligus kekhawatiran terhadap citra Gili Trawangan sebagai salah satu destinasi wisata internasional.
Persoalan air bersih dinilai menjadi kebutuhan mendasar yang harus segera ditangani agar aktivitas masyarakat maupun sektor pariwisata dapat kembali berjalan normal.
Kapolda Jembatani Pemda dan PT TCN
Merespons situasi tersebut, Kapolda NTB kemudian menjembatani komunikasi dan kesepakatan antara pemerintah daerah dengan PT TCN.
Langkah itu dilakukan melalui penggunaan diskresi Bupati Lombok Utara dan Gubernur NTB yang mendapat dukungan penuh dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Melalui langkah hukum dan administratif tersebut, PT TCN mendapatkan ruang untuk mengaktifkan kembali layanan distribusi air bersih selama enam bulan ke depan.
Pada saat yang sama, proses pendampingan terhadap pengurusan perizinan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tetap berjalan.
Keran PT TCN Kembali Dibuka Pukul 18.00 WITA
Upaya koordinasi yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil. Keran operasional PT TCN kembali dibuka pada Kamis, 10 September 2026, sekitar pukul 18.00 WITA.

"Hasil nyata dari koordinasi intensif ini adalah dibukanya kembali keran operasional PT TCN pada pukul 18.00 WITA. Kini pasokan air bersih bertahap kembali mengalir ke rumah-rumah warga dan kawasan industri pariwisata," jelas Kabid Humas Polda NTB.

Kembalinya distribusi air tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Gili Trawangan, terutama warga yang selama beberapa waktu menghadapi keterbatasan pasokan untuk kebutuhan sehari-hari.
Bagi pelaku usaha pariwisata, normalisasi distribusi air juga menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan operasional hotel, resort, restoran, dan berbagai usaha penunjang pariwisata lainnya.
Polda NTB Pastikan Pemulihan Tetap Dikawal
Polda NTB menegaskan tidak berhenti pada pembukaan kembali keran distribusi air bersih. Kepolisian juga akan terus mengawal proses pemulihan fasilitas publik serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan destinasi wisata tersebut tetap kondusif.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda NTB dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung keberlangsungan aktivitas masyarakat di kawasan wisata prioritas.
Dengan kembali mengalirnya air bersih, harapannya aktivitas warga dan sektor pariwisata Gili Trawangan dapat berangsur pulih, sembari seluruh proses administratif dan perizinan yang berkaitan dengan layanan air bersih terus diselesaikan.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Keliling Dua Titik Maulid, Wakil Ketua BAZNAS Lotim H. Murjoko Ajak Masyarakat Berzakat & Berbagi ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-124680/baznas-lotim-ajak-masyarakat-berzakat-berbagi</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-09T18:45:58+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-124680/baznas-lotim-ajak-masyarakat-berzakat-berbagi</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kunjungan ke dua lokasi dalam dua hari tersebut menunjukkan upaya BAZNAS Lombok Timur untuk hadir tidak hanya melalui penyaluran bantuan, tetapi juga melalui komunikasi dan silaturahmi secara langsung dengan masyarakat. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Wakil Ketua 1 BAZNAS Lotim, H. Murjoko: "Melalui Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW Ini, Mari Kita Teladani Sifat Rasulullah Yang Penuh Kasih Sayang Dan Kepedulian Terhadap Sesama. Salah Satu Bentuk Kepedulian Itu Adalah Dengan Berbagi Melalui Zakat, Infak Dan Sedekah. Ketika Zakat Kita Tunaikan Melalui BAZNAS, Insyaallah Manfaatnya Dapat Disalurkan Kepada Masyarakat Yang Benar-Benar Membutuhkan"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; BAZNAS Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat gerakan kepedulian sosial sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Pesan tersebut disampaikan langsung Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, H. Murjoko, saat menghadiri rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di dua lokasi berbeda. Selain bersilaturahmi dengan masyarakat, kehadirannya juga diwarnai penyerahan santunan bagi anak yatim dan piatu.
Hadir di Tengah Jamaah Maulid di Masbagik
Pada Selasa, 8 September 2026, Waka H. Murjoko menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Sirajul Munir, Dusun Montong Agung, Desa Danger, Kecamatan Masbagik.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Lombok Timur menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim dan piatu. Bantuan itu menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk terus menghadirkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Tidak hanya menyerahkan santunan, H. Murjoko juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengajak jamaah memperkuat kesadaran berzakat.
Menurutnya, zakat tidak hanya merupakan kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat karena dapat menjadi sarana membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk kaum dhuafa dan anak-anak yatim.

&ldquo;Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita teladani sifat Rasulullah yang penuh kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama. Salah satu bentuk kepedulian itu adalah dengan berbagi melalui zakat, infak dan sedekah. Ketika zakat kita tunaikan melalui BAZNAS, insyaallah manfaatnya dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,&rdquo; ujar Waka 1 Baznas Lotim.

Lanjutkan Silaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Qur&rsquo;an
Kegiatan silaturahmi tersebut berlanjut pada Rabu, 9 September 2026, Waka H. Murjoko kembali turun ke tengah masyarakat dengan menyambangi Pondok Pesantren Darul Qur&rsquo;an, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru.
Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya BAZNAS Lombok Timur mempererat hubungan dengan masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan. Di sisi lainnya, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pentingnya zakat sebagai salah satu instrumen sosial dalam membantu meningkatkan kesejahteraan umat.
Kehadiran BAZNAS di lingkungan masyarakat dan pesantren diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Lebih dari itu, silaturahmi menjadi ruang untuk membangun komunikasi, memperkuat kepercayaan, sekaligus menyosialisasikan berbagai program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Maulid Menjadi Momentum Menghidupkan Semangat Berbagi
Kunjungan ke dua lokasi dalam dua hari tersebut menunjukkan upaya BAZNAS Lombok Timur untuk hadir tidak hanya melalui penyaluran bantuan, tetapi juga melalui komunikasi dan silaturahmi secara langsung dengan masyarakat.
Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi ruang strategis untuk kembali menghidupkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah, terutama kasih sayang, kepedulian, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
Semangat tersebut sejalan dengan peran zakat yang tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sosial dalam membantu mereka yang membutuhkan.
BAZNAS Dorong Zakat Menjadi Gerakan Kebaikan
Waka H. Murjoko menegaskan, BAZNAS Lombok Timur akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Dengan demikian, potensi zakat yang dihimpun dapat dikelola secara optimal dan manfaatnya bisa menjangkau lebih banyak penerima zakat di Kabupaten Lombok Timur.
Baginya, zakat bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan, melainkan bagian dari gerakan bersama untuk menghadirkan manfaat dan memperkuat kepedulian sosial.

&ldquo;Zakat yang kita keluarkan hari ini bisa menjadi kebahagiaan bagi saudara kita yang membutuhkan. Karena itu, mari bersama-sama menjadikan zakat sebagai gerakan kebaikan. Sedikit dari kita, bisa menjadi sangat berarti bagi mereka,&rdquo; pungkasnya.
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ GOW Lotim Perkuat Peran Perempuan Cegah KDRT, Kejari Tegaskan Pelaku KDRT Bisa Dipenjara 5 Tahun ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-124498/penyuluhan-hukum-tentang-kdrt-oleh-gow-dan-kejari-lotim</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-08T14:15:26+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-124498/penyuluhan-hukum-tentang-kdrt-oleh-gow-dan-kejari-lotim</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Moch. Taufiq Ismail, SH, MH & Rifngatul Ulfa, SH menjelaskan bahwa UU No. 23 Tahun 2004 memberikan dasar hukum terhadap berbagai bentuk KDRT beserta ancaman pidananya. Untuk kekerasan fisik misalnya, Pasal 44 mengatur ancaman pidana hingga 5 tahun penjara atau denda hingga Rp15 juta, dengan ancaman ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua GOW Lotim, Ny. Sri Mahyu Wardani Edwin: "Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dapat Terjadi Dalam Berbagai Bentuk, Bukan Hanya Kekerasan Fisik, Tetapi Juga Kekerasan Psikis, Kekerasan Seksual, Maupun Penelantaran Dalam Rumah Tangga. Sebagai Perempuan Dan Sebagai Bagian Dari Organisasi Wanita, Kita Memiliki Posisi Yang Sangat Strategis Dalam Membangun Keluarga Yang Harmonis, Saling Menghormati, Dan Bebas Dari Kekerasan"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Lombok Timur (GOW Lotim) menggelar pertemuan rutin dan arisan gabungan yang dirangkaikan dengan penyuluhan hukum tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Rupatama 1 Kantor Bupati Lombok Timur tersebut menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Lombok Timur, yakni Jaksa Moch. Taufiq Ismail, S.H., M.H. dan Jaksa Rifngatul Ulfa, S.H.

Foto Suasana Saat Acara Pertemuan Rutin Dan Arisan GOW Lotim Yang Dirangkaikan Dengan Penyuluhan Hukum Tentang KDRT oleh Kejari Lotim (Jaksa Moch. Taufiq Ismail, S.H., M.H. dan Jaksa Rifngatul Ulfa, S.H), Selasa (8/9/2026) (Dok. Istimewa)

&nbsp;
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi para perempuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai KDRT, hak korban, langkah hukum, serta peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah kekerasan sejak dini.
Ketua GOW: Pertemuan Rutin Harus Menambah Wawasan
Ketua GOW Kabupaten Lombok Timur, Ny. Sri Mahyu Wardani Edwin, dalam sambutannya menegaskan bahwa pertemuan rutin GOW harus memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarorganisasi wanita.
Ia mengajak seluruh peserta menjadikan forum tersebut sebagai ruang untuk saling belajar, bertukar pengalaman, meningkatkan wawasan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.


Foto Suasana Saat Ketua Ny. Sri Mahyu Wardani Edwin Memberikan Sambutan Dalam Acara Pertemuan Rutin Dan Arisan GOW Lotim Yang Dirangkaikan Dengan Penyuluhan Hukum Tentang KDRT oleh Kejari Lotim (Jaksa Moch. Taufiq Ismail, S.H., M.H. dan Jaksa Rifngatul Ulfa, S.H), Selasa (8/9/2026) (Dok. Istimewa)


&nbsp;
Pesan tersebut ia awali dengan sebuah pantun:

"Ke Selong pagi membeli jamu,Singgah sebentar membeli ketupat.Mari bersama menambah ilmu,Agar keluarga aman dan selamat", sebut Ketua GOW Lotim, yang juga Istri dari Wabup Ir. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM, yang disambut tepuk tangan meriah para peserta acara.

Menurut Sri Mahyu, tema penyuluhan KDRT sangat relevan karena kekerasan dalam rumah tangga bukan semata-mata persoalan pribadi sebuah keluarga, melainkan telah menjadi persoalan sosial dan hukum yang membutuhkan perhatian bersama.

&ldquo;Pertemuan rutin GOW bukan hanya menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarorganisasi wanita, tetapi juga menjadi ruang bagi kita untuk saling belajar, berbagi pengalaman, meningkatkan wawasan, serta memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat,&rdquo; ujarnya.

KDRT Bukan Hanya Kekerasan Fisik
Sri Mahyu mengingatkan bahwa KDRT dapat muncul dalam berbagai bentuk. Karena itu, perempuan perlu memiliki pengetahuan yang memadai agar mampu mengenali tanda-tanda kekerasan, mencegahnya sejak dini, serta mengetahui langkah yang tepat ketika kekerasan terjadi.
Materi penyuluhan Kejari Lotim juga menjelaskan bahwa berdasarkan Pasal 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, KDRT mencakup perbuatan yang menimbulkan penderitaan secara fisik, seksual, psikologis maupun penelantaran rumah tangga, termasuk ancaman, pemaksaan, dan perampasan kemerdekaan secara melawan hukum.
Dalam materi tersebut, KDRT dibagi menjadi empat bentuk utama, yakni kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan penelantaran rumah tangga.

&ldquo;Kekerasan dalam rumah tangga dapat terjadi dalam berbagai bentuk, bukan hanya kekerasan fisik, tetapi juga kekerasan psikis, kekerasan seksual, maupun penelantaran dalam rumah tangga,&rdquo; ujar Sri Mahyu.

Perempuan Dinilai Punya Posisi Strategis
Lebih jauh, Ketua GOW Lotim menilai perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun keluarga yang harmonis, saling menghormati, dan bebas dari kekerasan.
Perempuan, kata dia, dapat menjadi sumber edukasi bagi keluarga sekaligus tempat berbagi bagi sesama perempuan yang membutuhkan dukungan.

&ldquo;Sebagai perempuan dan sebagai bagian dari organisasi wanita, kita memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun keluarga yang harmonis, saling menghormati, dan bebas dari kekerasan,&rdquo; sebutnya dengan penuh ketegasan.

Pandangan tersebut sejalan dengan materi penyuluhan Kejari Lotim yang menempatkan ibu-ibu sebagai pihak strategis karena berada dekat dengan anak, keluarga, serta lingkungan sosial sehingga dapat menjadi orang pertama yang mengenali tanda-tanda KDRT.
Kejari: KDRT Adalah Tindak Pidana
Sementara itu, narasumber dari Kejaksaan Negeri Lombok Timur, Moch. Taufiq Ismail, S.H., M.H dan &amp; Rifngatul Ulfa, S.H, memberikan penekanan penting kepada seluruh peserta bahwa perspektif terhadap KDRT harus berubah.
KDRT tidak boleh lagi ditempatkan sebagai persoalan yang harus diselesaikan secara tertutup hanya karena terjadi di dalam rumah tangga.

&ldquo;KDRT tidak lagi dipandang sebagai sekadar &lsquo;urusan internal keluarga&rsquo;, melainkan merupakan tindak pidana sekaligus persoalan kemanusiaan nyata yang menuntut penanganan tegas, profesional, dan pemulihan keadilan hukum,&rdquo; pesan Moch. Taufiq Ismail kepada para peserta.

Dalam materi penyuluhan, Jaksa Taufiq Ismail juga menjelaskan bahwa UU Nomor 23 Tahun 2004 memberikan dasar hukum terhadap berbagai bentuk KDRT beserta ancaman pidananya. Untuk kekerasan fisik, misalnya, Pasal 44 mengatur ancaman pidana hingga 5 tahun penjara atau denda hingga Rp15 juta, dengan ancaman yang lebih berat dalam kondisi tertentu.
Korban Memiliki Hak yang Harus Dilindungi
Penyuluhan tersebut juga memberikan pemahaman mengenai hak-hak korban KDRT, yang disampaikan oleh Jaksa Rifngatul Ulfa.

"Berdasarkan Pasal 10 UU Nomor 23 Tahun 2004, korban berhak memperoleh perlindungan, pelayanan kesehatan, penanganan yang berkaitan dengan kerahasiaan identitas, pendampingan pekerja sosial dan bantuan hukum, pelayanan bimbingan rohani, serta informasi mengenai hak-hak dan perkembangan proses hukum", katanya.

Pengetahuan tersebut dinilai penting agar korban tidak merasa sendirian atau kehilangan jalan ketika menghadapi kekerasan.
Kenali Siklus Kekerasan Sebelum Terlambat
Dalam penyuluhan oleh Jaksa Rifngatul Ulfa, peserta juga diperkenalkan dengan pola atau siklus kekerasan yang sering terjadi dalam rumah tangga.
Siklus tersebut meliputi meningkatnya ketegangan, terjadinya insiden kekerasan, kemudian fase penyesalan atau &ldquo;bulan madu&rdquo;, ketika pelaku meminta maaf dan berjanji akan berubah.
Namun, siklus itu dapat kembali berulang dan bahkan semakin memburuk apabila tidak mendapatkan intervensi.
Karena itu, pengenalan terhadap tanda-tanda awal menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.
Jangan Diam, Kenali Langkah yang Harus Dilakukan
Sementara itu, Jaksa Taufiq Ismail melalui materi penyuluhan mengingatkan bahwa ketika seseorang mengalami atau menyaksikan KDRT, keselamatan harus menjadi prioritas.
Langkah yang dapat dilakukan antara lain menyelamatkan diri dan mencari tempat aman, mengumpulkan bukti, memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, melaporkan kejadian kepada pihak berwenang, serta memberikan pendampingan tanpa menghakimi korban.
Peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah saluran pengaduan, di antaranya SAPA 129, Call Center 110, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA), DP3A/P2TP2A, LBH APIK, serta Kejaksaan setempat.
Dari Rumah, Perubahan Itu Dimulai
Sri Mahyu menekankan bahwa pencegahan KDRT sesungguhnya dapat dimulai dari hal-hal sederhana di dalam keluarga.
Komunikasi yang baik, saling menghargai, kemampuan mengelola emosi, penyelesaian masalah melalui musyawarah, serta sikap tegas untuk tidak membenarkan kekerasan menjadi fondasi penting dalam menciptakan rumah yang aman.

&ldquo;Rumah seharusnya menjadi tempat yang memberikan rasa aman, nyaman, dan kasih sayang bagi seluruh anggota keluarga,&rdquo; pesan Ketua GOW Lotim.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh melalui penyuluhan tersebut tidak berhenti di ruang pertemuan GOW, tetapi dibawa ke organisasi, keluarga, dan lingkungan masing-masing.
Dengan demikian, GOW diharapkan dapat berkontribusi lebih jauh dalam menciptakan keluarga yang kuat, perempuan yang berdaya, serta masyarakat yang semakin sadar hukum.
GOW Didorong Jadi Garda Edukasi
Kedua Narsum Kejari Lotim turut mendorong perempuan untuk membangun komunikasi terbuka, menjunjung kesetaraan di rumah, mengenali tanda-tanda dini KDRT, menanamkan nilai antikekerasan kepada anak, aktif dalam komunitas, serta berani melaporkan atau membantu korban terhubung dengan layanan yang tersedia.
Pesan tersebut memperkuat arah kegiatan GOW Lotim bahwa organisasi wanita bukan hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga dapat menjadi bagian dari sistem sosial yang ikut mencegah kekerasan dan memperkuat perlindungan perempuan serta anak.
Tutup dengan Pesan Kedamaian
Mengakhiri sambutannya, Sri Mahyu kembali menyampaikan pantun yang sarat pesan:

Bunga melati harum mewangi,Tumbuh indah di tepi halaman.Mari cegah kekerasan sejak dini,Wujudkan keluarga penuh kedamaian.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber dari Kejaksaan Negeri Lombok Timur, penasihat, para ketua organisasi masyarakat, serta seluruh pengurus GOW yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.
Pada akhirnya, penyuluhan hukum KDRT ini membawa satu pesan besar: membangun keluarga yang aman tidak cukup hanya dengan berharap tidak terjadi kekerasan, tetapi membutuhkan pengetahuan, keberanian, kepedulian, dan kesadaran hukum dari setiap anggota masyarakat.

&ldquo;Rumah adalah tempat pulang yang paling aman, bukan tempat yang paling menakutkan,&rdquo; tutup Jaksa Taufiq Ismail &amp; Rifngatul Ulfa dalam materi presentasinya
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Bukan Sekadar Seremonial, BAZNAS Lotim Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Anak Yatim di Suralaga ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-124362/baznas-lotim-santuni-anak-yatim-di-suralaga</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-07T22:50:04+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-124362/baznas-lotim-santuni-anak-yatim-di-suralaga</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Ketua Takmir Masjid Jami’ Darusalam Dasan Baru menyampaikan apresiasi & terima kasih kepada BAZNAS Lotim atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kehadiran BAZNAS sejalan dengan nilai-nilai kepedulian yang diajarkan Rasulullah SAW. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Waka Dr. H. Hamidi, ST., M.Pd: &ldquo;Kami Berharap Bantuan Ini Dapat Memberikan Kebahagiaan Dan Semangat Kepada Anak-Anak Kita. Mereka Adalah Generasi Penerus Yang Harus Kita Jaga Bersama. Semoga Mereka Tumbuh Menjadi Generasi Yang Kuat, Berakhlak Mulia, Berilmu Dan Mampu Memberikan Manfaat Bagi Agama, Bangsa Dan Daerah&rdquo;
Sigap News NTB | Lotim &mdash;BAZNAS Kabupaten Lombok Timur menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Jami&rsquo; Darusalam Dasan Baru, Desa Bagik Payung Selatan, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Senin (7/9/2026).
Penyerahan santunan tersebut menjadi bagian dari kepedulian BAZNAS Lotim terhadap anak-anak yatim sekaligus bentuk nyata komitmen dalam mendistribusikan dana zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat.
Maulid Nabi Jadi Momentum Meneladani Rasulullah
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dan penuh suasana kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri Pejabat Gubernur Nusa Tenggara Barat, para Tuan Guru, jajaran BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Camat Suralaga, unsur Forkopimcam Kecamatan Suralaga, Kepala Desa Bagik Payung Selatan, pengurus Masjid Jami&rsquo; Darusalam Dasan Baru, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Dr. H. M. Hamidi, ST., M.Pd, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak, kepedulian dan kasih sayang beliau terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
&ldquo;Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai sebuah kegiatan seremonial. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama kepedulian beliau terhadap anak-anak yatim, kaum dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan,&rdquo; pesannya.
Zakat Harus Dikelola Profesional dan Tepat Sasaran
Dr. H. Hamidi menjelaskan, BAZNAS Kabupaten Lombok Timur terus berupaya menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak dan sedekah secara profesional, transparan dan tepat sasaran.
Hal tersebut penting agar dana yang dihimpun dari masyarakat benar-benar memberikan manfaat nyata serta dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
&ldquo;Dana zakat, infak dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS adalah amanah dari para muzaki dan masyarakat. Oleh karena itu, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan amanah tersebut benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerimanya dan memberikan manfaat nyata,&rdquo; ungkapnya.
Menurutnya, santunan kepada anak-anak yatim tidak semata-mata berkaitan dengan nilai bantuan yang diberikan. Lebih dari itu, santunan tersebut merupakan bentuk perhatian, kasih sayang dan dukungan moral agar anak-anak yatim merasa diperhatikan dan didukung dalam menjalani kehidupan.
Anak Yatim adalah Generasi yang Harus Dijaga
Dr. H. Hamidi berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan semangat bagi anak-anak penerima santunan.
Ia menegaskan bahwa anak-anak tersebut merupakan generasi penerus yang harus mendapat perhatian bersama, baik dari pemerintah, lembaga sosial maupun masyarakat.
&ldquo;Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kebahagiaan dan semangat kepada anak-anak kita. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, berakhlak mulia, berilmu dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa dan daerah,&rdquo; sebutnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan semangat berzakat, berinfak dan bersedekah melalui lembaga resmi. Dengan demikian, pengelolaan dana umat dapat dilakukan secara lebih terarah dan manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Pengurus Masjid Apresiasi Kepedulian BAZNAS
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Jami&rsquo; Darusalam Dasan Baru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lombok Timur atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, kehadiran BAZNAS melalui penyerahan santunan tersebut memberikan makna tersendiri bagi masyarakat dan sejalan dengan nilai-nilai kepedulian yang diajarkan Rasulullah SAW.
&ldquo;Kami atas nama pengurus Masjid Jami&rsquo; Darusalam Dasan Baru dan seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Lombok Timur. Kehadiran BAZNAS dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, khususnya melalui penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat.&rdquo;
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjadi pemantik bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Semangat Maulid Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata
Ketua Takmir menilai, semangat Maulid Nabi Muhammad SAW semestinya tidak berhenti pada kegiatan peringatan, tetapi diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui aksi nyata, termasuk membantu dan memperhatikan masyarakat yang membutuhkan.
&ldquo;Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk semakin meningkatkan kepedulian sosial. Semangat Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada peringatan, tetapi diwujudkan melalui perbuatan nyata, saling membantu dan memperhatikan saudara-saudara kita yang membutuhkan.&rdquo;
Memperkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan. Selain menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui momentum tersebut, BAZNAS Kabupaten Lombok Timur kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat, infak dan sedekah.
Semangat meneladani Rasulullah SAW diharapkan dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap anak yatim, kaum dhuafa dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Dengan memperkuat semangat berbagi, kebersamaan dan kepedulian sosial, BAZNAS Lotim berharap nilai-nilai kebaikan tersebut dapat terus berkembang demi terwujudnya masyarakat Lombok Timur yang religius, peduli dan sejahtera.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Sri Mahyu Wardani Nahkodai IWAPI Lotim, Bupati HW: Pengusaha Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-124328/38-nama-pengurus-iwapi-lotim-periode-20262031</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-07T15:15:41+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-124328/38-nama-pengurus-iwapi-lotim-periode-20262031</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Bupati Haerul Warisin meminta IWAPI menyisir berbagai peluang yang memungkinkan untuk dikembangkan, dengan orientasi utama bukan hanya keuntungan bisnis, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Misalnya komoditas porang, yang dapat dikembangkan melalui inovasi &pengelolaan usaha. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua DPC IWAPI Lombok Timur periode 2026&ndash;2031, Sri Mahyu Wardani, SP: &ldquo;Kepercayaan Yang Diberikan Melalui Pemilihan Secara Aklamasi Ini Merupakan Tanggung Jawab Bersama Untuk Meningkatkan Pengusaha Perempuan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Sesuai Dengan Tujuannya, IWAPI Ini Menghimpun Pengusaha Perempuan, Juga Akan Menghimpun Baik Yang Ingin Berusaha Dan Yang Baru Merintis Usaha Dengan Tidak Melupakan Kodrat Kami Sebagai Seorang Ibu&rdquo;
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Sebanyak 38 pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Lombok Timur periode 2026&ndash;2031 resmi dilantik dan dikukuhkan di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin (7/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi IWAPI Lombok Timur untuk memperkuat peran perempuan dalam dunia usaha sekaligus mengambil bagian lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Foto Bersama Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si; Wabup Ir. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM, Ketua Sri Mahyu Wardani, SP&nbsp;&amp; Pengurus DPC IWAPI Lombok Timur periode 2026&ndash;2031, Saat Pelatihan Serta Pengukuhan Ketua &amp; Pengurus DPC IWAPI Lombok Timur, Senin (7/9/2026) (Dok. Pribadi)

&nbsp;
Foto Bersama Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si; Wabup Ir. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM, Ketua Sri Mahyu Wardani, SP&nbsp;&amp; Pengurus DPC IWAPI Lombok Timur periode 2026&ndash;2031, Saat Pelatihan Serta Pengukuhan Ketua &amp; Pengurus DPC IWAPI Lombok Timur, Senin (7/9/2026) (Dok. Pribadi)
Prosesi pelantikan dihadiri langsung Ketua Umum DPD IWAPI NTB, Eristiana, SE; Wakil Ketua Umum I IWAPI NTB, drg. Yuanita; Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si; Wabup Ir. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM; Kapolres AKB Ariakta Gagah Mugraha, Dandim 1615/Lotim, Ketua KADIN NTB, jajaran kepala OPD, BPJS Ketenagakerjaan, pimpinan BUMN dan BUMD, serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan se-Lombok Timur.
Dari MUSCAB III Menuju Kepengurusan Baru
Ketua Panitia Pelantikan dan Pengukuhan IWAPI Lombok Timur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian keberlanjutan dari Musyawarah Cabang (MUSCAB) III IWAPI Lombok Timur.
Menurutnya, seluruh proses hingga pelantikan dapat terlaksana berkat koordinasi berbagai pihak serta kekompakan seluruh anggota IWAPI.

"Acara ini keberlanjutan dari acara MUSCAB 3 untuk keberlanjutan organisasi. Panitia telah berkoordinasi dengan IWAPI NTB, Pemda Lotim dan sebagainya. Yang paling penting, keberhasilan dan kesuksesan acara ini berkat kinerja seluruh anggota," ungkapnya.

Ia menilai keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa IWAPI Lombok Timur dibangun di atas semangat persaudaraan dan kekeluargaan.

"Hal ini membuktikan IWAPI dibangun atas dasar persaudaraan dan kekeluargaan untuk terus tumbuh bersama. Ini merupakan momentum awal pengurus baru dalam menjalankan amanahnya," lanjutnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur serta jajaran IWAPI NTB yang telah memberikan dukungan terhadap keberlangsungan organisasi.
Kode Etik Jadi Fondasi Pengurus IWAPI
Dalam prosesi tersebut, Wakil Ketua Umum I IWAPI NTB drg. Yuanita membacakan kode etik organisasi sebagai pedoman bagi seluruh pengurus dalam menjalankan amanah.
Kode etik tersebut antara lain menegaskan kewajiban anggota untuk taat terhadap AD/ART, berpartisipasi dalam pembangunan nasional, menjalin hubungan baik dengan masyarakat, pemerintah daerah dan berbagai elemen lainnya.
Selain itu, setiap anggota diwajibkan menjaga nama baik IWAPI serta menjunjung tinggi kehormatan organisasi, baik melalui perkataan maupun perbuatan.
Pembacaan kode etik tersebut menjadi pengingat bahwa jabatan kepengurusan bukan sekadar struktur organisasi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab.
Bupati: IWAPI Harus Bangun Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, memberikan apresiasi terhadap keberadaan IWAPI Lombok Timur yang dinilainya memiliki karakter sebagai organisasi para pengusaha perempuan yang mandiri.
Ia berharap seluruh pengurus baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

"Saya berharap seluruh pengurus DPC IWAPI ini melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dan sepenuhnya mendukung perekonomian di Kabupaten Lombok Timur," pesan Bupati.

Menurutnya, IWAPI memiliki posisi strategis karena beranggotakan para pelaku usaha yang selama ini mampu berdiri secara mandiri.

"IWAPI ini adalah para pengusaha yang mandiri, tidak pernah meminta dana kepada Pemda Lotim. Atas nama Pemda Lotim, selamat atas pelantikan Anda semua," ujarnya.

Bupati menegaskan, amanah sebagai pengusaha tidak semata-mata berkaitan dengan keuntungan bisnis. Lebih jauh, pengusaha memiliki tanggung jawab sosial untuk membuka lapangan pekerjaan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ini adalah amanah: membangun usaha, membuka lapangan pekerjaan. Kita sebagai pengusaha bagaimana caranya bisa membantu mensejahterakan masyarakat," katanya.

Potensi SDA Lotim Diminta Diubah Jadi Peluang Bisnis
Bupati Haerul Warisin juga mendorong IWAPI agar lebih agresif membaca potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Lombok Timur.
Menurutnya, kekayaan alam daerah harus mampu diolah menjadi peluang ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

"Lombok Timur ini sangat kaya. Apa yang tidak ada di daerah lain, di sini semua ada. Karena SDA kita melimpah, IWAPI harus berpikir bagaimana menyandingkan peluang usaha dengan potensi alam yang ada," tegasnya.

Ia bahkan mencontohkan sektor pertanian, salah satunya komoditas porang, sebagai salah satu bidang yang dapat dikembangkan melalui inovasi dan pengelolaan usaha.
Bupati meminta IWAPI menyisir berbagai peluang yang memungkinkan untuk dikembangkan, dengan orientasi utama bukan hanya keuntungan bisnis, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pengusaha dan Pemerintah Harus Jadi Mitra Strategis
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya hubungan kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah membangun kolaborasi dengan para pelaku usaha.

"Pengusaha adalah mitra strategis Pemerintah. Kalau Pemerintah itu mau maju," ujarnya.

Ia mencontohkan perkembangan ekonomi China yang menurutnya tidak terlepas dari kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha.
Bupati juga mengungkapkan adanya peluang kerja sama perdagangan dengan pihak dari China, termasuk potensi ekspor buah durian dan hasil laut Lombok Timur seperti udang dan ikan.
Menurutnya, peluang tersebut harus dapat dibaca IWAPI sebagai ruang untuk memperluas jaringan usaha sekaligus mengembangkan potensi lokal.

"Maka itulah momen IWAPI bisa melihat peluang di situ," tambahnya.

Bupati Ingatkan: Jangan Ada Iri Hati dalam Berusaha
Di tengah dorongannya agar IWAPI semakin berkembang, Bupati Haerul Warisin juga menyampaikan pesan moral kepada para pengusaha perempuan.
Ia meminta seluruh anggota menjaga kekompakan dan menghindari iri hati maupun dengki dalam menjalankan usaha.

"Saya ingatkan sebagai IWAPI, yaitu tolong untuk bersihkan hati. Jangan ada iri hati dan dengki dalam usaha. Karena saat itu terjadi, maka rezekinya akan diambil oleh orang yang kita iri hatikan itu," katanya.

Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa persaingan bisnis harus tetap dibangun dengan etika, persaudaraan dan sikap saling mendukung.
Sri Mahyu Wardani: Amanah Besar untuk Perempuan Pengusaha
Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Lombok Timur periode 2026&ndash;2031, Sri Mahyu Wardani, SP, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya melalui MUSCAB III.
Ia mengakui bahwa memimpin organisasi bukanlah tugas yang mudah. Namun, ia optimistis tantangan tersebut dapat dihadapi dengan kerja sama dan kekompakan seluruh anggota.

"Kepercayaan yang diberikan melalui pemilihan secara aklamasi ini merupakan tanggung jawab bersama untuk meningkatkan pengusaha perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Sri Mahyu juga meminta seluruh anggota tidak segan memberikan masukan apabila dirinya melakukan kesalahan dalam menjalankan organisasi.

"Mohon diingatkan jikalau saya salah. Karena pemimpin yang baik adalah yang mau mendengar berbagai masukan," katanya.

IWAPI Terbuka bagi Perempuan yang Baru Merintis Usaha
Sri Mahyu menegaskan bahwa IWAPI tidak hanya diperuntukkan bagi perempuan yang telah sukses menjalankan usaha.
Organisasi tersebut juga terbuka bagi perempuan yang baru ingin memulai maupun merintis usaha.

"Sesuai dengan tujuannya, IWAPI ini menghimpun pengusaha perempuan, juga akan menghimpun baik yang ingin berusaha dan yang baru merintis usaha dengan tidak melupakan kodrat kami sebagai seorang ibu," jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan seorang perempuan tidak semata-mata diukur dari pencapaian di luar rumah. Peran dalam keluarga tetap menjadi bagian penting dari kesuksesan seorang perempuan.

"Sesungguhnya keberhasilan seorang perempuan yaitu tidak hanya di luar rumah. Namun bagaimana pendidikan dan kesuksesan di dalam keluarganya. Kesuksesan dalam pekerjaan tidak bisa berdiri sendiri, sebab di belakangnya ada pasangan yang mendukung," tuturnya.

Perkuat UMKM, Permodalan hingga Legalitas Usaha
Dalam kepengurusan baru, Sri Mahyu menargetkan agar para pelaku usaha binaan IWAPI tidak sekadar mampu bertahan menghadapi persaingan, tetapi juga berkembang dan memiliki daya saing yang kuat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menilai kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur perlu diperkuat, khususnya dalam membuka akses permodalan, legalitas usaha, pengemasan produk dan berbagai kebutuhan pengembangan usaha lainnya.

"Kami ingin binaan IWAPI tidak hanya mampu bertahan namun dapat berkembang dan memiliki daya saing yang kuat. Kami berharap kolaborasi dengan Pemda Lotim dapat diperkuat dan dikembangkan, seperti akses permodalan, legalitas usaha, pengemasan dan sebagainya," ungkapnya.

Sri Mahyu menyebut anggota IWAPI Lombok Timur memiliki beragam bidang usaha, mulai dari kontraktor, klinik hingga sembako.

"Di IWAPI kami memiliki banyak usaha: kontraktor, klinik, sembako. Jikalau membutuhkan usaha, maka silahkan hubungi kami," ujarnya.

Perempuan Pengusaha Diminta Tetap Berdaya dan Berdaya Saing
Sri Mahyu optimistis IWAPI Lombok Timur mampu menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin kompleks.
Ia berharap kepengurusan baru periode 2026&ndash;2031 dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk tumbuh, saling menguatkan dan menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Saya yakin di tengah tantangan usaha ke depannya, IWAPI dapat maju dan sejahtera. Terima kasih kepada semua pihak saat MUSCAB 3 hingga pelantikan hari ini," katanya.

Ia pun mengajak seluruh pihak memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru.

"Mari jadikan kepengurusan baru ini demi kemajuan ekonomi di Kabupaten Lombok Timur," tambahnya.

IWAPI NTB: Tantangan Besar Menanti Pengurus Baru
Ketua DPD IWAPI NTB Eristiana, SE, turut memberikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus baru DPC IWAPI Lombok Timur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang telah menjalankan roda organisasi.

"Selamat kepada pengurus baru dan terima kasih kepada pengurus lama. Ke depannya saya yakin tidak mudah, namun saya yakin pengurus baru mampu mengatasi berbagai tantangan tersebut," ujarnya.

Eristiana kemudian memberikan semangat kepada seluruh jajaran IWAPI Lombok Timur untuk terus bergerak dan memberikan kontribusi terbaik.

"IWAPI Jaya, Jaya, Jaya. Semoga IWAPI Kabupaten Lombok Timur semakin jaya," serunya.

Bukan Sekadar Organisasi, tetapi Gerakan Ekonomi Perempuan
Pelantikan 38 pengurus DPC IWAPI Lombok Timur periode 2026&ndash;2031 pada akhirnya bukan sekadar pergantian kepengurusan atau seremoni organisasi.
Momentum tersebut menjadi titik awal untuk memperkuat posisi perempuan pengusaha sebagai bagian penting dari ekosistem perekonomian daerah.
Pesan Bupati Lombok Timur tentang membangun usaha, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan komitmen pengurus baru IWAPI untuk memperluas manfaat organisasi.
Dengan kekuatan jaringan pengusaha perempuan, dukungan pemerintah, kolaborasi lintas sektor serta keberanian membaca potensi SDA daerah, IWAPI Lombok Timur diharapkan mampu melahirkan lebih banyak usaha yang produktif, mandiri dan berdaya saing.
Sebagaimana ditekankan Bupati Haerul Warisin, keberhasilan IWAPI pada akhirnya bukan hanya ketika anggotanya berhasil membangun usaha untuk dirinya sendiri, tetapi ketika keberhasilan tersebut mampu dirasakan keluarga, tetangga dan masyarakat luas.

"Keberhasilan sejati IWAPI adalah ketika kehadirannya mampu menghidupi keluarga, membantu tetangga, serta memberi manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat banyak," pungkasnya.

Susunan Kepengurusan IWAPI Lotim Periode 2026-2031

Foto Suasana Saat Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si Melantik Ketua Sri Mahyu Wardani, SP &amp; Pengurus DPC IWAPI Lombok Timur periode 2026&ndash;2031, Saat Pelatihan Serta Pengukuhan Ketua &amp; Pengurus DPC IWAPI Lombok Timur, Senin (7/9/2026) (PKP Lotim)

&nbsp;
Berdasarkan SK No. 005/DPD-IWAPI/PROV.NTB/IX/2026, berikut adalah daftar nama DPC IWAPI Kabupaten Lombok Timur Periode 2026-2031:

Ketua Umum: Sri Mahyu Wardani, SP.
Waketum I (Organisasi, Keanggotaan Database, Kesekretarian &amp; Kelembagaan): Nadia Anjasmari, ST. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Organisasi &amp; Keanggotaan: Mega Siti Rita Hasanah, SH, dan Ketua Komite Tetap Kesekretarian:&nbsp;Saufi Haswinda, SE., MM.
Waketum II (Kebendaharaan): Suharni, S.AP. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Kebendaharaan: Najma Ahmad, dan Ketua Komite Tetap Sosial &amp; CSR: Hafni dengan Anggota Komite etap: Zahratulaeli, S.Pd.I.
Waketum III (Perdagangan &amp; Perindustrian): Santi Dewi. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Perdagangan: Septiana Ayu Marzitasari dengan Anggota Komite Tetap: Baiq Nurnaila, dan Ketua Komite Tetap Perindustrian: Yuli Nuryani, SE.
Waketum IV (Agribisnis Pangan &amp; Perikanan Kelautan): Baiq Widayani, ST. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Bidang Agribisnis Pangan: Rosida, dan Ketua Komite Tetap Perikanan: Paoziah, serta Ketua Komite Tetap Kelautan: Susanti.
Waketum V (Infrastruktur, Properti &amp; Ketenagakerjaan): Sri Aprianti, A.Md. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Bidang Infrastruktur: Siti Zaenab dengan Anggota Komite Tetap: Darmini, dan Ketua Komite Tetap Bidang Properti &amp; Ketenagakerjaan: Hernawati, S.Pd dengan&nbsp;Anggota Tetap:&nbsp;Husnul Khotimah.
Waketum VI (Pameran, Pariwisata, Budaya &amp; Ekonomi Kreatif): Saudah, S.Pd. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Pameran, Pariwisata &amp; Budaya: Husni Hari dengan Anggota Komite Tetap: Sri Pujiati, dan Ketua Komite Tetap Ekonomi Kreatif: Baiq Suelani.
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ NTT Dilanda Musibah, BAZNAS Lotim dan Aliansi Peduli NTT Bergerak Satukan Kepedulian ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-124364/baznas-lotim-dan-aliansi-peduli-ntt</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-07T13:10:03+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-124364/baznas-lotim-dan-aliansi-peduli-ntt</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Koordinator Aliansi Peduli NTT, Suparman, menegaskan bahwa konsolidasi bersama BAZNAS dan OKP kedaerahan merupakan langkah awal untuk menyatukan kekuatan pemuda dalam sebuah gerakan humanisme. Menurut Suparman, pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua BAZNAS Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli: "Musibah Mungkin Memisahkan Jarak, Tetapi Kepedulian Tidak Mengenal Batas. Hari Ini, Kita Tidak Hanya Berbicara Tentang Bantuan, Tetapi Tentang Hati Yang Tergerak Untuk Hadir Bagi Saudara Kita Yang Ada Di NTT"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Ketika musibah datang tanpa mengenal batas wilayah, kemanusiaan pun tidak boleh berhenti pada sekat geografis. Dari Lombok Timur, semangat kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai disatukan melalui konsolidasi antara BAZNAS Lombok Timur dan sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) kedaerahan, Sabtu (5/9/2026).
Konsolidasi tersebut menjadi ruang untuk menyatukan gagasan, memperkuat koordinasi, sekaligus merumuskan langkah nyata dalam membantu masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah.
Gerakan kemanusiaan ini diharapkan tidak berjalan secara parsial atau sendiri-sendiri, melainkan dibangun melalui kolaborasi yang terarah, terstruktur, dan masif dengan melibatkan berbagai elemen kepemudaan serta masyarakat.
BAZNAS Lotim Apresiasi Kepedulian Pemuda
Ketua BAZNAS Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, menyampaikan apresiasi terhadap semangat sejumlah OKP yang ikut mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan tanggung jawab bersama. Ketika ada saudara yang sedang menghadapi kesulitan, perbedaan organisasi, latar belakang, maupun jarak geografis tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bergerak.
Ia menilai, kekuatan pemuda dan organisasi kemasyarakatan akan menjadi energi besar apabila disatukan dalam satu gerakan yang terkoordinasi dan memiliki tujuan yang jelas.

&ldquo;Musibah mungkin memisahkan jarak, tetapi kepedulian tidak mengenal batas. Hari ini, kita tidak hanya berbicara tentang bantuan, tetapi tentang hati yang tergerak untuk hadir bagi saudara kita yang ada di NTT,&rdquo; ujar H. Muhammad Kamli.

Ia berharap konsolidasi tersebut tidak berhenti sebatas pertemuan dan pembahasan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui aksi kemanusiaan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Satukan Kekuatan Pemuda untuk Gerakan Humanisme
Sementara itu, Koordinator Aliansi Peduli NTT, Suparman, menegaskan bahwa konsolidasi bersama BAZNAS dan OKP kedaerahan merupakan langkah awal untuk menyatukan kekuatan pemuda dalam sebuah gerakan humanisme.
Menurut Suparman, pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kepedulian, kata dia, tidak harus menunggu seseorang memiliki banyak hal untuk diberikan, tetapi dapat dimulai dari kemauan untuk bergerak dan mengajak lebih banyak orang mengambil bagian.

&ldquo;Kita mungkin berbeda organisasi dan latar belakang, tetapi ketika menyangkut humanisme, kita harus berdiri bersama. Dari Lombok Timur, kita kirimkan pesan bahwa saudara kita di NTT tidak sendiri,&rdquo; tegas Suparman.

Ia menambahkan, gerakan kepedulian tersebut akan dibangun dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas organisasi.
Setiap elemen diharapkan dapat mengambil peran sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing. Dengan demikian, gerakan yang dibangun bukan hanya besar secara jumlah, tetapi juga kuat dalam koordinasi serta nyata dalam tindakan.
Solidaritas Kemanusiaan Tanpa Sekat
Konsolidasi BAZNAS Lotim bersama OKP kedaerahan tersebut menjadi gambaran bahwa solidaritas kemanusiaan masih memiliki ruang yang luas di tengah masyarakat.
Dari Lombok Timur, kepedulian dapat tumbuh menjadi gerakan yang lebih besar ketika berbagai elemen memilih untuk mengesampingkan sekat organisasi dan bersama-sama mengulurkan tangan bagi mereka yang sedang menghadapi musibah.
Sebab, pada akhirnya, kemanusiaan tidak mengenal sekat organisasi, tidak mengenal batas daerah, dan tidak mengenal jarak.

&ldquo;Ketika saudara sedang berduka, tugas kita bukan sekadar melihat, tetapi hadir dan berbuat,&rdquo; tutup Suparman.
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Travel Baitul Haramain Klarifikasi Soal Umrah Kabag Lalu Azmi: Bukan Dana APBD, Dibiayai Mandiri ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-124182/klarifikasi-travel-baitul-haramain</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-06T17:10:35+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-124182/klarifikasi-travel-baitul-haramain</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa mekanisme pemberian hadiah umrah yang disampaikan Bupati Lotim tidak semata-mata didasarkan pada jabatan seseorang, melainkan juga mempertimbangkan prestasi, masa pengabdian hingga penilaian personal atas dedikasi tertentu. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lotim, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: &ldquo;Kriteria Penerima Hadiah Umroh Ada Banyak. Contohnya, Ada Dua Orang Dari Bapenda Lombok Timur Yang Merupakan Pegawai Teladan Mendapatkan Hadiah Umroh. Ada juga P3K Yang Tinggal 6 Bulan Memasuki Masa Pensiun. Contohnya Juga Marbot Di Sikur Yang Memiliki Kedekatan Tersendiri Dengan Saya Sejak Masa Sekolah. Yang Terakhir Ini Adalah Penilaian Hati&rdquo;
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Polemik mengenai keberangkatan Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Lombok Timur, Lalu Moh. Azmi, S.SiT., M.Ak (yang akrab disapa Lalu Azmi),&nbsp;bersama istrinya untuk menunaikan ibadah umrah akhirnya mendapat klarifikasi.


Foto H. Suwardi, Kabag Umum Setda Lotim, Lalu Moh. Azmi, S.SiT., M.Ak; TGH. Abdul Azis Sukarnawadi, Lc., M.A; Pimpinan Cabang PT Travel Baitul Haramain Wisata Lombok Timur, Qomala Ahsanulaily, SH, saat Pelepasan Jamaah Umrah di Pendopo Bupati Lotim pada Kamis (3/9/2026) (Dok Pribadi)


&nbsp;
Pimpinan Cabang PT Travel Baitul Haramain Wisata Lombok Timur yang diwakili oleh Qomala Ahsanulaily, SH selaku biro perjalanan yang memberangkatkan jamaah tersebut, memberikan penjelasan kepada Sigap News NTB, Minggu (6/9/2026).
Pihak travel menegaskan, keberangkatan Lalu Azmi &amp; Istrinya tidak menggunakan APBD Kabupaten Lombok Timur.
Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul munculnya berbagai pertanyaan publik setelah foto pelepasan jamaah umrah yang dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si., di Pendopo Bupati, Kamis (3/9/2026), beredar di media sosial.
Travel: Bukan Menggunakan Dana APBD
Qomala Ahsanulaily, SH, yang akrab disapa Mbak El menjelaskan secara tegas sumber pembiayaan keberangkatan Lalu Azmi.

Foto Pimpinan Cabang PT Travel Baitul Haramain Wisata Lombok Timur,&nbsp;Qomala Ahsanulaily, SH (Dok. Istimewa)

&nbsp;
Menurutnya, biaya perjalanan umrah pejabat tersebut tidak bersumber dari APBD maupun anggaran pemerintah daerah.

&ldquo;Pertama. Keberangkatan yang bersangkutan tidak menggunakan dana APBD Kabupaten Lombok Timur sebagaimana yang disampaikan oleh Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si saat acara pelepasan jemaah umrah kami pada Kamis (3/9/2026) lalu,&rdquo; kata Mbak El.

Keberangkatan Lalu Azmi dijelaskan lebih rinci oleh Mbak El, untuk menepis polemik mengenai keberangkatan jamaahnya.

&ldquo;Kedua. Sumber dana yang digunakan untuk keberangkatan yang bersangkutan bersama istrinya berasal dari dana mandiri&rdquo;, tegasnya.

Bupati: Jamaah Tidak Ditanggung Pemerintah
Pernyataan pihak travel tersebut sejalan dengan penjelasan Bupati Lombok Timur saat melepas para jamaah umrah di Pendopo Bupati pada Kamis (3/9/2026).
Saat itu, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa biaya perjalanan para jamaah bukan berasal dari pemerintah daerah.
Menurut Bupati Lotim, terdapat seorang dermawan atau &ldquo;Hamba Allah&rdquo; yang memberikan bantuan bagi para penerima hadiah umrah.

&ldquo;Kemudian yang berangkat umroh ini, mereka tidak ditanggung oleh pemerintah, tetapi ditanggung oleh hamba Allah. Tolong doakan dia nanti saat di Mekkah, yang namanya akan saya bisikan hanya kepada Jemaah umrah ini,&rdquo; kata Bupati Lotim.

Pernyataan tersebut sekaligus memperjelas bahwa keberangkatan jamaah yang dilepas di Pendopo Bupati tidak otomatis berarti pembiayaannya berasal dari APBD.
Hadiah Umrah untuk Pegawai Teladan hingga Marbot
Bupati Haerul Warisin juga menjelaskan bahwa pemberian hadiah umrah tersebut memiliki sejumlah kriteria.
Penerimanya tidak hanya berasal dari kalangan pejabat, tetapi juga pegawai maupun masyarakat yang dinilai memiliki prestasi, dedikasi, atau jasa tertentu.

&ldquo;Kriteria penerima hadiah umroh ada banyak. Contohnya, ada dua orang dari Bapenda Lombok Timur yang merupakan pegawai teladan mendapatkan hadiah umroh,&rdquo; jelasnya.

Selain pegawai teladan, Bupati menyebut ada pula Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang tinggal beberapa bulan memasuki masa pensiun.
Ada pula seorang marbot di Kecamatan Sikur yang memiliki hubungan kedekatan dengan dirinya sejak masa sekolah.

&ldquo;Ada juga P3K yang tinggal 6 bulan memasuki masa pensiun. Contohnya juga marbot di Sikur yang memiliki kedekatan tersendiri dengan saya sejak masa sekolah. Yang terakhir ini adalah penilaian hati,&rdquo; tambahnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa mekanisme pemberian hadiah umrah yang disampaikan Bupati Lotim tidak semata-mata didasarkan pada jabatan seseorang, melainkan juga mempertimbangkan prestasi, masa pengabdian hingga penilaian personal atas dedikasi tertentu.
Klarifikasi di Tengah Sorotan
Sebelumnya, keberangkatan Kabag Umum beserta istri menjadi perhatian. Dikarenakan yang bersangkutan diisukan berangkat umroh menggunakan dana APBD Kabupaten Lombok Timur, terutama setelah foto pelepasan jamaah umrah bersama Bupati beredar luas.
Namun, berdasarkan klarifikasi PT Travel Baitul Haramain Wisata Lotim dan pernyataan Bupati Lombok Timur, biaya keberangkatan Lalu Azmi &amp; Istrinya tidak bersumber dari APBD, melainkan berasal dari biaya mandiri. Sedangkan Jemaah umrah lainnya berangkat bersumber dari dana pihak yang disebut sebagai &ldquo;Hamba Allah&rdquo;, sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan prestasi.
Bupati Berharap Jamaah Pulang Selamat dan Mabrur
Di penghujung pernyataannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar.
Ia juga mendoakan agar para jamaah kembali ke Lombok Timur dalam keadaan sehat dan selamat.

&ldquo;Mudah-mudahan berangkat dan pulang dengan selamat, serta semoga menjadi umroh yang mabrur,&rdquo; tutup Bupati Haerul Warisin.
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ 3 Penambang Emas Tewas di Lantung Sumbawa, Polda NTB Ivestigasi & Olah TKP ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/hukum/np-124542/polda-ntb-dorong-pemda-terbitkan-izin-pertambangan-rakyat</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ hukum ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-05T23:50:11+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/hukum/np-124542/polda-ntb-dorong-pemda-terbitkan-izin-pertambangan-rakyat</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Polda NTB telah melakukan pemasangan spanduk atau plang larangan menambang di lokasi pertambangan tanpa izin, di wilayah Prabu, Loteng. Langkah tersebut tidak berhenti di satu lokasi. Penertiban terhadap aktivitas pertambangan ilegal disebut akan terus dilakukan di berbagai wilayah NTB. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Dirreskrimsus Polda NTB, Kombes Pol. Ade Zamrah: "Polisi Telah Melaksanakan Olah TKP Dan Melakukan Langkah-Langkah Penyelidikan, Termasuk Mengumpulkan Keterangan Saksi Serta Mengamankan Barang Bukti Yang Berkaitan Dengan Peristiwa Tersebut. Untuk Penyebab Pasti Meninggalnya Korban Masih Dalam Proses Pendalaman"
Sigap News NTB | Sumbawa &mdash; Polda NTB bergerak cepat menyelidiki meninggalnya 3 warga yang diduga merupakan pekerja atau penambang di wilayah Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, kepolisian melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Sabtu (5/9/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa sekaligus memastikan penyebab meninggalnya ketiga korban.
Olah TKP Jadi Langkah Awal Ungkap Misteri Kematian
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi di sekitar lokasi kejadian.
Petugas juga mendokumentasikan TKP, mengamankan sejumlah barang atau benda yang dinilai berkaitan dengan peristiwa, serta memeriksa lokasi yang diduga berhubungan dengan aktivitas pertambangan.
Selain pemeriksaan lokasi, polisi turut meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui ataupun memiliki informasi mengenai peristiwa tersebut.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk menyusun secara utuh kronologi kejadian dan mengidentifikasi faktor yang menyebabkan tiga warga tersebut kehilangan nyawa.
Polda NTB: Penyebab Kematian Masih Didalami
Kapolda NTB, Irjen Pol.&nbsp;Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus), Kombes Pol.&nbsp;Ade Zamrah, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.
Polisi, kata dia, terus mengumpulkan berbagai informasi dan alat bukti guna memastikan penyebab serta kronologi kematian para korban.

&ldquo;Polisi telah melaksanakan olah TKP dan melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Untuk penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam proses pendalaman,&rdquo; jelasnya.

Kepolisian tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta di lapangan berhasil dikumpulkan dan dianalisis secara menyeluruh.
Jika Ada Unsur Pidana, Polisi Siap Bertindak
Polda NTB juga memastikan bahwa proses hukum akan dilakukan apabila hasil penyelidikan nantinya menemukan indikasi adanya tindak pidana.
Artinya, setiap temuan yang mengarah pada dugaan pelanggaran hukum akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sikap tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya berfokus pada pengungkapan penyebab kematian, tetapi juga memastikan ada atau tidaknya aspek hukum yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Polisi Minta Masyarakat Tak Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi
Di tengah proses penyelidikan, kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Polisi meminta masyarakat memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja dan menyampaikan informasi yang benar apabila mengetahui fakta terkait kejadian tersebut.

&ldquo;Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi kepada petugas apabila mengetahui adanya fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut,&rdquo; pungkasnya.

Imbauan ini dinilai penting untuk mencegah berkembangnya informasi simpang siur yang justru dapat mengganggu proses penyelidikan.
Penertiban Tambang Ilegal Terus Digencarkan
Peristiwa di Lantung juga menjadi bagian dari perhatian lebih luas terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Beberapa waktu sebelumnya, tim Polda NTB telah melakukan pemasangan spanduk atau plang larangan menambang di lokasi pertambangan tanpa izin, salah satunya di wilayah Prabu, Kabupaten Lombok Tengah.
Langkah tersebut tidak berhenti di satu lokasi. Penertiban terhadap aktivitas pertambangan ilegal disebut akan terus dilakukan di berbagai wilayah NTB.
Upaya tersebut diarahkan untuk menekan aktivitas pertambangan ilegal yang masih ditemukan di sejumlah daerah sekaligus mendorong terciptanya aktivitas pertambangan yang memiliki kepastian hukum.
Dorong Izin Pertambangan Rakyat dan Percepatan IPERA
Di sisi lain, penertiban tidak semata-mata diarahkan untuk menghentikan aktivitas masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertambangan.
Polda NTB juga mendorong pemerintah daerah agar segera menerbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang telah diajukan oleh sejumlah koperasi.
Selain itu, percepatan pengesahan IPERA juga didorong agar koperasi yang telah mengantongi IPR dapat menjalankan aktivitas pertambangan secara optimal dengan tetap memenuhi aspek legalitas dan ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, penataan sektor pertambangan di NTB diharapkan tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga menciptakan ruang bagi masyarakat untuk bekerja secara legal, aman, dan bertanggung jawab.
Legalitas untuk Keselamatan dan Kesejahteraan Penambang
Pada akhirnya, upaya penertiban pertambangan ilegal dan percepatan legalisasi pertambangan rakyat diharapkan dapat bermuara pada dua hal penting: keselamatan pekerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan mengantongi legalitas dan perizinan, para penambang diharapkan dapat menjalankan aktivitasnya dalam kerangka hukum yang jelas serta memperoleh perlindungan dan pengawasan yang lebih baik.
Sementara itu, terkait meninggalnya tiga warga di Desa Lantung, kepolisian masih terus bekerja mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.
Hasil penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk apabila ditemukan adanya dugaan tindak pidana. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Helikopter Polri Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo, 15 Kali Water Bombing ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-124079/kebakaran-tpa-putri-cempo</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ nasional ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-05T20:40:20+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-124079/kebakaran-tpa-putri-cempo</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Meski operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 15 kali, kobaran api di kawasan TPA Putri Cempo belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Tim di lapangan masih melakukan koordinasi dengan KBO Polres Karanganyar dan Polres Surakarta untuk mendukung proses penanganan kebakaran. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ PIC Polisi Udara Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, AKP Kaisal: "Dalam Dua Sortie Penerbangan, Crew Melaksanakan 15 Kali Penyiraman Di Area TPA Putri Cempo. Upaya Ini Dilakukan Untuk Membantu Penanganan Kebakaran Di Lokasi"
Sigap News NTB | Nasional &mdash; Helikopter Polri NBO-105/P-1112 dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Jawa Tengah.
Helikopter yang berada di bawah Bawah Kendali Operasi (BKO) wilayah hukum Polda Jawa Tengah tersebut melakukan operasi water bombing untuk membantu memadamkan kobaran api yang masih melanda kawasan TPA.
Dua Sortie, 15 Kali Penyiraman
Pilot in Command (PiC) Polisi Udara Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, AKP Kaisal, mengatakan pengerahan helikopter tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap upaya penanganan kebakaran di TPA Putri Cempo.
Menurutnya, sebelum pelaksanaan water bombing, kru helikopter terlebih dahulu melakukan survei terhadap lokasi pengambilan air.

&ldquo;Crew helikopter melaksanakan survei Sungai Bengawan Solo melalui jalur darat untuk mengecek lokasi pengambilan air sebelum pelaksanaan water bombing,&rdquo; kata Kaisal, Sabtu (5/9/2026).

Setelah survei dilakukan, helikopter melaksanakan dua sortie penerbangan pada pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.
Dalam dua kali penerbangan tersebut, kru helikopter melakukan 15 kali penyiraman air ke area TPA Putri Cempo.

&ldquo;Dalam dua sortie penerbangan, crew melaksanakan 15 kali penyiraman di area TPA Putri Cempo. Upaya ini dilakukan untuk membantu penanganan kebakaran di lokasi,&rdquo; ujarnya.

Api Belum Padam Sepenuhnya
Meski operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 15 kali, kobaran api di kawasan TPA Putri Cempo belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
Tim di lapangan masih melakukan koordinasi dengan KBO Polres Karanganyar dan Polres Surakarta untuk mendukung proses penanganan kebakaran.

&ldquo;Hasil sementara menunjukkan api belum dapat dipadamkan secara menyeluruh. Koordinasi dengan jajaran terkait terus dilakukan untuk mendukung langkah penanganan berikutnya,&rdquo; jelas AKP Kaisal.

Hasil Operasi Dilaporkan ke Polda Jateng
AKP Kaisal menambahkan, hasil pelaksanaan water bombing tersebut selanjutnya dilaporkan kepada sejumlah pejabat terkait di Jawa Tengah.
Laporan disampaikan kepada Karoops Polda Jawa Tengah, Dirpolairud Polda Jawa Tengah, serta Kadisops Adi Soemarmo sebagai bagian dari koordinasi penanganan kebakaran TPA Putri Cempo.
Operasi udara tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemadaman, terutama pada titik-titik api yang sulit dijangkau melalui penanganan dari darat.
Saya juga membetulkan istilah &ldquo;water booming&rdquo; menjadi &ldquo;water bombing&rdquo;, serta memperhalus beberapa konstruksi kalimat agar lebih mendekati gaya penulisan media nasional. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ 91 Warga Sakit Terima Bantuan Baznas Lotim, Nominal hingga Rp2,5 Juta Tanpa Potongan ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-123832/warga-miskin-sakit-bisa-terima-bantuan-baznas-lotim</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-04T10:30:16+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-123832/warga-miskin-sakit-bisa-terima-bantuan-baznas-lotim</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Untuk masyarakat yang menjalani perawatan di rumah/ puskesmas, mendapatkan Rp 500rb – Rp 600rb. Pasien yang menjalani perawatan di tingkat provinsi: Rp 1 Jt hingga Rp 1,5 Jt. Sedangkan pengobatan di luar daerah, nominal bantuan dapat mencapai Rp2,5 juta, tergantung lokasi, jarak dan kebutuhan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kepala Pelaksana Baznas Lombok Timur, Amrul Arhap, M.Pd: "Sebisa Mungkin, Kalau Ada Keluarga Yang Sakit, Tolong Diurus Secara Mandiri. Datang Langsung Ke Kantor Baznas Dengan Membawa Persyaratan Yang Lengkap. Kami Ingin Memastikan Tidak Ada Istilah Perantara Dalam Mengurus Zakat. Sesuai Arahan Bapak Bupati, Kami Harus Memastikan Zakat Ini Sampai Kepada Orang Yang Benar-Benar Berhak Menerima. Tidak Boleh Ada Pengurangan Dan Tidak Boleh Ada Tambahan Biaya Yang Dibebankan Kepada Penerima"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Baznas Kabupaten Lombok Timur kembali menyalurkan bantuan di bidang kesehatan bagi masyarakat fakir dan miskin yang tengah mengalami sakit atau membutuhkan biaya pengobatan.
Pendistribusian bantuan tersebut dilaksanakan di Aula Rapat Kantor Baznas Kabupaten Lombok Timur, Kamis (3/9/2026). Sebanyak 91 mustahik dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lombok Timur dijadwalkan menerima bantuan sesuai dengan hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku.
Program bantuan kesehatan ini merupakan bagian dari pendistribusian dana zakat kepada mustahik yang berhak menerima, khususnya masyarakat fakir dan miskin yang mengalami keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan pengobatan.
Zakat sebagai Instrumen Kepedulian Sosial
Dalam ajaran Islam, zakat memiliki fungsi penting tidak hanya sebagai ibadah, tetapi juga sebagai instrumen sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

&ldquo;Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit dari kalanganmu, dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.&rdquo;HR. Ath-Thabarani.

Dalam Al-Qur'an, penerima zakat atau mustahik telah ditetapkan dalam delapan golongan (asnaf). Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah Ayat 60:

&ldquo;Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, orang yang dilunakkan hatinya (muallaf), untuk memerdekakan hamba sahaya, untuk orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.&rdquo;

Penyaluran dana zakat untuk membantu biaya pengobatan diperbolehkan selama penerima bantuan termasuk dalam kategori mustahik. Salah satunya adalah fakir dan miskin yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pengobatan.
Bantuan untuk 91 Mustahik dari Berbagai Kecamatan
Kepala Pelaksana Baznas Lombok Timur, Amrul Arhap, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pendistribusian bantuan khusus di bidang kesehatan dan biaya pengobatan.
Sebanyak 91 penerima manfaat berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lombok Timur. Dalam proses pendistribusiannya, Baznas menerapkan mekanisme yang lebih ketat untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Menurut Kalak Amrul, penerima atau anggota keluarga yang mewakili diwajibkan membawa dokumen identitas, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

&ldquo;Acara hari ini terkait dengan pendistribusian bantuan khusus di bidang kesehatan atau bantuan biaya berobat. Penerimanya sebanyak 91 orang yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Timur,&rdquo; ujar Kalap Amrul.

Ia mengatakan, pola pendistribusian tersebut dilakukan dengan menghadirkan penerima manfaat atau keluarganya secara langsung ke Kantor Baznas Lombok Timur.
Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan dana zakat benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.

&ldquo;Sesuai arahan Bapak Bupati, kami harus memastikan zakat ini sampai kepada orang yang benar-benar berhak menerima. Tidak boleh ada pengurangan dan tidak boleh ada tambahan biaya yang dibebankan kepada penerima,&rdquo; tegasnya.

Nominal Bantuan Disesuaikan dengan Kondisi dan Lokasi Perawatan
Kalak Amrul menjelaskan, nominal bantuan kesehatan yang diterima setiap mustahik tidak sama. Besarannya disesuaikan dengan standar operasional prosedur (SOP), tingkat kebutuhan, jenis penyakit, serta lokasi penerima menjalani perawatan.
Kategori bantuan dibedakan antara pasien yang menjalani perawatan di rumah, puskesmas, rumah sakit kabupaten, rumah sakit di tingkat provinsi hingga fasilitas kesehatan di luar daerah.
Baznas Lombok Timur juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang mengalami kondisi sakit berat atau keterbatasan fisik dan tidak dapat datang langsung untuk mengurus bantuan.
Namun, pengajuan tersebut tetap harus memenuhi persyaratan administrasi dan hasil verifikasi yang dilakukan Baznas.
Pastikan Bantuan Diterima Utuh Tanpa Potongan
Salah satu penegasan penting yang disampaikan Baznas Lombok Timur adalah komitmen agar bantuan diterima secara utuh oleh penerima manfaat.
Kalak Amrul meminta masyarakat yang memiliki anggota keluarga sakit untuk mengurus bantuan secara langsung ke Kantor Baznas Lombok Timur, dengan membawa seluruh persyaratan yang diperlukan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah adanya pihak-pihak yang mengambil keuntungan atau menjadi perantara dalam proses pengurusan bantuan.

&ldquo;Sebisa mungkin, kalau ada keluarga yang sakit, tolong diurus secara mandiri. Datang langsung ke Kantor Baznas dengan membawa persyaratan yang lengkap. Kami ingin memastikan tidak ada istilah perantara dalam mengurus zakat,&rdquo; katanya.

Ia menegaskan, bantuan yang telah ditetapkan harus diterima secara penuh oleh mustahik.

&ldquo;Kalau mendapatkan Rp1 juta, maka Rp1 juta itu harus diterima. Tidak ada potongan dan tidak ada tambahan biaya. Kami ingin bantuan ini benar-benar 100 persen sampai kepada penerima manfaat,&rdquo; tegas Amrul.

Tidak Semua Pengajuan Otomatis Disetujui
Terkait mekanisme penetapan penerima, Amrul menegaskan bahwa tidak semua masyarakat yang mengajukan bantuan secara otomatis dinyatakan berhak menerima.
Setiap permohonan akan melalui pemeriksaan kelengkapan administrasi serta verifikasi faktual untuk memastikan kondisi calon penerima dan kesesuaiannya dengan kriteria mustahik.
Adapun persyaratan dasar antara lain berdomisili di Kabupaten Lombok Timur, dibuktikan dengan KTP dan KK, serta melampirkan surat keterangan perawatan atau rawat inap dari fasilitas kesehatan.
Sementara bagi masyarakat yang mengalami kelumpuhan atau sakit dan menjalani perawatan di rumah, pengajuan dapat dilakukan dengan melampirkan surat permohonan dari pemerintah desa dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

&ldquo;Tidak semua yang mengajukan bisa langsung mendapatkan bantuan. Ada proses verifikasi berkas dan verifikasi faktual. Kami ingin memastikan penerima benar-benar jelas dan zakat ini sesuai dengan peruntukannya,&rdquo; ujarnya.

Rincian Bantuan Disesuaikan dengan SOP
Sementara itu, Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Lombok Timur, Muh. Munir Fauzi, M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari jadwal penyaluran bantuan program kesehatan.
Sebanyak 91 mustahik dijadwalkan menerima bantuan dalam tahap pendistribusian tersebut. Para calon penerima sebelumnya telah mengajukan permohonan dan mengikuti proses administrasi serta verifikasi.
Kabag Munir menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan SOP dan regulasi yang berlaku, termasuk ketentuan syariat Islam, regulasi pemerintah, keputusan Baznas serta rencana kerja dan anggaran tahunan yang telah ditetapkan.
Bantuan kesehatan diklasifikasikan berdasarkan lokasi dan jenis perawatan yang dijalani oleh mustahik.
Untuk masyarakat yang menjalani perawatan di rumah atau puskesmas, bantuan berada pada kisaran Rp500 ribu hingga Rp600 ribu.&nbsp;
Sementara untuk kategori fasilitas kesehatan lain, termasuk klinik dan rumah sakit tingkat kabupaten, nominal bantuan berkisar Rp 750 ribu sampai dengan Rp 1 Juta, disesuaikan dengan SOP yang berlaku.
Adapun pasien yang menjalani perawatan di tingkat provinsi dapat memperoleh bantuan mulai sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.
Sedangkan bagi masyarakat yang menjalani pengobatan di luar daerah, nominal bantuan dapat mencapai Rp2,5 juta, tergantung lokasi, jarak dan kebutuhan perawatan.

&ldquo;Semua sudah kami klasifikasikan dan nominal bantuannya disesuaikan dengan tempat pasien dirawat. Untuk yang dirawat di rumah atau puskesmas ada kisarannya, begitu juga di rumah sakit kabupaten, rumah sakit provinsi hingga di luar daerah,&rdquo; jelas Kabag Munir.

Ia menambahkan, bantuan bagi pasien yang menjalani pengobatan di luar daerah disesuaikan dengan lokasi tujuan pengobatan.

&ldquo;Kalau di luar daerah, nominalnya disesuaikan dengan jarak dan lokasi. Misalnya pengobatan di Bali atau di Jawa tentu memiliki pertimbangan yang berbeda. Ada yang bisa mendapatkan bantuan hingga Rp2,5 juta sesuai ketentuan dan SOP,&rdquo; katanya.

Masyarakat Apresiasi Program Baznas Lotim
Program bantuan kesehatan Baznas Lombok Timur mendapat apresiasi dari masyarakat.
Salah seorang warga asal Pringgasela Timur, Hamdani, menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga fakir dan miskin yang tengah menghadapi persoalan kesehatan.

&ldquo;Sangat luar biasa karena bisa membantu meringankan beban masyarakat. Semoga program seperti ini tetap dijalankan. Kalau memungkinkan, ketika PAD meningkat, nominal bantuannya juga bisa ditingkatkan,&rdquo; ujar Hamdani.

Menurutnya, bantuan kesehatan menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan biaya pengobatan.
Baznas Sampaikan Terima Kasih kepada Muzaki
Di akhir penyampaiannya, Kabag Muh. Munir Fauzi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Lombok Timur.
Menurutnya, dana yang dihimpun dari masyarakat tersebut akan terus disalurkan kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan regulasi yang berlaku.

&ldquo;Alhamdulillah, berkat para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui Baznas Kabupaten Lombok Timur, bantuan ini dapat kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,&rdquo; katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pendistribusian dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku dan perencanaan program yang telah ditetapkan.
Program bantuan kesehatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi salah satu instrumen dalam meringankan beban masyarakat fakir dan miskin yang menghadapi persoalan kesehatan, sekaligus memastikan dana zakat benar-benar memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang berhak menerimanya. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Bupati Lotim Lepas Jemaah Umroh Baitul Haramain, Ingatkan Pentingnya Niat Ikhlas & Doa untuk Daerah ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-123782/peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-1448h-lotim</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-03T21:55:19+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-123782/peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-1448h-lotim</guid>
        <description>
            <![CDATA[ "Mengenai desil, saya minta kepada Kadis Sosial untuk melakukan klarifikasi kepada masyarakat yang menyanggah, seperti kasus di Sambelia. Misalnya hanya punya 2 ekor kambing & rumah yang tidak layak huni, tetapi masuk desil 9. Hal-hal seperti itu yang perlu dilaporkan ke Kemensos", kata Bupati. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua Srikandi Pro SMART Sekaligus Tour Leader Baitul Haramain, Qomala Ahsanulaily, SH:&nbsp;"Hari Ini Kami Akan Membawa Jamaah Umroh Bapak Bupati Melalui Tour Dan Travel Baitul Haramain Sebanyak 13 Orang. Kami Berterima Kasih Kepada Pemerintah Daerah Yang Telah Memberikan Kepercayaan Kepada Travel Kami, Yaitu PT Baitul Haramain Wisata, Untuk Memberangkatkan Jamaah Umroh Dari Pemerintah Daerah Lombok Timur"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, mengingatkan bahwa ibadah umroh, sebagaimana ibadah haji, merupakan panggilan dari Allah SWT. Karena itu, setiap jamaah diharapkan meluruskan niat dan menjalankan ibadah dengan hati yang bersih, suci, serta ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Foto Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si &amp; Hj. Rokyal Ain Bersama Peserta Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang Dirangkaikan dengan Pelapasan Jemaah Umroh Srikandi ProSMART, Kamis (3/9/2026) (PKP Lotim)

&nbsp;
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pelepasan Jamaah Umroh Lombok Timur SMART, Kamis (3/9/2026), di Pendopo Bupati Lombok Timur.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh PKK Kabupaten Lombok Timur dan dihadiri jajaran pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, unsur Kementerian Agama, para jamaah umroh, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.
Pesan Bupati untuk Jamaah Umroh
Kepada para jamaah umroh yang akan berangkat bersama Baitul Haramain, Bupati Haerul Warisin berpesan agar kesempatan berada di Tanah Suci dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan ibadah.
Ia meminta para jamaah memperbanyak doa, zikir, serta shalat sunnah. Selain mendoakan diri dan keluarga, Bupati juga berharap para jamaah turut mendoakan masyarakat Lombok Timur agar senantiasa hidup rukun serta daerah ini semakin maju dan sejahtera.

"Tidak hanya sekadar ibadah haji, umroh pun merupakan panggilan. Maka gunakanlah kesempatan yang baik ini dengan hati yang bersih, ikhlas, dan betul-betul ingin menghadap kepada Allah SWT. Di sana, kita berharap para jamaah banyak beribadah, mendoakan keluarga, serta mendoakan masyarakat Lombok Timur supaya tetap rukun, maju, dan tidak bergantung kepada pusat," ujar Bupati.

Umroh Tidak Dibiayai APBD
Terkait keberangkatan jamaah umroh tersebut, Bupati menegaskan bahwa biaya perjalanan para jamaah tidak ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurutnya, keberangkatan jamaah umroh tersebut mendapat bantuan dari seorang dermawan atau hamba Allah yang memberikan dukungan bagi para penerima hadiah umroh.
Bupati Lotim pun meminta para jamaah untuk turut mendoakan pihak yang telah membantu keberangkatan mereka selama berada di Tanah Suci.

"Kemudian yang berangkat umroh ini, mereka tidak ditanggung oleh pemerintah, tetapi ditanggung oleh hamba Allah. Tolong doakan dia nanti saat di Mekkah, yang namanya akan saya bisikan lagi," katanya.

Kedepan, Pemkab Lombok Timur juga mempertimbangkan kemungkinan mengalokasikan anggaran untuk memberangkatkan masyarakat yang memiliki prestasi maupun dedikasi tinggi.
Bupati Lotim menjelaskan, terdapat sejumlah kriteria dalam penentuan penerima hadiah umroh. Salah satunya diberikan kepada pegawai teladan dan masyarakat yang dinilai memiliki jasa atau dedikasi tertentu.

"Kriteria penerima hadiah umroh ada banyak. Contohnya, ada dua orang dari Bapenda Lombok Timur yang merupakan pegawai teladan mendapatkan hadiah umroh. Ada juga P3K yang tinggal 6 bulan memasuki masa pensiun. Contohnya juga marbot di Sikur yang memiliki kedekatan tersendiri dengan saya sejak masa sekolah. Yang terakhir ini adalah penilaian hati," ungkapnya.

Ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke Lombok Timur dalam keadaan sehat dan selamat.

"Mudah-mudahan berangkat dan pulang dengan selamat, serta semoga menjadi umroh yang mabrur," tambah Bupati Haerul Warisin.

Bupati Soroti Akurasi Data Penerima Bantuan Sosial
Selain menyampaikan pesan kepada jamaah umroh, Bupati Haerul Warisin juga menyoroti persoalan tata kelola pemerintahan dan akurasi data sosial di Kabupaten Lombok Timur.
Ia meminta Kepala Dinas Sosial untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap masyarakat yang mengajukan sanggahan terkait status desil penerima bantuan sosial.
Menurut Bupati, data yang belum akurat harus segera diperbaiki dan dilaporkan kepada Kementerian Sosial agar bantuan sosial dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak.

"Mengenai desil, saya minta kepada Kadis Sosial untuk melakukan klarifikasi kepada masyarakat yang menyanggah, seperti kasus di Sambelia. Misalnya hanya punya dua ekor kambing dan rumah yang tidak begitu layak huni, tetapi masuk desil 9. Hal-hal seperti itu yang perlu dilaporkan ke Kemensos. Jadi, data yang error ini perlu kita perbaiki. Jangan sampai yang berhak menerima bantuan sosial justru tidak mendapatkannya," tegas Bupati Lotim.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya pendataan perlindungan sosial yang terus dilakukan pemerintah daerah.
Ia menyebut proses pendataan telah mencapai sekitar 57 persen dari total sekitar 571 ribu kepala keluarga yang menjadi sasaran pendataan.
Menurutnya, pembenahan data merupakan salah satu langkah penting untuk memperbaiki berbagai persoalan yang terjadi pada masa sebelumnya.

"Kita memang di Lombok Timur ini harus memperbaiki kesalahan masa lalu, termasuk persoalan data," ujarnya.

Soroti Beban BPJS Kesehatan
Bupati Lotim juga menyoroti persoalan pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang masih menjadi beban pemerintah daerah.
Ia mengungkapkan adanya temuan masyarakat yang sudah berada di luar daerah, bahkan di luar negeri, namun masih tercatat sebagai peserta yang iurannya ditanggung Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Menurut Bupati, persoalan tersebut harus segera ditindaklanjuti dan tidak cukup hanya dibahas dalam forum diskusi.

"Saya sudah sampaikan kepada Sekda, ini bukan untuk didiskusikan, tetapi harus langsung dieksekusi. Jangan sampai orangnya sudah berada di luar negeri atau di daerah lain, tetapi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur masih tetap membayarkan BPJS Kesehatannya. Itu tentu merugikan daerah," tegasnya.

Bupati Lotim menyebut pemerintah daerah saat ini menghadapi beban pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang cukup besar di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Karena itu, pembaruan dan validasi data menjadi langkah penting agar anggaran daerah benar-benar digunakan secara tepat dan sesuai sasaran.
Bijak Menggunakan Gawai, Hindari Judi Online
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin juga mengingatkan masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat serta bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi, khususnya penggunaan gawai atau telepon pintar.
Ia menegaskan bahwa teknologi seharusnya digunakan untuk kegiatan yang memberikan manfaat dan mendukung produktivitas masyarakat.
Bupati Lotim juga mengingatkan agar teknologi tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang merugikan, termasuk praktik judi online.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menggunakannya secara bertanggung jawab.
Hikmah Maulid: Teladani Kepemimpinan Rasulullah SAW
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan penyampaian hikmah Maulid oleh sejumlah penceramah.
Pada sesi pertama, hikmah Maulid disampaikan oleh H. Suwardi, yang mengajak masyarakat untuk meneladani berbagai sisi kehidupan Rasulullah SAW.
Ia menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bukan hanya seorang dai yang mengajarkan Islam, tetapi juga seorang pemimpin negara dan panglima.

"Di samping sebagai dai yang mengajarkan tentang Islam, beliau adalah pemimpin negara dan panglima. Dalam sirah Nabawiyah banyak hal yang perlu dicontohi. Setelah keluarga, salah satu hubungan yang paling penting dan komunikatif adalah dengan tetangga. Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat kita ambil dalam kehidupan berumah tangga, bertetangga, dan bermasyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Tausyiah Maulid sesi kedua disampaikan oleh TGH. Abdul Azis Sukarnawadi, Lc., M.A.
Melalui rangkaian peringatan Maulid tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mampu menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Baitul Haramain Berangkatkan 13 Jamaah
Sementara itu, Ketua Srikandi Pro SMART yang juga bertugas sebagai Tour Leader Baitul Haramain, Qomala Ahsanulaily, SH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur atas kepercayaan yang diberikan kepada PT Baitul Haramain Wisata.
Menurutnya, pada keberangkatan tersebut, pihaknya membawa sebanyak 13 jamaah umroh dari program yang berkaitan dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

"Hari ini kami akan membawa jamaah umroh Bapak Bupati melalui Tour dan Travel Baitul Haramain sebanyak 13 orang. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan kepercayaan kepada travel kami, yaitu PT Baitul Haramain Wisata, untuk memberangkatkan jamaah umroh dari Pemerintah Daerah Lombok Timur," ungkap Ketua Srikandi Pro SMART yang biasa Mbak El.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Bupati Lombok Timur beserta jajaran pemerintah daerah atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada pihak travel.
Mbak El berharap sinergi tersebut dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Lombok Timur.

Foto Ketua Srikandi Pro SMART Sekaligus Tour Leader Baitul Haramain, Qomala Ahsanulaily, SH Bersama Keluarga, Kamis (3/9/2026) (Dok. Pribadi)

&nbsp;
Harapkan Kebersamaan dan Silaturahmi Terus Terjaga
Di akhir sambutannya, Bupati Haerul Warisin berharap kegiatan keagamaan dan kebersamaan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Ia menilai silaturahmi, kebersamaan, dan semangat kegotongroyongan menjadi modal penting dalam membangun Lombok Timur yang semakin maju dan sejahtera.
Bupati pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, mempererat tali persaudaraan, serta bersama-sama membangun daerah.
Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap nilai keteladanan Rasulullah dapat terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan menjalankan roda pemerintahan. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Lombok Timur Jadi Barometer Penanganan Stunting NTB, Program GENTING Capai 81% atau 11.610 KK ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-123470/lotim-jadi-barometer-penanganan-stunting-ntb</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-02T07:45:36+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-123470/lotim-jadi-barometer-penanganan-stunting-ntb</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kadis Muksin menjelaskan bahwa Program GENTING menyasar 14.106 keluarga berisiko stunting. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.610 keluarga berisiko stunting telah terintegrasi dalam program meliputi ibu hamil, ibu menyusui, baduta atau anak berusia < 2 tahun, serta anak yang mengalami stunting. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Wakil Bupati Lombok Timur, Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM: "Pertemuan Ini Untuk Membangun Sistem Kerja. Intervensi Spesifik Dan Sensitif Yang Diperlukan Harus Disampaikan Kepada Mitra-Mitra GENTING"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Pemkab Lombok Timur terus memperkuat langkah percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta berbagai unsur terkait.
Komitmen tersebut diperkuat melalui rapat koordinasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dalam rangka pembagian wilayah binaan GENTING di Kabupaten Lombok Timur Tahun 2026.
Rapat koordinasi yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (1/9/2026), tersebut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur, Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Lombok Timur.
Perkuat Sistem Kerja dan Penanggung Jawab Wilayah
Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas penguatan sistem kerja Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPS), termasuk mekanisme pembagian wilayah binaan sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Lombok Timur.
Pembagian wilayah binaan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi pembagian tugas secara administratif, tetapi juga mampu memperjelas penanggung jawab atau person in charge (PIC) dari setiap OPD dan unsur terkait pada wilayah masing-masing.
Keberadaan PIC dinilai penting untuk mempercepat arus komunikasi dan koordinasi antarpihak. Setiap OPD diharapkan memiliki personel yang memahami secara menyeluruh perkembangan program di wilayah binaannya.
Dengan demikian, proses penyampaian informasi dan tindak lanjut program dapat berjalan secara berkesinambungan dan tidak terputus, meskipun terjadi pergantian perwakilan dalam rapat maupun kegiatan.
Kapasitas Kader dan Dukungan Operasional Jadi Perhatian
Wabup Edwin menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader melalui berbagai pelatihan keterampilan teknis.
Penguatan kapasitas tersebut terutama diarahkan pada kemampuan penyuluhan, pencatatan dan pengelolaan data, serta pemantauan kondisi sasaran secara berkelanjutan.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dukungan operasional juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Hal itu mencakup ketersediaan logistik, pemberian insentif, hingga pelaksanaan koordinasi rutin di tingkat wilayah.
Intervensi Spesifik hingga Pembangunan Infrastruktur
Dalam pelaksanaan Program GENTING, intervensi dilakukan melalui berbagai pendekatan, baik intervensi spesifik maupun intervensi sensitif.
Intervensi spesifik antara lain dilakukan melalui bantuan nutrisi berupa pemberian makanan tambahan (PMT) maupun bahan pangan mentah yang kaya protein hewani bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia di bawah dua tahun.
Sementara itu, intervensi sensitif mencakup perbaikan infrastruktur dasar yang mendukung kualitas hidup masyarakat.
Program tersebut di antaranya berupa bedah rumah tidak layak huni, penyediaan akses air bersih, hingga pembangunan jembatan yang mendukung mobilitas dan akses masyarakat.
Selain bantuan fisik dan pemenuhan kebutuhan dasar, intervensi juga dilakukan melalui pendampingan dan edukasi kepada keluarga sasaran. Bentuknya meliputi penyuluhan, komunikasi psikologis, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.
Wabup: Program GENTING Harus Dikerjakan dengan Gotong Royong
Wakil Bupati menegaskan bahwa prinsip utama dalam pelaksanaan Program GENTING adalah gotong royong dan kolaborasi seluruh pihak.
Karena itu, setiap unsur diharapkan mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing agar seluruh bentuk intervensi dapat berjalan secara terpadu dan saling mendukung.

&ldquo;Pertemuan ini untuk membangun sistem kerja. Intervensi spesifik dan sensitif yang diperlukan harus disampaikan kepada mitra-mitra GENTING,&rdquo; tegasnya.

Lombok Timur Dinilai Menjadi Barometer Penanganan Stunting di NTB
Sementara itu, Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) Provinsi NTB, Lalu Makripuddin, menyebut Kabupaten Lombok Timur sebagai salah satu barometer dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Nusa Tenggara Barat.
Menurutnya, posisi tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk terus meningkatkan kerja dan memperkuat berbagai program dalam menekan angka stunting.
Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pencegahan dan penurunan stunting hingga ke tingkat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Lalu Makripuddin turut menyoroti realisasi Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Kabupaten Lombok Timur yang dinilai belum sinkron antara data dalam aplikasi dan laporan Dinas P3AKB Lombok Timur.
Karena itu, ia berharap data tersebut dapat segera dilaporkan dan diperbarui ke tingkat pusat agar informasi yang tercatat sesuai dengan kondisi aktual di daerah.
Selain itu, capaian Program GENTING yang telah mencapai 81 persen diharapkan terus ditingkatkan.
Menurutnya, hal yang tidak kalah penting adalah memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran, dimanfaatkan secara optimal, dan dikonsumsi oleh penerima manfaat sesuai tujuan program.
Program GENTING Sasar Lebih dari 14 Ribu Keluarga Berisiko Stunting
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Lombok Timur, Muksin, SKM., MM menjelaskan bahwa Program GENTING menyasar keluarga berisiko stunting (KRS).
Kelompok sasaran tersebut meliputi ibu hamil, ibu menyusui, baduta atau anak berusia di bawah dua tahun, serta anak yang mengalami stunting.
Pendampingan terhadap keluarga sasaran dilakukan melalui edukasi, intervensi, dan pemberian bantuan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.
Berdasarkan target yang ditetapkan pemerintah pusat melalui BKKBN, jumlah keluarga berisiko stunting di Kabupaten Lombok Timur mencapai 14.106 keluarga.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.610 keluarga berisiko stunting telah terintegrasi dalam program.
Ribuan Keluarga Telah Mendapat Intervensi
Berbagai bentuk intervensi telah dilakukan terhadap keluarga sasaran Program GENTING.
Sebanyak 9.627 keluarga berisiko stunting telah mendapatkan edukasi, sementara intervensi nutrisi telah diberikan kepada 1.574 keluarga.
Selain itu, intervensi penyediaan air bersih telah menjangkau 394 keluarga berisiko stunting.
Intervensi lainnya berupa bantuan jamban sehat telah diberikan kepada 14 keluarga, sedangkan bantuan rumah layak huni telah diterima oleh satu keluarga sasaran.
Pemkab Lombok Timur berharap berbagai bentuk intervensi tersebut tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga mampu mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan kesadaran keluarga penerima manfaat.
Bantuan nutrisi diharapkan dapat diberikan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. Sementara intervensi berupa penyediaan air bersih, jamban sehat, serta rumah layak huni diharapkan terus diperkuat dan ditingkatkan.
Kolaborasi Lintas Sektor Diharapkan Percepat Penurunan Stunting
Dengan penguatan pembagian wilayah binaan, penetapan PIC, peningkatan kapasitas kader, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai unsur lainnya, percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Timur diharapkan dapat berjalan semakin terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh OPD terkait, para camat, UPTD P3AKB, kepala puskesmas, BUMN, BUMD, pihak swasta, individu, LSM, komunitas, lembaga dan organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, Koordinator Satgas Pendamping Keluarga (SPK), perwakilan Penyuluh KB (PKB) dan Petugas Lapangan KB (PLKB), serta Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Melalui keterlibatan seluruh unsur tersebut, Program GENTING diharapkan menjadi gerakan bersama yang tidak hanya berorientasi pada penanganan kasus, tetapi juga membangun sistem pencegahan stunting yang kuat hingga ke tingkat keluarga dan masyarakat.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Bupati Lotim Resmikan Puskesmas Sakra Timur Senilai Rp 12 M, Tekankan Administrasi Bukan Halangan ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-123419/bupati-lotim-resmikan-puskesmas-sakti</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-01T19:36:59+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-123419/bupati-lotim-resmikan-puskesmas-sakti</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Anggaran BPJS Kesehatan meningkat signifikan dari Rp25 miliar pada 2021, menjadi Rp28,7 miliar pada 2023, kemudian Rp87 miliar pada 2024, Rp 88 miliar pada 2025, hingga mencapai Rp125 miliar pada 2026. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: Jika Ada Seorang Ibu Datang Membawa Anaknya Kemari, Ia Tidak Sekadar Mencari Obat, Tetapi Butuh Teguran, Sapaan Ramah, Dan Perhatian Cepat Dari Kita. Layani Dulu, Jangan Langsung Menanyakan Mana Kartu BPJS-Nya. Soal Administrasi Itu Belakangan"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam memperkuat infrastruktur dan pelayanan kesehatan masyarakat kembali diwujudkan.
Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si meresmikan gedung Puskesmas Sakra Timur yang dibangun dengan nilai sekitar Rp 12 miliar, Selasa (1/9/2026).


Foto Suasana Saat Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si Menandatangani Dokumen Peresmian Gedung Puskesmas Sakra Timur di Hadapan Kepala Dikes Lotim, H. L. Aries Fahrozi, S.Kep.Ns., M.Kep, Selasa (1/9/2026) (PKP Lotim)


&nbsp;
Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan akses sekaligus kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sakra Timur.
Fasilitas Megah Harus Diikuti Pelayanan Prima
Dalam arahannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan, pembangunan gedung kesehatan yang representatif harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan.
Ia meminta seluruh tenaga kesehatan, mulai dari dokter, bidan hingga perawat, memberikan pelayanan yang cepat, ramah dan mengedepankan kebutuhan pasien.
Menurutnya, masyarakat yang datang ke Puskesmas tidak hanya membutuhkan obat, tetapi juga perhatian dan respons cepat dari tenaga kesehatan.

"Jika ada seorang ibu datang membawa anaknya kemari, ia tidak sekadar mencari obat, tetapi butuh teguran, sapaan ramah, dan perhatian cepat dari kita. Layani dulu, jangan langsung menanyakan mana kartu BPJS-nya. Soal administrasi itu belakangan," tegas Bupati Lotim.

Penekanan tersebut, kata dia, menjadi penting agar pelayanan kesehatan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Administrasi Jangan Menghambat Penanganan Medis
Bupati juga secara khusus meminta agar persoalan administrasi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat.
Ia mendorong tenaga kesehatan mengutamakan kondisi dan kebutuhan pasien terlebih dahulu, sementara proses administrasi dapat diselesaikan setelah penanganan awal diberikan.
Selain itu, seluruh elemen masyarakat dan tenaga kesehatan diajak bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas Puskesmas yang telah dibangun dengan anggaran pemerintah tersebut.
Anggaran BPJS Kesehatan Naik Lima Kali Lipat
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menunjukkan komitmen terhadap jaminan kesehatan masyarakat melalui peningkatan anggaran BPJS Kesehatan secara berkelanjutan.
Anggaran tersebut meningkat signifikan dari Rp25 miliar pada 2021, menjadi Rp28,7 miliar pada 2023, kemudian Rp87 miliar pada 2024, Rp 88 miliar pada 2025, hingga mencapai Rp125 miliar pada 2026.
Dengan demikian, anggaran BPJS Kesehatan meningkat hingga sekitar lima kali lipat dibandingkan 2021.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas dan memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat di Lombok Timur.
Tak hanya BPJS Kesehatan, Pemda Lotim juga tengah menyiapkan skema perluasan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat rentan.
Program tersebut diarahkan untuk memberikan perlindungan terhadap risiko kerja sekaligus jaminan kematian bagi masyarakat yang membutuhkan.
SIO Terbit, Ditargetkan Bekerja Sama dengan BPJS pada 2027
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. L. Aries Fahrozi, S.Kep.Ns., M.Kep, dalam laporannya menjelaskan bahwa Puskesmas Sakra Timur telah memperoleh Surat Izin Operasional (SIO).
SIO tersebut telah ditandatangani oleh Dinas Perizinan pada 28 Agustus 2026, sehingga proses peresmian Puskesmas dapat dilaksanakan secara resmi.

"Alhamdulillah, keberadaan Puskesmas Sakra Timur ini merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat selama bertahun-tahun. Dengan terbitnya SIO, kami menargetkan puskesmas ini dapat segera bekerja sama dengan BPJS Kesehatan paling lambat awal tahun 2027, yang kemudian dilanjutkan dengan persiapan akreditasi dalam tiga bulan mendatang," ujar Kadis Kesehatan Lotim.

Dengan terbitnya izin operasional tersebut, Puskesmas Sakra Timur kini memiliki landasan untuk menjalankan pelayanan kesehatan secara resmi sekaligus mempersiapkan tahapan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Dihadiri Sejumlah Pejabat dan Tokoh Masyarakat
Peresmian Puskesmas Sakra Timur turut dihadiri Kepala Dinas Perizinan, Kepala Dinas Pertanian, Direktur Utama RSUD dr. R. Soedjono Selong, Direktur Utama RS Keruak, Direktur Utama RS Labuhan Haji, Direktur Utama RS Selaparang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Kepala Puskesmas Lepak dan Kepala Puskesmas Sakra Timur.
Hadir pula unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemuda setempat.
Bupati Tinjau Gedung Puskesmas
Rangkaian peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.
Setelah itu, Bupati Haerul Warisin bersama sejumlah tamu undangan meninjau langsung sejumlah fasilitas di gedung Puskesmas Sakra Timur.
Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari memastikan fasilitas kesehatan yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Catut Nama Pejabat Polda NTB, Pria 29 Tahun Tipu Sejumlah Pengusaha dan Pelaku UMKM di Pulau Lombok ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/hukum/np-123412/pria-29-tahun-catut-nama-pejabat-polda-ntb</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ hukum ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-01T18:25:07+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/hukum/np-123412/pria-29-tahun-catut-nama-pejabat-polda-ntb</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Dalam aksinya, terduga pelaku menghubungi calon korban melalui telepon dan WhatsApp, kemudian meminta sejumlah uang. Aksi tersebut diduga menyasar sejumlah pengusaha dan pelaku UMKM di KLU dan Loteng. Besaran uang yang diminta kepada korban bervariasi, mulai dari ratusan ibu hingga jutaan rupiah. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ditreskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arisandi: "Untuk Sementara Motifnya Persoalan Ekonomi. Beberapa Orang Yang Dihubungi Kemudian Merespons Dengan Mengirimkan Uang Ke Rekening Bank Yang Setelah Ditelusuri Ternyata Milik Ibu Terduga"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat kepolisian kembali terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang pria berinisial BDSP (29), warga Kabupaten Lombok Utara yang berdomisili di Kota Mataram, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB.

Foto Suasana Saat Konferensi Pers oleh Dirkrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arisandi, Senin (31/8/2026) (Iptu Muhammad Hatta)

&nbsp;
BDSP diduga menipu sejumlah pengusaha dan pelaku UMKM di Pulau Lombok dengan mengaku sebagai pejabat kepolisian di lingkungan Polda NTB. Dalam aksinya, terduga pelaku menghubungi calon korban melalui telepon dan WhatsApp, kemudian meminta sejumlah uang.
BDSP yang diketahui tidak bekerja tersebut diamankan di wilayah Karang Taliwang, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Kamis malam (27/8/2026).
Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan menyusul laporan masyarakat yang resah dengan aksi penipuan tersebut.
Pengungkapan kasus ini disampaikan Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si, dalam konferensi pers di depan Gedung Ditreskrimum Polda NTB, Senin (31/8/2026).
Hubungi Pengusaha, Mengaku Pejabat Polisi
Kombes Pol. Arisandi menjelaskan, BDSP diduga menjalankan aksinya dengan menghubungi sejumlah pengusaha dan pelaku UMKM melalui sambungan telepon maupun WhatsApp.
Dalam komunikasi tersebut, BDSP mengaku sebagai salah satu pejabat kepolisian di lingkungan Polda NTB. Dengan menggunakan identitas tersebut, ia kemudian meminta sejumlah uang kepada calon korban.

&ldquo;Terduga menghubungi sejumlah pengusaha atau UMKM dengan mengatasnamakan salah satu pejabat Polda NTB untuk meminta sejumlah uang. Beberapa orang yang dihubungi kemudian merespons dengan mengirimkan uang ke rekening bank yang setelah ditelusuri ternyata milik ibu terduga,&rdquo; jelas KBP Arisandi.

Polisi menyebut ibu BDSP tidak mengetahui perbuatan yang dilakukan anaknya. Ia juga tidak mengetahui bahwa rekening atas namanya digunakan untuk menerima transfer uang dari para korban.
Aksi tersebut diduga menyasar sejumlah pengusaha dan pelaku UMKM di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Tengah. Besaran uang yang diminta kepada korban bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Meski nilai setiap transaksi relatif kecil, banyaknya korban membuat total uang yang berhasil dikumpulkan BDSP sementara diperkirakan mencapai Rp10 juta.

&ldquo;Kami masih mendata jumlah keseluruhan hasil tindak pidana penipuan ini, namun sementara dipastikan mencapai sekitar Rp10 juta,&rdquo; ungkapnya.

Catut Sejumlah Nama Pejabat dan Anggota Polisi
Dalam menjalankan aksinya, BDSP diduga tidak hanya menggunakan satu identitas. Polisi menemukan sejumlah nama pejabat maupun anggota kepolisian yang dicatut untuk meyakinkan calon korban.
Beberapa di antaranya adalah Direktur Reskrimum Polda NTB, Kasat Lantas Polresta Mataram, Kapolsek Mandalika, Kapolsek Sambalia, Kanit Polairud Pos Bangsal, KSPKT Polsek Tanjung, Wakapolres Lombok Utara, serta sejumlah perwira lainnya di jajaran Polda NTB.
Untuk menghindari pelacakan, BDSP juga diduga menggunakan nomor telepon yang berbeda-beda. Pola tersebut sempat menyulitkan petugas dalam mengidentifikasi keberadaan terduga pelaku.
Namun, penyelidikan yang dilakukan Tim URC Puma Jatanras akhirnya membuahkan hasil.
Setelah keberadaan BDSP berhasil dilacak, petugas bergerak dan mengamankannya di wilayah Karang Taliwang, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.
Motif Ekonomi, Polisi Dalami Dugaan Jaringan
Kombes Pol. Arisandi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif sementara BDSP melakukan aksi tersebut diduga berkaitan dengan persoalan ekonomi.
Meski demikian, penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan apakah aksi penipuan tersebut dilakukan seorang diri atau melibatkan pihak lain maupun jaringan tertentu.

&ldquo;Untuk sementara motifnya persoalan ekonomi. Namun penyidik akan melakukan pendalaman, termasuk kemungkinan apakah tindak pidana ini merupakan bagian dari sebuah jaringan,&rdquo; tegasnya.

Menurut Arisandi, pengungkapan kasus tersebut tidak semata-mata dilihat dari besar kecilnya kerugian yang dialami korban.
Penggunaan identitas pejabat kepolisian dalam aksi penipuan, kata dia, juga telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan berpotensi mencoreng nama baik institusi Polri.

&ldquo;Pengungkapan ini bukan hanya karena besar kecilnya nilai kerugian korban, tetapi juga karena tindakan terduga telah membuat masyarakat resah,&rdquo; imbuh KBP Arisandi.

Terancam Empat Tahun Penjara
Atas dugaan perbuatannya, BDSP dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pasal tersebut memuat ancaman pidana maksimal empat tahun penjara.
Polda NTB mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap telepon maupun pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai pejabat atau anggota kepolisian, terlebih jika kemudian meminta sejumlah uang.
Masyarakat diminta melakukan konfirmasi melalui jalur resmi sebelum memenuhi permintaan apa pun yang mengatasnamakan pejabat maupun anggota kepolisian.
Langkah tersebut penting untuk memastikan bahwa komunikasi dan permintaan yang diterima benar-benar berasal dari pihak yang bersangkutan, bukan modus penipuan.

&ldquo;Jangan mudah percaya terhadap telepon ataupun WhatsApp yang meminta sesuatu atau sejumlah uang dari orang yang identitasnya tidak diketahui secara jelas,&rdquo; tegas Direktur Reskrimum Polda NTB.

&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Janji Bupati Iron di HUT ke-131 Lotim: Kader Posyandu Bakal Dapat 2 BPJS & 8ribu Penerangan Jalan ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-123379/janji-bupati-haerul-warisin-di-hut-ke-131-lotim</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-31T23:35:17+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-123379/janji-bupati-haerul-warisin-di-hut-ke-131-lotim</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Ketua Forum Kades Lotim, Khaerul Ihsan, menyampaikan apresiasi terhadap pembangunan jalan yang telah dilakukan pemda. Ia berharap sisa masa jabatan Bupati Iron dan Wabup Edwin selama 3 tahun dapat dimanfaatkan untuk menuntaskan persoalan infrastruktur jalan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: "Alhamdulillah Dalam Dua Tahun Ini (2025-2026), Anggaran Membangun Jalan Hingga 250 M (59 Ruas Jalan Hotmix &amp; 11 Lapen). Begitupun Pada 2026-2030, Kita Pun Akan Anggarkan Untuk Perbaikan Jalan. Saya Sudah Pikirkan Untuk BPJS Kesehatan &amp; BPJS Ketenagakerjaan, Yang Nantinya Lewat Dana Pemda Ke Desa. Nantinya Kader Posyandu Tidak Hanya Mendaptkan Jaminan Sosial Dari BPJS Kesehatan. Namun akan juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Peringatan Hari Jadi ke-131 Kabupaten Lombok Timur (Lotim) bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum yang digelar di Lapangan Tugu Selong, Senin (31/8/2026), menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah komitmen pembangunan.

Foto Bersama Forkopimda Lotim dalam HUT Ke-131 Kabupaten Lombok Timur, Senin (31/8/2026)

&nbsp;
Pada puncak peringatan Hari Jadi ke-131 Lotim tersebut, tiga perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si.
Aspirasi itu mencakup perbaikan infrastruktur jalan, penguatan sektor pertanian dan irigasi, perlindungan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi kader Posyandu, persoalan sampah, hingga kebutuhan penerangan sebagai penunjang aktivitas ekonomi dan pariwisata.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Haerul Warisin menyampaikan sejumlah janji dan komitmen yang disebut akan menjadi bagian dari arah pembangunan Lombok Timur ke depan.
HUT ke-131 Lotim, Bukan Sekadar Perayaan
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lombok Timur dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2013 tentang Hari Jadi Lombok Timur, yang menetapkan tanggal 31 Agustus sebagai Hari Jadi Kabupaten Lombok Timur.
Dengan demikian, 31 Agustus 2026 menjadi momentum peringatan Hari Jadi ke-131 Lombok Timur.
Berbagai unsur hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh anggota DPRD Lombok Timur, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), tokoh agama, tokoh masyarakat hingga masyarakat umum.
Ketua MUI Lombok Timur, TGH. Habiburrahman, Lc., juga terlihat hadir dalam kegiatan tersebut.
Peringatan tahun ini berlangsung dalam dua hari. Pada Day 1, Minggu (30/8/2026), kegiatan diisi dengan pemberian plakat kepada para juara lomba, sambutan Bupati Lombok Timur, penampilan artis Eva Yolanda, Band Bapack Guru, serta artis Erni.
Sementara Day 2 pada Senin (31/8/2026) menjadi acara puncak yang dikemas dengan nuansa religius sekaligus membuka ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.
TGB Sampaikan Pesan Persatuan
Rangkaian acara puncak dimulai dengan transit TGB, Forkopimda dan seluruh anggota DPRD Lombok Timur di Pendopo Bupati pada pukul 15.00-16.00 Wita.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Hadroh Pondok Pesantren Tohir Yasin.
Sekitar pukul 16.21 Wita, Bupati Haerul Warisin bersama Wakil Bupati Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM., Sekda Dr. Drs. Muhammad Juaini Taofik, M.A.P., TGB, Forkopimda dan seluruh anggota DPRD Lombok Timur menuju venue dengan diiringi sholawat.
Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa oleh Ketua MUI Lombok Timur, acara dilanjutkan laporan panitia oleh Sekda Lombok Timur.
Puncak acara kemudian diisi pengajian umum oleh Dr. TGB. H. M. Zainul Majdi, MA., atau yang lebih dikenal sebagai TGB.
Pesan utama yang disampaikan TGB menjadi salah satu landasan bagi Bupati Haerul Warisin dalam menyampaikan sambutan penutup.
Persatuan, silaturahmi dan kerukunan masyarakat menjadi pesan yang ditekankan agar perbedaan tidak menjadi penghalang dalam membangun daerah.
Bupati: Lotim Punya Perjalanan Sejarah Panjang
Dalam sambutan penutupnya, Bupati Haerul Warisin mengajak masyarakat melihat Hari Jadi Lombok Timur bukan hanya sebagai peringatan bertambahnya usia daerah.
Ia menyinggung perjalanan sejarah Lombok Timur yang panjang, termasuk dinamika pembagian wilayah pada masa lampau.

"Kabupaten Lotim ada 1985 dibagi 2 oleh Belanda di Lobar &amp; Lotim. Pada 1897 terjadi Perang Gandor dipimpin oleh 2 Raden. 1898 dipecah Lotim menjadi Loteng &amp; Lotim," kata Bupati Haerul Warisin.

Menurutnya, perjalanan sejarah tersebut menunjukkan bahwa Lombok Timur dibentuk melalui proses panjang dan dinamika yang tidak sederhana.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Jadi ke-131 sebagai momentum memperkuat persaudaraan.

"Silaturahmi lebih dari perbedaan," ujarnya, merangkum pesan yang diperolehnya dari tausyiah TGB.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para bupati terdahulu yang dinilainya telah memberikan kontribusi terhadap kemajuan Lombok Timur.

"Perbedaan zaman sebagai bagian dari dinamika, namun tujuannya untuk memajukan Lotim. Mari kita satukan kembali hati kita, dan menyatakan Lotim adalah rumah kita," katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh hanya dipahami sebagai pembangunan fisik berupa jalan dan gedung.

"Kita ingin tentang pembangunan jalan dan gedung, namun pembangunannya sampai ke rumah masyarakat Lotim," tegasnya.

Menurut Bupati Haerul, tujuan akhir pembangunan adalah menciptakan masyarakat Lombok Timur yang rukun dan saling menjaga persaudaraan.
Tiga Aspirasi Masyarakat Disampaikan Langsung
Salah satu bagian penting dalam acara puncak tersebut adalah sesi penyampaian aspirasi masyarakat.
Tiga perwakilan diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi langsung kepada Bupati Lombok Timur.
Mereka terdiri dari Ketua Forum Kepala Kelurahan/Desa Kabupaten Lombok Timur (FKKD Lotim), perwakilan kader Posyandu terbaik NTB 2026 asal Kelurahan Rakam, serta pemerhati pariwisata dan budaya yang juga merupakan perwakilan usaha jasa wisata di Lombok Timur.
Ketua FKKD Lotim, Khaerul Ihsan, menyampaikan apresiasi terhadap pembangunan jalan yang telah dilakukan pemerintah daerah.
Namun, ia meminta agar perbaikan tersebut terus dilanjutkan hingga seluruh wilayah mendapatkan akses jalan yang layak.

"Di tengah pemangkasan anggaran pada DD, Pak Bupati &amp; Wabup alhamdulillah jalan kita sudah luar biasa perbaikannya, walaupun belum semuanya," ujarnya.

Ia berharap sisa masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati selama tiga tahun dapat dimanfaatkan untuk menuntaskan persoalan infrastruktur jalan.

"Insya Allah di sisa jabatan selama tiga tahun, semua jalan bisa mulus," katanya.

Selain jalan, Khaerul meminta pemerintah memperkuat sektor pertanian dan menjadikan Lombok Timur sebagai salah satu penyumbang pangan terbesar di NTB.

"Kami ingin Lotim menjadi penyumbang pangan terbesar di NTB, khususnya dengan background Pak Bupati yang paham betul mengenai pertanian," ujarnya.

Ia juga meminta komitmen pemerintah terkait pembangunan dan perbaikan irigasi.
Kader Posyandu Minta Perlindungan JKN
Aspirasi berikutnya datang dari perwakilan kader Posyandu Kelurahan Rakam.
Kader tersebut menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi di lapangan, termasuk keterbatasan alat antropometri dan persoalan registrasi.
Namun, ia memberikan apresiasi terhadap program Universal Health Coverage (UHC) yang dinilai mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses layanan kesehatan.

"Kami apresiasi UHC, karena memudahkan dalam akses kesehatan," ujarnya.

Ia berharap kebijakan perlindungan tersebut tidak hanya dirasakan masyarakat penerima layanan, tetapi juga diberikan kepada para kader Posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

"Kami berharap kedepannya semua Kader Posyandu tercover layanan UHC JKN," katanya.

Menurutnya, perlindungan tersebut akan memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan motivasi para kader dalam menjalankan tugas.

"Harapannya semoga kami merasa aman dan termotivasi lagi. Sehingga, mohon Pak Bupati agar memberikan perlindungan &amp; rasa aman dengan UHC JKN ini," ujarnya.

Pelaku Wisata Soroti Sampah dan Penerangan
Sementara itu, pemerhati pariwisata dan budaya yang juga mewakili pelaku usaha jasa wisata di Lombok Timur menyampaikan persoalan lingkungan dan infrastruktur pendukung pariwisata.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah persoalan sampah.

"Masalah sampah mohon diperhatikan," pintanya.

Selain itu, ia meminta pemerintah memperhatikan infrastruktur selain perkotaan (Selong &amp; Pancor), khususnya penerangan untuk diperhatikan.

"Mohon diperhatikan infrastruktur di daerah lainnya bisa diwujudkan, khususnya dalam penerangan. Sebab banyak Wisatawan yang mengeluhkan daerah lain selain Selong &amp; Pancor, masih begitu gelap," katanya.

Bupati Janji Anggaran Jalan Tembus Rp250 Miliar
Menjawab aspirasi masyarakat tersebut, Bupati Haerul Warisin mengatakan salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Solusi kita adalah dengan meningkatkan PAD. Jikalau naik, maka akan ada tambahan untuk pembangunan yang dibutuhkan oleh masyarakat," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan dukungan anggaran, termasuk melakukan pendekatan langsung ke pemerintah pusat.
Menurut Bupati Haerul Warisin, dirinya bahkan harus berulang kali pergi ke Jakarta untuk memperjuangkan tambahan dukungan pembangunan bagi Lombok Timur.

"Kemarin kan saya setahun bolak-balik Jakarta untuk jemput bola akibat efisiensi," katanya.

Hasilnya, menurut dia, dalam rentang anggaran 2025-2026, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran pembangunan jalan hingga Rp250 miliar. Dari keseluruhan rencana perbaikan jalan, terdiri dari 59 ruas jalan hotmix &amp; 11 lapen.

"Alhamdulillah dalam dua tahun ini (2025-2026), anggaran membangun jalan hingga 250 M," ungkapnya.

Ia memastikan pembangunan jalan akan terus dilanjutkan.

"Begitupun pada 2026-2030, kita pun akan anggarkan untuk perbaikan jalan," katanya.

Irigasi dan Pertanian Jadi Prioritas
Tidak hanya jalan, pemerintah daerah juga menyatakan fokus terhadap sektor pertanian.
Bupati menyebut pembangunan irigasi terus didorong melalui kerja sama dengan DPR RI dan pihak terkait lainnya.

"Alhamdulillah kita bekerjasama dengan DPR RI, dll. Alhamdulillah P3A mendapatkan penganggaran 21 miliar, yang langsung dititipkan melalui kelompok," ungkapnya.

Bupati menegaskan sektor pertanian tidak boleh gagal karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

"Jadi masalah pertanian kita sudah fokus. Karena nggak boleh kita gagal dalam pertanian," tegasnya.

Pemerintah daerah, lanjut dia, akan terus berupaya mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk memperkuat pembangunan sektor tersebut.
Kader Posyandu Bakal Dapat BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Salah satu komitmen yang paling mendapat perhatian adalah rencana pemberian perlindungan jaminan sosial bagi kader Posyandu.
Bupati Haerul Warisin mengatakan dirinya telah memikirkan skema agar para kader Posyandu mendapatkan perlindungan melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya sudah pikirkan untuk BPJS Kesehatan &amp; BPJS Ketenagakerjaan, yang nantinya lewat dana Pemda ke Desa. Nantinya Kader Posyandu tidak hanya mendaptkan jaminan sosial dari BPJS Kesehatan. Namun akan juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Komitmen tersebut menjadi jawaban atas aspirasi kader Posyandu yang sebelumnya meminta kepastian perlindungan dan rasa aman dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Jika direalisasikan, kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan sosial sekaligus meningkatkan motivasi kader Posyandu sebagai salah satu garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Rp157,8 Miliar untuk Pengelolaan Sampah
Menjawab persoalan sampah, Bupati menyebut Lombok Timur termasuk salah satu daerah yang mendapatkan dukungan program pengelolaan sampah.
Dari sekitar 500 kabupaten/kota, menurut Bupati Lotim, Lombok Timur termasuk 25 kabupaten yang mendapatkan program LSDP dengan nilai Rp157,8 miliar dari Bank Dunia.
Program tersebut diarahkan untuk mengubah sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna.

"Diantara 25 Kabupaten dapat LSDP senilai Rp157,8 Miliar, yang mengubah sampah menjadi sebuah produk," ungkapnya.

Pemerintah daerah juga disebut akan terus mendorong pendekatan dengan investor, khususnya untuk pengembangan kawasan wisata di Jerowaru.
Delapan Ribu Lampu Ditargetkan Terpasang Mulai 2027
Sementara untuk menjawab kebutuhan penerangan, Bupati Haerul Warisin mengungkapkan rencana kerja sama pemasangan lampu dalam jumlah besar.
Ia menargetkan pada 2027 pemerintah daerah akan menandatangani kerja sama pemasangan sekitar 8.000 lampu.

"Insya Allah pada 2027, kita akan TTD kerjasama dengan pasang 8 ribu lampu," katanya.

Menurut Bupati, penerangan bukan semata-mata persoalan estetika atau keamanan jalan. Infrastruktur tersebut juga diyakini dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

"Sehingga dengan lampu yang terang benderang ini, maka terjadinya peningkatan pertumbuhan ekonomi akibat semangatnya masyarakat kita beraktifitas," ujarnya.

HUT ke-131 Jadi Momentum Evaluasi
Menutup sambutannya, Bupati Haerul Warisin mengajak masyarakat tidak menjadikan peringatan Hari Jadi Lombok Timur hanya sebagai agenda tahunan.
Menurutnya, setiap peringatan hari jadi harus menjadi momentum untuk melakukan introspeksi terhadap capaian pembangunan sekaligus menyusun langkah ke depan.

"Mari kita jadi bukan hanya sebagai acara tahunan, namun dijadikan momentum introspeksi mengenai apa yang sudah dicapai dan apa yang akan tercapai," katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

"Setiap keringat yang jatuh dalam mensukseskan acara ini, adalah pahlawan untuk suksesnya acara ini," tuturnya.

Pada akhirnya, pesan yang ingin dibangun dari peringatan Hari Jadi ke-131 Lombok Timur bukan hanya tentang usia daerah yang telah melewati perjalanan panjang.
Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ajakan untuk menyatukan hati, memperkuat silaturahmi dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebab bagi Bupati, Lombok Timur bukan hanya sebuah wilayah administratif.

"Lotim adalah rumah kita," pesannya.

Dan rumah tersebut, kata dia, harus dibangun bersama dengan jalan yang lebih baik, pertanian yang kuat, lingkungan yang terkelola, penerangan yang memadai, serta masyarakat yang terlindungi dan tetap menjaga persaudaraan.
Penutup: Penyerahan Bantuan Kemanusiaan untuk NTT
Di tengah efisiensi dan keterbatasan anggaran, Pemda Lotim kembali menunjukkan kepuduliannya untuk membantu korban gempa bumi di NTT. Hal ini ditunjukkan dengan penyerahan bantuan sosial diantaranya:

Organisasi Kesehatan Lotim melalui Kepala Dikes Lotim, H. Lalu Aries Fahrozi, S.Kep.Ns., M.Kep menyerahkan bantuan senilai Rp 72,5 Juta.
PGRI Lotim melalui Ketua PGRI menyerahkan bantuan senilai Rp 77 Juta.
Dinas Pendidikan &amp; Kebudayaan (Dikbud) Lotim melalui Kadis M. Nurul Wathoni, S.Pd., M.Pd menyerahkan bantuan senilai Rp 285 Juta.
KORPRI Lotim menyerahkan bantuan senilai Rp 50 Juta.
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Respons Cepat Layanan Polisi 110, Kebakaran Ruko di Pasar Keruak Gercep Ditindaklanjuti ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-123204/kebakaran-ruko-di-pasar-keruak</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-31T12:32:20+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-123204/kebakaran-ruko-di-pasar-keruak</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Setelah tiba di lokasi, pemilik ruko membuka toko dan mendapati api telah menyebar ke sejumlah barang dagangan yang berada di dalam bangunan. Pemilik kemudian berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi dari dalam ruko. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi: "Begitu Laporan Diterima, Operator Layanan Polisi 110 Segera Berkoordinasi Dengan Pihak Pemadam Kebakaran Dan Meneruskan Informasi Kepada Polsek Keruak. Laporan Masyarakat Adalah Informasi Penting Bagi Kami. Jangan Ragu Menghubungi 110 Ketika Membutuhkan Bantuan Kepolisian"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Layanan Polisi 110 Polres Lombok Timur kembali menunjukkan respons cepat, dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Sebuah laporan terkait kebakaran ruko di kawasan Pasar Keruak, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, langsung diterima dan diteruskan kepada pihak terkait untuk mendapatkan penanganan, Senin (31/8/2026) dini hari.
Begitu laporan diterima, Operator Layanan Polisi 110 segera melakukan koordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur. Informasi tersebut juga langsung diteruskan kepada piket Polsek Keruak agar petugas segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penanganan.
Kebakaran Terjadi di Ruko Milik Warga
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran terjadi pada sebuah ruko milik Abah Pesel (60), warga Dusun Batu Lawang, Desa Dane Rase, Kecamatan Keruak.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh penjaga Pasar Keruak, Lalu Ratmawe (47), bersama Nasrudin (50). Saat berada di kawasan pasar, keduanya dikejutkan oleh kepulan asap yang keluar dari sela-sela ruko milik korban.
Mengetahui adanya asap tersebut, keduanya kemudian berupaya memastikan sumber kebakaran dan memberitahukan kepada pemilik ruko.
Setelah tiba di lokasi, pemilik ruko membuka toko dan mendapati api telah menyebar ke sejumlah barang dagangan yang berada di dalam bangunan. Pemilik kemudian berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi dari dalam ruko.
Warga dan Petugas Berjibaku Padamkan Api
Warga sekitar turut membantu melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya. Selain berupaya memadamkan api, warga juga melakukan pengamanan terhadap meteran listrik guna mencegah risiko yang lebih besar.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 01.35 WITA dan langsung melakukan pemadaman.
Berkat kerja sama antara petugas pemadam kebakaran, anggota Polsek Keruak, dan masyarakat setempat, api berhasil dipadamkan sekitar 20 menit kemudian.
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiel akibat kebakaran yang meliputi barang dagangan dan sejumlah perangkat elektronik milik korban diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Periksa Saksi
Kapolsek Keruak IPTU Mudie Lestari, S.H., bersama Kanit Reskrim, Kanit SPKT I, serta anggota piket Polsek Keruak turut mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kemudian meminta keterangan sejumlah saksi serta melakukan langkah-langkah kepolisian yang diperlukan untuk penanganan dan pendalaman peristiwa tersebut.
Layanan Polisi 110 Jadi Bagian Respons Cepat Kepolisian
Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi menyampaikan bahwa kecepatan Operator Layanan Polisi 110 dalam menerima dan meneruskan laporan masyarakat merupakan bagian penting dalam mempercepat penanganan setiap kejadian di tengah masyarakat.
Menurutnya, koordinasi yang cepat antara operator, kepolisian di wilayah, dan instansi terkait menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan laporan masyarakat segera mendapatkan respons.

&ldquo;Begitu laporan diterima, Operator Layanan Polisi 110 segera berkoordinasi dengan pihak Pemadam Kebakaran dan meneruskan informasi kepada Polsek Keruak. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang cepat dan responsif terhadap setiap laporan masyarakat,&rdquo; ujar Kasi Humas Polres Lotim.

Masyarakat Diimbau Tak Ragu Hubungi 110
IPTU Lalu Rusmaladi juga mengimbau masyarakat Kabupaten Lombok Timur agar tidak ragu memanfaatkan Layanan Polisi 110 untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan yang membutuhkan penanganan kepolisian.
Ia menegaskan, setiap informasi yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam membantu kepolisian merespons berbagai kejadian secara cepat dan tepat.

&ldquo;Laporan masyarakat adalah informasi penting bagi kami. Jangan ragu menghubungi 110 ketika membutuhkan bantuan kepolisian,&rdquo; pungkasnya.
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Maraknya Judol & Konten Medsos Erotis, Dinsos NTB & ForumNTB Makmur Mendunia Gelorakan Karang Taruna ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-122767/kolaborasi-dinsos-ntb-dan-forum-ntb-makmur-mendunia</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-29T04:00:20+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-122767/kolaborasi-dinsos-ntb-dan-forum-ntb-makmur-mendunia</guid>
        <description>
            <![CDATA[ 3 agenda strategis disepakati: (1) Penguatan Desa Berdaya; (2) penanggulangan persoalan sosial remaja; (3) revitalisasi Karang Taruna. Organisasi kepemudaan di tingkat desa & kelurahan tersebut didorong kembali menjadi ruang aktivitas positif bagi generasi muda melalui kegiatan olahraga, sosial dll. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua Karang Taruna Mataram Timur 1999, Datok M. Irwan Prasetya: "Karang Taruna Adalah Benteng Terdepan Anak Muda. Ketika Remaja Disibukkan Dengan Kegiatan Dosial Yang Bermanfaat, Olahraga &amp; Ruang Berkarya, Pengaruh Negatif Lingkungan Dengan Sendirinya Akan Terbentengi. Mereka Butuh Wadah Positif Untuk Menyalurkan Energi Mudanya"
Sigap News NTB | Mataram &mdash; Upaya memperkuat perlindungan sosial dan membangun ruang positif bagi generasi muda di Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali digelorakan. Dinas Sosial Provinsi NTB bersama Forum NTB Makmur Mendunia membahas penguatan sinergi lintas elemen masyarakat, termasuk rencana revitalisasi Karang Taruna sebagai wadah pemberdayaan dan aktivitas positif pemuda.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan koordinasi dan silaturahmi antara Forum NTB Makmur Mendunia dengan jajaran pimpinan Dinas Sosial Provinsi NTB di Kota Mataram, Jumat (28/8/2026), sekitar pukul 10.30 WITA.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan, namun tetap membahas sejumlah persoalan sosial yang dinilai membutuhkan perhatian serius, khususnya yang berkaitan dengan kehidupan generasi muda.
Dinsos NTB Buka Ruang Kolaborasi
Pertemuan dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Provinsi NTB, Sabri. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Forum NTB Makmur Mendunia sekaligus menegaskan keterbukaan Dinsos NTB untuk membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan sosial sekaligus memperkuat pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat.

Foto Bersama Forum NTB Makmur Mendunia dengan Dinsos Provinsi NTB, Dalam Rangka Pertemuan Pembahasan Revitalisasi Karang Taruna &amp; Penguatan Desa Berdaya, Jumat (28/8/2026) (Sukarman Riadi)

&nbsp;
Dari pihak Forum NTB Makmur Mendunia, pembukaan disampaikan Juru Bicara Forum, Zolkifli Mustafa, S.H.
Selanjutnya, Ketua Forum NTB Makmur Mendunia, Dr. Ahmad Maksum Riadi, M.Pd, memaparkan gagasan dan arah kerja sama strategis antara forum dengan Dinas Sosial NTB.
Paparan tersebut kemudian diperkuat Sekretaris Jenderal Forum NTB Makmur Mendunia, Fery Fahrial, S.E, yang menjelaskan kesiapan teknis dan keorganisasian forum dalam mendukung implementasi program di lapangan.
Soroti Ancaman Sosial yang Mengintai Remaja
Dalam diskusi, kedua pihak turut menyoroti berbagai fenomena sosial yang berkembang di kalangan generasi muda, terutama dampak negatif penggunaan media sosial.
Sejumlah persoalan seperti keterlibatan remaja dalam judi online (judol), maraknya konten atau aksi bernuansa erotis demi popularitas digital, serta dinamika perilaku dan identitas remaja menjadi bagian dari isu yang dinilai membutuhkan pendekatan secara serius, inklusif, humanis, dan terpadu.
Jajaran pimpinan Dinas Sosial Provinsi NTB menekankan bahwa persoalan sosial tidak dapat ditangani pemerintah seorang diri.

&ldquo;Kekuatan pemerintah saja tidak cukup. Kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama keberhasilan pelayanan sosial. Kita tidak hanya menangani gejala, tetapi harus merangkul dan menyelamatkan masa depan anak-anak kita,&rdquo; ujar Perwakilan Dinsos NTB.

Dinsos NTB menyambut positif inisiatif Forum NTB Makmur Mendunia yang menaungi berbagai organisasi dari lintas profesi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat jaring pengaman sosial berbasis komunitas sekaligus menghadirkan pendampingan psikososial yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kawal Program Desa Berdaya
Pembahasan tidak hanya berfokus pada persoalan generasi muda. Kedua pihak juga menyepakati komitmen untuk mengawal Program Desa Berdaya yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTB.
Forum NTB Makmur Mendunia menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis dalam mendampingi desa-desa sasaran, khususnya dalam memperkuat ekonomi keluarga penerima manfaat.
Pendampingan tersebut juga diarahkan untuk memastikan bantuan sosial dapat diterima masyarakat yang berhak, tepat sasaran, dan memberikan dampak berkelanjutan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.
Tiga Agenda Strategis Disepakati
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi perhatian bersama.
Pertama, penguatan Desa Berdaya. Forum akan mendorong pendampingan partisipatif untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan bantuan sosial secara berkelanjutan.
Kedua, penanggulangan persoalan sosial remaja. Upaya tersebut diarahkan melalui kajian serta langkah preventif dan rehabilitatif lintas profesi untuk membendung berbagai pengaruh negatif media sosial, termasuk judi online, konten seksual atau erotis, serta berbagai perilaku berisiko pada remaja.
Ketiga, revitalisasi Karang Taruna. Organisasi kepemudaan di tingkat desa dan kelurahan tersebut didorong kembali menjadi ruang aktivitas positif bagi generasi muda melalui kegiatan olahraga, sosial, kreativitas, dan pemberdayaan.
Menghidupkan Kembali Roh Karang Taruna
Salah satu bagian penting dalam pertemuan tersebut adalah refleksi sejarah mengenai peran Karang Taruna sebagai wadah pembinaan generasi muda.
Refleksi itu disampaikan Datok M. Irwan Prasetya, Ketua Karang Taruna Mataram Timur pada 1985 sekaligus penerima penghargaan Karang Taruna Terbaik Nasional pada 1989 dari Presiden Soeharto.
Ia menyoroti semakin redupnya gaung Karang Taruna di sejumlah wilayah dan pentingnya mengembalikan organisasi tersebut kepada peran awalnya sebagai wadah pemberdayaan sekaligus benteng bagi generasi muda.

&ldquo;Karang Taruna adalah benteng terdepan anak muda. Ketika remaja disibukkan dengan kegiatan sosial yang bermanfaat, olahraga, dan ruang berkarya, pengaruh negatif lingkungan dengan sendirinya akan terbentengi. Mereka butuh wadah positif untuk menyalurkan energi mudanya,&rdquo; tegas Datok Irwan.

Menurutnya, keberadaan ruang kreatif dan kegiatan sosial di tingkat komunitas dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam mengarahkan energi generasi muda ke kegiatan yang produktif.
Dinsos NTB Siap Tindak Lanjuti Revitalisasi
Gagasan tersebut mendapat respons dari Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial NTB, Subhan Hasan.
Ia menyatakan akan menindaklanjuti hasil diskusi tersebut untuk merumuskan langkah konkret dalam mengaktifkan kembali peran Karang Taruna di berbagai wilayah NTB.
Revitalisasi Karang Taruna diharapkan dapat menjadikan organisasi tersebut sebagai pusat aktivitas generasi muda yang produktif, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial di tingkat tapak.
Menuju MoU dan Pilot Project
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen untuk menyusun rancangan kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang akan memuat program secara lebih rinci.
Kerja sama tersebut selanjutnya diarahkan pada pelaksanaan program percontohan atau pilot project di sejumlah desa terpilih di NTB.
Langkah tersebut diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat perlindungan sosial, memberdayakan desa, serta menghadirkan ruang yang sehat dan produktif bagi generasi muda di Nusa Tenggara Barat. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ GOW Lotim Gandeng BI, Pemda & BULOG Gelar Pasar Murah, Warga Suralaga Serbu Minyak Rp 15.500/liter ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-122709/pasar-murah-gow-lotim-di-suralaga</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-28T12:45:49+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-122709/pasar-murah-gow-lotim-di-suralaga</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Pasar Murah GOW Lotim akan diadakan pada Desember 2026 mendatang di Labuhan Haji & Selong:
Minyak goreng: Rp15.500/liter; Telur: Rp 42rb/tray; Beras Premium SHP: Rp 58rb/ 5 kg; Bawang merah: Rp 28rb/kg; Bawang putih: Rp30rb/kg;  Tepung terigu: Rp 7 rb/kg; Daging sapi: Rp 140rb/kg... ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua GOW Kabupaten Lombok Timur, Hj. Sri Mahyu Wardani: &ldquo;Alhamdulillah Ini Sangat Ramai Dan Memang Sangat Ditunggu Oleh Masyarakat. Bahkan Ada Yang Meminta Agar Kegiatan Seperti Ini Bisa Dilaksanakan Di Setiap Desa. Ini Bukan Sekadar Menjual Produk Dengan Harga Murah, Tetapi Untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat, Meningkatkan Ketahanan Pangan Dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat&rdquo;
&nbsp;SIGAP NEWS NTB | LOTIM &mdash; Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lombok Timur kembali menghadirkan program Pasar Murah bagi masyarakat. Kali ini, kegiatan yang menjadi titik ke-19 tersebut digelar di Kantor Camat Suralaga, Jumat (28/8/2026), mulai pukul 08.30 WITA.
Pasar murah ini mendapat dukungan dari Bank Indonesia, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur, Perum BULOG, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra usaha. Kehadiran pasar murah disambut antusias masyarakat, terutama karena berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.


Foto Ketua GOW Lotim, Hj. Sri Mahyu Wardani Bersama Anggota dalam Acara Pasar Murah di Kantor Camat Suralaga, Jumat (28/8/2026) (Dok. Pribadi)


&nbsp;
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya GOW Lombok Timur dalam membantu menjaga daya beli masyarakat, memastikan ketersediaan bahan pangan, sekaligus mendukung stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Didukung Bank Indonesia, Pemda, BULOG hingga Mitra Usaha
Ketua GOW Kabupaten Lombok Timur, Hj. Sri Mahyu Wardani, mengatakan kegiatan Pasar Murah di Kecamatan Suralaga merupakan bagian dari rangkaian program GOW yang dilaksanakan di berbagai wilayah Lombok Timur.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan banyak pihak, mulai dari Bank Indonesia, Pemda Lombok Timur, BULOG, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Dinas Peternakan, hingga sejumlah mitra, di antaranya PT RUBI, PT Terus Jaya dan PT KAWI.

&ldquo;Hari ini kegiatan Pasar Murah GOW Kabupaten Lombok Timur yang didukung oleh Bank Indonesia, pemerintah daerah, ada dari BULOG, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Dinas Peternakan dan tentunya beberapa mitra kami, yaitu PT RUBI, PT Terus Jaya dan PT KAWI,&rdquo; ujar Hj. Sri Mahyu Wardani, saat diwawancarai Jurnalis Sigap News NTB.

Ia menjelaskan, kegiatan di Suralaga merupakan Pasar Murah GOW titik ke-19 dari rencana pelaksanaan di 21 kecamatan di Kabupaten Lombok Timur.
Khusus dalam rangka momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, GOW telah melaksanakan kegiatan di empat titik, yakni Kecamatan Jerowaru, Lenek, Wanasaba dan terakhir Kecamatan Suralaga.

&ldquo;Ini adalah kegiatan pasar murah kami yang ke-19, titik ke-19 dari 21 kecamatan yang direncanakan. Empat titik ini kami laksanakan dalam rangka Maulid Nabi dan kegiatan pasar murah GOW memang kami laksanakan pada hari-hari besar Islam,&rdquo; jelas istri dari Wabup Ir. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM ini dengan penuh antusias.

Produk Terjual hingga Ton Beras dan Ratusan Kilogram Bahan Pangan
Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut terlihat dari tingginya penjualan berbagai komoditas kebutuhan sehari-hari.
Hj. Sri Mahyu Wardani menyebut, dalam rangkaian empat kegiatan pasar murah tersebut, berbagai produk telah tersalurkan dalam jumlah besar kepada masyarakat.
Untuk minyak goreng, tercatat sekitar 1.200&nbsp;liter telah terjual. Sementara penjualan beras dari para mitra mencapai kisaran 1 hingga 2 ton.
Selain itu, bawang merah dan bawang putih yang dijual kepada masyarakat mencapai kisaran 100 hingga 200 kilogram, sedangkan telur mencapai sekitar 150 hingga 200 tray.
Gula pasir juga disediakan hingga sekitar 200 kilogram, belum termasuk berbagai produk kebutuhan rumah tangga lainnya seperti sabun mandi, sabun cuci piring, tisu, kopi, teh dan sejumlah kebutuhan sehari-hari lainnya.

&ldquo;Tentunya kami dari GOW Kabupaten Lombok Timur selalu berkomitmen sebagai mitra kerja pemerintah daerah, bagaimana terus bisa membantu pemerintah daerah dalam menjalankan program-program yang tentunya membantu masyarakat kita,&rdquo; katanya.

Jaga Daya Beli Masyarakat dan Kendalikan Inflasi Daerah
Menurut Hj. Sri Mahyu Wardani, pasar murah bukan sekadar kegiatan menjual barang dengan harga rendah. Lebih dari itu, program tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat, memperkuat ketahanan pangan dan mendorong peningkatan kesejahteraan.
Kegiatan tersebut juga dirancang untuk membantu pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pangan dan mengendalikan inflasi daerah.

&ldquo;Ini bukan sekadar menjual produk dengan harga murah, tetapi untuk menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&rdquo; tegasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang turut mendukung program tersebut, khususnya dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi daerah.
Selain itu, berbagai OPD juga dilibatkan untuk memastikan kebutuhan bahan pokok tetap tersedia serta distribusinya dapat menjangkau masyarakat hingga ke berbagai wilayah.

&ldquo;Terima kasih kepada Bank Indonesia untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga bahan pangan dan pengendalian inflasi daerah. OPD juga kami gandeng untuk memastikan bahan pokok selalu tersedia dan pendistribusiannya sampai ke daerah,&rdquo; ungkapnya.

Cegah Pengepul Borong Barang, Pembeli Ditandai Celup Tinta
Untuk memastikan manfaat pasar murah dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, GOW Lombok Timur menerapkan mekanisme penandaan menggunakan celup tinta bagi pembeli.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak tertentu yang membeli barang dalam jumlah besar untuk kemudian diperjualbelikan kembali.

&ldquo;Kami tandai dengan celup tinta agar pengepul tidak membeli dalam jumlah banyak dan masyarakat semuanya bisa mendapatkan,&rdquo; jelas Hj. Sri Mahyu Wardani.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Menurutnya, barang-barang yang disiapkan dalam kegiatan pasar murah tersebut diperuntukkan bagi masyarakat secara merata.

&ldquo;Alhamdulillah ini sangat ramai dan memang sangat ditunggu oleh masyarakat. Bahkan ada yang meminta agar kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di setiap desa,&rdquo; katanya.
&ldquo;Masyarakat jangan panic buying, karena Insya Allah semuanya dapat. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah yang utama,&rdquo; sambungnya.

Harga Lebih Murah, Naik Ojek Pun Masih Terjangkau
Berbagai produk yang dijual di Pasar Murah GOW Lombok Timur ditawarkan dengan harga jauh di bawah harga pasar.
Hj. Sri Mahyu Wardani bahkan menyebut, selisih harga yang diperoleh masyarakat cukup berarti. Menurutnya, masyarakat yang harus menggunakan jasa ojek untuk datang berbelanja pun masih dapat merasakan keuntungan dari harga yang lebih murah.

&ldquo;Produk yang kami tawarkan jauh di bawah harga pasar. Kami sudah menghitung, seandainya masyarakat datang berbelanja menggunakan ojek, insya Allah biaya ojeknya akan tertutupi, bahkan masih ada lebihnya,&rdquo; ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tetap tertib selama berbelanja dan sebisa mungkin membawa uang pas agar proses pelayanan berjalan lancar.

&ldquo;Kami berharap masyarakat nyaman berbelanja, tertib dan menggunakan uang pas,&rdquo; katanya.

Daftar Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Murah
Berikut sejumlah komoditas yang dijual dengan harga terjangkau dalam kegiatan Pasar Murah GOW Lombok Timur di Kecamatan Suralaga:

Minyak goreng: Rp 15.500 per liter.
Bawang merah: Rp 28 ribu per kilogram.
Bawang putih: Rp 30 ribu per kilogram.
Tepung terigu: Rp 7 ribu per kilogram.
Telur: Rp 42 ribu per tray.
Daging sapi: Rp130 ribu per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga pasar domestik yang berkisar Rp145 ribu hingga Rp 150 ribu per kilogram.
Tetelan sapi: Rp 80 ribu per kilogram, sementara harga di pasar domestik mencapai sekitar Rp 100 ribu per kilogram.
Beras Premium SHP: Rp 58 ribu per 5 kilogram.
Sabun mandi, sabun cuci piring, tisu, kopi dan teh: dijual menggunakan harga distributor.

Dengan selisih harga tersebut, pasar murah diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, khususnya pada periode meningkatnya aktivitas dan kebutuhan konsumsi menjelang serta selama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Camat Suralaga: Masyarakat Sangat Terbantu
Camat Suralaga, Drs. Nurhilal, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pasar Murah GOW Lombok Timur di wilayahnya.
Ia mengatakan masyarakat Suralaga benar-benar merasa terbantu, terutama karena kegiatan tersebut digelar pada momentum ketika masyarakat tengah meningkatkan berbagai aktivitas persiapan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pada bulan-bulan Maulid, kata Nurhilal, kebutuhan masyarakat terhadap sejumlah bahan pangan meningkat. Warga membutuhkan berbagai bahan untuk membuat jajan dan kue, serta menyiapkan hidangan berupa daging, sayuran, telur dan kebutuhan lainnya.

&ldquo;Saya atas nama Pemerintah Kecamatan Suralaga sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Lombok Timur yang telah melaksanakan pasar murah di Kecamatan Suralaga,&rdquo; ujarnya.
&ldquo;Warga kami benar-benar merasa sangat berterima kasih dan sangat terbantu. Pada bulan-bulan ini, kita ketahui bersama sedang dilaksanakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H. Sehingga, masyarakat banyak membutuhkan bahan untuk membuat jajan, kue dan berbagai hidangan,&rdquo; lanjutnya.

Menurutnya, respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat positif. Bahkan warga menyampaikan rasa syukur karena program pasar murah hadir langsung di Kecamatan Suralaga pada saat kebutuhan bahan pokok meningkat.

&ldquo;Atas nama Pemerintah Kecamatan Suralaga, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Wakil Bupati selaku Ketua GOW Kabupaten Lombok Timur beserta anggota dan juga Pak Kadis Perdagangan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan pada masa-masa mendatang,&rdquo; ucap Camat Nurhilal.

Ia berharap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut mendapatkan keberkahan atas upaya membantu masyarakat.

&ldquo;Mudah-mudahan apa yang Bapak dan Ibu lakukan di kecamatan kami ini mendapatkan keberkahan di sisi Allah SWT,&rdquo; tuturnya.

Warga Minta Pasar Murah Lebih Sering Digelar
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari tingginya minat warga untuk berbelanja. Sejumlah pembeli juga menyampaikan langsung rasa terima kasih mereka atas harga kebutuhan pokok yang dinilai jauh lebih murah.
Salah seorang warga Desa Gontong Royong, Ibu Kairani, mengaku bersyukur dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau.

&ldquo;Ini murah sekali. Terima kasih sebanyak-banyaknya atas minyaknya yang murah. Kalau bisa sering-sering,&rdquo; ungkap Kairani dengan penuh rasa syukur.


Foto Ibu Kairani, Warga Desa Gontong Royong - Suralaga, Pembeli Minyak Goreng di Pasar Murah GOW Lotim, Jumat (28/8/2026) (Dok. Pribadi)

&nbsp;
Hal senada disampaikan Baiq Sifa, warga Desa Paok Lombok. Ia berharap kegiatan pasar murah dapat terus digelar karena sangat membantu masyarakat.

&ldquo;Alhamdulillah Pak, bisa dapat pasar murah. Sering-sering pasar murah kayak gini. Utamakan minyak goreng,&rdquo; katanya dengan senyum bahagia.


Foto Baiq Sifa, Warga Desa Paok Lombok - Suralaga, Pembeli Minyak Goreng di Pasar Murah GOW Lotim, Jumat (28/8/2026) (Dok. Pribadi)

&nbsp;
Dua Titik Pasar Murah Masih Akan Digelar pada Desember
GOW Lombok Timur memastikan program Pasar Murah belum berhenti di Kecamatan Suralaga.
Hj. Sri Mahyu Wardani mengatakan masih terdapat dua kegiatan Pasar Murah yang direncanakan akan dilaksanakan di Kecamatan Labuhan Haji dan Kecamatan Selong pada Desember 2026 mendatang.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen GOW Lombok Timur untuk terus hadir sebagai mitra pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, pemerintah daerah, BULOG, OPD dan mitra usaha, GOW berharap masyarakat tidak hanya memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga mendapatkan jaminan bahwa ketersediaan pangan dan stabilitas harga terus menjadi perhatian bersama.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat pada berbagai momentum keagamaan, pasar murah diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga daya beli sekaligus memastikan manfaat program benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Ketum DPP FRIC, Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset Tindak Pidana ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-122516/ruu-perampasan-aset-tindak-pidana</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ nasional ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-27T14:08:52+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-122516/ruu-perampasan-aset-tindak-pidana</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Pernyataan sikap FRIC: (1) Mendukung percepatan pembahasan & pengesahan RUU Perampasan Aset; (2) Mendorong DPR RI & pemerintah memberikan kejelasan kepada public; (4) Mendorong penguatan pemulihan aset hasil tindak pidana; (5) Mendukung penguatan sinergi antarlembaga penegak hukum & lembaga terkait. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua Umum DPP FRIC, H. Dian Surahman: "FRIC Berdiri Bersama Kepentingan Rakyat. Kami Mendukung Pemberantasan Korupsi Yang Tegas, Profesional, Transparan, Dan Berdasarkan Hukum. Jangan Hanya Pelakunya Yang Dihukum, Tetapi Aset Hasil Tindak Pidananya Juga Harus Dipulihkan Melalui Mekanisme Hukum Yang Jelas. Jika Aset Negara Dapat Kembali, Maka Manfaatnya Kembali Kepada Rakyat"
Sigap News NTB | JAKARTA &mdash; Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Fast Respon Indonesia Center (Ketum DPP FRIC), H. Dian Surahman, mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama pemerintah segera mempercepat pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana.
Menurut Ketum H. Dian, kehadiran regulasi yang kuat dan komprehensif mengenai perampasan aset merupakan salah satu instrumen penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi. Tidak hanya menghukum pelaku, negara juga harus memastikan aset atau hasil kejahatan yang terbukti berkaitan dengan tindak pidana dapat dipulihkan melalui mekanisme hukum dan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat.

&ldquo;Korupsi bukan hanya persoalan menghukum pelakunya. Negara juga harus memastikan hasil kejahatan dapat dipulihkan dan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, pembahasan RUU Perampasan Aset jangan terus berlarut-larut,&rdquo; tegas H. Dian Surahman di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Ia menilai pemberantasan korupsi harus diarahkan secara menyeluruh, tidak semata-mata pada pemidanaan badan, tetapi juga pada asset recovery atau pemulihan aset yang berkaitan dengan tindak pidana, sesuai mekanisme hukum dan standar pembuktian yang berlaku.

&ldquo;Jangan sampai seseorang menjalani hukuman, tetapi hasil kejahatannya tetap aman dan masih dapat dinikmati setelahnya. Prinsipnya sederhana, apabila aset terbukti berkaitan dengan tindak pidana, negara harus memiliki instrumen hukum yang kuat untuk memulihkannya,&rdquo; ujarnya.

Empat Alasan FRIC Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset

 Memperkuat Efek Jera terhadap Pelaku Korups

Ketuam Dian berpandangan, pemberantasan korupsi membutuhkan pendekatan yang tidak hanya menyasar pelaku, tetapi juga menyentuh keuntungan ekonomi yang diperoleh dari tindak pidana.
Menurutnya, hukuman pidana semata belum cukup apabila hasil kejahatan masih berpotensi tersisa dan dapat dinikmati oleh pelaku maupun pihak lain yang tidak berhak.

&ldquo;Kalau korupsi hanya dipandang sebagai persoalan hukuman penjara, maka keuntungan ekonomi dari kejahatan tersebut tetap menjadi persoalan. Efek jera akan lebih kuat apabila pelaku mengetahui bahwa hasil kejahatannya dapat dipulihkan melalui mekanisme hukum,&rdquo; katanya.

FRIC menilai, penguatan mekanisme pemulihan aset dapat menjadi bagian penting dari strategi menciptakan efek jera yang lebih komprehensif terhadap pelaku tindak pidana korupsi.

 Memastikan Kerugian Negara Dapat Dipulihkan

Alasan kedua yang menjadi perhatian FRIC adalah pentingnya memastikan setiap upaya pemberantasan korupsi memiliki orientasi yang jelas terhadap pengembalian kerugian negara dan pemulihan aset.
Ketum Dian menegaskan, uang negara pada hakikatnya berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, tindak pidana korupsi tidak hanya berdampak pada keuangan negara, tetapi juga dapat menghambat pembangunan dan pelayanan publik.

&ldquo;Uang negara pada akhirnya adalah uang rakyat. Ketika terjadi tindak pidana korupsi, dampaknya dirasakan masyarakat. Karena itu, pemulihan aset harus menjadi bagian penting dari strategi pemberantasan korupsi,&rdquo; tutur H. Dian Surahman dengan sungguh-sungguh.

Ia menambahkan, aset negara yang berhasil dipulihkan melalui prosedur hukum dapat kembali memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 Memperkuat Kepastian Hukum dalam Penelusuran dan Pemulihan Aset

FRIC juga menekankan bahwa pembentukan undang-undang khusus mengenai perampasan aset harus tetap mengedepankan prinsip due process of law atau proses hukum yang adil.
Selain itu, regulasi tersebut harus memberikan kepastian mengenai mekanisme penelusuran, pembuktian, penyitaan, hingga pemulihan aset, tanpa mengabaikan perlindungan terhadap hak-hak pihak yang beritikad baik.

&ldquo;Perampasan aset harus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berdasarkan hukum. Kita ingin pemberantasan korupsi semakin kuat, tetapi pada saat yang sama kepastian hukum dan hak-hak masyarakat juga harus tetap dijaga,&rdquo; tegasnya.

Menurut H. Dian, regulasi yang kuat harus dibangun dengan substansi yang jelas, mekanisme yang transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan agar tujuan pemberantasan korupsi dan perlindungan terhadap hak hukum berjalan secara seimbang.

 Menjawab Tuntutan Publik terhadap Pemberantasan Korupsi

Alasan berikutnya, kata H. Dian, adalah tingginya harapan masyarakat agar pemberantasan korupsi menghasilkan manfaat nyata dan tidak berhenti hanya pada penghukuman pelaku.
Menurutnya, publik juga ingin mengetahui bagaimana negara melakukan pemulihan terhadap aset yang berasal dari tindak pidana serta bagaimana hasil pemulihan tersebut dapat kembali memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat.

&ldquo;Rakyat ingin melihat negara hadir. Rakyat ingin melihat uang yang dirugikan dapat kembali. Karena itu, DPR dan pemerintah harus mendengarkan aspirasi publik dan memberikan kepastian mengenai arah penyelesaian RUU Perampasan Aset,&rdquo; katanya.

FRIC pun mendorong DPR RI dan pemerintah memberikan penjelasan yang terbuka kepada masyarakat mengenai tahapan dan perkembangan pembahasan regulasi tersebut.
FRIC Siap Kawal dan Edukasi Masyarakat
Sebagai organisasi yang bergerak di bidang respons cepat dan informasi publik, FRIC menyatakan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset melalui pemberitaan serta edukasi kepada masyarakat.
Ketum Dian mengingatkan seluruh jajaran FRIC di berbagai daerah agar tetap menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan tidak menghakimi, terutama dalam memberitakan perkara korupsi yang masih berada dalam proses hukum.

&ldquo;FRIC akan mengawal dari sisi informasi publik. Kami tidak ingin masyarakat hanya mendengar soal siapa yang ditangkap atau dihukum. Masyarakat juga perlu memahami bagaimana negara memulihkan aset hasil tindak pidana dan bagaimana mekanisme hukumnya,&rdquo; jelasnya.

Ia menegaskan, FRIC mendukung penguatan sinergi antarlembaga penegak hukum dan lembaga terkait dalam pemberantasan korupsi serta pemulihan aset negara, sepanjang seluruh proses dijalankan berdasarkan kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Sikap FRIC Se-Indonesia
Dalam menyikapi agenda pembahasan RUU Perampasan Aset, FRIC menyampaikan sejumlah poin sikap sebagai berikut:

Mendukung percepatan pembahasan dan pengesahan RUU Perampasan Aset, dengan tetap mengedepankan kualitas substansi, kepastian hukum, dan prinsip keadilan.
Mendorong DPR RI dan pemerintah memberikan kejelasan kepada publik mengenai tahapan serta perkembangan pembahasan regulasi tersebut.
Mengawal pembahasan melalui pemberitaan dan edukasi publik, agar masyarakat memahami tujuan, mekanisme, manfaat, serta konsekuensi hukum dari regulasi tersebut.
Mendorong penguatan pemulihan aset hasil tindak pidana sebagai bagian integral dari strategi pemberantasan korupsi.
Mendukung penguatan sinergi antarlembaga penegak hukum dan lembaga terkait dalam upaya pemberantasan korupsi serta asset recovery, sesuai dengan kewenangan masing-masing.

&ldquo;Aset Negara Harus Kembali Memberi Manfaat bagi Rakyat&rdquo;
Menutup pernyataannya, H. Dian Surahman menegaskan bahwa perang melawan korupsi harus memberikan hasil nyata bagi masyarakat. Penegakan hukum, menurutnya, perlu berjalan tegas dan profesional, sekaligus dibarengi dengan upaya maksimal memulihkan aset yang terbukti berasal dari tindak pidana sesuai prosedur hukum.

&ldquo;FRIC berdiri bersama kepentingan rakyat. Kami mendukung pemberantasan korupsi yang tegas, profesional, transparan, dan berdasarkan hukum. Jangan hanya pelakunya yang dihukum, tetapi aset hasil tindak pidananya juga harus dipulihkan melalui mekanisme hukum yang jelas. Jika aset negara dapat kembali, maka manfaatnya kembali kepada rakyat,&rdquo; pungkas H. Dian Surahman.

&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Lotim Dapat 500 Kuota Pengobatan Mata Gratis Senilai Rp 2,7 Juta, Segera Periksa di Pendopo Bupati ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-122502/pengobatan-mata-gratis-di-pendopo-bupati-lotim</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-27T13:00:35+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-122502/pengobatan-mata-gratis-di-pendopo-bupati-lotim</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Bupati Lotim meminta seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa dan dusun, bergerak cepat melakukan pendataan terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Menurutnya, periksalah mata yang sering berair, penglihatan mulai kabur, hingga gejala gangguan penglihatan lainnya. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: "Jangan Sampai Kesempatan Ini Terlewat. Pelayanan Akan Dilaksanakan Hanya Tiga Hari. Kalau Kesempatan Ini Hilang, Masyarakat Mungkin Harus Menunggu Sampai Tahun Berikutnya"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sarasehan Lintas Sektor dan Tokoh Masyarakat dalam rangka Promosi Pelayanan Kesehatan Mata serta Penanggulangan Gangguan Penglihatan bagi Masyarakat Kabupaten Lombok Timur, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur ini merupakan hasil kerja sama Pemkab Lotim dengan Pemprov NTB, Kemenkes RI, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), serta The Fred Hollows Foundation dari Australia.


Foto Bersama Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, Kadis H, L. Aries Fahrozi, S.Kep., Ners, M.Kep dengan Peserta Kegiatan Sarasehan Lintas Sektor &amp; Tokoh Masyarakat Dalam Rangka Promosi Pelayanan Kesehatan Mata Serta Penanggulangan Gangguan Penglihatan, Kamis (27/8/2026) (PKP Lotim)


&nbsp;
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyambut baik program tersebut dan menyebutnya sebagai kabar menggembirakan bagi masyarakat Lombok Timur, khususnya warga yang selama ini mengalami gangguan penglihatan namun terkendala biaya untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Penanganan Gangguan Mata hingga Katarak Tanpa Biaya
Melalui program tersebut, masyarakat berkesempatan memperoleh pemeriksaan dan penanganan berbagai gangguan kesehatan mata, termasuk katarak, secara gratis.
Bupati Lotim menjelaskan, biaya penanganan gangguan mata di luar program tersebut dapat mencapai sekitar Rp 2,7 juta per orang, tergantung jenis penyakit dan tingkat keparahan yang dialami pasien.
Namun, berkat dukungan dari berbagai pihak dan para donatur, masyarakat yang memenuhi kriteria pelayanan tidak lagi dibebankan biaya penanganan.
Atas hal tersebut, Bupati Lotim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan program pelayanan kesehatan mata gratis bagi masyarakat.

&ldquo;Semoga para donatur mendapatkan balasan kebaikan dan pahala yang berlipat dari Allah SWT atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengalami gangguan penglihatan,&rdquo; ujar Bupati Haerul Warisin.

Lotim Mendapat 500 dari 800 Kuota Pelayanan NTB
Dari total 800 kuota pelayanan kesehatan mata yang tersedia untuk wilayah NTB, sebanyak 500 kuota dialokasikan khusus bagi masyarakat Kabupaten Lombok Timur.
Bupati Lotim menilai jumlah tersebut merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa dan dusun, bergerak cepat melakukan pendataan terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan.
Ia menginstruksikan para camat, kepala desa, kepala dusun, serta seluruh pemangku kepentingan untuk segera menyosialisasikan program tersebut agar informasi dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan penanganan.

&ldquo;Jangan sampai kesempatan ini terlewat. Pelayanan akan dilaksanakan hanya tiga hari. Kalau kesempatan ini hilang, masyarakat mungkin harus menunggu sampai tahun berikutnya,&rdquo; tegasnya.

Masyarakat Diminta Tidak Malu Memeriksakan Mata
Selain meminta jajaran pemerintah aktif melakukan sosialisasi, Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu atau malu untuk memeriksakan kondisi kesehatan mata.
Menurutnya, berbagai keluhan seperti mata yang sering berair, penglihatan mulai kabur, hingga gejala gangguan penglihatan lainnya tidak boleh dianggap sepele. Pemeriksaan sejak dini diperlukan agar gangguan yang dialami dapat segera diketahui dan ditangani sebelum kondisinya semakin parah.
Bupati Haerul Warisin berharap masyarakat dapat memanfaatkan program pelayanan gratis tersebut sebaik mungkin, mengingat kesempatan pelayanan yang tersedia memiliki waktu terbatas.
Pelayanan Kesehatan Harus Mengedepankan Kepedulian
Pada kesempatan itu, Bupati Haerul Warisin juga kembali mengingatkan seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Lombok Timur agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menegaskan, kualitas pelayanan kesehatan tidak semata-mata ditentukan oleh ketersediaan fasilitas maupun besarnya anggaran. Lebih dari itu, pelayanan publik juga harus dibangun melalui sikap, keramahan, empati, dan kepedulian para petugas terhadap masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.
Keramahan dalam menyambut pasien, senyum, serta kepedulian terhadap keluhan masyarakat, menurut Bupati, merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari pelayanan kesehatan.
Dengan kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap pelayanan kesehatan mata dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menekan angka gangguan penglihatan dan meningkatkan kualitas hidup warga. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Harus Ramah! Bupati Haerul Warisin Tegaskan Pejabat hingga Tenaga Medis adalah Pelayan Masyarakat ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/keagamaan/np-122330/maulid-nabi-muhammad-saw-1448-h-di-masjid-shirotol-mustaqim-sapit</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ keagamaan ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-26T12:44:29+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/keagamaan/np-122330/maulid-nabi-muhammad-saw-1448-h-di-masjid-shirotol-mustaqim-sapit</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Bupati Lotim tegaskan peringatan Hari Jadi Lombok Timur pada 31 Agustus 2026 mendatang, akan dilaksanakan secara sederhana dengan Pengajian Umum TGB & hiburan rakyat. Bupati Haerul Warisin juga pastikan percepatan pembangunan infrastruktur jalan akan kembali dilanjutkan pada tahun 2027. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: "BPJS Kesehatan Itu Untuk Menanggung Biaya Pengobatan Saat Kita Sakit. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan Memberikan Perlindungan Risiko Kerja Dan Jaminan Masa Depan. Jika Peserta BPJS Ketenagakerjaan Meninggal Dunia, Ahli Warisnya Akan Menerima Santunan Duka Untuk Membantu Kelangsungan Hidup Keluarga Yang Ditinggalkan, Serta Beasiswa Pendidikan Bagi Anak-Anaknya"
SIGAP NEWS NTB | Lombok Timur &mdash; Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah, aparatur pelayanan publik hingga tenaga medis pada hakikatnya merupakan pelayan masyarakat yang wajib memberikan pelayanan terbaik.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Shirotol Mustaqim, Desa Sapit, Kecamatan Suela, Selasa (25/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan sejumlah program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, mulai dari peningkatan anggaran BPJS Kesehatan, perluasan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, rencana peringatan Hari Jadi Kabupaten Lombok Timur, hingga komitmen percepatan pembangunan infrastruktur jalan.
Pelayanan Publik Harus Ramah dan Maksimal
Bupati Haerul Warisin memaparkan adanya peningkatan signifikan alokasi anggaran BPJS Kesehatan bagi masyarakat Lombok Timur. Pada tahun 2025, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp98 miliar, sementara pada tahun 2026 meningkat menjadi Rp143 miliar.
Seiring dengan meningkatnya alokasi anggaran tersebut, Bupati meminta seluruh jajaran pelayanan publik, khususnya fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, agar memberikan pelayanan yang ramah, maksimal, dan tidak membeda-bedakan masyarakat, terutama peserta BPJS Kesehatan.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban setiap aparatur bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah untuk melayani masyarakat.

&ldquo;Camat, Danramil, Kapolres, hingga saya sebagai Bupati, kita semua ini adalah pelayan masyarakat, bukan datu. Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Jika ada petugas yang tidak melayani dengan ramah, segera laporkan,&rdquo; tegas Bupati.

Guru Ngaji, Marbot dan Petani Didorong Masuk BPJS Ketenagakerjaan
Selain BPJS Kesehatan, Bupati juga menaruh perhatian terhadap perlindungan sosial bagi pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Ia mengimbau agar guru ngaji, marbot masjid hingga para petani di Kabupaten Lombok Timur secara bertahap dapat didaftarkan dalam program tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko sosial dan ekonomi.
Di hadapan jamaah, Bupati turut menjelaskan perbedaan mendasar antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan agar masyarakat semakin memahami manfaat dari kedua program tersebut.

&ldquo;BPJS Kesehatan itu untuk menanggung biaya pengobatan saat kita sakit. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan risiko kerja dan jaminan masa depan. Jika peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia, ahli warisnya akan menerima santunan duka untuk membantu kelangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan, serta beasiswa pendidikan bagi anak-anaknya,&rdquo; jelas Bupati Haerul Warisin.

Menurutnya, perluasan perlindungan sosial tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan perlindungan finansial kepada masyarakat, khususnya pekerja informal dan tokoh-tokoh keagamaan yang selama ini telah memberikan pengabdian besar kepada umat dan masyarakat.
Hari Jadi Lombok Timur Mulai Diperingati Setiap 31 Agustus
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin juga menyampaikan bahwa mulai tahun 2026, Kabupaten Lombok Timur akan memperingati Hari Jadi Kabupaten Lombok Timur setiap tanggal 31 Agustus.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi daerah memiliki makna penting, terutama untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap sejarah dan perjalanan daerah.
Bupati menegaskan, pelaksanaan peringatan Hari Jadi Lombok Timur tidak akan dikemas secara berlebihan maupun menggunakan anggaran besar. Rangkaian kegiatan akan dilaksanakan secara sederhana, namun tetap memiliki nilai religius dan memberikan ruang hiburan bagi masyarakat.

&ldquo;Perayaan HUT mendatang akan dikemas secara sederhana tanpa anggaran besar. Rangkaian acaranya akan diisi dengan pengajian umum yang mengundang TGB atau Tuan Guru Bajang serta hiburan rakyat,&rdquo; ujarnya.

Perbaikan Jalan Dilanjutkan pada 2027
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga kembali menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk menuntaskan perbaikan sarana dan infrastruktur jalan di berbagai wilayah yang masih membutuhkan penanganan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan penting masyarakat karena berkaitan langsung dengan mobilitas, aktivitas ekonomi, pendidikan serta akses pelayanan publik.
Bupati memastikan percepatan pembangunan infrastruktur jalan akan kembali dilanjutkan pada tahun 2027 sesuai dengan perencanaan dan kemampuan anggaran daerah.
Tradisi Maulid Desa Sapit Dimulai Sejak Dini Hari
Sementara itu, Kepala Desa Sapit, H. Sukrihin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati Lombok Timur beserta rombongan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di desanya.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat Desa Sapit memiliki tradisi tersendiri dalam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi. Rangkaian kegiatan dibagi dalam dua prosesi utama.
Prosesi awal dimulai sejak pukul 03.30 WITA di rumah adat dan dihadiri oleh Kepala Desa bersama masyarakat setempat. Setelah itu, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan acara utama di Masjid Shirotol Mustaqim.
Menurut Sukrihin, keberhasilan pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan tidak terlepas dari kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Desa Sapit.

&ldquo;Seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan lancar berkat kebersamaan masyarakat. Modal utama pembangunan daerah adalah semangat gotong royong dan kebersamaan kita,&rdquo; ujar Kades Sukrihin.

Santunan Anak Yatim hingga Silaturahmi ke Lekong Pulut
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim piatu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Tuan Guru, tokoh agama, alim ulama, tokoh pemuda serta masyarakat setempat yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat.
Usai mengikuti dan merangkaikan seluruh kegiatan peringatan Maulid Nabi di Desa Sapit, Bupati Lombok Timur bersama rombongan kemudian bertolak menuju Masjid Nurul Iman di Dusun Lekong Pulut, Kecamatan Suela.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melanjutkan agenda silaturahmi sekaligus menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat setempat. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Dewan HM Wujudkan Harapan Warga, Pembangunan Sarana Kemasjidan Al-Muhajirin Dasan Baru Resmi Dimulai ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-122287/masjid-al-muhajirin-dasan-baru-suntalangu-suela</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-26T10:25:19+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-122287/masjid-al-muhajirin-dasan-baru-suntalangu-suela</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Pengurus Masjid Al-Muhajirin Dasan Baru menyampaikan rasa syukur & terima kasih atas perhatian serta dukungan Dewan HM. Pembangunan tersebut merupakan kebahagiaan besar bagi masyarakat yang selama ini menantikan adanya fasilitas yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas keagamaan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Dewan HM: "Hari Ini Mungkin Yang Kita Letakkan Baru Satu Batu. Namun Dengan Doa, Persatuan Dan Gotong Royong, Batu Pertama Ini Insya Allah Akan Menjadi Awal Berdirinya Tempat Yang Melahirkan Banyak Kebaikan. Semoga Sarana Kemasjidan Ini Dapat Membuat Masyarakat Menjadi Lebih Semangat Sholat 5 Waktu Di Masjid"
SIGAP NEWS NTB | Lombok Timur &mdash; Penantian panjang masyarakat Dusun Dasan Baru, Desa Suntalangu, Kecamatan Suela, Lombok Timur, untuk memiliki sarana ibadah yang lebih layak mulai menemukan titik terang. Harapan yang selama bertahun-tahun tersimpan di tengah keterbatasan wilayah akhirnya diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan sarana kemasjidan jamaah Masjid Al-Muhajirin, Rabu (26/8/2026).


Foto Suasana Kedekatan Dewan HM dengan Masyarakat,Saat Malakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sarana Kemasjidan Jamaah Masjid Al-Muhajirin Dasan Baru, Rabu (26/8/2026)
(Dok. Istimewa)


&nbsp;
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA itu menjadi momen penuh haru dan syukur bagi masyarakat setempat. Anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur Dapil 5 dari Fraksi Gerindra, TGH. Muhammad Husni Mubarok, QH., M.Pd.I, yang akrab disapa Dewan HM, hadir langsung untuk memulai pembangunan dengan meletakkan batu pondasi pertama.
Bagi warga Dusun Dasan Baru, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni pembangunan. Peletakan batu pertama menjadi simbol lahirnya harapan baru bagi masyarakat yang selama ini merasakan keterbatasan akses terhadap berbagai fasilitas sosial dan keagamaan.
Penantian Panjang Warga Akhirnya Mulai Terjawab
Selama bertahun-tahun, masyarakat Dusun Dasan Baru menyimpan keinginan besar agar memiliki sarana ibadah yang nyaman dan dapat menunjang berbagai aktivitas keagamaan jamaah.
Wilayah tersebut selama ini dikenal masyarakat setempat sebagai daerah yang relatif terpencil dan menghadapi berbagai keterbatasan akses. Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan pembangunan fasilitas sosial dan keagamaan menjadi salah satu harapan penting warga.
Doa demi doa pun terus dipanjatkan. Harapan agar suatu saat tersedia sarana kemasjidan yang lebih layak tidak pernah padam.
Kini, harapan tersebut mulai diwujudkan. Ratusan warga tampak hadir menyaksikan langsung dimulainya pembangunan. Wajah-wajah penuh antusiasme terlihat di lokasi. Bagi mereka, batu pertama yang diletakkan di atas pondasi bukan hanya material bangunan, melainkan awal dari sebuah ikhtiar bersama untuk membangun pusat ibadah, pendidikan keagamaan dan kebersamaan masyarakat.
Dewan HM Turun Langsung ke Area Pondasi
Momen peletakan batu pertama berlangsung sederhana, namun sarat makna.
Dewan HM tiba di lokasi dengan sikap hangat dan penuh keakraban. Mengenakan kemeja putih dengan lengan digulung hingga siku serta celana panjang yang dinaikkan hingga betis, ia tidak sekadar berdiri menyaksikan proses pembangunan dari kejauhan.
Ia turun langsung ke area pondasi. Dengan sigap, Dewan HM mengambil batu pondasi pertama dan menempatkannya di dasar lubang pembangunan. Suasana semakin khidmat ketika doa dan sholawat dipanjatkan bersama.
Ratusan warga yang berada di sekitar lokasi mengikuti prosesi tersebut dengan penuh kekhusyukan. Sejumlah warga duduk dan berjongkok di sekeliling area pondasi sambil mengamini doa yang dipanjatkan.
Suara &ldquo;amin&rdquo; menggema bersamaan, menciptakan suasana religius dan penuh harapan.
Momen sederhana itu menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam kegiatan tersebut. Impian yang selama ini hanya tersimpan dalam doa, perlahan mulai mengambil bentuk nyata melalui dimulainya pembangunan.
Dalam suasana penuh semangat, Dewan HM menyampaikan pesan inspiratif kepada masyarakat yang disambut tepuk tangan meriah.

&ldquo;Hari ini mungkin yang kita letakkan baru satu batu. Namun dengan doa, persatuan dan gotong royong, batu pertama ini insya Allah akan menjadi awal berdirinya tempat yang melahirkan banyak kebaikan. Semoga Sarana Kemasjidan ini dapat membuat masyarakat menjadikan lebih semangat sholat 5 waktu di masjid,&rdquo; katanya.

Tepuk tangan warga pun pecah menyambut pesan tersebut.
Pengurus Masjid Sampaikan Rasa Syukur
Usai prosesi peletakan batu pertama, perwakilan Pengurus Masjid Al-Muhajirin Dasan Baru menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Dewan HM, atas perhatian serta dukungan terhadap pembangunan sarana kemasjidan jamaah.
Dengan suara yang penuh haru, pengurus menyampaikan bahwa dimulainya pembangunan tersebut merupakan kebahagiaan besar bagi masyarakat yang selama ini menantikan adanya fasilitas yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas keagamaan.

&ldquo;Alhamdulillah, hari ini apa yang selama ini menjadi doa dan harapan masyarakat mulai mendapatkan jalan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan perhatian Dewan HM kepada masyarakat Dasan Baru. Semoga langkah baik ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,&rdquo; ungkapnya.

Ungkapan tersebut disambut tepuk tangan warga. Rasa haru tampak menyelimuti suasana. Bagi masyarakat, dimulainya pembangunan merupakan bukti bahwa harapan panjang tidak selalu berakhir sebagai angan-angan ketika diwujudkan melalui kepedulian dan kerja bersama.
Bukan Sekadar Bangunan, tetapi Pusat Kehidupan Umat
Pembangunan sarana kemasjidan jamaah di Masjid Al-Muhajirin diharapkan memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Masjid tidak hanya dipandang sebagai tempat pelaksanaan ibadah mahdhah, tetapi juga diharapkan berkembang menjadi pusat berbagai kegiatan keumatan.
Kedepannya, sarana tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan pengajian, pendidikan Al-Qur'an, pembinaan generasi muda, musyawarah masyarakat hingga berbagai aktivitas sosial yang memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, keberadaan masjid juga memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi.
Anak-anak dapat memiliki ruang untuk belajar membaca Al-Qur'an. Para remaja dapat memperoleh pembinaan keagamaan. Sementara masyarakat dapat menjadikan masjid sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Karena itu, batu pertama yang diletakkan pada Rabu pagi tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar dimulainya pembangunan fisik.
Di atas pondasi itu, masyarakat berharap akan tumbuh generasi yang dekat dengan nilai-nilai keagamaan, berakhlak baik dan memiliki semangat membangun kampung halaman.
Kedekatan Wakil Rakyat dan Masyarakat
Kehadiran Dewan HM yang turun langsung ke lokasi pondasi juga memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat.
Tanpa menjaga jarak, ia berbaur dengan warga dan mengikuti langsung prosesi pembangunan. Sikap tersebut menjadi gambaran pentingnya kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya.
Pembangunan, pada akhirnya, tidak hanya berbicara mengenai anggaran atau proyek fisik. Pembangunan juga membutuhkan kehadiran, perhatian dan kemauan untuk mendengar kebutuhan masyarakat secara langsung.
Di lokasi yang selama ini menghadapi keterbatasan, dimulainya pembangunan sarana kemasjidan menjadi wujud bahwa wilayah yang jauh dari pusat keramaian tetap memiliki harapan untuk berkembang.
Sinergi antara masyarakat, tokoh agama dan unsur pemerintahan menjadi modal penting agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat terus diperjuangkan.
Dewan HM: Semoga Segera Berdiri Kokoh dan Bermanfaat bagi Jamaah
Sebelum meninggalkan lokasi, Dewan HM menyampaikan komitmen dan harapannya agar proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong hingga pembangunan selesai.

&ldquo;Insya Allah, beberapa waktu ke depan, kita akan melihat bangunan dan atap sarana masjid ini berdiri kokoh. Semoga sarana masjid ini dapat semakin memotivasi kita untuk mencintai masjid,&rdquo; ujar Dewan HM.

Harapan tersebut langsung disambut gembira oleh warga.
Masyarakat pun membayangkan saat bangunan tersebut nantinya telah berdiri dan digunakan untuk berbagai kegiatan. Anak-anak dan remaja tampak bercengkerama di sekitar lokasi, sementara masyarakat menyaksikan dimulainya pekerjaan lanjutan pada area pondasi.
Para pekerja lokal pun mulai mempersiapkan tahapan pembangunan berikutnya agar proses pengerjaan dapat segera dilanjutkan.
Semangat gotong royong menjadi salah satu kekuatan yang diharapkan terus terjaga hingga pembangunan selesai.
Harapan Baru dari Dasan Baru
Peletakan batu pertama pembangunan sarana kemasjidan jamaah Masjid Al-Muhajirin menjadi penanda dimulainya babak baru bagi masyarakat Dusun Dasan Baru.
Dari sebuah wilayah yang menghadapi keterbatasan akses, kini muncul harapan besar untuk memiliki fasilitas keagamaan yang lebih layak dan mampu menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembangunan yang bermakna dapat dimulai dari kepedulian terhadap kebutuhan paling mendasar masyarakat.
Satu batu diletakkan, maka satu pondasi mulai dibangun. Namun di balik batu dan semen tersebut, tersimpan doa ratusan warga yang berharap tempat itu kelak menjadi rumah bagi ibadah, ilmu, persaudaraan dan lahirnya generasi penerus yang lebih baik.
Inspirasi Kolaborasi dan Gotong Royong
Momen di Dusun Dasan Baru menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana ketika kepedulian, komitmen dan gotong royong berjalan dalam satu arah.
Dukungan terhadap pembangunan sarana kemasjidan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus memperhatikan kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan.
Dengan kolaborasi antara masyarakat, tokoh agama, pemerintah dan wakil rakyat, berbagai harapan yang sebelumnya terasa jauh dapat perlahan diwujudkan.
Kini, masyarakat Dusun Dasan Baru menatap masa depan dengan optimisme baru.
Mereka menunggu hari ketika pembangunan rampung, atap berdiri kokoh dan suara azan berkumandang dari Masjid Al-Muhajirin yang semakin mampu menampung serta menggerakkan berbagai aktivitas jamaah.
Batu pertama telah diletakkan. Doa telah dipanjatkan. Gotong royong telah dimulai.
Dan dari Dusun Dasan Baru, sebuah harapan baru kini mulai dibangun. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk keberkahan dan generasi yang akan datang.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Menutup Pengabdian dengan Senyum: HPM KJK Bagikan Hadiah dan Santuni Anak Yatim ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-122266/hpm-kjk-bagikan-hadiah-dan-santuni-anak-yatim</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-26T08:02:56+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-122266/hpm-kjk-bagikan-hadiah-dan-santuni-anak-yatim</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Pemdes Batu Putik menilai kehadiran mahasiswa melalui program pengabdian memberikan dampak positif dalam membangun interaksi dan kebersamaan dengan masyarakat. Beragam kegiatan yang dilaksanakan selama pengabdian dinilai mampu menghadirkan ruang edukasi & kreativitas bagi masyarakat. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua Umum HPM KJK, Suparman: &ldquo;Pengabdian Ini Bukan Akhir Dari Hubungan Kita Dengan Masyarakat. Justru Ini Menjadi Awal Untuk Terus Menjaga Silaturahmi Dan Menghadirkan Kontribusi Yang Lebih Nyata. Kami Ingin Keberadaan HPM KJK Dapat Dirasakan Manfaatnya Oleh Masyarakat&rdquo;
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Himpunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Jerowaru dan Keruak (HPM KJK) resmi mengakhiri rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Batu Putik, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Penutupan berlangsung penuh keakraban dengan agenda pembagian hadiah perlombaan dan penyaluran santunan bagi anak-anak yatim setempat, Selasa (25/8/2026).
Pemdes Batu Putik Apresiasi Pengabdian Mahasiswa
Pemerintah Desa Batu Putik menyampaikan apresiasi atas rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan HPM KJK selama berada di tengah masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam momentum penutupan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi penanda berakhirnya kegiatan pengabdian, acara tersebut juga diisi dengan pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim.
Pemerintah Desa Batu Putik menilai kehadiran mahasiswa melalui program pengabdian memberikan dampak positif dalam membangun interaksi dan kebersamaan dengan masyarakat.
Beragam kegiatan yang dilaksanakan selama pengabdian dinilai mampu menghadirkan ruang edukasi dan kreativitas bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan warga Desa Batu Putik.
Pengabdian Bukan Sekadar Hadir di Tengah Masyarakat
Ketua Umum HPM KJK, Suparman, mengatakan kegiatan pengabdian masyarakat tidak semata-mata tentang kehadiran mahasiswa di tengah warga. Lebih dari itu, pengabdian merupakan bentuk upaya mahasiswa untuk memberikan manfaat sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

&ldquo;Pengabdian ini bukan akhir dari hubungan kita dengan masyarakat. Justru ini menjadi awal untuk terus menjaga silaturahmi dan menghadirkan kontribusi yang lebih nyata. Kami ingin keberadaan HPM KJK dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,&rdquo; ujarnya.

Menurut Suparman, mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial untuk tidak hanya berkutat pada ruang-ruang akademik, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat.
Mahasiswa, kata dia, perlu turun ke lapangan untuk melihat, mendengar, sekaligus memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, ilmu dan pengalaman yang diperoleh di lingkungan akademik dapat diterjemahkan menjadi kontribusi yang nyata.
Tinggalkan Kesan, Lanjutkan Silaturahmi
Penutupan kegiatan pengabdian HPM KJK di Desa Batu Putik tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian program yang telah dilaksanakan. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan tetap terjalin meski masa pengabdian telah berakhir.
Pembagian hadiah kepada para pemenang lomba dan santunan bagi anak-anak yatim menjadi bagian dari upaya menutup pengabdian dengan semangat berbagi, kebersamaan, serta kepedulian sosial.
HPM KJK berharap pengalaman selama menjalankan pengabdian di Desa Batu Putik dapat menjadi bekal bagi para mahasiswa untuk terus berkontribusi, sekaligus meninggalkan kesan positif dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Pastikan ZIS Tepat Sasaran, BAZNAS Lotim Turun Langsung Verifikasi Bantuan LKSA TGH. Sadaruddin ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-122244/baznas-lotim-lakukan-verifikasi-bantuan-lksa-di-suralaga</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-25T21:55:52+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-122244/baznas-lotim-lakukan-verifikasi-bantuan-lksa-di-suralaga</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Waka 1 Baznas Lotim, H. Murjoko, menjelaskan bahwa wilayah kerja Tim Zona 2 meliputi Kecamatan Selong, Suralaga, dan Lenek. Ia mengatakan, verifikasi secara langsung diperlukan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi masing-masing LKSA yang mengajukan bantuan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Lotim, Muh. Munir Fauzi, M.Pd: "Verifikasi Faktual Ini Kami Lakukan Untuk Memastikan Kesesuaian Antara Data Yang Diajukan Dengan Kondisi Sebenarnya Di Lapangan. Kami Melihat Langsung Kondisi LKSA, Data Anak Asuh, Kelengkapan Administrasi, Serta Kebutuhan Lembaga"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; BAZNAS Kabupaten Lombok Timur melaksanakan verifikasi faktual (verfak) calon penerima Program Bantuan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Tahun 2026 di LKSA TGH. Muhammad Sadaruddin, Desa Suralaga, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Selasa (25/8/2026).
Verifikasi tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan penyaluran program bantuan BAZNAS Lombok Timur. Kegiatan dilakukan untuk memastikan lembaga calon penerima memenuhi persyaratan dan kriteria yang telah ditetapkan, sekaligus memastikan bantuan yang bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) benar-benar diberikan secara tepat sasaran.
Tim BAZNAS melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi lembaga, kelengkapan administrasi, data anak asuh, kondisi asrama, hingga kebutuhan LKSA. Data yang diajukan kemudian dicocokkan dengan kondisi faktual di lapangan.
Pastikan Data Sesuai Kondisi Lapangan
Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kabupaten Lombok Timur, Muh. Munir Fauzi, M.Pd, mengatakan verifikasi faktual merupakan tahapan penting sebelum sebuah lembaga ditetapkan sebagai penerima bantuan.

&ldquo;Verifikasi faktual ini kami lakukan untuk memastikan kesesuaian antara data yang diajukan dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Kami melihat langsung kondisi LKSA, data anak asuh, kelengkapan administrasi, serta kebutuhan lembaga,&rdquo; ungkapnya.

Menurutnya, proses tersebut diperlukan agar bantuan yang nantinya disalurkan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing lembaga.
&ldquo;Dengan proses ini, kami berharap bantuan yang nantinya diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan,&rdquo; imbuhnya.
Muh. Munir menegaskan, BAZNAS Kabupaten Lombok Timur juga berkomitmen menjaga amanah para muzaki melalui pengelolaan dan pendistribusian dana ZIS secara profesional, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tim Zona 2 Verifikasi Langsung LKSA
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Lombok Timur sekaligus Koordinator Tim Zona 2, H. Murjoko, menjelaskan bahwa wilayah kerja Tim Zona 2 meliputi Kecamatan Selong, Suralaga, dan Lenek.
Ia mengatakan, verifikasi secara langsung diperlukan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi masing-masing LKSA yang mengajukan bantuan.
&ldquo;Tim Zona 2 melakukan verifikasi secara langsung agar kami mendapatkan data yang benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Kami tidak hanya melihat dokumen, tetapi juga melihat kondisi lembaga dan anak-anak yang berada dalam pengasuhan LKSA,&rdquo; jelasnya.

Murjoko menambahkan, hasil verifikasi tersebut nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses penetapan calon penerima bantuan.

&ldquo;Data hasil verifikasi ini nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses penetapan bantuan,&rdquo; katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan pengelola LKSA. Menurutnya, kerja sama yang baik diperlukan agar program bantuan tidak hanya tersalurkan secara tepat, tetapi juga memberikan dampak yang lebih besar terhadap keberlangsungan pelayanan sosial bagi anak-anak yang membutuhkan.
Pengurus LKSA Apresiasi Verifikasi BAZNAS
Dari pihak LKSA TGH. Muhammad Sadaruddin, pengurus menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung tim BAZNAS Kabupaten Lombok Timur dalam pelaksanaan verifikasi faktual tersebut.
&ldquo;Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Lombok Timur yang telah hadir langsung melakukan verifikasi di LKSA kami. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan lembaga secara langsung kepada tim BAZNAS,&rdquo; ujar pengurus LKSA.
Pengurus berharap proses verifikasi tersebut dapat membuka peluang bagi terwujudnya dukungan yang nantinya memberikan manfaat bagi anak-anak yang berada dalam pengasuhan LKSA.
&ldquo;Semoga proses ini dapat menjadi jalan bagi terwujudnya bantuan yang bermanfaat bagi anak-anak yang kami asuh,&rdquo; lanjutnya.
Selain itu, pengurus berharap dukungan dari BAZNAS maupun berbagai pihak dapat terus terjalin sehingga LKSA TGH. Muhammad Sadaruddin dapat meningkatkan kualitas pelayanan, pengasuhan, serta pemenuhan kebutuhan anak-anak yang berada di dalam binaannya.
Menjaga Amanah Dana ZIS
Verifikasi faktual Program Bantuan LKSA Tahun 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Lombok Timur dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pendayagunaan dana ZIS.
Setiap pengajuan bantuan tidak serta-merta langsung ditetapkan sebagai penerima. Prosesnya dilakukan melalui tahapan administrasi dan verifikasi faktual untuk memastikan kesesuaian antara dokumen pengajuan dengan kondisi nyata di lapangan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam menjaga amanah para muzaki. Dana ZIS yang telah dihimpun diharapkan dapat disalurkan kepada pihak yang berhak secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata.
Pelaksanaan verifikasi di LKSA TGH. Muhammad Sadaruddin, Desa Suralaga, Kecamatan Suralaga, pun diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perlindungan, pengasuhan, pendidikan, serta pemenuhan kebutuhan dasar.
Dengan verifikasi yang dilakukan secara langsung dan objektif, BAZNAS Lombok Timur berupaya memastikan setiap program bantuan benar-benar menyentuh kebutuhan penerima manfaat sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kapolres AKBP Ariakta Apresiasi Lapas Selong Cetak WBP Terampil dan Siap Kembali Produktif ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-122557/kapolres-akbp-ariakta-apresiasi-lapas-selong</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-25T19:35:37+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-122557/kapolres-akbp-ariakta-apresiasi-lapas-selong</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kedua institusi memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan tugas masing-masing. Penguatan sinergi dinilai penting, khususnya dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan Lapas. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha: &ldquo;Pembinaan Keterampilan Penting Sebagai Bekal WBP Kembali Ke Masyarakat&rdquo;
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Sinergi antara Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong terus diperkuat. Hal tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., ke Lapas Kelas IIB Selong, Senin (24/8/2026).
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarinstansi, tetapi juga memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus melihat langsung program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Disambut Hangat Kalapas dan Jajaran
Kapolres Lombok Timur bersama rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, SH beserta jajaran.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua institusi memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan tugas masing-masing.
Penguatan sinergi dinilai penting, khususnya dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan Lapas.
Perkuat Koordinasi Keamanan dan Ketertiban
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Polres Lombok Timur dan Lapas Kelas IIB Selong turut membahas sejumlah langkah strategis dalam penguatan keamanan dan ketertiban.
Koordinasi mencakup upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan, pertukaran informasi, peningkatan kewaspadaan, hingga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Melalui komunikasi dan koordinasi yang semakin intensif, kedua pihak diharapkan dapat melakukan langkah pencegahan secara cepat dan tepat terhadap setiap potensi gangguan.
Tinjau Program Sablon, Kapolres Apresiasi Kemandirian WBP
Selain membahas aspek keamanan, Kapolres Lombok Timur juga meninjau langsung sejumlah kegiatan pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan, khususnya program keterampilan sablon pakaian.
Program tersebut mendapat apresiasi karena dinilai memberikan ruang bagi WBP untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, serta meningkatkan produktivitas selama menjalani masa pembinaan.
Keterampilan yang diperoleh melalui program tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para WBP ketika telah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke tengah masyarakat.

&ldquo;Pembinaan keterampilan penting sebagai bekal WBP kembali ke masyarakat&rdquo;, pesan Kapolres Lombok Timur.

Momentum Perkuat Kolaborasi Antarinstansi
Kunjungan Kapolres Lombok Timur ini menjadi momentum positif dalam memperkuat kolaborasi antara Polres Lombok Timur dan Lapas Kelas IIB Selong.
Dukungan terhadap program pembinaan, disertai koordinasi yang kuat dalam bidang keamanan dan ketertiban, diharapkan dapat mendorong terciptanya sistem pembinaan WBP yang semakin produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesiapan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Maulid Nabi 1448H di Pringgabaya: Ancak Rp 52 Jt+, TGH Muhsin Sebut Pahala Luar Biasa Bagi Istri Ini ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/keagamaan/np-122219/maulid-nabi-muhammad-saw-1448h-di-masjid-besar-pringgabaya</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ keagamaan ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-25T15:41:53+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/keagamaan/np-122219/maulid-nabi-muhammad-saw-1448h-di-masjid-besar-pringgabaya</guid>
        <description>
            <![CDATA[ “Ambilkan minum suami, pahalanya seperti orang puasa 1 tahun. Mencium suami dengan penuh rasa kasih sayang 1 kali, sama dengan orang membaca Al-Qur'an 30 juz, 12 kali khatam. Terus mengajak suami berhubungan badan, pahalanya seperti pahala haji umrah 200 kali,” pesannya kepada jamaah. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua DKM Masjid Besar Jami'ul Khair Pringgabaya, TGH. Muhammad Husni Mubarok, QH., M.Pd.I: "Insya Allah Pada Bulan September Ini Akan Ada Pergantian Pengurus. Kami Berharap Pengurus Berikutnya Bisa Lebih Melakukan Pembangunan. Dulunya Masjid Ini Dikenal Sebagai Masjid Biru. Kedepannya Kita Akan Perindah Dan Branding, Agar Lebih Indah Dan Dikenal Sebagai Masjid Dua Pilar"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Besar Jami'ul Khair, Desa Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, berlangsung khidmat dan meriah, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus momentum memperkuat kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW. Selain diisi dengan pembacaan dan pengajian Maulid Nabi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyampaian sejumlah program sosial, laporan hasil pengumpulan Ancak atau Bendera Ancak, serta pesan-pesan keagamaan mengenai akhlak, kehidupan, keluarga dan keteladanan Rasulullah SAW.
Sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya mantan Camat Pringgabaya, perwakilan Polsek Pringgabaya, Pj. Kepala Desa Pringgabaya, Kanit Dikbud Pringgabaya, Danposramil Pringgabaya Kapten Inf. Agil, para pejabat lainnya, tokoh agama, tokoh masyarakat serta jamaah dari berbagai wilayah di Desa Pringgabaya.
Apresiasi untuk Jamaah dan Kaum Ibu
Ketua DKM Masjid Besar Jami'ul Khair Desa Pringgabaya, TGH. Muhammad Husni Mubarok, QH., M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah dan masyarakat yang telah ikut menyukseskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Secara khusus, ia memberikan apresiasi kepada kaum ibu yang telah berkontribusi dari rumah dalam menyiapkan berbagai kebutuhan kegiatan Maulid.

&ldquo;Terima kasih kepada jamaah kita, khususnya ibu-ibu yang ada di rumah. Mudah-mudahan apa yang dikerjakannya menjadi amal ibadah,&rdquo; ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para bapak dan seluruh jamaah yang hadir. Menurutnya, kemeriahan peringatan Maulid tidak terlepas dari kebersamaan dan partisipasi masyarakat.

&ldquo;Kemudian terima kasih kepada bapak-bapak yang hadir hingga acara ini bisa meriah. Mudah-mudahan setiap langkah pelungguh menjadi ibadah kepada Allah SWT,&rdquo; katanya.

TGH. Muhammad Husni Mubarok, yang juga merupakan Anggota DPRD Lombok Timur dari Fraksi Gerindra Dapil 5 (dikenal juga sebagai Dewan HM), kemudian menyampaikan sejumlah laporan dan rencana kegiatan sosial yang telah dan akan dilaksanakan oleh pengurus masjid.
Khitan Gratis untuk 14 Anak
Salah satu program yang mendapat perhatian dalam sambutan Ketua DKM adalah rencana pelaksanaan khitan gratis bagi 14 anak. Program tersebut, menurutnya, merupakan kegiatan yang secara rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pelayanan sosial kepada masyarakat.

&ldquo;Alhamdulillah, berikutnya akan ada khitanan gratis sebanyak 14 anak yang biasa kita adakan tiap tahun. Ini gratis, yang biasanya bayar Rp1,5 juta, karena menggunakan sunat teknologi terbaru oleh Klinik Al Muchlisin,&rdquo; jelasnya.

Ia bersyukur karena Klinik Al Muchlisin tetap berkomitmen mendukung kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui pengobatan gratis dan khitan gratis.

&ldquo;Alhamdulillah, klinik ini masih tetap berkomitmen mengadakan pengobatan gratis dan sunat gratis,&rdquo; tambahnya.

Selain program sosial, pihak pengurus juga bersyukur atas meningkatnya hasil pengumpulan Ancak masyarakat dalam peringatan Maulid tahun ini.
Pengurus Masjid Akan Berganti, Karpet Masjid Telah Lunas
Dalam kesempatan tersebut, TGH. Husni juga menyampaikan bahwa pada September mendatang direncanakan adanya pergantian kepengurusan masjid.
Ia berharap Pemerintah Desa Pringgabaya dapat menginisiasi pembentukan kepengurusan baru demi melanjutkan berbagai program keagamaan dan pembangunan masjid.

&ldquo;Insya Allah pada bulan September ini akan ada pergantian pengurus. Oleh sebab itu, kami minta Pemdes untuk menginisiasi pengurus baru. Kalaupun ada kekhilafan kepengurusan kami, mohon maaf,&rdquo; ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena salah satu pekerjaan rumah pengurus sebelumnya, yakni pelunasan karpet masjid, kini telah berhasil diselesaikan.

&ldquo;Mengenai PR kami yang belum rampung, yaitu pelunasan karpet, kini Alhamdulillah sudah lunas,&rdquo; katanya.

Kedepan, pengurus berikutnya diharapkan dapat melanjutkan pembangunan dan pengembangan Masjid Besar Jami'ul Khair yang memiliki identitas tersendiri di tengah masyarakat.
Menurutnya, masjid tersebut dikenal sebagai masjid dengan dua pilar. Dahulu masyarakat juga mengenalnya sebagai &ldquo;Masjid Biru&rdquo;. Karena itu, pengurus ke depan diharapkan dapat terus memperindah sekaligus memperkuat branding masjid.

&ldquo;Kami berharap pengurus berikutnya bisa lebih melakukan pembangunan. Dulunya masjid ini dikenal sebagai Masjid Biru. Kedepannya kita akan perindah dan branding agar lebih indah dan dikenal sebagai Masjid Dua Pilar,&rdquo; tegasnya.

Pj. Kades: Tiga Bulan Lebih, Dukungan Masyarakat Luar Biasa
Pj. Kepala Desa Pringgabaya, Ainur Rofiq, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pertemuan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut mendapat keberkahan dan ridha Allah SWT.

&ldquo;Semoga pertemuan kita ini menjadi pertemuan yang diridhai oleh Allah SWT,&rdquo; katanya.

Ainur Rofiq juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama masyarakat selama dirinya menjalankan amanah sebagai Pj. Kepala Desa Pringgabaya.
Ia menyebut, meskipun baru sekitar tiga bulan empat hari menjalankan tugas, dukungan masyarakat yang begitu besar membuat dirinya merasa telah lama bersama warga Pringgabaya.

&ldquo;Tidak terasa sudah tiga bulan empat hari dan saya merasa sudah lama, saking luar biasanya dukungan masyarakat. Terima kasih atas kerja samanya,&rdquo; ujarnya.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran, termasuk Dana Desa yang relatif lebih kecil, tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan semangat dalam membangun desa.

&ldquo;Walaupun DD Pringgabaya lebih kecil saat ini, namun kita tidak berkecil hati. Itu semua berkat dukungan dua Dewan kita (Dwan HM &amp; Dewan H. Muhammad Luthfi) yang mendukung berbagai program di desa kita ini,&rdquo; katanya.

Melalui peringatan Maulid, ia berharap siraman rohani yang disampaikan para Tuan Guru mampu membawa perubahan positif dalam kehidupan masyarakat.

&ldquo;Semoga dengan adanya siraman rohani dari Tuan Guru kita pada acara Maulid ini, maka akan ada perubahan akhlak kita menjadi lebih baik,&rdquo; tambahnya.

TGH. Muhsin: Jamaah yang Hadir Adalah Orang yang Mendapat Hidayah
Memasuki sesi pengajian Maulid, TGH. Muhsin menyampaikan tausiah di hadapan jamaah. Ia mengawali ceramah dengan rasa syukur melihat tingginya antusiasme masyarakat Pringgabaya menghadiri pengajian.

&ldquo;Alhamdulillah, pada 12 Rabiul Awal ini masyarakat Pringgabaya yang berada di tengah kita luar biasa senang ngaji dengan menghadiri acara pengajian Maulid ini. Anda semua yang hadir ini merupakan orang yang mendapat hidayah,&rdquo; sebutnya.

Dalam ceramahnya, TGH. Muhsin memaparkan empat hikmah besar diutus dan dilahirkannya Nabi Muhammad SAW ke dunia, yang menurutnya harus menjadi bahan perenungan umat Islam dalam menjalani kehidupan.
Empat Hikmah Besar Kelahiran Nabi Muhammad SAW
TGH. Muhsin menjelaskan bahwa secara garis besar terdapat empat hikmah penting dari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Foto TGH. Muhsin Saat Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Besar Jami'ul Khair Pringgabaya(Dok. Pribadi)

&nbsp;
Pertama, mengangkat harkat dan martabat perempuan.
Ia menjelaskan pentingnya menempatkan perempuan secara mulia serta membangun kehidupan rumah tangga dengan kasih sayang, penghormatan dan ketaatan kepada ajaran agama.
Dalam bagian ceramahnya, TGH. Muhsin menyampaikan berbagai pesan mengenai hubungan suami dan istri. Ia mendorong para jamaah untuk membangun rumah tangga yang harmonis, menjaga kasih sayang, menghindari prasangka buruk, serta saling menghormati.

&ldquo;Ambilkan minum suami pahalanya seperti orang puasa satu tahun. Mencium suami dengan penuh rasa kasih sayang satu kali, sama dengan orang membaca Al-Qur'an 30 juz, 12 kali khatam. Terus memberikan suami atau mengajak suami bercinta atau berhubungan badan, pahalanya seperti pahala haji umrah 200 kali,&rdquo; pesannya kepada jamaah.

Ia juga menekankan pentingnya ketaatan seorang istri kepada suami dalam koridor ajaran agama serta mengingatkan agar kehidupan rumah tangga tidak dibangun di atas prasangka buruk.

&ldquo;Oleh karena itu kepada para istri supaya taat dan patuh pada suami. Tidak boleh suuzan pada suami,&rdquo; ujarnya.

Dalam penyampaian yang disambut antusias dan tepuk tangan jamaah, TGH. Muhsin juga menggunakan sejumlah ungkapan dan ilustrasi khas dalam memberikan nasihat tentang pentingnya kasih sayang dan kedekatan suami-istri.
Ia turut mengingatkan jamaah agar menjaga diri dari sifat su'udzon atau prasangka buruk.

&ldquo;Dosa besar itu bukan merampok, bukan berzina, bukan apa-apa. Tetapi suuzan. Apalagi suuzan pada suami, tidak boleh,&rdquo; pesannya.

Kedua, Nabi Muhammad SAW diutus sebagai Rahmatan lil Alamin.
Menurutnya, kehadiran Rasulullah SAW merupakan rahmat bagi seluruh alam. Karena itu, umat Islam harus mampu menampilkan ajaran Islam yang membawa kasih sayang, kebaikan, kedamaian dan kemaslahatan.
Ketiga, memperkokoh agama Islam di muka bumi.
Nabi Muhammad SAW, lanjutnya, membawa risalah untuk menegakkan dan menyempurnakan ajaran Islam. Umat Islam pun dituntut untuk menjaga dan memperkokoh agama melalui keimanan, ibadah dan akhlak yang baik.
Keempat, menjadi suri teladan serta memperbaiki akhlak manusia.
Rasulullah SAW hadir membawa teladan bagi umat manusia. Karena itu, kecintaan kepada Nabi tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi harus tercermin dalam perubahan perilaku dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak Cukup Ilmu Syariat, Jamaah Diajak Memahami Ilmu Hakikat
Dalam tausiah tersebut, TGH. Muhsin juga mengajak jamaah untuk tidak hanya mempelajari ilmu syariat, tetapi turut mendalami dimensi hakikat kehidupan.

&ldquo;Kita jangan hanya memiliki ilmu syariat saja, tapi juga harus memiliki ilmu hakikat. Kita hidup dengan tiga, yaitu jasad, jiwa atau nafsu dan ruh,&rdquo; pesannya.

Ia kemudian menguraikan pandangannya mengenai kehidupan manusia yang terdiri atas jasad, jiwa dan ruh.
Menurut penjelasannya, jasad membutuhkan makanan yang halal selama hidup di dunia. Selain itu, manusia juga memiliki kewajiban menjalankan ibadah, terutama shalat lima waktu, sebagai bentuk penghambaan dan rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang telah diberikan.
TGH. Muhsin dalam ceramahnya memberikan penjelasan dan perumpamaan spiritual mengenai shalat lima waktu, termasuk makna jumlah rakaat dan keterkaitannya dengan rasa syukur manusia atas nikmat anggota tubuh.
Ia menjelaskan bahwa shalat tidak semata-mata menjadi kewajiban, melainkan juga wujud penghambaan dan ungkapan rasa syukur seorang hamba kepada Allah SWT.
Sedekah sebagai Bekal Kebaikan
Pada bagian lain, TGH. Muhsin juga menekankan pentingnya sedekah sebagai amal yang harus diperbanyak selama manusia masih hidup.
Ia mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanya sementara, sementara manusia akan memasuki fase kehidupan berikutnya setelah kematian.

&ldquo;Makanan jiwa di dalam alam kubur adalah sedekah. Jadi makanan kita di alam kubur adalah pahala sedekah,&rdquo; pesannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat kepada jamaah agar tidak hanya mengejar kepentingan duniawi, tetapi juga mempersiapkan amal kebajikan sebagai bekal kehidupan akhirat.
&ldquo;Tiang Negara Adalah Perempuan&rdquo;
Di penghujung tausiah, TGH. Muhsin kembali menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membentuk generasi dan peradaban.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama dalam pembentukan karakter anak, sehingga seorang ibu memiliki peran besar dalam pendidikan dan pembinaan akhlak generasi.

&ldquo;Tiang negara adalah perempuan. Karena madrasah pertama adalah istri. Baik istri, walaupun suami kurang ajar, maka anaknya tetap akan jadi saleh atau salehah,&rdquo; tutupnya.

Pesan tersebut mengundang perhatian jamaah sekaligus menjadi penegasan mengenai pentingnya pendidikan keluarga, peran ibu dan pembentukan karakter anak sejak lingkungan rumah tangga.
Perolehan Ancak Naik Rp2,639 Juta, Tembus Rp 52,791 Juta
Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Lalu Fathul Anwar, S.Pd, menyampaikan laporan hasil perolehan Bendera Ancak dari masyarakat.
Berdasarkan laporan panitia, hasil perolehan Ancak dari 15 wilayah mencapai total Rp 52.791.000.
Adapun rinciannya sebagai berikut:


Dusun Seimbang: Rp3.410.000.


Montong Sari: Rp3.300.000.


Embur Lauk: Rp3.865.000.


Embur Daya: Rp6.068.000.


Jejangka Lauk: Rp3.000.000.


Dasan Bantek: Rp1.570.000.


Sari Goge: Rp1.805.000.


Dasan Lendang: Rp600.000.


Jejangka Daya: Rp4.000.000.


Belawong: Rp2.000.000.


Belawong Lauk: Rp2.200.000.


Otak Desa: Rp4.730.000.


Karang Kapitan: Rp4.593.000.


Mekar Sandat: Rp6.086.000.


Dalam Tengak: Rp5.764.000.


Ketupat Lalu Fathul Anwar mengungkapkan, perolehan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan Maulid tahun sebelumnya.

&ldquo;Total Bendera Ancak mencapai Rp52,791 juta pada tahun ini. Sedangkan pada tahun kemarin Rp50,152 juta. Alhamdulillah kenaikan Rp2,639 juta. Peringkat pertama yaitu Mekar Sandat,&rdquo; ungkap Ketua Panitia.

Dengan demikian, perolehan Ancak pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah mengalami peningkatan sebesar Rp 2,639 juta&nbsp;dibandingkan tahun sebelumnya.
Dusun Mekar Sandat menjadi penyumbang perolehan tertinggi dengan total Rp 6.086.000, disusul Embur Daya sebesar Rp 6.068.000 dan Dalam Tengak sebesar Rp 5.764.000.
Maulid sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kebersamaan
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Besar Jami'ul Khair Desa Pringgabaya bukan sekadar menjadi agenda tahunan keagamaan.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong, kebersamaan dan partisipasi masyarakat. Mulai dari keterlibatan jamaah, kaum ibu, tokoh agama, pemerintah desa, unsur keamanan, panitia hingga masyarakat dari berbagai dusun, seluruhnya menjadi bagian dari kemeriahan peringatan kelahiran Rasulullah SAW.
Peningkatan perolehan Ancak menjadi salah satu gambaran tingginya partisipasi dan semangat masyarakat dalam menyemarakkan Maulid tahun ini.
Di sisi lain, pesan-pesan yang disampaikan dalam pengajian menjadi pengingat bahwa peringatan Maulid hendaknya tidak berhenti pada seremonial semata. Keteladanan Nabi Muhammad SAW harus diterjemahkan dalam kehidupan nyata melalui perbaikan akhlak, memperkuat kasih sayang dalam keluarga, meningkatkan ibadah, memperbanyak sedekah, menjauhi prasangka buruk dan memperkokoh persaudaraan.
Dengan semangat tersebut, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pringgabaya diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus membangun masyarakat yang semakin religius, harmonis dan berakhlak mulia. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres AKBP Ariakta, Pesta Rakyat Berakhir Meriah ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-121904/penutupan-festival-gawe-beleq-sakra-barat</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-23T18:29:40+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-121904/penutupan-festival-gawe-beleq-sakra-barat</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Muhammad Faizun Fikry mengaku terharu sekaligus bangga melihat besarnya animo masyarakat. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi energi tersendiri bagi panitia. Harapan tersebut sejalan dengan semangat Festival Gawe Beleq yang mengusung tema “Karya Bersama untuk Kita Semua”. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi: "Polres Lombok Timur Mengapresiasi Panitia Dan Masyarakat Kecamatan Sakra Barat Yang Telah Bersama-Sama Menjaga Kegiatan Ini, Sehingga Dapat Berlangsung Aman Dan Kondusif. Antusiasme Masyarakat Yang Cukup Tinggi Menunjukkan Bahwa Kegiatan Seperti Ini Mendapat Dukungan Yang Baik Dari Masyarakat"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Festival Gawe Beleq Kecamatan Sakra Barat dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 resmi ditutup pada Sabtu malam (22/8/2026). Selama tujuh hari pelaksanaan, festival bertema &ldquo;Karya Bersama untuk Kita Semua&rdquo; itu menjadi ruang kebersamaan masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi warga, khususnya pelaku UMKM.
Penutupan pesta rakyat tersebut berlangsung meriah di Lapangan Barokah, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur. Ribuan warga memadati lokasi sejak sore hingga malam hari untuk menyaksikan rangkaian terakhir Festival Gawe Beleq 2026.
Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H, secara langsung menutup kegiatan sekitar pukul 21.00 WITA.
Turut hadir Ketua Baznas Kabupaten Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, S.Pd., M.Pd; Camat Sakra Barat, Kamaluddin, S.Adm; perwakilan MNC NTB; Kapolsek Sakra Barat, Ipda Awaludin; para kepala desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati arena festival.
Lapangan Barokah Dipadati Warga
Malam penutupan menjadi salah satu puncak kemeriahan Festival Gawe Beleq. Sejak sore, Lapangan Barokah Sakra Barat dipadati masyarakat dari berbagai wilayah.
Area parkir terlihat penuh, tenda-tenda UMKM ramai dikunjungi pembeli, sementara masyarakat memenuhi sisi lapangan untuk menyaksikan langsung malam terakhir pesta rakyat tersebut.
Antusiasme warga semakin terasa ketika Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha tiba di lokasi. Sorak dan tepuk tangan masyarakat mengiringi rangkaian acara hingga momen pemukulan gong sebagai tanda resmi berakhirnya Festival Gawe Beleq.
Pemukulan gong dilakukan sebanyak sembilan kali oleh Kapolres Lombok Timur.
Kapolres Apresiasi Panitia dan Masyarakat
Kapolres AKBP Ariakta melalui Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, SH menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat Kecamatan Sakra Barat yang telah bersama-sama menyukseskan Festival Gawe Beleq.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.

&ldquo;Kegiatan seperti ini sangat luar biasa. Selain mempererat kebersamaan masyarakat dalam memperingati kemerdekaan, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Lombok Timur, khususnya para pelaku UMKM,&rdquo; ujar Iptu Lalu Rusmaladi.

Ia menyampaikan, tingginya antusiasme masyarakat selama pelaksanaan festival menjadi bukti bahwa kegiatan positif yang memberikan ruang bagi masyarakat, seni budaya, dan UMKM mendapat dukungan luas.
Kapolres, lanjutnya, juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

&ldquo;Polres Lombok Timur mengapresiasi panitia dan masyarakat Kecamatan Sakra Barat yang telah bersama-sama menjaga kegiatan ini sehingga dapat berlangsung aman dan kondusif. Antusiasme masyarakat yang cukup tinggi menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini mendapat dukungan yang baik dari masyarakat,&rdquo; katanya.

Gawe Beleq Gerakkan UMKM dan Ekonomi Warga
Salah satu dampak yang paling terlihat dari pelaksanaan Festival Gawe Beleq adalah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Selama festival berlangsung, para pelaku UMKM mendapat kesempatan untuk menawarkan berbagai produk kepada masyarakat yang datang berkunjung. Ramainya pengunjung menjadi peluang bagi pedagang untuk meningkatkan penjualan.
Kapolres Lombok Timur menilai Festival Gawe Beleq menjadi momentum positif dalam memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi dari sebuah kegiatan rakyat.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia yang telah berhasil menghadirkan kegiatan tersebut sebagai hiburan sekaligus wadah kebersamaan masyarakat.

&ldquo;Terima kasih Mas Fikry dan seluruh panitia yang telah berhasil menghibur masyarakat Lombok Timur, khususnya masyarakat Sakra Barat,&rdquo; demikian apresiasi yang disampaikan Kapolres AKBP Ariakta melalui Kasi Humas Polres Lombok Timur.

Ketua Panitia Haru Lihat Antusiasme Warga
Ketua Panitia Festival Gawe Beleq, Muhammad Faizun Fikry, S.IP., M.AP mengaku terharu sekaligus bangga melihat besarnya animo masyarakat sejak malam pertama hingga malam penutupan.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi energi tersendiri bagi panitia dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
Ia mengaku tidak menyangka Festival Gawe Beleq mendapat sambutan begitu besar dari masyarakat.

&ldquo;Terima kasih atas antusiasme seluruh masyarakat. Kami berharap event seperti ini tetap bisa dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya,&rdquo; ujarnya.

Harapan tersebut sejalan dengan semangat Festival Gawe Beleq yang mengusung tema &ldquo;Karya Bersama untuk Kita Semua&rdquo;, yakni menghadirkan kegiatan yang lahir dari kebersamaan dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Baznas Salurkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas
Di tengah kemeriahan malam penutupan, Festival Gawe Beleq juga diisi dengan kegiatan sosial.
Baznas Kabupaten Lombok Timur menyerahkan bantuan kepada masyarakat lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Ketua Baznas Lombok Timur Drs. H. Muhammad Kamli turut hadir dalam penutupan tersebut. Kehadiran Baznas sekaligus memperkuat nilai sosial Festival Gawe Beleq, bahwa pesta rakyat tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi momentum berbagi dan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat.
Pengumuman Pemenang hingga Pelepasan Lampion
Rangkaian penutupan semakin semarak dengan pengumuman para pemenang berbagai perlombaan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Kecamatan Sakra Barat.
Beragam kategori perlombaan digelar, mulai dari gerak jalan tingkat TK/RA/PAUD hingga tingkat umum. Selain itu, turut diumumkan pemenang pawai alegoris untuk tingkat TK/RA/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA hingga kategori umum.
Setelah itu, suasana malam semakin meriah dengan pelepasan lampion, pengundian kupon berhadiah dengan hadiah utama kipas angin, serta penampilan kesenian Rudat Temu Karya Tunggal Kayun.
Penampilan kesenian tersebut menjadi salah satu sajian yang menutup malam dengan nuansa budaya dan kebersamaan.
Polri Komitmen Dukung Kegiatan Positif Masyarakat
Iptu Lalu Rusmaladi menegaskan, Polri akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan masyarakat yang bersifat positif, khususnya kegiatan yang mampu mempererat persatuan dan kebersamaan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Sakra Barat selama Festival Gawe Beleq merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
&ldquo;Ke depan, kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan ketertiban, sehingga masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman,&rdquo; pungkasnya.
Ditutup dengan Catatan Manis
Selama kegiatan berlangsung, pengamanan dilakukan oleh personel Polsek Sakra Barat bersama personel Posramil Sakra Barat yang dipimpin langsung Kapolsek Sakra Barat Ipda Awaludin.
Sinergi aparat keamanan, panitia, pemerintah kecamatan, serta partisipasi masyarakat membuat seluruh rangkaian Festival Gawe Beleq dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Dari panggung hiburan, penampilan seni budaya, perlombaan, kegiatan sosial hingga ramainya lapak UMKM, Festival Gawe Beleq 2026 meninggalkan catatan manis bagi masyarakat Sakra Barat.
Selama tujuh hari, festival ini menjadi magnet yang mempertemukan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan. Dan pada malam terakhir, Lapangan Barokah menjadi saksi bagaimana pesta rakyat itu ditutup dengan meriah.
Satu pesan kuat yang tercermin dari kemeriahan tersebut: ketika masyarakat diberi ruang untuk berkarya, berkumpul, dan bergerak bersama, semangat kebersamaan akan tumbuh dan manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ HUT ke-25 Demokrat: LL. Abd. Hafidz Tegaskan Komitmen Penguatan UMKM & LZH Harap AHY Jadi Presiden ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121894/hut-demokrat-ke-25-di-lombok-timur</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-23T15:51:53+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121894/hut-demokrat-ke-25-di-lombok-timur</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Dewan H. Lalu Zaenul Hamdi, S.Pd menyampaikan kegiatan seperti senam bersama, bazar & berbagai perlombaan menjadi sarana penting untuk menunjukkan eksistensi Partai Demokrat di tengah masyarakat. Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyerap berbagai aspirasi. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Anggota DPRD Lotim Dapil 5, Lalu Abdul Hafidz, S.Ag, MM: &ldquo;Bazar Merupakan Bentuk Kepedulian DEMOKRAT Terhadap Penguatan UMKM Sesuai Dengan Tema Acara. Sedangkan Kedua Lainnya Merupakan Wujud Rasa Syukur Atas Pengabdian DEMOKRAT Kepada Masyarakat Dalam 25 Tahun Ini. Komitmen Kami Adalah Bersama Masyarakat Yaitu Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, Menjaga Demokrasi&rdquo;
HUT ke-25 Demokrat: LL. Abd. Hafidz Tegaskan Komitmen Penguatan UMKM &amp; LZH Harap AHY Jadi Presiden
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Suasana Lapangan YTI NWDI Wanasaba, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (23/8/2026) pagi, berlangsung semarak. Ratusan masyarakat tampak antusias mengikuti senam pagi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.45 WITA tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga bersama. Momentum itu sekaligus menjadi ruang bagi Partai Demokrat untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menggabungkan olahraga, hiburan, pemberdayaan ekonomi, serta perlombaan bagi pelajar.

Foto Suasana Acara Senam Pagi Dalam Rangkaian Semarak HUT DEMOKRAT Ke-25 di Wanasaba yang Diinisiasi Oleh Lalu Abdul Hafidz, S.Ag., MM, Anggota DPRD Lotim Dapil 5, serta H. Lalu Zaenul Hamdi, S.Ag, Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil NTB 3; Foto Tingginya Antusiasme Masyarakat Dalam HUT Demokrat Ke-25 (Dok. Pribadi)

&nbsp;
HUT ke-25 Partai Demokrat tahun ini mengusung tema &ldquo;Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, Menjaga Demokrasi.&rdquo;
Senam Pagi Jadi Magnet Masyarakat
Sejak pagi, masyarakat mulai memadati kawasan Lapangan YTI NWDI Wanasaba. Semangat peserta terlihat ketika senam bersama dimulai.
Sejumlah tokoh dan kader Partai Demokrat turut hadir dan berbaur bersama masyarakat, di antaranya Lalu Abdul Hafidz, S.Ag., MM, Anggota DPRD Lombok Timur dari Dapil 5, serta H. Lalu Zaenul Hamdi, S.Ag, Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil NTB 3.
Kehadiran kedua anggota legislatif tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan partai yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan bahwa peringatan seperempat abad Partai Demokrat tidak hanya dirayakan secara seremonial.
Semarak HUT Demokrat Digelar Sejak 5 Agustus
Rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Wanasaba telah berlangsung sejak 5 hingga 23 Agustus 2026.
Beragam kegiatan disiapkan untuk melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda dan pelajar. Beberapa di antaranya yakni:

Lomba Pidato AHY Muda tingkat SLTA;
Lomba Celedor tingkat SLTP;
Lomba Nyaon Nyiur tingkat SD/MI;
Senam pagi bersama masyarakat;
Bazar UMKM.
Penutupan Acara dengan Jalan Sehat Keliling Kampung pada 23 Agustus 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut diinisiasi oleh dua anggota legislatif Partai Demokrat, yakni Lalu Abdul Hafidz, S.Ag., MM selaku Anggota DPRD Lombok Timur Dapil 5 dan H. Lalu Zaenul Hamdi, S.Ag selaku Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil NTB 3.
Kegiatan tersebut dirancang untuk menggabungkan semangat olahraga, kreativitas generasi muda, pelestarian budaya, sekaligus penguatan ekonomi masyarakat.
Lalu Abdul Hafidz: Bazar Bentuk Kepedulian terhadap UMKM
Anggota DPRD Lombok Timur, Lalu Abdul Hafidz (LL. Abd. Hafidz), mengatakan kegiatan HUT ke-25 Partai Demokrat tersebut merupakan bagian dari Olahraga Rakyat yang dilaksanakan secara serentak secara nasional mulai Minggu, 23 Agustus 2026.

&ldquo;Acaranya serentak diadakan secara nasional, berupa kegiatan Olahraga Rakyat yang dimulai pada hari ini, 23 Agustus 2026. Kegiatan hari ini, Dapil 5 Lotim dan Dapil NTB 3 mengadakan bazar, senam pagi, lomba celedor, lomba nyaon nyiru,&rdquo; kata LL. Abd. Hafidz.

Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri. Bazar, kata dia, merupakan bentuk kepedulian Partai Demokrat terhadap penguatan sektor UMKM.

&ldquo;Bazar merupakan bentuk kepedulian DEMOKRAT terhadap penguatan UMKM sesuai dengan tema acara. Sedangkan kedua lainnya merupakan wujud rasa syukur atas pengabdian DEMOKRAT kepada masyarakat dalam 25 tahun ini,&rdquo; tambahnya.

Ia menegaskan, semangat tersebut selaras dengan komitmen Partai Demokrat untuk terus hadir bersama masyarakat.

&ldquo;Komitmen kami adalah bersama masyarakat yaitu memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, menjaga demokrasi,&rdquo; tegasnya.

Lalu Zaenul Hamdi: Demokrat Harus Eksis Bersama Masyarakat
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil NTB 3, H. Lalu Zaenul Hamdi, S.Pd yang biasa dikenal sebagai LZH, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menilai kegiatan seperti senam bersama, bazar dan berbagai perlombaan menjadi sarana penting untuk menunjukkan eksistensi Partai Demokrat di tengah masyarakat.

&ldquo;Dalam rangka untuk pertama, menyiarkan bahwa Partai Demokrat adalah eksis dengan masyarakat pada umumnya. Secara khusus, Partai Demokrat juga menyampaikan apa hajat dari pimpinan partai bahwa kita selalu bersama masyarakat,&rdquo; ujarnya.

Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lapangan.

&ldquo;Dengan kebersamaan kita itu, maka kita akan memperoleh hal-hal yang terkait dengan apa yang menjadi aspirasi mereka. Sehingga itu akan menjadi fokus kita untuk membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&rdquo; katanya.

Ia berharap komunikasi antara Partai Demokrat dan masyarakat dapat terus terbangun serta dievaluasi secara berkelanjutan.

&ldquo;Kebersamaan kita akan selalu terbina, akan selalu terevaluasi, sehingga itu akan mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat banyak,&rdquo; lanjutnya.

Berharap Demokrat Terus Hadir dan Membawa Aspirasi Generasi Muda
LZH juga menyampaikan harapannya agar Partai Demokrat ke depan semakin kuat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ia berharap para pimpinan Partai Demokrat senantiasa diberikan amanah dan kesempatan untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar demi kepentingan masyarakat dan bangsa.

&ldquo;Kita juga berharap semoga pimpinan kita bisa diberikan amanah oleh Allah SWT untuk menjadi pimpinan tertinggi di Indonesia, dengan harapan generasi muda yang berharap semoga apa yang menjadi aspirasi mereka bisa tersalurkan dalam kegiatan-kegiatan yang terkait dengan kebutuhan masyarakat secara umum,&rdquo; tuturnya.

Ia menambahkan, pesan-pesan partai akan lebih mudah disampaikan apabila komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat terus terjaga.

&ldquo;Kita menyampaikan hal-hal yang merupakan pesan-pesan dari pimpinan partai dengan sangat mudah jika kita sudah bersama masyarakat,&rdquo; ujarnya.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kebersamaan dan mendoakan agar Partai Demokrat tetap eksis dalam kehidupan demokrasi Indonesia.

&ldquo;Kita selalu berharap bersama masyarakat banyak. Selalu berdoa semoga ke depannya Demokrat tetap eksis dalam menegakkan apa yang menjadi kegiatan-kegiatan di Negara Kesatuan Republik Indonesia,&rdquo; pungkasnya.

20 Tenant UMKM Ramaikan Bazar
Tidak hanya senam dan perlombaan, kegiatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Wanasaba juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM.
Sebanyak 20 tenant UMKM turut meramaikan kegiatan tersebut. Kehadiran puluhan pelaku usaha lokal itu menjadi salah satu bentuk konkret kepedulian terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
Bazar tersebut memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka kepada masyarakat yang hadir.
Antusiasme pengunjung membuat sejumlah pelaku usaha mengaku mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan tersebut.
UMKM: Acara Seperti Ini Sangat Membantu
Salah seorang pelaku UMKM asal Wanasaba, Ibu Tin, mengaku bersyukur dapat dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberadaan bazar dalam kegiatan masyarakat memberikan peluang yang sangat baik bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan penjualan.

&ldquo;Alhamdulillah acara ini sangat membantu kami selaku pelaku UMKM. Pokoknya setiap acara pasti habis, alhamdulillah,&rdquo; ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang sehingga UMKM lokal memiliki ruang lebih luas untuk berkembang.

&ldquo;Semoga tahun depan bisa ada acara kayak gini juga. Kemudian semoga DEMOKRAT sering-sering mengadakan acara begini, yang sangat membantu UMKM,&rdquo; harapnya.

Olahraga, UMKM dan Generasi Muda dalam Satu Perayaan
Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Wanasaba memperlihatkan bagaimana sebuah momentum ulang tahun partai dikemas melalui berbagai aktivitas yang menyentuh sejumlah lapisan masyarakat.
Senam pagi menjadi ruang interaksi masyarakat melalui olahraga. Bazar menjadi sarana pemberdayaan ekonomi bagi UMKM. Sementara lomba pidato, celedor dan nyaon nyiur memberikan ruang kreativitas bagi pelajar sekaligus mengangkat nilai budaya dan potensi generasi muda.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 5 hingga 23 Agustus 2026 itu pun menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara Partai Demokrat dengan masyarakat.
Dengan mengusung tema &ldquo;Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, Menjaga Demokrasi&rdquo;, perayaan HUT ke-25 di Wanasaba tidak berhenti pada kemeriahan acara, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya kebersamaan, pemberdayaan ekonomi, penyerapan aspirasi serta keberlanjutan kehidupan demokrasi.
Antusiasme masyarakat yang memenuhi Lapangan YTI NWDI Wanasaba pada Minggu pagi menjadi gambaran bahwa kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat menjadi jembatan untuk memperkuat kedekatan antara partai politik dan warga.
Dua puluh lima tahun perjalanan Partai Demokrat pun dirayakan bukan hanya dengan seremoni, tetapi melalui olahraga, kreativitas, pemberdayaan UMKM dan kebersamaan bersama masyarakat. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Polres Lombok Timur Gelar Sertijab Wakapolres, Kapolsek dan PJU, Ini Daftar 13 Pejabat yang Berganti ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121497/polres-lombok-timur-gelar-sertijab-agustus-2026</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-21T05:25:39+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121497/polres-lombok-timur-gelar-sertijab-agustus-2026</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Keputusan Kapolda NTB Nomor: KEP/541/VII/2026 tanggal 31 Juli 2026 menunjuk Kompol. Sidik Pria Mursita kini menjadi Ps. Kayanma Polda NTB; Posisi Wakapolres Lotim digantikan oleh Kompol Kadek Metria, yang sebelumnya menjabat Wakapolres Lobar. Kompol Maskur selaku Kabag SDM digantikan oleh AKP Irpan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha: "Jabatan Bukan Merupakan Hak, Melainkan Amanah Yang Harus Dipertanggungjawabkan Kepada Institusi, Masyarakat, Dan Tuhan Yang Maha Esa. Karena Itu, Pejabat Yang Baru Harus Segera Memahami Tugas Pokok, Karakteristik Wilayah, Dinamika Kamtibmas, Serta Berbagai Persoalan Yang Berkembang Di Lingkungan Kerjanya"
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Polres Lombok Timur menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) dan kepala kepolisian sektor (Kapolsek), Kamis (20/8/2026).
Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, mulai dari Wakapolres, Kabag SDM, Kasat Samapta, hingga Kapolsek di sejumlah wilayah hukum Polres Lombok Timur.
Upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Lombok Timur tersebut dimulai pukul 08.09 Wita dan dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H.
Kegiatan itu dihadiri para Kabag, Kasat dan Kasi, para Kapolsek jajaran bersama Ketua Ranting Bhayangkari, personel Polres Lombok Timur, serta perwakilan personel Polsek jajaran.
Berdasarkan Keputusan Kapolda NTB
Rangkaian sertijab diawali dengan pembacaan Keputusan Kapolda NTB, dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, serta pakta integritas.
Mutasi jabatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kapolda NTB Nomor: KEP/541/VII/2026 tanggal 31 Juli 2026.
Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri. Selain sebagai penyegaran organisasi, mutasi tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan proses yang lazim dan dilaksanakan secara terencana dalam dinamika organisasi Polri.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas di lingkungan Polres Lombok Timur.
Jabatan Bukan Hak, Melainkan Amanah
Kepada para pejabat baru, Kapolres AKBP Ariakta menegaskan bahwa jabatan bukan merupakan hak, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada institusi, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.

&ldquo;Jabatan bukan merupakan hak, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada institusi, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, pejabat yang baru harus segera memahami tugas pokok, karakteristik wilayah, dinamika kamtibmas, serta berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan kerjanya,&rdquo; tegas Kapolres Lotim.

Kapolres AKBP Ariakta meminta para pejabat yang mendapat amanah baru agar segera melakukan konsolidasi, membangun komunikasi yang efektif, serta meningkatkan pengawasan terhadap anggota.
Khusus kepada Wakapolres dan Kabag SDM, ia berharap mampu memperkuat manajemen internal, meningkatkan disiplin dan profesionalisme personel, serta menjalankan pembinaan sumber daya manusia secara objektif dan transparan.
Polisi Diminta Semakin Hadir di Tengah Masyarakat
Sementara kepada Kasat Samapta dan para Kapolsek, Kapolres menekankan pentingnya meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Pelaksanaan tugas, menurutnya, harus mengedepankan pola pemolisian yang responsif, prediktif, dan humanis, namun tetap tegas dalam menghadapi setiap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat maupun pelanggaran hukum.

&ldquo;Para Kapolsek harus mampu menjadi pemimpin di wilayah masing-masing, memahami persoalan masyarakat hingga tingkat desa dan dusun, serta memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat,&rdquo; ujarnya.

Kapolres Lotim juga mengingatkan seluruh pejabat agar tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata.
Keberhasilan pelaksanaan tugas, kata dia, harus diukur dari kemampuan dalam menyelesaikan persoalan, mencegah gangguan kamtibmas, serta memberikan rasa aman dan keadilan kepada masyarakat.
Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas
Dalam arahannya, AKBP Ariakta turut menekankan agar seluruh pejabat menjalankan tugas berdasarkan prinsip profesional, proporsional, prosedural, dan akuntabel.
Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk menghindari penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran disiplin, maupun pelanggaran kode etik.

&ldquo;Tidak ada kelompok pejabat lama maupun pejabat baru. Yang ada adalah satu institusi, satu komando, dan satu tujuan, yaitu mewujudkan Polri yang Presisi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,&rdquo; tegas Kapolres AKBP Ariakta.

Upacara sertijab berakhir sekitar pukul 08.39 Wita. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara pisah sambut di Gedung Dharma Polres Lombok Timur.
Daftar Pejabat Polres Lombok Timur yang Berganti Jabatan
Berdasarkan daftar mutasi yang dilampirkan dalam data Keputusan Kapolda NTB, berikut sejumlah pejabat yang mengalami pergantian jabatan dan mendapat penugasan baru:
1. Kompol Sidik Pria Mursita, S.H.Sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Lombok Timur Polda NTB, kini mendapat jabatan baru sebagai Ps. Kayanma Polda NTB.
2. Kompol Kadek Metria, S.Sos., S.H., M.H.Sebelumnya menjabat Wakapolres Lombok Barat Polda NTB, kini dipercaya menjabat sebagai Wakapolres Lombok Timur Polda NTB.
3. Kompol Maskur, S.Sos.Sebelumnya menjabat sebagai Kabag SDM Polres Lombok Timur Polda NTB, kini mendapat jabatan baru sebagai Ps. Kabagwatpers Ro SDM Polda NTB.
4. AKP IrpanSebelumnya menjabat sebagai Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Lombok Timur Polda NTB, kini dipercaya mengemban jabatan Ps. Kabag SDM Polres Lombok Timur Polda NTB.
5. Iptu Rahimahullah Kalimantan JayaSebelumnya menjabat sebagai Ps. Kasi Propam Polres Lombok Timur Polda NTB, kini mendapat amanah baru sebagai Ps. Kasat Samapta Polres Lombok Timur Polda NTB.
6. AKP Imran Rosyadi, S.H.Sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Sikur Polres Lombok Timur Polda NTB, kini mendapat jabatan baru sebagai Kapolsek Gunung Sari Polresta Mataram Polda NTB.
7. Iptu Ari Tri Wibowo, S.H.Sebelumnya menjabat sebagai Kasat Tahti Polres Lombok Timur Polda NTB, kini dipercaya mengemban jabatan Ps. Kapolsek Sikur Polres Lombok Timur Polda NTB.
8. Iptu Mohamad AnharSebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Sakra Barat Polres Lombok Timur Polda NTB, kini mendapat jabatan baru sebagai Kanit Lantas Polsek Masbagik Polres Lombok Timur Polda NTB.
9. Ipda AwaludinSebelumnya menjabat sebagai Kanit Intelkam Polsek Selong Polres Lombok Timur Polda NTB, kini dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Sakra Barat Polres Lombok Timur Polda NTB.
10. Iptu Abdul Hadi, S.H.Sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Jerowaru Polres Lombok Timur Polda NTB, kini mendapat jabatan baru sebagai Ps. Kasipropam Polres Lombok Timur Polda NTB.
11. Ipda Moh. Irwan, S.H.Sebelumnya menjabat sebagai Kanit Intelkam Polsek Keruak Polres Lombok Timur Polda NTB, kini dipercaya mengemban jabatan Kapolsek Jerowaru Polres Lombok Timur Polda NTB.
12. Ipda Lalu Matraman SumanjayaSebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Montong Gading Polres Lombok Timur Polda NTB, kini mendapat jabatan baru sebagai Pamin 7 Subbagrenmin Bid Humas Polda NTB.
13. Ipda Mustiadi Amdani, S.H.Sebelumnya menjabat sebagai Kanit Propam Polsek Sakra Polres Lombok Timur Polda NTB, kini dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Montong Gading Polres Lombok Timur Polda NTB.
Momentum Penyegaran Organisasi
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, mengatakan bahwa serah terima jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri.
Menurutnya, pergantian dan penyegaran jabatan diharapkan menjadi momentum bagi para pejabat yang baru untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tanggung jawab yang diemban.
Para pejabat baru juga diharapkan dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi guna meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.

&ldquo;Dengan adanya pergantian dan penyegaran jabatan ini, diharapkan seluruh pejabat yang baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, serta menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas. Semangatnya adalah meningkatkan profesionalisme dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lombok Timur,&rdquo; ujar Iptu Lalu Rusmaladi.

Dengan pergantian sejumlah pejabat tersebut, Polres Lombok Timur diharapkan semakin solid dalam memperkuat pelayanan publik, menjaga stabilitas kamtibmas, serta mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional dan Presisi di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Timur. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Rp7 Jt/Hari PAD dari Kalijaga Timur Wabup Temui Demonstran: Pemkab Lotim Buka Peluang Anggarkan 2026 ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121514/pemkab-lotim-buka-peluang-anggarkan-perbaikan-jalan-kalijaga-timur-2026-ini</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-20T21:30:17+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121514/pemkab-lotim-buka-peluang-anggarkan-perbaikan-jalan-kalijaga-timur-2026-ini</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kades Hiswaton menyambut positif, respon yang diberikan Bupati dan Wabup Lotim. Ia berharap peluang memasukkan program perbaikan jalan ke dalam APBD Perubahan 2026 benar-benar dapat diwujudkan. Ia pun mengajak mahasiswa & seluruh elemen masyarakat untuk mengawal proses pembahasan anggaran di DPRD. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lotim, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si:&nbsp;&ldquo;Kita Tidak Bicara Fee Pada Proyek. Semua Jalan Ada Yang Sudah Dibangun Dan Ada Yang Belum Dibangun. Tidak Bisa Kun Fayakun Langsung Jadi. Pokoknya Sabar, Kami Sudah Rencanakan&rdquo;
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Persoalan jalan rusak di Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, akhirnya mendapat respons langsung dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Foto Suasana Saat Bupati Haerul Warisin Berdialog dengan Kepala Bakesbangpoldagri Lotim, Camat Aikmel dan Perwakilan Demonstran di Luar Aula Rapat Bupati, Pada Kamis (20/8/2026) (Dok. Pribadi)

&nbsp;
Aksi demonstrasi masyarakat yang menuntut perbaikan ruas jalan di desa tersebut tidak hanya membuka kembali persoalan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan warga. Aksi itu juga mengungkap besarnya aktivitas ekonomi dari kawasan Kalijaga Timur, yang disebut mampu memberikan pemasukan daerah hingga sekitar Rp 6-7 juta per hari atau Rp 2,4 Milyar/ tahun untuk PAD Lotim dari Pajak MBLP.
Di tengah tingginya aktivitas pengangkutan material dan keluar-masuk kendaraan dam truk, masyarakat mempertanyakan kondisi jalan yang justru mengalami kerusakan. Menjawab aspirasi tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur menyatakan komitmen untuk mengupayakan solusi, termasuk membuka peluang penganggaran sekitar Rp7 miliar melalui APBD Perubahan 2026, meski keputusan akhirnya tetap bergantung pada pembahasan dan persetujuan DPRD Lombok Timur.
Bupati Lotim Minta Masyarakat Bersabar, Pembangunan Jalan Sudah Direncanakan
Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si memberikan penjelasan saat ditemui perwakilan masyarakat Kalijaga Timur bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Lotim serta Camat Aikmel, sesaat setelah keluar dari Ruang Rapat Bupati, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.
Sebelum bertolak untuk membuka sebuah kegiatan di Joben, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki perencanaan pembangunan yang harus dijalankan sesuai kemampuan keuangan daerah.
Ia menepis pandangan bahwa pembangunan dapat dilakukan secara instan serta menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin mengambil kebijakan yang berpotensi mengganggu kesehatan fiskal daerah.

&ldquo;Kita tidak bicara fee pada proyek. Semua jalan ada yang sudah dibangun dan ada yang belum dibangun. Tidak bisa kun fayakun langsung jadi. Pokoknya sabar, kami sudah rencanakan,&rdquo; tegas Bupati.

Menurut Bupati, pemerintah daerah telah menyiapkan rencana pembangunan jalan dengan nilai anggaran yang cukup besar pada tahun berikutnya.

&ldquo;Insya Allah tahun depan akan dibangun/ adanya perbaikan jalan lainnya senilai Rp 200 miliar. Karena supaya kita tidak jatuh tempo dan berutang, karena ini akan membuat keuangan daerah tidak sehat. Jadi tolong sabar saja. Jikalau Anda bersabar dan tidak mempersulit diri, maka pembangunannya bisa cepat pada tahun depan,&rdquo; ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa Pemkab Lombok Timur tetap menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai agenda penting, namun pelaksanaannya harus disesuaikan dengan perencanaan, mekanisme penganggaran dan kemampuan keuangan daerah.
Wabup Paparkan Data Kerusakan, Ruas Jalan 9 Kilometer Jadi Sorotan
Tak lama setelah pertemuan dengan Bupati, Wakil Bupati Lombok Timur, Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya,MM turun langsung menemui para demonstran.
Pertemuan berlangsung di Jalan depan Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.30 Wita. Hadir dalam dialog tersebut Kepala Bakesbangpoldagri Lotim (H. Mustafa, S.Sos), Kepala BPKAD Lotim (M. Zaidar Rohman, S.STP., MH), Kepala Bappeda Lotim (Achmad Dewanto Hadi, ST., MT), Ketua BPD Desa Kalijaga Timur, Camat Aikmel (Ikhwan, S.Pt) dan Kepala Desa Kalijaga Timur (Hiswaton, S.Pd).

Foto Suasana Saat Wabup Edwin Menemui Demonstran di Jalan dpan Kantor Bupati Lotim, Kamis (20/8/2026) (PKP Lotim)

&nbsp;
Dalam dialog itu, Wabup Edwin memaparkan secara rinci kondisi ruas jalan yang menjadi tuntutan masyarakat.
Menurutnya, ruas jalan yang dimaksud memiliki panjang sekitar 9 kilometer. Dari total tersebut, sekitar 2,4 kilometer mengalami kerusakan berat, sementara 1,6 kilometer lainnya mengalami kerusakan ringan.
Dengan demikian, terdapat sekitar 4 kilometer ruas jalan yang menjadi perhatian utama masyarakat untuk segera ditangani melalui pengaspalan.

&ldquo;Pertama, ruas jalan yang pelungguh maksudkan panjangnya 9 kilometer dengan kondisi saat ini 2,4 kilometer yang rusak berat, 1,6 kilometer yang rusak ringan. Yang sudah ditangani oleh Pemda Lombok Timur baru pekerjaan kecil berupa talud. Sedangkan yang pelungguh harapkan adalah jalan 4 kilometer tersebut teraspal,&rdquo; jelas Wabup.

Wabup Lotim menyebut, pemerintah daerah saat ini tengah memasuki tahapan pembahasan program dan anggaran untuk tahun mendatang.
Secara perencanaan, perbaikan ruas jalan tersebut telah diarahkan untuk masuk dalam program pembangunan tahun 2027. Namun, karena tuntutan masyarakat menghendaki perbaikan dilakukan lebih cepat pada tahun 2026, Pemkab Lotim membuka peluang untuk mencari ruang anggaran melalui pembahasan APBD Perubahan.
Peluang Rp7 Miliar di APBD Perubahan 2026
Wabup Edwin mengatakan, pembahasan APBD Perubahan 2026 yang berlangsung pada akhir Agustus hingga September menjadi momentum penting untuk melihat kemungkinan percepatan perbaikan jalan Kalijaga Timur.
Ia menyebut terdapat peluang untuk mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar apabila pemerintah daerah dan DPRD Lombok Timur mencapai kesepakatan.

&ldquo;Untuk dikerjakan, akan bisa dibahas pada akhir Agustus hingga September ini. Di situ ada peluang kita bisa usahakan perbaikan jalan ini dengan kita menyisihkan anggaran sebesar Rp7 miliar. Angka Rp7 miliar cukup longgar bagi Pemda untuk mengerjakan jalan ini,&rdquo; ungkapnya.

Wabup Edwin menegaskan, pemerintah daerah akan mengusulkan anggaran tersebut kepada DPRD Lombok Timur agar perbaikan dapat dikerjakan pada tahun 2026.

&ldquo;Sehingga jalan ini sesuai harapan pelungguh, kita akan usulkan ke DPRD Lombok Timur untuk dikerjakan pada 2026 ini. Itu juga bergantung pada DPRD Lombok Timur jikalau menyetujui usulan ini,&rdquo; katanya.

Ia menilai, apabila anggaran dapat disepakati dalam APBD Perubahan tahun ini, pekerjaan fisik masih memungkinkan untuk dilaksanakan dan diselesaikan dalam rentang waktu sekitar tiga bulan.
Namun demikian, Wabup mengingatkan bahwa pemerintah belum dapat memulai pekerjaan sebelum anggaran tersebut secara resmi ditetapkan.

&ldquo;Ini kan masih bisa dikerjakan dan diselesaikan dalam jangka waktu tiga bulan. Namun perlu diingat, selama anggaran perbaikan jalan belum ditetapkan pada APBD Perubahan yang dibahas Agustus-September ini, maka Kami belum berani mengerjakannya,&rdquo; tegasnya.

Nonton Vidio Dialog Wabup Edwin dengan Demonstran Kalijaga Timur
Camat Aikmel Disebut Siap Mundur Jika Jalan Tak Diperbaiki
Dalam dialog bersama warga, Wabup Edwin juga menyampaikan adanya komitmen dari Camat Aikmel terkait tuntutan perbaikan jalan tersebut.
Menurutnya, Camat Aikmel sebelumnya telah menyampaikan janji bahwa apabila jalan tersebut tidak diperbaiki pada tahun ini, ia siap mengundurkan diri.

&ldquo;Tadi Pak Camat Aikmel sudah janji jikalau tahun ini jalan tersebut tidak diperbaiki akan mundur,&rdquo; ujar Wabup.

Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah kecamatan terhadap aspirasi masyarakat Kalijaga Timur.
Meski demikian, seluruh pihak sepakat bahwa penyelesaian persoalan jalan tidak dapat dipisahkan dari mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah yang berlaku.
Nonton Vidio Janji Wabup Edwin Terhadap Perbaikan Jalan Kalijaga Timur
Kades Kalijaga Timur Apresiasi Respons Cepat Pemda
Kepala Desa Kalijaga Timur, Hiswaton, S.Pd, menyambut positif respons yang diberikan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur.
Ia berharap peluang memasukkan program perbaikan jalan ke dalam APBD Perubahan 2026 benar-benar dapat diwujudkan.

&ldquo;Insya Allah Pemda Lotim pada Anggaran Perubahan 2026 akan memasukkan program perbaikan jalan Kalijaga Timur ini,&rdquo; kata Hiswaton.

Ia pun mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses pembahasan anggaran di DPRD Lombok Timur.
Menurutnya, pengawalan tersebut penting agar rencana perbaikan ruas jalan Bagik Nyaka-Korleko dapat benar-benar terealisasi.

&ldquo;Kepada adek-adek mahasiswa, ini sudah luar biasa tanggapan Pemda Lombok Timur yang akan mengusahakan perbaikan agar segera dilaksanakan pada September 2026. Mari kita kawal nanti saat proses pembahasan di DPRD supaya jalan Bagik Nyaka-Korleko,&rdquo; ujarnya.

Kades Hiswaton juga menyampaikan komitmen Pemerintah Desa dan masyarakat Kalijaga Timur untuk ikut menjaga jalan apabila pembangunan telah dilaksanakan.
Warga Siap Jaga Jalan, Minta Aturan Tegas untuk Dam Truk
Persoalan jalan rusak, menurut Pemerintah Desa Kalijaga Timur, tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Ada persoalan lain yang dinilai harus segera ditata, yakni aktivitas kendaraan pengangkut material atau dam truk.
Kades Hiswaton mengatakan, desa telah memiliki Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur keberadaan dan aktivitas kendaraan tersebut. Namun, ia berharap pengaturan dapat diperkuat melalui kebijakan yang lebih luas dari pemerintah daerah.

&ldquo;Di desa sudah ada Perdes untuk mengatur dam truk. Kemudian kami minta ada aturan jelas mengenai dam truk, termasuk mengenai kapasitas dan dam truk dari luar Lombok Timur,&rdquo; katanya.

Pemerintah Desa dan masyarakat, lanjut Hiswaton, siap mengambil peran dalam menjaga jalan yang dibangun pemerintah.
Namun, pengawasan terhadap kendaraan bertonase berat dan aktivitas pengangkutan material memerlukan regulasi yang tegas dan memiliki kekuatan lebih luas.

&ldquo;Kami atas nama Pemdes, insya Allah ketika ada aturan yang jelas, kami masyarakat Kalijaga Timur akan menjaga jalan tersebut. Yang penting ada aturan yang jelas dari Pemda, kami Pemdes dan masyarakat siap menjaga jalan tersebut,&rdquo; tegasnya.

Ia juga menyebut adanya dukungan dari unsur DPRD Lombok Timur terhadap rencana penganggaran perbaikan jalan.
Menurut Hiswaton, Wakil Ketua III DPRD Lombok Timur, Nurhasanah, telah menyatakan bahwa DPRD akan mendukung apabila Pemkab Lombok Timur mengajukan anggaran perbaikan jalan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.

&ldquo;Apalagi Wakil Ketua III DPRD Lotim, Bu Nurhasanah, sudah menyatakan jikalau Pemda Lotim mengajukan anggaran perbaikan jalan tersebut, maka DPRD Lotim akan setujui,&rdquo; katanya.

Capai Rp7 Juta/ Hari dan Aktivitas Pasir Jadi Perhatian
Aksi demonstrasi warga juga membuka perhatian terhadap aktivitas ekonomi di Kalijaga Timur, terutama yang berkaitan dengan pengangkutan dan perdagangan material pasir.
Berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat, aktivitas tersebut disebut memberikan pemasukan kepada daerah hingga sekitar Rp 6-7 juta per hari.
Di sisi lain, tingginya aktivitas kendaraan pengangkut material memunculkan pertanyaan besar mengenai keberlanjutan infrastruktur jalan serta tata kelola aktivitas pertambangan dan distribusi pasir.
Hiswaton mengaku, di balik aksi demonstrasi tersebut terdapat sisi positif karena persoalan dam truk yang tidak dikelola masyarakat lokal ikut menjadi perhatian.

&ldquo;Kami terus terang sangat bersyukur juga dengan adanya demonstrasi ini. Sehingga kami bisa menertibkan dam truk yang bukan dikelola oleh warga lokal,&rdquo; ungkapnya.

Menurut dia, pemerintah desa berharap Pemkab dan DPRD Lombok Timur dapat menyusun aturan yang lebih tegas untuk mengendalikan aktivitas dam truk.
Pengaturan tersebut diharapkan tidak hanya menyangkut tonase kendaraan, tetapi juga pengelolaan aktivitas ekonomi agar memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat lokal.

&ldquo;Kami juga berharap Pemda dan DPRD Lotim dapat membuat peraturan mengenai dam truk ini, agar tidak over muatan dan harus dikelola oleh warga lokal. Sebab selama ini dam truk dari wilayah lain masuk mengambil pasir di Kalijaga Timur,&rdquo; katanya.

Pasir Kalijaga Dijual Pengepul Luar, Pemdes Siapkan Awik-Awik
Persoalan lain yang menjadi perhatian Pemerintah Desa Kalijaga Timur adalah rantai perdagangan pasir.
Kades Hiswaton menyebut, selama ini material pasir dari Kalijaga Timur juga dibeli oleh pengepul dari luar daerah. Karena itu, pemerintah desa berencana menyusun aturan berbasis kearifan lokal melalui awik-awik desa.
Aturan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat pengelolaan sumber daya lokal dan melindungi kepentingan masyarakat Kalijaga Timur.

&ldquo;Ternyata selama ini pasir dari Kalijaga dibeli oleh pengepul dari luar. Insya Allah kami akan susun awik-awik desa dan kami berharap dikuatkan lagi oleh Peraturan Bupati dan Peraturan Daerah mengenai dam truk dan penjualan pasir asal Kalijaga Timur,&rdquo; tambahnya.

Wacana ini membuka ruang pembahasan yang lebih luas. Bukan hanya tentang membangun jalan yang rusak, tetapi juga bagaimana aktivitas ekonomi yang memanfaatkan sumber daya alam Kalijaga Timur dapat dikelola secara tertib, tidak merusak infrastruktur, memperhatikan kapasitas kendaraan dan memberikan manfaat yang lebih proporsional kepada masyarakat setempat.
Demo Berbuah Dialog, Kini Menanti Keputusan APBD Perubahan
Demonstrasi masyarakat Kalijaga Timur pada akhirnya membuka ruang dialog langsung antara warga dan jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Dari tuntutan perbaikan jalan, dialog berkembang menjadi pembahasan mengenai kondisi infrastruktur, peluang penganggaran Rp7 miliar, tata kelola dam truk, pengendalian kendaraan over muatan hingga rencana penguatan regulasi penjualan pasir.
Kini, perhatian masyarakat tertuju pada pembahasan APBD Perubahan 2026 pada akhir Agustus hingga September mendatang.
Peluang perbaikan jalan pada tahun 2026 terbuka, namun membutuhkan proses pengusulan dari pemerintah daerah dan persetujuan DPRD Lombok Timur.
Jika anggaran tersebut disepakati, sekitar 4 kilometer ruas jalan yang mengalami kerusakan berat dan ringan berpeluang ditangani lebih cepat, tanpa harus menunggu realisasi program pembangunan jalan yang direncanakan pada 2027.
Bagi masyarakat Kalijaga Timur, respons cepat Bupati dan Wakil Bupati menjadi titik awal baru. Namun, perjuangan belum berhenti.
Masyarakat kini berkomitmen mengawal pembahasan anggaran, sementara pemerintah desa menyiapkan langkah untuk memperkuat pengawasan kendaraan pengangkut material dan tata kelola pasir.
Jalan yang rusak telah memicu aksi. Aksi melahirkan dialog. Kini, dialog itu menunggu pembuktian dalam keputusan anggaran dan kerja nyata di lapangan. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Aktivasi IKD & Perlinsos: Mahasiswa KKN ITKES Muhammadiyah Selong Sukses Bantu 303 Warga Sukamulia ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-121482/pengabdian-mahasiswa-kkn-itkes-muhammadiyah-selong</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-20T20:11:13+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-121482/pengabdian-mahasiswa-kkn-itkes-muhammadiyah-selong</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga selama kegiatan berlangsung. Tercatat sebanyak 126 masyarakat mengikuti proses aktivasi IKD, sedangkan 177 masyarakat mengajukan Perlinsos melalui pelayanan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sukamulia. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kades Sukamulia, Ismail, S.Pd.I: &ldquo;Selama Melaksanakan KKN Di Desa Kami, Mereka Aktif Membantu Berbagai Kegiatan Desa, Termasuk Memberikan Pelayanan Dan Pendampingan Kepada Masyarakat. Kami Sangat Mengapresiasi Kontribusi Mereka Dan Berharap Kegiatan Seperti Ini Dapat Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat&rdquo;
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITKES Muhammadiyah Selong Kelompok VI Desa Sukamulia menggelar kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), sekaligus pendampingan pengajuan Perlindungan Sosial (Perlinsos) bagi masyarakat Desa Sukamulia, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (19/8/2026).

Foto Mahasiswa KKN Ke-V ITKES Muhammadiyah Selong Bersama Pemdes Sukamulia, Rabu (19/8/2026) (Dok. Istimewa)

&nbsp;
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dipusatkan di Aula Kantor Desa Sukamulia. Pelaksanaan kegiatan menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mempermudah akses warga terhadap layanan administrasi kependudukan digital dan program perlindungan sosial.
Libatkan Mahasiswa, Pemerintah Desa, dan Instansi Terkait
Kegiatan tersebut melibatkan 15 mahasiswa KKN ITKES Muhammadiyah Selong Kelompok VI Desa Sukamulia bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Purnama Hadi Kusuma, M.H.
Turut hadir Kepala Desa Sukamulia Ismail, S.Pd.I., Sekretaris Desa beserta jajaran perangkat desa, perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), perwakilan Inspektorat Kabupaten, serta masyarakat Desa Sukamulia yang jumlahnya mencapai lebih dari 200 orang.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari Telkomsel sebagai sponsor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Sekretaris Desa Sukamulia dan arahan dari perwakilan Dukcapil. Setelah itu, masyarakat mendapatkan pelayanan aktivasi IKD sekaligus pendampingan dalam proses pengajuan Perlindungan Sosial.
Para mahasiswa KKN terlibat langsung dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada warga. Mereka membantu masyarakat mengikuti setiap tahapan aktivasi IKD dan pengajuan Perlinsos agar proses berjalan lebih mudah, tertib, dan sesuai prosedur.
Telkomsel Berikan Dukungan Kuota Internet
Selain mendukung pelaksanaan kegiatan, Telkomsel turut memberikan kartu perdana secara gratis yang dilengkapi kuota internet kepada masyarakat.
Dukungan tersebut diberikan sebagai bagian dari sponsorship untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat Desa Sukamulia.
Kepala Desa Apresiasi Kontribusi Mahasiswa KKN
Kepala Desa Sukamulia, Ismail, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sekaligus kontribusi mahasiswa KKN ITKES Muhammadiyah Selong, selama menjalankan program pengabdian di desa tersebut.

&ldquo;Keberadaan mahasiswa dan mahasiswi KKN ITKES Muhammadiyah Selong sangat membantu Pemerintah Desa Sukamulia. Selama melaksanakan KKN di desa kami, mereka aktif membantu berbagai kegiatan desa, termasuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kontribusi mereka dan berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,&rdquo; ujar Kades Ismail.

Ratusan Warga Ikuti Aktivasi IKD dan Pengajuan Perlinsos
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga selama kegiatan berlangsung.
Tercatat sebanyak 126 masyarakat mengikuti proses aktivasi IKD, sedangkan 177 masyarakat mengajukan Perlindungan Sosial melalui pelayanan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sukamulia.
Tidak hanya memberikan pelayanan di kantor desa, mahasiswa KKN bersama perangkat desa juga melakukan pendampingan pengajuan Perlinsos secara langsung dengan mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah.
Hingga saat ini, total sebanyak 466 masyarakat telah diajukan dalam program Perlinsos. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pendataan dan pengajuan akan terus dilakukan hingga batas waktu yang telah ditetapkan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat terdata dan memperoleh akses terhadap program perlindungan sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, data final mengenai jumlah masyarakat yang berhasil melakukan aktivasi IKD maupun jumlah pengajuan Perlinsos masih dalam proses pendataan dan verifikasi.
Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat
Kegiatan aktivasi IKD dan pendampingan Perlinsos tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa KKN ITKES Muhammadiyah Selong Kelompok VI kepada masyarakat Desa Sukamulia.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Sukamulia, Dukcapil, Inspektorat Kabupaten, serta dukungan Telkomsel, kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan digital dan program perlindungan sosial.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Tunggakan BPJS Rp 41M Jadi Sorotan, Bupati Lotim Siap Pangkas Kegiatan Demi Jaminan Kesehatan GRATIS ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-121465/forum-kemitraan-faskes-lotim-2026</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ nasional ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-20T16:52:38+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-121465/forum-kemitraan-faskes-lotim-2026</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Menanggapi arahan Bupati Lotim, Drs. H. Muhammad Holdi, M.M, mendorong BPJS Kesehatan agar lebih aktif jemput bola kepada masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan. “Kemarin sinyalnya sangat kuat. Insya Allah tunggakan BPJS Kesehatan sebesar Rp 41M, bisa lunas tahun ini", tambahnya. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: "Khususnya Mengenai Warga Lombok Timur Yang Data BPJS Kesehatannya Terhapus, Agar Diprioritaskan. Bagaimanapun Masyarakat Kita Harus Kita Bantu. Jangan Persulit Pasien Karena Kekurangan Atau Masalah Administrasi. Kualitas Pelayanan, Baik Dari Cara Melayani Maupun Kebutuhan Obat, Harus Benar-Benar Sesuai Dengan Kebutuhan Dan Penyakit Pasien"
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, didampingi Sekretaris Daerah Lombok Timur, Dr. Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, M.A.P, menghadiri Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan bersama para pemangku kepentingan tingkat kabupaten.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Lombok Timur, Kamis (20/8/2026), tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial serta Surat Edaran Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Nomor 26 Tahun 2025 tentang pelaksanaan Forum Kemitraan Tahun 2026. Dalam acara tersebut terlihat hadir:

Kepala Dikes Lotim, H. L. Aries Fahrozi, S.Kep.Ners, M.Kep;
Kepala Dinsos Lotim, Siti Aminah, S.Sos;
Kepala Bappeda Lotim,&nbsp;Achmad Dewanto Hadi, ST, MT;
Kepala BPKAD Lotim,&nbsp;M. Zaidar Rohman, S.STP, MH;
Kepala BKD Lotim, Yulian Ugi Lusianto, S.E., M.Eng;
Direktur RSUD dr. Soedjono Selong, dr. H. Anjasmoro, Sp.Rad;
Direktur RSUD Patuh Karya;
Direktur RSUD Lombok Timur,&nbsp;dr. Lalu Ofan Hendriadi, M.Ked;
Ketua IDI Kabupaten Lombok Timur,&nbsp;dr. Ade Anugrah K;
Ketua Asosiasi Akselarasi Puskesmas Indonesia Wilayah Kabupaten Lombok Timur,&nbsp;H. Nursini Juiban Hadi, S.Pd., S.Kep.Ns., M.Kes.

Kesehatan Jadi Kebutuhan Vital Pembangunan
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu kebutuhan paling vital bagi masyarakat sekaligus fondasi penting dalam mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, berbagai agenda pembangunan akan sulit berjalan optimal tanpa didukung kondisi kesehatan masyarakat yang baik. Karena itu, Forum Kemitraan menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan pelayanan kesehatan di Lombok Timur.

&ldquo;Kesehatan merupakan kebutuhan yang paling vital bagi kita. Forum ini sangat kita perhatikan sebagai langkah maju untuk membangun Lombok Timur dengan cepat,&rdquo; ujar Bupati.

Ia mengakui jumlah peserta BPJS Kesehatan di Lombok Timur cukup besar sehingga berdampak pada tingginya beban anggaran pemerintah daerah. Bahkan, kewajiban pembayaran program jaminan kesehatan tersebut menjadi salah satu tantangan serius yang harus dicarikan solusi bersama.
Meski demikian, Bupati menegaskan pemerintah daerah tetap berkomitmen memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat.

&ldquo;Di Lombok Timur peserta BPJS cukup besar. Kita bisa melihat dari besarnya pengeluaran yang harus kita keluarkan. Namun demi masyarakat, berbagai upaya akan terus kita usahakan,&rdquo; tegasnya.

Transparansi dan Pelayanan Cepat Jadi Penekanan
Bupati juga menegaskan pentingnya penerapan prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan, sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang mengusung tagline SMART.
Menurutnya, keterbukaan informasi dan akuntabilitas harus menjadi komitmen bersama agar seluruh kebijakan, termasuk pengelolaan jaminan kesehatan, dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

&ldquo;Tagline kita adalah SMART, khususnya mengenai transparan agar kita bisa maju. Semua informasi harus terbuka dan tidak ada yang disembunyikan,&rdquo; katanya.

Dalam forum tersebut, Bupati Haerul Warisin meminta BPJS Kesehatan bersama seluruh fasilitas kesehatan memperkuat koordinasi guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan secara cepat dan responsif.
Perhatian khusus diberikan terhadap persoalan data peserta BPJS Kesehatan yang terhapus dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Bupati meminta persoalan tersebut segera ditangani dan peserta yang terdampak diprioritaskan agar tetap memperoleh perlindungan jaminan kesehatan.

&ldquo;Khususnya mengenai warga Lombok Timur yang data BPJS Kesehatannya terhapus, agar diprioritaskan. Bagaimanapun masyarakat kita harus kita bantu,&rdquo; ujarnya.

Faskes Diminta Tingkatkan Mutu dan Kebersihan
Kualitas pelayanan fasilitas kesehatan turut menjadi perhatian utama Bupati. Ia meminta seluruh rumah sakit dan puskesmas, baik milik pemerintah maupun swasta, terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Peningkatan tersebut mencakup sikap dan profesionalitas tenaga kesehatan, kesiapan peralatan, hingga ketersediaan obat yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasien.

&ldquo;Kualitas pelayanan, baik dari cara melayani maupun kebutuhan obat, harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan penyakit pasien,&rdquo; tegas Bupati.

Selain mutu pelayanan, ia juga menyoroti persoalan kebersihan lingkungan fasilitas kesehatan. Bupati menegaskan tidak ingin lagi menerima laporan mengenai ruang pelayanan di puskesmas atau fasilitas kesehatan yang digunakan untuk menyimpan sepeda motor maupun barang-barang pribadi.
Ia meminta seluruh rumah sakit dan puskesmas menjaga lingkungan pelayanan tetap steril, bersih, dan nyaman demi keselamatan serta kenyamanan pasien.
Jangan Persulit Pasien karena Administrasi
Dalam arahannya, Bupati juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak mempersulit masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan hanya karena persoalan administrasi.
Menurutnya, prinsip pelayanan harus mengedepankan kemudahan dan kepentingan masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan pertolongan kesehatan.

&ldquo;Jangan persulit pasien karena kekurangan atau masalah administrasi,&rdquo; tegasnya.

Bupati meminta kemitraan antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, organisasi perangkat daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pelayanan jaminan kesehatan dapat berjalan harmonis dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan dan seluruh mitra atas kerja sama yang selama ini terjalin.
Anggaran Daerah Diminta Prioritaskan Tunggakan BPJS
Menyadari tantangan anggaran yang dihadapi daerah, Bupati menegaskan sektor kesehatan tetap menjadi salah satu layanan dasar yang harus diprioritaskan.
Karena itu, ia membuka kemungkinan melakukan penyesuaian terhadap sejumlah kegiatan pemerintah daerah dalam Anggaran Perubahan Tahun 2026 apabila diperlukan untuk memperkuat kemampuan daerah menyelesaikan kewajiban pembayaran BPJS Kesehatan.
&ldquo;Jikalau ada pendanaan kegiatan pemerintah daerah pada Anggaran Perubahan 2026 ini yang bisa dipending, silakan dipending. Prioritaskan untuk membayar tagihan BPJS Kesehatan,&rdquo; tegasnya.
DPRD Optimistis Tunggakan Rp41 Miliar Bisa Diselesaikan
Menanggapi arahan Bupati H. Haerul Warisin, Ketua Komisi II DPRD Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Holdi, M.M, mendorong BPJS Kesehatan agar lebih aktif melakukan pendekatan langsung atau jemput bola kepada masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.
Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan melalui kerja sama dengan organisasi perangkat daerah dan pemerintah desa.
&ldquo;Kami harap BPJS Kesehatan bisa jemput bola dengan bekerja sama dengan OPD dan pemerintah desa terkait bagi masyarakat yang belum punya BPJS,&rdquo; ujarnya.
Terkait persoalan anggaran, Muhammad Holdi menyebut terdapat sinyal kuat bahwa tunggakan BPJS Kesehatan sebesar Rp 41 miliar dapat diselesaikan pada tahun ini.
&ldquo;Kemarin sinyalnya sangat kuat. Insya Allah tunggakan BPJS Kesehatan sebesar Rp41 miliar bisa kita selesaikan tahun ini,&rdquo; katanya.
Parlinsos Diharapkan Perkuat Perlindungan Masyarakat
Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Timur, Dr. Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, M.A.P, menambahkan bahwa percepatan pendataan melalui program Parlinsos menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat.
Menurut Sekda, kemajuan pendataan Lombok Timur telah mendapat pengakuan di tingkat nasional. Hingga saat ini, jumlah data yang berhasil dihimpun telah mencapai sekitar 210 ribu kepala keluarga, atau sekitar 42 persen dari warga Lombok Timur yang menjadi sasaran pendataan.
&ldquo;Melalui Parlinsos inilah yang bisa meng-cover persoalan ini semua. Kecepatan pendataan kita diakui secara nasional, dengan telah mencapai angka 210 ribu KK atau sekitar 42 persen warga Lombok Timur terdata di Parlinsos,&rdquo; ungkapnya.
Bupati sebelumnya juga menyoroti pentingnya percepatan pendataan perlindungan sosial. Dari target sekitar 501 ribu data, capaian yang ada sebelumnya masih berada di kisaran 200 ribu, sehingga seluruh kepala perangkat daerah diminta meningkatkan kinerja pendataan.
Ia menargetkan setidaknya 50 persen data Parlinsos dapat segera terpenuhi sebagai bagian dari upaya memperkuat basis data dan memastikan berbagai program perlindungan sosial tepat sasaran.
Susunan Forum Kemitraan Diperkuat
Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kesehatan di Lombok Timur.
Dalam struktur forum, Bupati Lombok Timur bertindak sebagai pengarah, Sekretaris Daerah sebagai ketua, sedangkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong menjadi sekretaris.
Adapun anggota forum melibatkan Komisi IV DPRD Lombok Timur, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bappeda, BPKAD, BKPSDM, pimpinan rumah sakit daerah, organisasi profesi, serta BPJS Kesehatan Cabang Selong.
Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berharap koordinasi antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, DPRD, OPD, dan seluruh pemangku kepentingan semakin solid, terutama dalam menjawab persoalan kepesertaan, pembiayaan, kualitas pelayanan, hingga perlindungan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Dengan penguatan sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menargetkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, berkualitas, bersih, responsif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Sembalun Jadi Panggung Ketahanan Pangan, Polri Tanam Bawang Putih dan Beri Pin Emas Bupati Lotim ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121340/sembalun-jadi-panggung-ketapang-bawang-putih</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-19T22:00:34+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121340/sembalun-jadi-panggung-ketapang-bawang-putih</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Penghargaan diberikan atas partisipasi dan dedikasi Bupati Haerul Warisin dalam membantu pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya melalui hibah tanah untuk pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo: "Bapak Presiden Selalu Menekankan Bahwa Di Tengah Situasi Eskalasi Global Yang Tidak Menentu Seperti Ini, Kita Semua Harus Mandiri, Khususnya Di Bidang Ketahanan Pangan. Oleh Karena Itu, Ini Menjadi Perintah Dari Beliau Yang Harus Kita Tindak Lanjuti. Sehingga Program Ini Bisa Berjalan Dengan Baik"
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar penanaman bawang putih secara serentak di 14 wilayah Polda, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur - NTB, itu dirangkaikan dengan panen raya bawang putih serta peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Polri mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah dinamika dan ketidakpastian global.
Tanam 279,5 Hektare, Libatkan 2.174 Petani
Penanaman serentak dilakukan di lahan seluas 279,5 hektare yang tersebar di 59 Polres. Program tersebut melibatkan 110 kelompok tani dan 2.174 petani, dengan potensi produksi diperkirakan mencapai 2.795 ton bawang putih.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, program tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian pangan nasional.

&ldquo;Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,&rdquo; ujar Kapolri Listyo Sigit.

Menurutnya, penanaman serentak di 14 Polda merupakan langkah awal untuk memperkuat sekaligus memperluas sentra produksi bawang putih di berbagai daerah.

&ldquo;Untuk hari ini, kita akan melaksanakan penanaman bersama di luasan lahan 279,5 hektare yang tersebar di hampir seluruh wilayah. Ini sebagai pemanasan untuk Polda-Polda lain,&rdquo; katanya.

Polda NTB Jadi Wilayah dengan Lahan Terluas
Dari 14 wilayah yang mengikuti penanaman serentak, Polda NTB menjadi wilayah dengan areal tanam terluas, yakni mencapai 120 hektare dengan potensi produksi sekitar 1.200 ton.
Posisi berikutnya ditempati Polda Sumatera Selatan dengan luas lahan 81 hektare dan potensi produksi 810 ton. Kemudian Polda Jawa Barat dengan luas 44,58 hektare dan potensi produksi 445,8 ton.
Penanaman serentak juga dilaksanakan di wilayah Polda Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Timur, Sumatera Barat, Aceh, Bengkulu, Bali, Sulawesi Selatan, dan Jambi.
Sementara itu, tiga Polda lainnya, yakni Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Barat, dan Polda Sulawesi Tengah, dijadwalkan melaksanakan penanaman pada September dan Oktober 2026 dengan menyesuaikan masa tanam serta kondisi cuaca.
Polri Siapkan Potensi Lahan 4.840 Hektare
Kapolri mengungkapkan, dalam program pengembangan bawang putih tersebut, Polri mendapat target penyediaan lahan seluas 4.840 hektare dari Kementerian Pertanian.
Hingga saat ini, sebanyak 2.593,1 hektare atau sekitar 54 persen telah terverifikasi. Lahan tersebut tersebar di 17 Polda dan 66 Polres.
Dari lahan yang telah terverifikasi itu, sebanyak 927,6 hektare telah ditanami, sedangkan 1.665,6 hektare lainnya masih dalam tahap persiapan penanaman.
Kapolri mendorong agar potensi lahan yang telah terverifikasi terus diperluas sehingga target swasembada bawang putih dapat dicapai lebih cepat.

&ldquo;Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dan ini kalau memang ada kebijakan lanjut untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita dari Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,&rdquo; ujarnya.

Panen Raya di Sembalun Capai 1.050 Ton
Selain penanaman serentak, kegiatan di Sembalun juga dirangkaikan dengan panen raya bawang putih dari lahan seluas 105 hektare.
Panen tersebut melibatkan sembilan kelompok tani dengan total 287 petani. Dari lahan tersebut, produksi bawang putih diproyeksikan mencapai 1.050 ton.
Kapolri juga mendorong penguatan riset dan pengembangan bibit bawang putih. Langkah tersebut dinilai penting agar budidaya bawang putih dapat dikembangkan lebih luas, termasuk di wilayah dengan ketinggian yang lebih rendah.
Polri Salurkan Alat dan Mesin Pertanian
Penguatan sektor hulu juga dilakukan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani.
Bantuan tersebut terdiri atas 90 unit traktor tangan, satu unit traktor roda empat, lima pompa air tenaga surya, 19 pompa air beserta perlengkapannya, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku.
Kapolri berharap dukungan sarana produksi tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

&ldquo;Sehingga kemudian hasilnya betul-betul bisa optimal dan ini yang tentunya menjadi harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,&rdquo; tegasnya.

Bupati Lotim Raih Pin Emas Kapolri
Di tengah agenda penguatan ketahanan pangan tersebut, Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si menerima penghargaan Pin Emas Kapolri.
Berdasarkan keterangan Humas dan Prokopim Kabupaten Lombok Timur melalui akun resmi Pemda Lotim @prokopim.lotim, penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor Kep/1220/VIII/2026.
Penghargaan diberikan atas partisipasi dan dedikasi Bupati Haerul Warisin dalam membantu pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya melalui hibah tanah untuk pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Penyerahan penghargaan berlangsung pada Rabu (19/8/2026), bertepatan dengan kegiatan penanaman bawang putih dan penguatan program ketahanan pangan Polri di Sembalun.
Humas dan Prokopim Lotim menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut sekaligus mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Lombok Timur.

&ldquo;Terima kasih atas doa dan dukungan jajaran pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Timur,&rdquo; tulis Humas dan Prokopim Lotim dalam keterangannya.

Pemberian Pin Emas tersebut menjadi bentuk apresiasi Polri atas dukungan kepala daerah dalam membantu pelaksanaan program strategis kepolisian, khususnya penguatan ketahanan pangan nasional.
Dorong Swasembada dan Kesejahteraan Petani
Program penanaman bawang putih Polri tidak hanya diarahkan untuk memperluas areal tanam dan meningkatkan produksi. Pendampingan kelompok tani, penguatan sarana produksi, pengembangan bibit, serta optimalisasi lahan juga menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem budidaya bawang putih.
Kapolri menegaskan, seluruh rangkaian program tersebut pada akhirnya harus bermuara pada dua tujuan utama, yakni terwujudnya swasembada pangan dan meningkatnya kesejahteraan petani.

&ldquo;Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,&rdquo; tutup Kapolri.
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Wabup Edwin Lantik 61 Pj Kades di Lombok Timur, Ini Daftar Nama-Namanya ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121147/bupati-lotim-tekankan-netralitas-dan-validasi-data-warga-miskin</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-18T20:21:40+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121147/bupati-lotim-tekankan-netralitas-dan-validasi-data-warga-miskin</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Bupati Haerul Warisin juga menyampaikan apresiasi kepada para Kepala Desa yang telah menyelesaikan masa jabatannya. Pemda, memberikan perhatian terhadap pemenuhan hak-hak para Kepala Desa purna tugas, termasuk pesangon sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: &ldquo;Saya Minta Seluruh Pj Kepala Desa Menjaga Netralitas dan Tidak Berpihak kepada Calon Mana Pun. Juga Jangan Hanya Menerima Data di Atas Kertas, Turun Langsung dan Pastikan Warga Miskin Benar-Benar Terdata&rdquo;
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Wakil Bupati Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM, melantik dan mengambil sumpah jabatan 61 Penjabat (Pj.) Kepala Desa di Kabupaten Lombok Timur, Selasa (18/8/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur tersebut menjadi penanda dimulainya masa tugas puluhan aparatur yang dipercaya mengisi kekosongan jabatan kepala desa hingga terpilihnya kepala desa definitif.
Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan, penetapan 61 Pj. Kepala Desa bukan sekadar pengisian jabatan administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Bupati Lotim, para Pj. Kads yang dilantik telah melalui mekanisme pengusulan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta tahapan verifikasi yang dilakukan Pemerintah Daerah.
Amanah Besar di Tengah Masa Transisi Pemerintahan Desa
Bupati Haerul Warisin mengingatkan, meskipun masa jabatan Pj. Kades bersifat sementara hingga terpilihnya kepala desa definitif, kualitas kepemimpinan yang ditunjukkan selama menjalankan tugas akan menjadi cerminan profesionalisme dan integritas mereka sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Karena itu, seluruh Pj. Kades diminta tidak memandang jabatan tersebut hanya sebagai tugas sementara. Mereka tetap memiliki tanggung jawab penuh dalam menjaga keberlangsungan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di desa masing-masing.
Bupati Lotim menekankan bahwa ukuran keberhasilan seorang Pj. Kades tidak hanya terletak pada kemampuan menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga pada kemampuannya menciptakan rasa aman, tenteram, dan damai di tengah masyarakat.
Tegas Minta Pj Kades Netral Hadapi Pilkades
Salah satu pesan penting yang disampaikan Bupati Lotim adalah terkait agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan berlangsung di Lombok Timur.
Haerul Warisin secara tegas menginstruksikan seluruh Pj. Kepala Desa agar menjaga sikap adil, netral, dan tidak berpihak kepada calon mana pun.

&ldquo;Saya Minta Seluruh Pj Kepala Desa Menjaga Netralitas dan Tidak Berpihak kepada Calon Mana Pun,&rdquo; pesan Bupati H. Haerul Warisin dengan sungguh-sungguh.

Menurutnya, posisi Pj. Kepala Desa sangat strategis dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kondusivitas masyarakat selama tahapan Pilkades berlangsung. Oleh sebab itu, setiap Pj. Kades harus mampu menjadi pengayom bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan kepentingan maupun pilihan politik.
Netralitas tersebut, kata Bupati Lotim, menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah desa sekaligus memastikan seluruh tahapan demokrasi di tingkat desa berjalan aman dan damai.
Diminta Turun Langsung Validasi Data Perlindungan Sosial
Selain menghadapi agenda Pilkades, Bupati Lotim juga memberikan perhatian khusus terhadap persoalan validasi data Perlindungan Sosial (Perlinsos).

&ldquo;Jangan Hanya Menerima Data di Atas Kertas, Turun Langsung dan Pastikan Warga Miskin Benar-Benar Terdata,&rdquo; ujar Bupati Lotim.

Langkah tersebut dinilai penting agar tidak ada warga yang seharusnya mendapatkan perhatian pemerintah justru terlewat dari pendataan dan program bantuan.
Bupati Lotim menekankan bahwa pemerintah desa memiliki posisi paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, Pj. Kades diharapkan mengetahui secara nyata kondisi warganya, termasuk mereka yang membutuhkan perlindungan dan intervensi sosial dari pemerintah.
Kedepankan Kesederhanaan dan Jangan Umbar Janji
Dalam menjalankan pemerintahan desa, Bupati Haerul Warisin juga mengimbau para Pj. Kades, agar menerapkan pola hidup sederhana serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Silaturahmi, menurutnya, harus menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjalankan kepemimpinan di tingkat desa.
Para Pj. Kades juga diminta untuk tidak mengumbar janji-janji yang tidak realistis kepada masyarakat. Sebaliknya, setiap persoalan harus diselesaikan berdasarkan kemampuan, aturan, dan mekanisme pemerintahan yang berlaku.
Bupati Lotim mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang menuntut tanggung jawab, bukan ruang untuk membangun kepentingan pribadi.
Desa Harus Menjadi Tempat Pertama Masyarakat Mengadu
Bupati Haerul Warisin turut menggarisbawahi pentingnya koordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Menurutnya, tidak semua persoalan dapat diselesaikan secara individual. Karena itulah struktur pemerintahan dibangun hingga ke tingkat paling bawah, mulai dari dusun hingga desa, agar masyarakat memiliki tempat pertama untuk menyampaikan keluhan dan mencari penyelesaian atas persoalan yang dihadapi.
Usai pelantikan, seluruh Pj. Kepala Desa diminta segera kembali ke wilayah tugas masing-masing untuk membangun komunikasi dan duduk bersama masyarakat.

&ldquo;Segera kembali ke desa masing-masing, bangun komunikasi dengan masyarakat dan pastikan pemerintahan berjalan dengan baik,&rdquo; katanya.

Bupati Lotim juga menginstruksikan agar setiap persoalan yang muncul tidak dibiarkan berlarut-larut. Permasalahan harus direspons dan diselesaikan sesegera mungkin melalui ruang silaturahmi, musyawarah, serta koordinasi yang kuat dengan seluruh unsur terkait.

&ldquo;Kalau ada persoalan, jangan dibiarkan berlarut-larut. duduk bersama dan selesaikan dengan musyawarah&rdquo;, pintanya.

Apresiasi untuk Kepala Desa Purna Tugas
Pada kesempatan yang sama, Bupati Lombok Timur juga menyampaikan apresiasi kepada para Kepala Desa yang telah menyelesaikan masa jabatannya.
Pemerintah Daerah, kata dia, memberikan perhatian terhadap pemenuhan hak-hak para Kepala Desa purna tugas, termasuk pesangon sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian mereka selama menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ditetapkan Melalui Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/353/PMD/2026
Pengangkatan 61 Pj. Kepala Desa tersebut tercantum dalam Lampiran Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor 100.3.3.2/353/PMD/2026 tentang Pengangkatan 61 (Enam Puluh Satu) Penjabat Kepala Desa di Kabupaten Lombok Timur.
Dari daftar yang ditetapkan, para Pj. Kades berasal dari berbagai perangkat daerah dan unit kerja di lingkungan Pemkab Lombok Timur. Mereka akan mengemban tugas di sejumlah desa pada berbagai kecamatan.
Daftar Lengkap 61 Pj Kepala Desa se-Lombok Timur
Berikut daftar 61 Pj. Kepala Desa yang ditetapkan berdasarkan Lampiran Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor 100.3.3.2/353/PMD/2026:

Moh. Andi Karma Susila, A.Md:&nbsp;Pj. Kepala Desa Pijot Utara.
Yahya: Pj. Kepala Desa Dane Rase.
Baiq Sekarmingsih, S.Pd: Pj. Kepala Desa Suwangi.
Iwan Hartawan, SH: Pj. Kepala Desa Kabar.
Lalu Muh. Habibullah: Pj. Kepala Desa Moyot.
Marahim, S.AP., M.AP: Pj. Kepala Desa Songak.
Iwan Sofyan Wahyudi, S.AP: Pj. Kepala Desa Rumbuk Timur.
Lalu Parlan Hadi: Pj. Kepala Desa Selagik.
Bardatul Gaffur, S.STP: Pj. Kepala Desa Rarang Batas.
Lalu Jupridi, S.Pd: Pj. Kepala Desa Rarang.
Yakim, S.AP: Pj. Kepala Desa Leming.
Lalu Wildan, S.IP: Pj. Kepala Desa Darmasari.
Novy Kuswardani, SH: Pj. Kepala Desa Tetebatu Selatan.
Sornis Suwastisar, S.AP: Pj. Kepala Desa Gelora.
Ruslan Aprianata, S.Adm: Pj. Kepala Desa Montong Baan.
Lalu Bahaiddin, S.Sos: Pj. Kepala Desa Loyok.
Mardiana, S.AP: Pj. Kepala Desa Sukamulia Timur.
Lalu Budi Sasmika: Pj. Kepala Desa Setanggor Selatan.
Suhin, SH: Pj. Kepala Desa Seruni Mumbul.
Mulyadi, A.Md.Kep: Pj. Kepala Desa Labuhan Lombok.
Mahrus, S.Pd: Pj. Kepala Desa Kalijaga Tengah.
Pradana Puspita Paramani ng Tyas, S.Ikom: Pj. Kepala Desa Aikprapa.
Yahya, S.Pt: Pj. Kepala Desa Bagik Manis.
Agus Rusli, S.Sos: Pj. Kepala Desa Dadap.
Ayub Subri, S.AP: Pj. Kepala Desa Padak Guar.
Lalu Embun Dini Hariyadi: Pj. Kepala Desa Lendang Belo.
Wiriyadi, S.AP: Pj. Kepala Desa Kilang.
H. Umarul Faruk, S.Ag: Pj. Kepala Desa Pringgasela Selatan.
Zakaria Ahmad Edi, SH., MH: Pj. Kepala Desa Tebaban.
Muhamad Jamaludin, SE: Pj. Kepala Desa Paok Lombok.
Lalu Gde Suwiyadi, S.Sos: Pj. Kepala Desa Tumbuh Mulia.
Selamet Heriadi, SH: Pj. Kepala Desa Wanasaba.
Abd. Khalik, S.AP: Pj. Kepala Desa Bandok.
Subki, S.Sos: Pj. Kepala Desa Mamben Baru.
Indar Jaya Kusuma, S.IP., MM: Pj. Kepala Desa Otak Rarangan.
Ragil Hapsak Sugiarto, S.IP: Pj. Kepala Desa Jinjeng.
Abdul Wahid, S.Ag: Pj. Kepala Desa Wanasaba Daya.
Padli: Pj. Kepala Desa Karang Baru Timur.
Lukmanul Hakim, S.Pd.SD: Pj. Kepala Desa Sembalun.
Burhanudin, SH., M.Pd: Pj. Kepala Desa Sembalun Lawang.
Jayadi: Pj. Kepala Desa Suntalangu.
Sapri: Pj. Kepala Desa Suela.
Juhur, SP., M.Si: Pj. Kepala Desa Perigi.
Mukti, SH: Pj. Kepala Desa Puncak Jeringo.
Idawati, S.Sos: Pj. Kepala Desa Mekar Sari.
Hanafi, S.AP: Pj. Kepala Desa Banjarsari.
Athar, S.AP: Pj. Kepala Desa Korleko.
Samsul Hadi, S.Adm: Pj. Kepala Desa Lenting.
Darta Negara, SH: Pj. Kepala Desa Sukarara.
Lalu Irfan, S.Adm: Pj. Kepala Desa Jero Gunung.
Nuril Himni: Pj. Kepala Desa Boyemare.
H. Hairil Anwar, SE: Pj. Kepala Desa Montong Beter.
Muhamad, ST: Pj. Kepala Desa Gadung Mas.
Lalu Sandika Herawadi: Pj. Kepala Desa Kembang Are Sampai.
Karyatul Aini, S.Pd: Pj. Kepala Desa Tanak Kaken.
Nurhidayati, M.Pd: Pj. Kepala Desa Kalijaga Baru.
Muslini: Pj. Kepala Desa Lenek Lauk.
Dedi Amrullah, S.IP: Pj. Kepala Desa Sukrema.
Zainul Arifin, S.PT: Pj. Kepala Desa Seriwe.
Mastur, S.KM:&nbsp;Pj. Kepala Desa Pene.
Lukman, S.AP: Pj. Kepala Desa Sukadamai.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekda Dr. Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, M.A.P, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta Kepala Desa purna tugas.
Dengan dilantiknya 61 Pj. Kades tersebut, Pemkab Lombok Timur berharap roda pemerintahan dan pelayanan publik di seluruh desa yang mengalami kekosongan jabatan kepala desa tetap berjalan optimal, sembari mempersiapkan pelaksanaan Pilkades untuk memilih pemimpin desa definitif.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kombes Pol Dewa Wijaya Ajak Bangsa Jaga Persatuan dan Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-121120/pesan-kombes-pol-dewa-wijaya-padahu-ri-ke86</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ nasional ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-18T15:33:20+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-121120/pesan-kombes-pol-dewa-wijaya-padahu-ri-ke86</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kombes Dewa Wijaya menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan keamanan, keadilan, kesejahteraan, serta membuka kesempatan yang lebih baik bagi generasi penerus. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya: "Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. Dum Spiro, Spero Dum Vivimus, Vivamus. Selagi Masih Bernapas, Marilah Kita Hidup Dengan Lebih Bermakna"
Sigap News NTB | Nasional &mdash; Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan semangat kebangsaan, persatuan, dan pengabdian kepada bangsa.
Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan sekaligus mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata dan kontribusi terbaik sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing.
Pesan tersebut disampaikan sosok yang akrab disapa Kombes Dewa Wijaya itu, Senin (17/8/2026), usai menjadi salah satu anggota tim terjun payung dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta.
Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebatas terbebas dari penjajahan. Lebih dari itu, kemerdekaan merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga kedaulatan, memperkokoh persatuan, serta mendorong Indonesia terus bergerak maju menuju cita-cita bangsa.

&ldquo;Semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan melalui kerja nyata, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing,&rdquo; ungkapnya.

Kemerdekaan Harus Diisi dengan Pengabdian
Doktor hukum yang meraih gelar akademiknya dengan predikat cumlaude tersebut menilai, semangat gotong royong dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan penting bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan.
Di tengah keberagaman dan dinamika yang terus berkembang, kata dia, nilai persatuan harus terus dirawat dan diperkuat sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Kombes Dewa Wijaya, setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pendahulu. Jika perjuangan masa lalu dilakukan untuk merebut kemerdekaan, maka perjuangan generasi saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan karya, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

&ldquo;HUT RI ke-81, Indonesia berdaulat, adil dan makmur,&rdquo; kata Kombes Dewa Wijaya.

Bukan Sekadar Seremoni
Lebih lanjut, Kombes Dewa Wijaya menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial semata.
Momentum HUT Kemerdekaan, menurutnya, harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan keamanan, keadilan, kesejahteraan, serta membuka kesempatan yang lebih baik bagi generasi penerus.
Semangat kemerdekaan, lanjutnya, juga harus menjadi energi bersama untuk membangun Indonesia yang semakin kokoh, mandiri, dan berdaya saing, dengan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh rakyat.
Harapan untuk Indonesia yang Semakin Kokoh
Kombes Dewa Wijaya berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI mampu membangkitkan kembali kesadaran kolektif seluruh anak bangsa bahwa kemajuan Indonesia hanya dapat diwujudkan melalui persatuan, kerja keras, dan kepedulian bersama.
Ia mengajak masyarakat untuk terus menanamkan optimisme serta memberikan makna terbaik dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.

&ldquo;Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Dum spiro, spero dum vivimus, vivamus. Selagi masih bernapas, marilah kita hidup dengan lebih bermakna,&rdquo; pungkasnya.

&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Wakapolres Lombok Timur Pimpin Upacara Bendera Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121127/kompol-sidik-pria-mursita-pimpin-upacara-hut-ri-ke-81-polres-lotim</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-17T23:30:45+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-121127/kompol-sidik-pria-mursita-pimpin-upacara-hut-ri-ke-81-polres-lotim</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Menurutnya, Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi momentum untuk terus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan, meningkatkan kecintaan terhadap tanah air, serta memperteguh komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi: "Upacara Ini Bukan Hanya Sekadar Seremonial, Tetapi Memiliki Banyak Makna. Salah Satunya Untuk Mengenang Pengorbanan Para Pejuang Dan Para Pahlawan Yang Gugur Dalam Membela Bangsa Dan Negara Indonesia, Sekaligus Menjadi Momentum Untuk Menumbuhkan Rasa Nasionalisme"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara berlangsung di Lapangan Apel Polres Lombok Timur, Senin (17/8/2026) pukul 08.00 Wita.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Lombok Timur, Kompol Sidik Pria Mursita, S.H., dan diikuti seluruh personel Polres Lombok Timur.
Upacara berlangsung khidmat, tertib, dan lancar sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus momentum memperkokoh semangat kebangsaan di lingkungan Kepolisian.
Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, mengatakan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung dengan khidmat dan lancar.
Menurutnya, peringatan Hari Kemerdekaan tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial. Lebih dari itu, upacara memiliki makna penting untuk mengenang jasa, perjuangan, dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

&ldquo;Upacara ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi memiliki banyak makna. Salah satunya untuk mengenang pengorbanan para pejuang dan para pahlawan yang gugur dalam membela bangsa dan negara Indonesia, sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa nasionalisme,&rdquo; ujar Kasi Iptu Lalu Rusmaladi.

Momentum Menumbuhkan Nasionalisme
Ia menegaskan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga menjadi momentum untuk terus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan, meningkatkan kecintaan terhadap tanah air, serta memperteguh komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Semangat kemerdekaan, kata dia, harus diwujudkan melalui kontribusi nyata sesuai dengan tugas dan peran masing-masing, termasuk dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

&ldquo;Kami berharap di usia negara kita yang ke-81 tahun ini, bangsa dan negara kita semakin maju, makmur, sejahtera, dan semakin kondusif,&rdquo; pungkas Kasi Humas Polres Lotim.

Wujud Penghormatan kepada Jasa Pahlawan
Pelaksanaan upacara bendera tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan jajaran Polres Lombok Timur terhadap jasa dan pengorbanan para pahlawan bangsa.
Selain itu, peringatan Hari Kemerdekaan juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polres Lombok Timur untuk terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, jajaran Polres Lombok Timur diharapkan semakin solid dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap aman dan kondusif.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ 362 Warga Binaan Lapas Selong Terima Remisi HUT ke-81 RI, Terbanyak Pengurangan Masa Pidana 3 Bulan ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120947/362-warga-binaan-lapas-selong-terima-remisi-hut-ri-ke-81</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-17T19:55:38+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120947/362-warga-binaan-lapas-selong-terima-remisi-hut-ri-ke-81</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Rinciannya, sebanyak 63 orang menerima remisi satu bulan, 86 orang mendapatkan dua bulan, 107 orang memperoleh tiga bulan, 61 orang menerima empat bulan, 37 orang mendapatkan lima bulan, dan 8 orang memperoleh enam bulan. Dengan jumlah tersebut, remisi 3 bulan menjadi yang terbanyak, yakni 107 WBP. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kalapas Selong, Sudirman, SH: "Remisi Bukan Hanya Pengurangan Masa Pidana, Tetapi Juga Menjadi Penghargaan Atas Proses Pembinaan Yang Telah Dijalani. Kami Berharap Para Penerima Remisi Dapat Menjadikan Momentum Ini Untuk Terus Memperbaiki Diri Dan Mempersiapkan Diri Kembali Ke Masyarakat"
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong untuk menatap masa depan dengan harapan baru.
Sebanyak 362 narapidana Lapas Kelas IIB Selong menerima Remisi Umum pada peringatan Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026). Penyerahan remisi tersebut dihadiri langsung Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lombok Timur, Kepala Lapas Kelas IIB Selong beserta jajaran, serta warga binaan.
Bagi warga binaan, remisi bukan sekadar angka pengurangan masa hukuman. Lebih dari itu, remisi menjadi bentuk penghargaan negara atas proses pembinaan yang telah dijalani sekaligus dorongan agar mereka terus memperbaiki diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.
362 Narapidana Mendapat Remisi
Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, SH menyampaikan bahwa pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini terdapat 362 warga binaan yang memperoleh Remisi Umum.
Besaran remisi yang diterima berbeda-beda sesuai ketentuan dan pemenuhan persyaratan masing-masing narapidana.
Rinciannya, sebanyak 63 orang menerima remisi satu bulan, 86 orang mendapatkan 2 bulan, 107 orang memperoleh tiga bulan, 61 orang menerima empat bulan, 37 orang mendapatkan 5 bulan, dan 8 orang memperoleh enam bulan.
Dengan jumlah tersebut, remisi tiga bulan menjadi yang terbanyak, yakni diterima oleh 107 warga binaan.
Adapun secara keseluruhan, 362 penerima remisi tersebut mendapatkan pengurangan masa pidana mulai dari satu hingga enam bulan.
Jumlah Penghuni Lapas Selong Capai 529 Orang
Data Lapas Kelas IIB Selong per 16 Agustus 2026 menunjukkan terdapat 529 warga binaan pemasyarakatan yang berada di dalam Lapas.
Jumlah tersebut terdiri atas 409 narapidana dan 120 tahanan. Dari keseluruhan warga binaan tersebut, perkara yang ditangani terbagi menjadi 216 orang terkait pidana umum dan 313 orang terkait pidana khusus.
Data ini menunjukkan bahwa pemberian remisi dilakukan terhadap warga binaan yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana ketentuan yang berlaku.
Remisi menjadi salah satu instrumen dalam sistem pemasyarakatan untuk memberikan penghargaan terhadap narapidana yang menunjukkan perubahan perilaku dan mengikuti proses pembinaan dengan baik.
Bupati Haerul Warisin Bacakan Amanat Menteri
Dalam kegiatan tersebut, Bupati H. Haerul Warisin membacakan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
Dalam amanat tersebut, tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, &ldquo;Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,&rdquo; disebut bukan sekadar slogan peringatan kemerdekaan. Tema tersebut menjadi landasan moral dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan.
Kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran dipandang sebagai tiga pilar yang saling berkaitan dalam membangun sistem hukum yang tidak hanya tegas dalam menegakkan aturan, tetapi juga tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Sistem hukum juga harus memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memperbaiki kehidupannya.

&ldquo;Kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran merupakan tiga pilar yang saling berkaitan dalam membangun sistem hukum yang tidak hanya tegas dalam menegakkan aturan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,&rdquo; bacanya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa proses pemasyarakatan tidak berhenti pada pemberian hukuman. Ada proses pembinaan yang harus mampu mengubah perilaku, membangun kesadaran hukum, dan mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali menjalani kehidupan secara positif.
173.706 Narapidana di Indonesia Terima Remisi
Pada tingkat nasional, pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026.
Selain itu, 1.085 Anak Binaan mendapatkan Pengurangan Masa Pidana Umum di seluruh Indonesia.
Pemberian hak tersebut disebut sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam menghargai keberhasilan proses pembinaan yang telah dijalani warga binaan.
Remisi juga menjadi bagian penting dari reintegrasi sosial, yakni proses mempersiapkan narapidana agar mampu kembali menjadi bagian dari masyarakat dengan membawa perubahan positif setelah menyelesaikan masa pidananya.
Remisi Diharapkan Jadi Motivasi untuk Berubah
Bupati Lombok Timur menekankan bahwa remisi seharusnya tidak dimaknai semata-mata sebagai pengurangan masa pidana.
Remisi harus menjadi motivasi bagi narapidana untuk terus menjaga disiplin, meningkatkan kualitas diri, serta aktif mengikuti program pembinaan yang disediakan di Lapas.
Pembinaan tersebut mencakup aspek kepribadian maupun kemandirian, sehingga warga binaan tidak hanya dibekali kesadaran hukum, tetapi juga dipersiapkan agar memiliki kemampuan untuk menjalani kehidupan secara mandiri ketika kembali ke masyarakat.
Harapannya, proses tersebut mampu menekan potensi pengulangan tindak pidana dan mendorong mantan warga binaan menjadi bagian dari masyarakat yang produktif.
Sinergi Jadi Kunci Reintegrasi Sosial
Dalam amanat Menteri, Lapas dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) disebut memiliki peran strategis dalam pelaksanaan pembinaan.
Namun, keberhasilan pembinaan tidak dapat hanya dibebankan kepada petugas Pemasyarakatan.
Dibutuhkan sinergi antara petugas Pemasyarakatan, Pembimbing Kemasyarakatan, keluarga, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat.
Sinergi tersebut diperlukan untuk menciptakan ekosistem reintegrasi sosial yang memungkinkan warga binaan kembali ke lingkungan masyarakat sebagai pribadi yang sadar hukum, memiliki daya saing, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi dalam pembangunan.
Kehadiran Bupati bersama Forkopimda Lombok Timur dalam kegiatan penyerahan remisi menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap proses pembinaan sekaligus pemenuhan hak-hak warga binaan.
Integritas Petugas Pemasyarakatan Jadi Perhatian
Selain memberikan penghargaan kepada warga binaan yang berhasil menjalani proses pembinaan, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga memberikan pesan tegas kepada jajaran Pemasyarakatan.
Integritas disebut sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas. Karena itu, profesionalisme harus terus dijaga dan budaya kerja yang bersih, transparan, serta bebas dari penyimpangan harus diperkuat.
Tidak boleh ada ruang maupun toleransi terhadap keterlibatan petugas dalam peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, praktik percaloan, penyelundupan barang terlarang, maupun berbagai bentuk tindak pidana dan pelanggaran etik.
Hal tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mempertahankan marwah institusi Pemasyarakatan.
Dari Balik Jeruji Menuju Kehidupan Baru
Sebanyak 362 warga binaan yang menerima remisi tahun ini pada dasarnya mendapatkan lebih dari sekadar pengurangan masa pidana.
Di balik setiap surat keputusan remisi terdapat proses panjang pembinaan, evaluasi perilaku, kedisiplinan, serta harapan untuk memperbaiki kehidupan.
Bagi mereka, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi titik untuk kembali menata masa depan.
Remisi diharapkan mampu memunculkan kesadaran bahwa kesempatan untuk berubah harus dibarengi tanggung jawab untuk mempertahankan perilaku baik, meningkatkan keterampilan, menaati hukum, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.
Menuju Warga Binaan yang Mandiri dan Produktif
Kepala Lapas Selong berharap pemberian remisi dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus mengikuti berbagai program pembinaan.
Remisi diberikan sebagai penghargaan atas proses yang telah dilalui, namun sekaligus membawa pesan agar penerimanya tidak berhenti berbenah.

&ldquo;Remisi bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi penghargaan atas proses pembinaan yang telah dijalani. Kami berharap para penerima Remisi dapat menjadikan momentum ini untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,&rdquo; pesan Kalapas Sudirman.

Dengan demikian, tujuan akhir pemasyarakatan bukan hanya menyelesaikan masa pidana, melainkan membangun manusia yang setelah bebas mampu hidup mandiri, produktif, sadar hukum, dan tidak mengulangi tindak pidana.
Kontribusi Menuju Indonesia Emas 2045
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan dan para mitra yang selama ini mendukung penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan.
Setiap ikhtiar, pengabdian, dan keberhasilan pembinaan diharapkan menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam konteks Lombok Timur, 362 penerima remisi menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Mereka diharapkan tidak berhenti pada status sebagai penerima pengurangan masa pidana, tetapi mampu menjadikan kesempatan tersebut sebagai momentum untuk benar-benar berubah.
Peringatan kemerdekaan pun akhirnya memiliki makna yang lebih luas: memberikan kesempatan kepada mereka yang sedang menjalani proses hukum untuk kembali menemukan jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Seluruh rangkaian penyerahan Remisi Umum di Lapas Kelas IIB Selong berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Khidmat! Upacara HUT RI ke-81 Digelar di KNMP Desa Ekas Buana, Ini Pesan Kabid Mastur ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120906/pesan-kabid-mastur-saat-upacara-hut-ri-ke-81-di-knmp-ekas-buana</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-17T15:50:35+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120906/pesan-kabid-mastur-saat-upacara-hut-ri-ke-81-di-knmp-ekas-buana</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Menurut Kabid Mastur, koperasi harus tumbuh dari semangat kebersamaan. Keberadaan KNMP diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi antara nelayan, pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem ekonomi pesisir yang lebih mandiri dan berkelanjutan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kabid Budidaya Perikanan Diskelkan Lotim, Mastur, S.P., M.Si: "Kemerdekaan Bukan Sekadar Mengenang Perjuangan Para Pahlawan, Tetapi Bagaimana Kita Melanjutkan Perjuangan Itu Melalui Kerja Nyata. Pada Usia Ke-81 Tahun Indonesia Merdeka, Mari Kita Isi Kemerdekaan Dengan Persatuan, Gotong Royong, Disiplin dan Keberanian Untuk Membangun Daerah Dari Desa"
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bergema di Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Senin (17/8/2026).
Upacara bendera berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Bertindak sebagai pemimpin upacara, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur (Kepala Disekelkan Lotim), Taswirudin, S.Pi., M.Si.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Disekelkm Lotim, di antaranya Mastur, S.P., M.Si selaku Kabid Budidaya Perikanan, unsur TNI-Polri, Pj. Kepala Desa Ekas Buana, para pelajar, tokoh masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya.
Merah Putih dan Semangat Kemerdekaan
Pelaksanaan upacara di lingkungan KNMP menjadi momentum untuk kembali menghidupkan semangat perjuangan dan menguatkan rasa cinta terhadap tanah air, khususnya di tengah masyarakat pesisir yang selama ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah.
Pengibaran Sang Saka Merah Putih tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Momentum HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, gotong royong, kemandirian, serta keberanian membangun masa depan yang lebih baik.
Kehadiran pelajar, tokoh masyarakat, unsur pemerintah, serta TNI-Polri dalam upacara tersebut turut memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan merupakan tanggung jawab bersama lintas generasi.
KNMP Didorong Menjadi Kekuatan Ekonomi Nelayan
Sebagai wadah ekonomi masyarakat nelayan, Koperasi Nelayan Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para nelayan, tetapi mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
Dalam semangat kemerdekaan, koperasi dapat menjadi ruang untuk memperkuat kemandirian nelayan, membangun kerja sama, meningkatkan nilai ekonomi hasil perikanan, serta membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Makna HUT RI ke-81 Menurut Kabid Mastur&nbsp;
Dalam kesempatan tersebut, Mastur, S.P., M.Si., selaku pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur, menyampaikan pesan inspiratif mengenai makna kemerdekaan.

"Kemerdekaan bukan sekadar mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi bagaimana kita melanjutkan perjuangan itu melalui kerja nyata. Di usia ke-81 tahun Indonesia merdeka, mari kita isi kemerdekaan dengan persatuan, gotong royong, disiplin dan keberanian untuk membangun daerah dari desa,&rdquo; ujarnya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus terasa hingga ke pelosok desa dan lingkungan masyarakat pesisir. Karena itu, pembangunan tidak boleh hanya dimaknai sebagai pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia, ekonomi dan kemandirian masyarakat.
KNMP Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan&nbsp;
Kabid Mastur juga menyampaikan pesan mengenai keberadaan Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat nelayan.

&ldquo;KNMP bukan hanya tentang koperasi, tetapi tentang bagaimana nelayan berdiri lebih kuat di atas kaki sendiri. Ketika nelayan bersatu, bergotong royong dan membangun usaha secara bersama, maka laut bukan hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga menjadi jalan menuju kesejahteraan,&rdquo; tegas Kabid Mastur.

Ia menambahkan, koperasi harus tumbuh dari semangat kebersamaan. Keberadaan KNMP diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi antara nelayan, pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem ekonomi pesisir yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

&ldquo;Semangat Merah Putih harus kita hadirkan dalam kerja KNMP: satu tujuan, satu kebersamaan dan satu tekad untuk membuat masyarakat nelayan semakin berdaya. Koperasi yang kuat adalah koperasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat dan tumbuh bersama masyarakat,&rdquo; ujarnya", tambah Kabid Mastur.

Dari Upacara Menuju Kerja Nyata
Upacara HUT ke-81 RI di KNMP Desa Ekas Buana akhirnya bukan sekadar peringatan seremonial. Di tengah masyarakat pesisir, pengibaran bendera menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata.
Dari desa, dari laut dan dari tangan para nelayan, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru.
Sebab, kemerdekaan yang sesungguhnya bukan hanya tentang bebas dari penjajahan, tetapi juga tentang kemampuan masyarakat untuk berdiri mandiri, bekerja bersama dan menentukan masa depan dengan kekuatannya sendiri. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ 32 Paskibraka Lotim Dikukuhkan Wabup Edwin Bupati HW: Jangan Hanya Tegakkan Badan Tapi Tegakkan Hati ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120773/32-paskibraka-lotim-dikukuhkan-wabup-edwin</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-16T23:50:26+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120773/32-paskibraka-lotim-dikukuhkan-wabup-edwin</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Bupati Lotim mengingatkan bahwa masa tugas sebagai Paskibraka boleh berakhir setelah rangkaian upacara selesai, tetapi nilai-nilai yang diperoleh selama proses pembinaan tidak boleh ikut berakhir. Ia turut memberikan apresiasi kepada para pembina dan pelatih yang telah memberikan pembinaan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lotim, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: "Ada Ribuan Siswa Berlomba Ingin Menjadi Bagian Dari Paskibraka, Akan Tetapi Hanya 32 Orang Yang Terpilih Dan Berjasa Memetik Pengalaman Keras, Untuk Mengibarkan Bendera Merah Putih. Tidak Semua Bisa Dan Memiliki Kesempatan Besar Ini. Tugas Paskibraka Tidak Sekadar Mengibarkan Selembar Kain Merah Putih, Akan Tetapi Mengibarkan Sejarah Pengorbanan Para Pahlawan, Bahkan Mengibarkan Harapan Jutaan Rakyat"
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Sebanyak 32 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lombok Timur resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Lombok Timur tahun 2026.
Pengukuhan berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur, Minggu (16/8/2026), dan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur, Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM.
Prosesi tersebut disaksikan Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, Sekda Dr. Drs. H. Muhammad Juani Taofik, M.AP, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hadir pula para orang tua atau wali dari anggota Paskibraka.
32 Pemuda Terpilih dari Persaingan Ketat
Bupati Haerul Warisin menyampaikan kebanggaan sekaligus ucapan selamat kepada 32 anggota Paskibraka yang berhasil melewati proses seleksi hingga akhirnya dipercaya mengemban tugas penting pada momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukanlah kesempatan yang dapat diperoleh semua siswa. Mereka merupakan pemuda-pemudi pilihan yang telah melewati persaingan dan proses pembinaan yang ketat.

&ldquo;Ada ribuan siswa berlomba ingin menjadi bagian dari Paskibraka, akan tetapi hanya 32 orang yang terpilih dan berjasa memetik pengalaman keras, untuk mengibarkan bendera merah putih. Tidak semua bisa dan memiliki kesempatan besar ini,&rdquo; tegasnya.

Karena itu, Bupati Lotim meminta seluruh anggota Paskibraka tidak memandang tugas tersebut sebatas seremoni tahunan. Di balik pengibaran Sang Merah Putih, terdapat sejarah panjang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang harus mereka pahami dan hayati.
Bukan Sekadar Mengibarkan Merah Putih
Bupati Lotim menekankan bahwa tugas Paskibraka jauh lebih besar daripada sekadar mengibarkan selembar kain berwarna merah dan putih.
Menurutnya, ketika para anggota Paskibraka berdiri di hadapan bendera Merah Putih, mereka sesungguhnya sedang membawa pesan tentang perjuangan bangsa, pengorbanan para pahlawan, sekaligus harapan masyarakat Indonesia.

&ldquo;Tugas Paskibraka tidak sekadar mengibarkan selembar kain merah putih, akan tetapi mengibarkan sejarah pengorbanan para pahlawan, bahkan mengibarkan harapan jutaan rakyat,&rdquo; ujarnya.

Ia kemudian memberikan pesan khusus kepada para anggota Paskibraka agar menjalankan tugas dengan penuh penghayatan.

&ldquo;Ketika berdiri tegak di hadapan merah putih, jangan hanya tegakkan badan saja, tapi tegakkan hati. Ingat wajah orang tua yang setiap hari mendoakan, wajah guru yang telah membimbing, dan ingat pejuang yang telah mengorbankan jiwa raganya sehingga hari ini menjadi bangsa yang merdeka,&rdquo; tegasnya.

Disiplin Jangan Berakhir Setelah Upacara
Bupati Lotim juga mengingatkan bahwa masa tugas sebagai Paskibraka boleh berakhir setelah rangkaian upacara selesai, tetapi nilai-nilai yang diperoleh selama proses pembinaan tidak boleh ikut berakhir.
Kedisiplinan, kekompakan, keberanian dan keteladanan yang telah ditanamkan selama masa pelatihan harus menjadi bagian dari karakter mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Ia berharap para anggota Paskibraka mampu menjadikan keteladanan sebagai karakter, kekompakan sebagai kekuatan, keberanian sebagai bekal, serta Merah Putih sebagai pilar dalam menjalankan peran sebagai putra-putri Indonesia.

&ldquo;Tugas Paskibraka tidak selesai ketika upacara selesai. Kalian akan menjadi penerus generasi akan datang, baik di pemerintahan ataupun di tempat lainnya,&rdquo; katanya.
&ldquo;Disiplin yang diterima itu harus menjadi karakter dan terus dibawa di kehidupan sehari-hari, jangan merubah itu. Ibadah tidak boleh dilupakan, bakti pada orang tua tidak boleh tidak dilakukan. Jangan begitu selesai kemudian pakaian (Paskibraka) dibuka dan semua ikut selesai,&rdquo; lanjutnya.

Bupati Lotim Apresiasi Peran Orang Tua
Di balik keberhasilan 32 anggota Paskibraka, Bupati Haerul Warisin menilai terdapat peran besar para orang tua yang tidak boleh dilupakan.
Doa, dukungan, pengorbanan, hingga kesediaan orang tua melepas anak-anak mereka mengikuti rangkaian latihan menjadi bagian penting dari perjalanan para Paskibraka hingga sampai pada tahap pengukuhan.

&ldquo;Dibalik anak-anak hebat ini, ada doa dan pengorbanan orang tua yang luar biasa. Mungkin selama pelatihan, ada rasa khawatir, lelah dan rindu terhadap anak,&rdquo; ujarnya.

Karena itu, keberhasilan para anggota Paskibraka juga menjadi kebanggaan bagi keluarga yang selama ini memberikan dukungan dari belakang.
Pesan untuk Mengikuti Arahan Pelatih
Selain orang tua, Bupati Haerul Warisin turut memberikan apresiasi kepada para pembina dan pelatih yang telah memberikan pembinaan serta menanamkan disiplin kepada seluruh anggota Paskibraka.
Ia mengingatkan bahwa tugas yang akan dijalankan 32 anggota Paskibraka menjadi perhatian masyarakat luas. Pengibaran bendera pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Lombok Timur tidak hanya disaksikan oleh peserta upacara, tetapi juga masyarakat Lombok Timur secara luas.

&ldquo;Pembina dan pelatih dengan susah payah menanamkan disiplin tinggi itu pada semua anggota Paskibraka. Saat mengibarkan bendera merah putih, nantinya tidak saja dilihat oleh peserta apel saja, tapi dilihat seluruh masyarakat Lombok Timur dan masyarakat Indonesia umumnya. Ikuti apa yang sudah menjadi petunjuk pelatih,&rdquo; tutupnya.

Bersiap Mengemban Tugas pada Detik-Detik Proklamasi
Usai dikukuhkan, 32 anggota Paskibraka Kabupaten Lombok Timur akan menjalankan tugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Lombok Timur.
Mereka akan bertugas dalam rangkaian pengibaran hingga penurunan Bendera Merah Putih yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur.
Momentum tersebut menjadi puncak dari rangkaian proses seleksi, pembinaan dan latihan yang telah mereka jalani. Lebih dari sekadar menjalankan tugas seremonial, para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk tumbuh menjadi generasi muda yang disiplin, berkarakter, berani, bertanggung jawab dan memiliki semangat kebangsaan.
Dengan demikian, ketika seragam Paskibraka dilepas dan tugas resmi berakhir, nilai-nilai yang telah ditanamkan selama proses pembinaan tetap melekat dalam kehidupan mereka, sebagai generasi penerus yang akan membawa nama Lombok Timur dan Indonesia di masa mendatang. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ HUT ke-1 SPPG Aik Jong Mamben Daya: Dapur MBG Pertama di Wanasaba & Pengabdian Nyata Mitra Baehaki ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-120771/hut-ke-1-sppg-aikjong-mamben-daya-pada-17-agustus-2026</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-16T22:00:44+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-120771/hut-ke-1-sppg-aikjong-mamben-daya-pada-17-agustus-2026</guid>
        <description>
            <![CDATA[ KaSPPG Aik Jong Irwan Ardiansyah, S.Kom, menyampaikan rasa terima kasih kepada Mitra, Jurnalis Sigap News NTB maupun seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara syukuran tersebut. Ia bersyukur karena perjalanan SPPG Aikjong selama satu tahun dapat dilalui dengan baik. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Mitra SPPG Aik Jong, Baehaki Purnawan, ST: "Dari Komentar Masyarakat Yang Awalnya Di Desa Ini Tidak Pernah Ada Lapangan Kerja Yang Terbuka, Alhamdulillah Dengan Adanya Program MBG, Maka Masyarakat Bisa Bekerja &amp; Memperoleh Penghasilan Yang Layak Dan Kesejahteraannya Bertambah. Kami Siap Mendukung Dan Mensukseskan Program Ini"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Tepat satu tahun perjalanan SPPG Aikjong Mamben Daya 01 Wanasaba Lotim, menjadi momentum penuh syukur sekaligus refleksi atas perjalanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah masyarakat.
HUT ke-1 SPPG Aik Jong yang jatuh pada Senin, 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Menyambut momentum tersebut, SPPG Aik Jong menggelar Dzikiran dan Syukuran pada Minggu (16/8/2026) pukul 20.00 WITA, ba&rsquo;da Isya.
Kegiatan tersebut dihadiri para relawan SPPG, Kepala SPPG (KaSPPG), serta masyarakat sekitar. Suasana syukuran semakin bermakna karena tidak hanya menjadi perayaan satu tahun perjalanan dapur MBG, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut bekerja dan mendukung keberlangsungan program tersebut.
Satu Tahun SPPG Aik Jong, Sebuah Perjalanan Penuh Keyakinan
Mitra SPPG Aik Jong YLH Nusra, Baehaki Purnawan, ST, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas perjalanan dapur MBG yang telah berjalan selama satu tahun.

Foto Mitra SPPG Aik Jong Mamben Daya 01 Wanasaba, Baehaki Purnawan ST(Dok. Pribadi)

&nbsp;
Menurutnya, perjalanan tersebut tidak hanya berbicara mengenai penyediaan makanan bergizi bagi penerima manfaat, tetapi juga mengenai dampak sosial dan ekonomi yang mulai dirasakan masyarakat.

&ldquo;Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas suksesnya perjalanan dapur MBG ini,&rdquo; ujar Baehaki.

Ia mengungkapkan, masyarakat juga menyampaikan harapan agar keberadaan SPPG dapat memberikan kontribusi lebih luas melalui program tanggung jawab sosial atau CSR.
Menjawab harapan tersebut, pihak Mitra SPPG Aik Jong memberikan bantuan sosial berupa air minum kepada seluruh masjid, mushola, dan pondok pesantren (ponpes) yang berada di Desa Mamben Daya.
Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari kontribusi nyata SPPG terhadap lingkungan sosial di sekitar dapur MBG.
Dari Keraguan Menjadi Lapangan Kerja bagi Warga
Mitra Baehaki menilai salah satu dampak yang paling terasa dari hadirnya SPPG Aik Jong adalah terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
Ia menyebut, sebelumnya masyarakat di desa tersebut relatif tidak memiliki banyak pilihan lapangan kerja yang terbuka. Namun, keberadaan program MBG memberikan kesempatan bagi warga untuk bekerja sekaligus memperoleh penghasilan.

&ldquo;Dari komentar masyarakat yang awalnya di desa ini tidak pernah ada lapangan kerja yang terbuka, alhamdulillah dengan adanya Program MBG, maka masyarakat bisa bekerja dan memperoleh penghasilan yang layak dan kesejahteraannya bertambah,&rdquo; ungkapnya.

Bagi Mitra Baehaki, keberhasilan program MBG bukan hanya diukur dari kelancaran operasional dapur, tetapi juga dari seberapa besar program tersebut mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.
Ia berharap program MBG dapat terus berjalan sesuai dengan harapan Presiden RI Prabowo Subianto.

&ldquo;Kami siap mendukung dan mensukseskan program ini,&rdquo; tegasnya.

SPPG Aik Jong Jadi Langkah Awal di Wanasaba
Mitra Baehaki diketahui merupakan aktivis HMI 96 Jogjakarta sekaligus Ketua Geomaritim NTB. Dorongan untuk membuka lapangan pekerjaan di kampung halamannya di Mamben Daya, menjadi salah satu alasan kuat dirinya mengambil bagian dalam program MBG.
Menurut keterangannya, SPPG Aik Jong merupakan SPPG pertama di Kecamatan Wanasaba.
Ketika program MBG mulai digaungkan, tidak sedikit pihak yang masih meragukan keberlanjutannya. Namun, di tengah keraguan tersebut, Baehaki justru memilih mengambil langkah nyata.
Pada Februari 2025, pihak Mitra Baehaki langsung bergerak membangun tiga SPPG, yakni SPPG Aikjong, SPPG Empang, dan SPPG Terano.
Keputusan tersebut, menurut Baehaki, berangkat dari keyakinan bahwa program tersebut dapat menjadi salah satu jalan untuk membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

&ldquo;Saat orang tidak percaya program ini, maka kami all out dukung program ini,&rdquo; ujarnya.

Keyakinan yang Berawal dari Janji Kesejahteraan
Ada alasan personal yang membuat Baehaki begitu yakin untuk mengambil bagian dalam program MBG.
Ia mengaku pernah menjadi Tim Penghubung NTB dalam Pilpres 2014 ketika mendukung pasangan Prabowo-Hatta. Dalam perjalanan politik tersebut, ia mengaku tersentuh dengan gagasan Prabowo mengenai peningkatan kesejahteraan masyarakat dan cita-cita menuju Indonesia Emas.
Menurut Mitra Baehaki, komitmen tersebut kemudian menjadi salah satu alasan dirinya tidak ragu ketika program MBG dijalankan setelah Prabowo terpilih sebagai Presiden RI.

&ldquo;Saat itu Capres Prabowo menyatakan bahwa masyarakat akan menikmati kesejahteraan saat terpilih. Dan itulah mengapa saat terpilih menjadi Presiden RI, saya tidak ragu untuk menjalankan program MBG ini,&rdquo; tambahnya.

Bagi Mitra Baehaki, dukungan terhadap MBG bukan semata-mata mengenai bisnis dapur, melainkan juga kesempatan untuk ikut membuka ruang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah asalnya.
Pesan Tegas: Jangan Kurangi Jatah Menu MBG
Dalam kesempatan tersebut, Mitra Baehaki juga menyampaikan pesan tegas terkait pelaksanaan program MBG.
Ia meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga kualitas dan nilai manfaat makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

&ldquo;Jangan kurangi menu MBG. Jikalau jatahnya Rp10 ribu, maka harus disajikan segitu. Begitupun jikalau Rp8 ribu, maka jangan sedikitpun dikurangi jatah tersebut,&rdquo; pesannya.

Menurutnya, amanah dalam menjalankan program menjadi hal penting agar tujuan MBG benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh relawan yang selama satu tahun terakhir telah bekerja keras menjaga operasional SPPG Aikjong.

&ldquo;Terima kasih banyak atas kinerjanya teman-teman relawan. Tanpa kerja keras kita bersama, maka tidak akan dapur MBG ini,&rdquo; ujar Mitra Baehaki.

Apresiasi untuk KaSPPG dan Para Relawan
Mitra Baehaki secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Irwan Ardiansyah, S.Kom, selaku Kepala SPPG Aik Jong, yang dinilai mampu membangun sinergi dengan pihak Mitra dalam menjalankan dapur MBG.

&ldquo;Khususnya terima kasih kepada Pak Irwan selaku Kepala SPPG yang dapat bersinergi dengan kami selaku Mitra,&rdquo; katanya.

Tidak hanya itu, syukuran HUT ke-1 tersebut juga membawa kabar menggembirakan dari kalangan relawan.
Mitra Baehaki menyampaikan bahwa terdapat relawan SPPG Aik Jong yang berhasil mengumpulkan penghasilannya hingga dapat digunakan untuk menunaikan ibadah umrah.

&ldquo;Berita gembira mengenai relawan SPPG Aikjong yang berhasil mengumpulkan gajinya hingga terkumpul bisa umrah pada bulan ini,&rdquo; tambahnya.

Kabar tersebut menjadi salah satu sisi inspiratif dari perjalanan satu tahun SPPG Aik Jong, bahwa dari sebuah lapangan pekerjaan yang dibuka di kampung halaman, muncul pula kesempatan bagi pekerja untuk mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci.
KaSPPG: Sukses Satu Tahun Berkat Kerja Bersama
Sementara itu, KaSPPG Aik Jong, Irwan Ardiansyah, S.Kom, menyampaikan rasa terima kasih kepada Mitra, Jurnalis Sigap News NTB maupun seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara syukuran tersebut.
Ia bersyukur karena perjalanan SPPG Aikjong selama satu tahun dapat dilalui dengan baik.

&ldquo;Terima kasih kepada Mitra, Pak Amin selaku Jurnalis Sigap News NTB dan tamu undangan. Alhamdulillah kita bisa melewati tahun ini dengan sukses dan lancar,&rdquo; ucap KaSPPG Irwan.

Ia berharap setelah melewati tahun pertama, perjalanan SPPG Aik Jong dapat terus berjalan lancar dan tidak mengalami kekurangan dalam menjalankan tugasnya.
KaSPPG Irwan juga memberikan penghargaan khusus kepada para relawan yang menjadi bagian penting dalam keberlangsungan dapur MBG.

&ldquo;Secara pribadi saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman relawan, karena tanpa kalian, SPPG ini tidak dapat berjalan dengan sukses seperti sekarang ini,&rdquo; tuturnya.

Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan para relawan yang hadir.
Syukuran yang Bertepatan dengan HUT RI ke-81
Menariknya, perayaan satu tahun SPPG Aik Jong tahun ini berlangsung dalam suasana yang sangat istimewa karena bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Karena itu, kegiatan Dzikiran dan Syukuran tidak hanya menjadi momentum memperingati satu tahun perjalanan SPPG Aik Jong, tetapi juga dirangkaikan dengan doa dan harapan untuk bangsa Indonesia.
Doa juga dipanjatkan untuk keberlangsungan program MBG agar dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
HUT Mitra Baehaki ke-50 dan Doa untuk Relawan yang Umrah
Rangkaian doa dalam kegiatan tersebut juga diperluas untuk momen penting lainnya, yakni HUT Mitra Baehaki Purnawan yang ke-50 tahun.
Selain itu, doa khusus dipanjatkan untuk relawan SPPG Aik Jong yang akan berangkat menunaikan ibadah umrah. Uniknya dana umrah tersebut terkumpul dari gajinya sebagai Relawan selama 1 tahun bekerja di SPPG Aik Jong.
Relawan tersebut adalah Hususiah, warga Dusun Gubuk Timuk 1, Desa Mamben Daya, yang dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada Selasa (18/8/2026).
Momentum tersebut menjadi kisah tersendiri dalam perayaan satu tahun SPPG Aik Jong. Di tengah perjalanan membangun dapur MBG dan membuka lapangan pekerjaan, seorang relawan justru berhasil mewujudkan salah satu impian besarnya melalui hasil kerja yang dikumpulkannya.
Satu Tahun, Satu Dapur, Banyak Harapan
HUT ke-1 SPPG Aik Jong Mamben Daya akhirnya bukan sekadar perayaan ulang tahun sebuah dapur MBG.
Di balik satu tahun perjalanan tersebut terdapat cerita tentang keberanian mengambil peluang ketika banyak pihak masih ragu, tentang lapangan pekerjaan yang mulai terbuka, tentang relawan yang bekerja bersama, tentang kepedulian sosial melalui bantuan air minum bagi rumah ibadah dan ponpes, hingga kisah seorang relawan yang mampu mengumpulkan penghasilannya untuk berangkat umrah.
Dengan semangat syukur, kebersamaan dan pengabdian, SPPG Aik Jong berharap perjalanan tahun kedua dan seterusnya dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dari Mamben Daya, sebuah dapur MBG tidak hanya memasak makanan bergizi, tetapi juga ikut menumbuhkan harapan, membuka kesempatan kerja, dan menghadirkan cerita kesejahteraan bagi masyarakat. ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ 1087 Guru Ngaji, Marbot hingga Ketua RT Dapat Perlindungan Jaminan Sosial dari Dana ZIS Baznas Lotim ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120460/guru-ngaji-marbot-ketua-rt-dapat-bpjsk-gratis</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-15T07:36:33+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120460/guru-ngaji-marbot-ketua-rt-dapat-bpjsk-gratis</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Menurut Ketua Baznas Lotim, 1.087 orang telah terdaftar sebagai penerima manfaat parlinsos yaitu 64 guru ngaji, 124 marbot, serta puluhan ketua RT dan kepala lingkungan. Penyaluran tahap pertama mencakup Aikmel, Sakra Barat, Keruak, Masbagik, Pringgabaya, Sakra Timur, Sikur, Sukamulia, Suela, Terara ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lotim, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: "Jaminan Sosial Jadi Dana Pensiun bagi Marbot, Guru Ngaji dan Ketua RT"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan, mulai dari guru ngaji, marbot, ketua RT hingga kepala lingkungan.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si saat menghadiri penandatanganan Surat Keputusan Penerima Bantuan Iuran Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Guru Ngaji, Marbot, Ketua RT dan Kepala Lingkungan melalui dana zakat Tahun Anggaran 2026, Jumat (14/8/2026).
Ditargetkan Menjangkau 21 Kecamatan
Bupati mengatakan, program perlindungan sosial tersebut saat ini telah menjangkau 14 kecamatan dan ditargetkan segera diperluas ke seluruh 21 kecamatan di Lombok Timur.
Menurutnya, perluasan program tersebut penting mengingat guru ngaji, marbot, ketua RT hingga kepala lingkungan merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki peran langsung dalam kehidupan sosial.

&ldquo;Mungkin kalau kita menghitung di NTB, jumlah marbot yang paling banyak pasti Lotim. Nah, inilah yang menjadi perhatian pemerintah. Marbot adalah petugas yang melayani masyarakat. Kemudian guru ngaji juga membantu pemerintah dalam menjaga dan memberikan ilmu pengetahuan kepada generasi anak didik. Jadi, tugasnya sangat berat dan mulia,&rdquo; ungkapnya.

Peran serupa, lanjut Bupati yang dikerap disapa H. Iron ini, juga dijalankan oleh ketua RT dan kepala lingkungan yang memiliki tanggung jawab resmi dari pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban serta ketenteraman masyarakat.
Namun, di tengah besarnya tanggung jawab tersebut, sebagian besar pekerja lapangan itu masih belum memiliki jaminan sosial yang memadai.
Jaminan Sosial sebagai Perlindungan bagi Keluarga
Bupati Lotim menjelaskan, keterbatasan insentif dan tidak adanya dana pensiun bagi marbot, guru ngaji, ketua RT maupun kepala lingkungan menjadi salah satu alasan pemerintah menghadirkan program perlindungan tersebut.
Jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat memberikan perlindungan, khususnya berupa santunan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia.

&ldquo;Kalau misalnya sekarang marbot, berapa sih gaji marbot, upah yang diambil oleh marbot itu. Ketika dia meninggal dunia itu tidak ada gaji pensiunnya. Makanya, inilah jadi gaji pensiunnya. Pensiun hilang napas, ya hilang napas itu jadi pensiunnya,&rdquo; katanya.

Bupati Lotim juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar proaktif mengikuti pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang tengah dilakukan di tingkat desa dan kelurahan.
Pendataan tersebut menjadi basis penting bagi pemerintah untuk memastikan berbagai bantuan dan program perlindungan sosial diberikan secara tepat sasaran.
Baznas Salurkan Perlindungan bagi 1.087 Penerima
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, melaporkan bahwa Baznas berkomitmen berkontribusi aktif dalam mendukung percepatan penanganan kemiskinan ekstrem berdasarkan data desil 1 dan desil 5.
Pada tahap awal, sebanyak 1.087 orang telah terdaftar sebagai penerima manfaat program perlindungan sosial. Jumlah tersebut terdiri atas 664 guru ngaji, 124 marbot, serta puluhan ketua RT dan kepala lingkungan.
Penyaluran tahap pertama mencakup 14 kecamatan, yakni Aikmel, Sakra Barat, Keruak, Masbagik, Pringgabaya, Sakra Timur, Sikur, Sukamulia, Suela, Terara, Selong, dan Labuhan Haji.
Sementara itu, tujuh kecamatan lainnya masih dalam proses validasi data. Baznas menargetkan seluruh 21 kecamatan di Lombok Timur dapat segera terjangkau program perlindungan sosial bagi para abdi masyarakat tersebut.
1.200 Guru Madrasah Honorer Turut Mendapat Perlindungan
Selain program bagi guru ngaji, marbot, ketua RT dan kepala lingkungan, Baznas Lombok Timur juga telah menyalurkan perlindungan jaminan sosial kepada 1.200 guru madrasah honorer murni dengan masa kerja antara 10 hingga 35 tahun.
&ldquo;Mudah-mudahan apa yang telah kami lakukan dan upayakan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi saudara-saudara kita yang telah mengabdikan dirinya untuk masyarakat Lombok Timur,&rdquo; pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Lombok Timur didampingi Ketua Baznas dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada penerima manfaat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Baznas, pimpinan BPJS Ketenagakerjaan, serta para penerima manfaat program jaminan sosial.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Bukan Sekadar Bicara Perubahan, HPM KJK Hadir & Bergerak di Tengah Masyarakat Melalui Pengabdian ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120455/hpm-kjk-hadirkan-program-pengabdian-kepada-masyarakat</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-14T19:55:51+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120455/hpm-kjk-hadirkan-program-pengabdian-kepada-masyarakat</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Asisten Husnul Basri menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, menyampaikan gagasan secara kritis, melakukan kontrol sosial, serta mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat, dengan aksi yang memberikan manfaat secara langsung dan berkelanjutan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketua Umum HPM KJK, Suparman: "Kami Tidak Ingin Mahasiswa Hanya Pandai Berbicara Tentang Perubahan. Kami Ingin Hadir, Bergerak, Dan Ikut Merasakan Denyut Kehidupan Masyarakat. Sebab, Perubahan Tidak Lahir Dari Jarak, Tetapi Dari Kepedulian Dan Kerja Nyata"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Himpunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Jerowaru-Keruak (HPM KJK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat melalui program kerja kemasyarakatan. Kegiatan tersebut difokuskan pada pemberdayaan sosial, edukasi, serta aksi kepedulian terhadap lingkungan.
Mahasiswa Harus Hadir dan Bergerak
Ketua Umum HPM KJK, Suparman, menegaskan bahwa kehadiran pemuda dan mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab moral yang harus dijalankan secara konsisten.

&ldquo;Kami tidak ingin mahasiswa hanya pandai berbicara tentang perubahan. Kami ingin hadir, bergerak, dan ikut merasakan denyut kehidupan masyarakat. Sebab, perubahan tidak lahir dari jarak, tetapi dari kepedulian dan kerja nyata,&rdquo; tegas Ketum Suparman.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata.

&ldquo;Mahasiswa adalah agen perubahan sekaligus pengabdi. Melalui gerakan ini, kami ingin memastikan bahwa energi, pemikiran, dan potensi pemuda benar-benar memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh warga,&rdquo; ujarnya.

Pesan Pemkab Lombok Timur
Dalam pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat HPM KJK pada Jumat (14/8/2026), Asisten III Setda Kabupaten Lombok Timur, Husnul Basri, S.P., M.MA, menitipkan pesan kepada para mahasiswa agar tidak melupakan tugas dan fungsinya sebagai insan akademis sekaligus bagian dari masyarakat.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, menyampaikan gagasan secara kritis, melakukan kontrol sosial, serta mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat.
Karena itu, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan gagasan dan aksi yang memberikan manfaat secara langsung dan berkelanjutan.
Dorong Sinergi dengan Masyarakat
Melalui sinergi bersama warga setempat, HPM KJK berharap program pengabdian tersebut dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa sebagai kaum intelektual dan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya HPM KJK untuk membangun kesadaran bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata dari peran pemuda dalam mendorong perubahan sosial di tingkat lokal.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Jambore Nasional XII, Pesan Jaga Nama Baik & Promosi Wisata Daerah ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-119869/bupati-lotim-lepas-80-kontingen-jambore-nasional-xii</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-11T17:41:30+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-119869/bupati-lotim-lepas-80-kontingen-jambore-nasional-xii</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lombok Timur, Lalu Ahmadi, melaporkan bahwa Jambore Nasional XII mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” Jamnas XII akan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lotim, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: "Bersemangat, Tidak Berkecil Hati Serta Menjaga Akhlak Dan Sopan Santun. Tunjukkan Bahwa Lombok Timur Adalah Kabupaten Yang Hebat"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, melepas 80 anggota kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lombok Timur yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta.
Pelepasan kontingen tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Lotim, Selasa (11/8/2026).
Bupati Lotim yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lombok Timur, berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik keluarga dan daerah selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.
Kesempatan Emas, Peserta Diminta Jaga Nama Baik Daerah
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyebut keikutsertaan dalam Jambore Nasional merupakan kesempatan berharga yang tidak semua peserta seusianya dapatkan.

&ldquo;Ini merupakan kesempatan emas yang tidak datang dua kali. Kalian terpilih di antara ribuan anak lainnya. Untuk itu, jaga nama baik daerah,&rdquo; pesan Bupati Lotim.

Ia mengingatkan, Jamnas yang digelar lima tahun sekali tersebut tidak sekadar menjadi ajang berkegiatan dan berkompetisi. Momentum itu juga harus dimanfaatkan peserta untuk menambah pengalaman sekaligus memperkenalkan potensi Lombok Timur di tingkat nasional, khususnya sektor pariwisata.
Promosikan Lombok Timur dan Jaga Akhlak
Bupati Haerul Warisin meminta seluruh anggota kontingen tampil percaya diri dan mampu menunjukkan karakter generasi muda Lombok Timur.

&ldquo;Bersemangat, tidak berkecil hati serta menjaga akhlak dan sopan santun. Tunjukkan bahwa Lombok Timur adalah kabupaten yang hebat,&rdquo; tegasnya.

Menurutnya, para peserta juga harus mampu membangun relasi dan belajar dari berbagai daerah yang hadir dalam Jamnas XII.
Bupati Lotim berharap pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat dibawa pulang dan memberikan manfaat bagi pembangunan Lombok Timur ke depan.

&ldquo;Jambore kali ini jangan hanya mencari kemenangan. Carilah pengalaman. Belajarlah hal-hal baru yang bisa dibawa kembali ke Lombok Timur,&rdquo; ujarnya.

Pemkab Siapkan Dukungan Transportasi
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haerul Warisin juga menyatakan komitmennya untuk membantu memenuhi kekurangan anggaran transportasi kontingen.
Meski demikian, ia mengingatkan para peserta agar tetap menerapkan pola hidup hemat selama mengikuti rangkaian kegiatan di Cibubur.
Ia juga mendoakan seluruh anggota kontingen diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran sejak keberangkatan hingga kembali ke Lombok Timur.

&ldquo;Insyaallah nantinya kalian akan menjadi generasi harapan bangsa yang memegang tongkat pemerintahan Lombok Timur. Kita berdoa agar peserta Jambore diberikan kekuatan, keselamatan dan kesehatan dari berangkat sampai dengan kembali,&rdquo; tutupnya.

80 Anggota Kontingen, Terbanyak Sepanjang Keikutsertaan
Sebelumnya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lombok Timur, Lalu Ahmadi, M.Pd, melaporkan bahwa Jambore Nasional XII mengusung tema &ldquo;Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.&rdquo;
Jamnas XII akan berlangsung pada 13&ndash;20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta.
Lombok Timur mengirim sebanyak 80 orang kontingen yang berasal dari 21 kecamatan se-Kabupaten Lombok Timur.
Kontingen tersebut terdiri atas 64 peserta, masing-masing 32 putra dan 32 putri; 10 pembina pendamping, terdiri dari 5 putra dan 5 putri; serta 2 pimpinan kontingen dan 4 orang penanggung jawab kontingen sekaligus tim monitoring dan evaluasi (monev).

&ldquo;Ini merupakan jumlah peserta terbanyak yang pernah dikirim Lombok Timur,&rdquo; ungkap Lalu Ahmadi.

Diikuti Pramuka Penggalang Seluruh Indonesia
Jambore Nasional XII merupakan kegiatan yang diikuti Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan amanat Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka dalam rangka mencapai tujuan Gerakan Pramuka.
Rangkaian kegiatan Jamnas XII 2026 dirancang dengan pendekatan edukatif, rekreatif, kreatif, produktif, inovatif, dan menantang.
Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua bagian, yakni sekitar 75% kegiatan di dalam perkemahan dan 25% kegiatan di luar perkemahan.
Melalui keikutsertaan tersebut, kontingen Lombok Timur diharapkan tidak hanya mampu membawa nama baik daerah, tetapi juga memperoleh pengalaman, keterampilan, dan wawasan baru yang dapat diterapkan setelah kembali ke daerah.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Cegah Karhutla, Kapolres Lombok Timur Imbau Warga Tak Bakar Hutan dan Lahan ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-119854/kapolres-akbp-ariakta-imbau-warga-tak-bakar-hutan-dan-lahan</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ sosial ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-11T15:57:26+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/sosial/np-119854/kapolres-akbp-ariakta-imbau-warga-tak-bakar-hutan-dan-lahan</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha: "Mari Kita Bersama-Sama Menjaga Alam Dan Mencegah Terjadinya Karhutla. Jangan Membuka Lahan Dengan Cara Dibakar Dan Segera Laporkan Apabila Menemukan Titik Api Kepada Pihak Yang Berwenang"
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H. mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), terutama dengan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berisiko memicu meluasnya api.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya Karhutla sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat di wilayah Kabupaten Lombok Timur.
Jangan Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Kapolres Lotim meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, termasuk saat membuka lahan untuk kebutuhan pertanian dan perkebunan.
Selain itu, warga juga diingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan sumber api di kawasan hutan maupun lahan, serta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran.

&ldquo;Mari kita bersama-sama menjaga alam dan mencegah terjadinya Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar dan segera laporkan apabila menemukan titik api kepada pihak yang berwenang,&rdquo; imbau Kapolres Lombok Timur.

Pembakaran Hutan dan Lahan Bisa Dipidana
AKBP Ariakta menegaskan, pembakaran hutan dan lahan bukan hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat serta menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Ia mengingatkan bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.
Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap aktivitas pembakaran lahan sebagai hal sepele, terlebih jika kondisi lingkungan dan cuaca memungkinkan api cepat menyebar.
Masyarakat Diminta Aktif Cegah Karhutla
Kapolres Lombok Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.
Menurutnya, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan segera bertindak ketika menemukan potensi kebakaran.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi menambahkan, masyarakat diharapkan berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran sembarangan.

&ldquo;Jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas,&rdquo; ujarnya.
&ldquo;Mari jaga alam, jaga kehidupan, dan bersama-sama cegah Karhutla di wilayah Lombok Timur,&rdquo; tutupnya.

&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Jeruk Manis Festival IV Dorong Kemandirian Desa dan Pelestarian Adat ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120168/jeruk-manis-festival-iv-2026</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-10T23:55:29+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-120168/jeruk-manis-festival-iv-2026</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kades Jeruk Manis sebut, acara ini tidak hanya menjadi ruang hiburan dan promosi potensi desa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga adat dan budaya warisan leluhur, seperti Adat Kayu Jejeneng yang secara tradisi biasanya dilaksanakan sebelum begawe. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Sekda Lotim, Dr. Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, M.A.P: "Kayu Jejeneng Ini Kita Lihat Banyak Sekali Nilai Yang Terkandung Di Dalamnya. Tidak Ada Persoalan Di Lombok Ini Antara Agama Dan Adat, Semuanya Sudah Menjadi Satu Kesatuan. Paling Tidak, Itu Hikmah Yang Bisa Kita Ambil"
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Mewakili Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, Sekda Dr. Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, M.A.P, membuka secara resmi Jeruk Manis Festival IV di Lapangan Desa Jeruk Manis, Senin (11/8/2026).
Festival yang mengusung semangat pelestarian budaya dan penguatan potensi desa tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 11 hingga 17 Agustus 2026.
Apresiasi Kemandirian Desa
Dalam sambutannya, Sekda Lombok Timur mengapresiasi Pemerintah Desa Jeruk Manis dan masyarakat yang mampu menyelenggarakan festival secara mandiri tanpa dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Menurutnya, kemandirian tersebut patut diapresiasi, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Di sisi lain, sebagian anggaran desa juga diarahkan untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

&ldquo;Tidak banyak desa yang secara mandiri mau menyelenggarakan acara ini. Karena kita tahu, di tahun 2026 ini dana desa di seluruh Indonesia difokuskan terlebih dahulu untuk membangun Koperasi Desa Merah Putih, sehingga hanya sebagian kecil yang turun ke desa,&rdquo; ujar Sekda Taofik.

Meski demikian, Sekda Lotim menilai kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat Desa Jeruk Manis untuk terus membangun dan mengembangkan berbagai kegiatan di tengah masyarakat.

&ldquo;Desa Jeruk Manis ini tidak menyurutkan semangatnya. Terus membangun masyarakatnya dan menggelar acara-acara seperti ini. Artinya, kemandirian masyarakatnya sudah sangat bagus,&rdquo; lanjutnya.

Konsisten Melestarikan Adat Kayu Jejeneng
Selain kemandirian desa, Sekda Lotim juga memberikan apresiasi atas konsistensi masyarakat bersama Pemerintah Desa Jeruk Manis dalam menjaga adat dan budaya warisan leluhur, salah satunya Adat Kayu Jejeneng.
Menurut Sekda Lotim, tradisi tersebut tidak hanya mengandung nilai-nilai kearifan lokal, tetapi juga mencerminkan keselarasan antara adat dan ajaran agama.

&ldquo;Kayu Jejeneng ini kita lihat banyak sekali nilai yang terkandung di dalamnya. Tidak ada persoalan di Lombok ini antara agama dan adat, semuanya sudah menjadi satu kesatuan. Paling tidak, itu hikmah yang bisa kita ambil,&rdquo; ungkapnya.

Nilai-nilai kearifan lokal tersebut, lanjut Sekda, juga menjadi salah satu landasan masyarakat Desa Jeruk Manis dalam menjaga hubungan harmonis dengan lingkungan dan alam sekitarnya.
Menjaga Hutan dan Alam Rinjani
Berada di kawasan bagian selatan Gunung Rinjani, masyarakat Desa Jeruk Manis dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.
Upaya tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga berdampak lebih luas bagi masyarakat di Kabupaten Lombok Timur.
Karena itu, pelestarian adat dan budaya yang berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan dinilai menjadi modal penting dalam pengembangan desa wisata secara berkelanjutan.
Pemkab Siapkan Lampu Jalan di 8.000 Titik
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Lotim juga menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk memasang lampu penerangan jalan di sekitar 8.000 titik.
Desa-desa wisata akan menjadi salah satu prioritas dalam program tersebut. Pemerintah berharap rencana itu dapat direalisasikan mulai 2027.
Selain mendukung pengembangan sektor pariwisata, pemasangan lampu jalan diharapkan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga.
Digelar Setiap Agustus
Sementara itu, Kepala Desa Jeruk Manis, Nasipudin, SE., NLP, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam menyukseskan Jeruk Manis Festival IV.
Ia mengatakan, kegiatan tahunan yang digelar setiap Agustus tersebut tidak hanya menjadi ruang hiburan dan promosi potensi desa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga adat dan budaya warisan leluhur.
Salah satunya Adat Kayu Jejeneng yang secara tradisi biasanya dilaksanakan sebelum begawe.
Pameran Produk Lokal hingga Beragam Lomba
Jeruk Manis Festival IV tahun ini mengusung tema &ldquo;Bersatu dalam Adat, Bersama dalam Kemerdekaan.&rdquo;
Berbagai kegiatan turut memeriahkan festival tersebut, mulai dari pameran hasil alam dan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal hingga beragam perlombaan.
Melalui festival tersebut, masyarakat Desa Jeruk Manis diharapkan semakin percaya diri mengembangkan potensi desa, sekaligus mempertahankan nilai-nilai adat dan budaya sebagai bagian penting dari identitas masyarakat setempat.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Forum NTB Makmur Mendunia Dukung Lalu Muhamad Iqbal Pimpin KONI NTB, Bidik Prestasi Emas di PON 2028 ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-119522/ntb-makmur-mendunia-dukung-iqbal-pimpin-koni-ntb</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-09T22:06:16+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-119522/ntb-makmur-mendunia-dukung-iqbal-pimpin-koni-ntb</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Forum NTB Makmur Mendunia menilai wacana tersebut memiliki landasan regulasi yang kuat. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan memberikan ruang bagi berbagai elemen masyarakat, termasuk kepala daerah, untuk berkontribusi dalam memajukan keolahragaan sepanjang memenuhi persyaratan. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Ketum Forum NTB Makmur Mendunia, Dr. Ahmad Maksum Riadi, M.Pd: "Kami Menaruh Harapan Besar Di Bawah Nakhoda Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si., KONI NTB Mampu Melakukan Lompatan Besar Dalam Pemusatan Latihan Atlet Unggulan, Peningkatan Sarana Dan Prasarana, Serta Penciptaan Ekosistem Olahraga Terpadu"
Sigap News NTB | Mataram &mdash; Dukungan terhadap Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si, untuk memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTB terus menguat.
Dukungan tersebut secara resmi disampaikan Forum NTB Makmur Mendunia pada Minggu (10/8/2026) pukul 13.00 WITA di Mataram. Forum tersebut menilai kepemimpinan Gubernur NTB dapat menjadi momentum baru untuk mempercepat pembenahan tata kelola sekaligus meningkatkan prestasi olahraga NTB di tingkat nasional maupun internasional.
Dinilai Punya Landasan Regulasi
Forum NTB Makmur Mendunia menilai wacana tersebut memiliki landasan regulasi yang kuat. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan memberikan ruang bagi berbagai elemen masyarakat, termasuk kepala daerah, untuk berkontribusi dalam memajukan keolahragaan sepanjang memenuhi persyaratan kompetensi dan mengikuti mekanisme pemilihan yang berlaku.
Ketua Umum Forum NTB Makmur Mendunia, Dr. Ahmad Maksum Riadi, M.Pd, mengatakan keterlibatan figur pemimpin daerah di pucuk pimpinan KONI dinilai dapat memberikan daya dorong signifikan terhadap penguatan organisasi, pembinaan atlet, hingga persiapan menghadapi agenda besar olahraga nasional.

&ldquo;Dukungan kami ini lahir dari pertimbangan yang matang dan tulus. Bapak Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si. memiliki komitmen nyata serta perhatian besar terhadap pembinaan olahraga, mulai dari tingkat akar rumput (grassroots) hingga jenjang prestasi tertinggi,&rdquo; kata Ahmad Maksum Riadi.

Menurutnya, komitmen tersebut menjadi modal penting untuk membawa KONI NTB menjadi organisasi yang semakin maju, profesional, dan akuntabel.
PON 2028 Jadi Momentum Strategis
Dukungan tersebut juga tidak terlepas dari posisi NTB yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ahmad Maksum Riadi menilai momentum tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi NTB untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap ekosistem olahraga daerah.
Menurutnya, kepemimpinan Gubernur NTB di tubuh KONI akan sangat strategis dalam memastikan kesiapan daerah, mulai dari infrastruktur, tata kelola manajemen olahraga, pembinaan atlet, hingga pencapaian target prestasi.

&ldquo;Menjelang PON 2028, NTB tidak hanya dituntut sukses sebagai tuan rumah penyelenggara, tetapi juga wajib meraih &lsquo;sukses prestasi&rsquo;. Kami menaruh harapan besar di bawah nakhoda Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si., KONI NTB mampu melakukan lompatan besar dalam pemusatan latihan atlet unggulan, peningkatan sarana dan prasarana, serta penciptaan ekosistem olahraga terpadu,&rdquo; ujarnya.

Ia berharap pembenahan tersebut mampu membawa atlet-atlet NTB menembus jajaran elite olahraga nasional dan mengharumkan nama daerah pada PON 2028.
Dorong Ekosistem Olahraga Lebih Kompetitif
Senada dengan Ahmad Maksum Riadi, Humas sekaligus Juru Bicara Forum NTB Makmur Mendunia, Zolkifli Mustafa, S.H, mengatakan rekam jejak dan visi kepemimpinan Gubernur NTB menjadi salah satu alasan forum memberikan dukungan.
Ia meyakini kepemimpinan yang kuat akan mendorong terbentuknya ekosistem olahraga yang lebih kompetitif, terukur, dan berorientasi pada prestasi.

&ldquo;Kami berkeyakinan di bawah kepemimpinan beliau, dunia olahraga NTB tidak hanya akan berkembang pesat, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang siap mencetak sejarah baru dan mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat di kancah nasional maupun panggung internasional,&rdquo; kata Zolkifli.

Ajak Semua Pihak Kawal Proses
Forum NTB Makmur Mendunia selanjutnya mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan olahraga untuk mengawal proses pemilihan Ketua Umum KONI Provinsi NTB dengan mengedepankan persatuan dan sportivitas.
Forum tersebut juga berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berlangsung lancar, kondusif, demokratis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

&ldquo;Pada akhirnya, yang harus menjadi tujuan bersama adalah kemajuan olahraga NTB, peningkatan prestasi atlet, serta kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional dan internasional,&rdquo; demikian pernyataan Forum NTB Makmur Mendunia.
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ HAN ke-42 di Lotim: Kadis Muksin Soroti Kekerasan, Pernikahan Anak hingga Ancaman di Dunia Maya ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-119516/sambutan-kadis-muksin-pada-hari-anak-nasional-ke-42-di-lotim</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ daerah ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-09T18:53:12+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/daerah/np-119516/sambutan-kadis-muksin-pada-hari-anak-nasional-ke-42-di-lotim</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Hingga 2026, Lombok Timur tercatat memiliki 1.109 Sekolah Ramah Anak (SRA), 27 Desa Layak Anak, 27 Puskesmas Ramah Anak, 24 Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), 254 Forum Anak Desa/Kelurahan, 21 Forum Anak Kecamatan, serta delapan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA). ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Kepala DP3AKB Lotim, Muksin, SKM., MM:&nbsp;"Selamat Hari Anak Nasional 2026. Semoga Anak-Anakku Berani Punya Mimpi Setinggi-Tingginya. Sehingga Dapat Tumbuh Menjadi Generasi Yang Berkualitas, Untuk Lombok Timur yang SMART"
Sigap News NTB | Lotim &mdash; Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Lombok Timur yang digelar di Taman Rinjani, Selong, Ahad (9/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekda Lombok Timur, Dr. Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, M.A.P., yang mewakili Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. Hadir pula Wabup Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM; Kapolres AKBP Ariakta Gagah Nugraha; pimpinan OPD; Ketua TP PKK Hj. Ra'yal Ain Warisin, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita Persatuan, lembaga nonpemerintah, pemerhati perempuan dan anak, serta anak-anak dari berbagai wilayah di Lombok Timur.
Tiga Hal Utama dalam Perlindungan Anak
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Lombok Timur (Kepala DP3AKB Lotim), Muksin, SKM., MM, dalam sambutannya menegaskan ada tiga hal utama yang harus menjadi perhatian bersama dalam memastikan anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Ketiga hal tersebut adalah perlindungan terhadap anak, pendidikan anak, serta pemenuhan kasih sayang.
Menurut Kadis Muksin, anak merupakan amanah Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga, disayangi, dan dipenuhi seluruh haknya. Hak tersebut mencakup hak mendapatkan perlindungan, pendidikan, serta kasih sayang dari keluarga dan lingkungan.

"Anak merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita jaga, sayangi dan penuhi segala hak-haknya. Termasuk hak untuk mendapatkan perlindungan, pendidikan dan juga memperoleh kasih sayang," kata Kadis Muksin.

Pemkab Perkuat Kebijakan Perlindungan Anak
Kadis Muksin menjelaskan, Pemkab Lombok Timur telah menjalankan sejumlah strategi untuk meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Strategi tersebut meliputi penyusunan regulasi dan kebijakan, pembentukan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak, peningkatan kapasitas serta sumber daya UPTD PPA, penetapan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), pembentukan berbagai kelompok dan komunitas seperti Sekolah Ramah Anak, Duta Genre dan Kampung KB, serta kerja sama dengan NGO dan LSM.
Sejumlah regulasi juga telah diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir sebagai landasan perlindungan perempuan dan anak.
Di antaranya Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pengarusutamaan Gender; Perda Nomor 5 Tahun 2023 tentang Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Perempuan dan Anak; serta Perda Nomor 2 Tahun 2024 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.
Selain itu, terdapat sejumlah Peraturan Bupati, seperti Perbup Nomor 41 Tahun 2019 tentang Pembentukan UPTD PPA, Perbup Nomor 41 Tahun 2021 tentang Pencegahan Perkawinan Usia Anak, Perbup Nomor 55 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender, dan Perbup Nomor 40 Tahun 2023 tentang Pedoman Layanan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan.
Pemerintah desa juga didorong menerbitkan Peraturan Desa terkait pencegahan perkawinan usia anak.
Ribuan Sekolah dan Puluhan Desa Dukung Perlindungan Anak
Berbagai kebijakan tersebut diperkuat dengan pembentukan sejumlah lembaga dan komunitas pendukung perlindungan anak.
Hingga 2026, Lombok Timur tercatat memiliki 1.109 Sekolah Ramah Anak (SRA), 27 Desa Layak Anak, 27 Puskesmas Ramah Anak, 24 Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), 254 Forum Anak Desa/Kelurahan, 21 Forum Anak Kecamatan, serta delapan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA).
Meski demikian, Muksin mengakui berbagai persoalan masih menjadi tantangan serius.
Hingga Juni 2026, tercatat 65 kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Lombok Timur. Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah perkawinan usia anak.
Karena itu, pencegahan perkawinan usia anak dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan hingga tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan.
Sekda: Suara Anak Harus Didengar Langsung Kepala Daerah
Sementara itu, Sekda Taofik menekankan pentingnya memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang harmonis sebagai bagian dari investasi pembangunan masa depan daerah.
Menurutnya, suara anak tidak boleh berhenti pada forum atau diteruskan sebatas kepada kepala organisasi perangkat daerah. Aspirasi tersebut harus dapat didengar langsung oleh kepala daerah agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang mendapat dukungan anggaran.

"Suara anak harus didengar langsung oleh kepala daerah, bukan sekadar disampaikan kepada kepala OPD," tegasnya.

Juaini menjelaskan, implementasi berbagai program perlindungan anak membutuhkan koordinasi lintas sektor. Tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga TP PKK, Gabungan Organisasi Wanita, Pengadilan Agama, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan dan berbagai institusi lainnya.
Ancaman Anak Kini Merambah Dunia Maya
Selain kekerasan yang terjadi secara langsung, Sekda mengingatkan adanya ancaman terhadap anak di ruang digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi membuat anak menghadapi risiko baru yang tidak selalu terlihat secara kasatmata. Bahkan, terdapat kelompok terorganisir yang dapat menyasar anak melalui jaringan komunikasi daring.
Pemerintah daerah, kata Juaini, melakukan penelusuran atau tracing bersama aparat penegak hukum, termasuk Densus 88 dan Polres Lombok Timur.
Karena itu, perlindungan anak membutuhkan kolaborasi yang lebih luas dengan instansi yang selama ini mungkin belum secara langsung terlibat dalam isu perlindungan anak.
Perkawinan Usia Anak Harus Dicegah dari Hulu
Persoalan perkawinan usia anak juga menjadi perhatian serius dalam peringatan HAN 2026.
Sekda Lotim menegaskan, pencegahan tidak cukup dilakukan ketika kasus sudah terjadi. Langkah tersebut harus dimulai dari hulu melalui penguatan regulasi, edukasi, kampanye bersama, serta keteladanan dari keluarga.
Ia juga mendorong aparatur sipil negara memberikan contoh yang baik di lingkungan keluarga serta mengajak organisasi wanita dan komunitas masyarakat berperan aktif dalam mencegah perkawinan usia anak.

"Upaya pencegahan harus dilakukan dari hulu melalui penguatan aturan dan kampanye bersama," ujarnya.

Besarnya tantangan tersebut juga terlihat dari jumlah anak di Lombok Timur yang mencapai 526.320 jiwa. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya tanggung jawab pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam memastikan anak mendapatkan hak dan perlindungan yang layak.
TP PKK: Anak Butuh Kasih Sayang Nyata
Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Timur, Hj. Ra'yal Ain Warisin, turut menyampaikan pesan kepada para orang tua agar memberikan kasih sayang secara nyata kepada anak.
Ia mengingatkan orang tua untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan material, tetapi juga memberikan perhatian melalui pelukan, ciuman, komunikasi yang baik, serta pendampingan dalam keseharian.
Orang tua juga diminta memastikan anak mendapatkan makanan bergizi dan seimbang, mengawasi penggunaan gawai, serta mendukung pengembangan minat dan bakat anak.

"Titip anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Kepada anak-anak, Ra'yal berpesan agar menjaga lingkungan sosial, menghormati orang tua, serta terus mengembangkan potensi diri.
Anak Lombok Timur Sampaikan Lima Rekomendasi
Dalam rangkaian peringatan HAN ke-42 tersebut juga dibacakan Suara Anak Kabupaten Lombok Timur 2026 yang telah ditetapkan pada 27 Juni 2026.
Suara Anak Lombok Timur memuat lima rekomendasi utama yang ditujukan kepada sejumlah instansi terkait.
Pertama, memastikan seluruh anak memperoleh edukasi mengenai bullying, menyediakan layanan pelaporan yang aman, serta menerapkan sanksi tegas terhadap pelaku bullying.
Kedua, memperketat persyaratan pengajuan dispensasi nikah sekaligus mengevaluasi praktik yang berpotensi mendorong terjadinya perkawinan usia anak.
Ketiga, meningkatkan pemeriksaan kesehatan dan status gizi anak serta memperkuat pengawasan keamanan pangan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Keempat, memastikan anak mendapatkan akses pendidikan yang layak serta memberikan sanksi tegas kepada pihak yang memaksa anak untuk bekerja.
Kelima, meningkatkan edukasi mengenai bahaya kenakalan remaja, memperluas layanan konseling, dan melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap remaja yang berisiko.
Rekomendasi tersebut menjadi bentuk keterlibatan anak dalam menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sekaligus memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Tantangan Perlindungan Anak Masih Besar
Peringatan HAN ke-42 di Lombok Timur menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendengarkan suara anak dan memastikan hak-hak mereka terpenuhi.
Berbagai regulasi, program dan kelembagaan telah dibentuk. Namun, masih adanya 65 kasus kekerasan terhadap anak hingga Juni 2026, persoalan perkawinan usia anak, bullying, serta ancaman di ruang digital menunjukkan bahwa pekerjaan perlindungan anak masih jauh dari selesai.
Karena itu, dibutuhkan koordinasi lintas sektor yang lebih kuat, dukungan anggaran yang memadai, serta keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat agar berbagai rekomendasi anak tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan dan program nyata.
Peringatan HAN 2026 tersebut mendapat dukungan dari TP PKK, GOW, Dharma Wanita Persatuan, institusi vertikal, serta sejumlah NGO pemerhati perempuan dan anak, termasuk Wahana Visi Indonesia.
Menutup sambutannya, Muksin mengajak seluruh anak Lombok Timur untuk berani bermimpi dan terus mengembangkan potensi diri.

"Selamat Hari Anak Nasional 2026. Semoga anak-anakku berani punya mimpi setinggi-tingginya. sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, untuk Lombok Timur yang SMART," ujarnya.
 ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Bupati Lotim Turun Langsung Cek Jalan Berlubang di Lenek Lauk, Perintahkan Kadis PUPR Segera Tangani ]]>
        </title>
        <link> https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-119509/bupati-lotim-sigap-tangani-jalan-berlubang-di-lenek-lauk</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Mengabarkan berita provinsi NTB dan  nasiona dengan Sigap ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ nasional ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-09T17:03:56+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://ntbnews.sigapnews.co.id/nasional/np-119509/bupati-lotim-sigap-tangani-jalan-berlubang-di-lenek-lauk</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Pemkab Lotim saat ini tengah menjalankan program percepatan pembangunan jalan melalui skema pembangunan tahun jamak. Program tersebut mulai dikerjakan sejak akhir 2025 dan secara keseluruhan mencakup 59 ruas jalan dengan total panjang sekitar 165 kilometer yang ditargetkan dikerjakan hingga 2027. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Bupati Lotim, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: "Pak Kadis (PUPR), Cepat Tanggap Dan Cepat Penanganannya"
Sigap News NTB | Lombok Timur &mdash; Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, menunjukkan perhatian langsung terhadap kondisi infrastruktur jalan. Saat dalam perjalanan dari Lenek Lauk menuju Labuhan Haji, Sabtu (9/8/2026), Bupati Lotim turun dari kendaraannya setelah menemukan ruas jalan berlubang cukup besar.
Lubang tersebut berada di bagian tengah dan salah satu sisi badan jalan. Bahkan, tampak sebatang bambu dipasang di tengah lubang sebagai penanda bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati.
Turun Langsung Periksa Kondisi Jalan
Bupati Haerul Warisin kemudian memeriksa kondisi jalan secara langsung. Ia juga segera menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur untuk meminta pengecekan lebih lanjut. Sekaligus penanganan terhadap ruas jalan yang menghubungkan wilayah Lenek Baru, Kecamatan Lenek, menuju Korleko.

&ldquo;Pak Kadis, cepat tanggap dan cepat penanganannya,&rdquo; tegas Bupati sembari menjelaskan kondisi jalan yang ditemukan tersebut.

Langkah itu menunjukkan respons cepat pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam berkendara.
Jalan Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi
Perhatian terhadap kondisi jalan memang menjadi salah satu hal yang kerap ditekankan Bupati Haerul Warisin. Menurutnya, keberadaan infrastruktur jalan yang baik tidak hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Akses jalan yang memadai, lanjutnya, turut mendukung berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah Lombok Timur.
Pemda Kejar Pembangunan Jalan Tahun Jamak
Pemkab Lombok Timur saat ini tengah menjalankan program percepatan pembangunan jalan melalui skema pembangunan tahun jamak.
Program tersebut mulai dikerjakan sejak akhir 2025 dan secara keseluruhan mencakup 59 ruas jalan dengan total panjang sekitar 165 kilometer yang ditargetkan dikerjakan hingga 2027.
Dari jumlah tersebut, terdiri atas 49 ruas jalan kabupaten dan 11 ruas jalan lainnya.
Pemerintah daerah berharap percepatan pembangunan tersebut dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap pusat-pusat pelayanan dan kegiatan ekonomi di Lombok Timur.
&nbsp; ]]>
        </content:encoded>
    </item>

    

</channel>
</rss>