Kapolres Kuningan Paparkan Capaian 2025: Lakalantas Turun Drastis, Dapur MBG Polres Jadi Teladan
Foto Suasana saat Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar Paparkan Capaian Kinerja 2025, pada Selasa (30/12/2025) (DPP FRICi)
“Gaspol” Pemberantasan Narkoba: Janji Kapolres AKBP Muhamad Ali Akbar Perkuat Pengungkapan setelah 70 Kasus pada 2025
Sigap News NTB | Kuningan — Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si, memaparkan capaian kinerja Polres Kuningan sepanjang tahun 2025 dalam paparan akhir tahun. Paparan mencakup bidang lalu lintas, kriminalitas, narkoba, operasi kepolisian, dukungan program nasional Asta Cita, serta program sosial dan pembinaan internal. Berikut ringkasan rilis yang disusun secara sistematis.
Ringkasan capaian utama
Selama 2025, Polres Kuningan mencatat perkembangan signifikan pada beberapa indikator kinerja. Kasus kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa menurun secara drastis dibandingkan tahun sebelumnya; penanganan perkara tindak pidana terus ditingkatkan; pengungkapan kasus narkoba tetap menjadi fokus; serta Polres aktif mendukung program ketahanan pangan melalui Asta Cita. Di sisi internal, pembinaan dan penegakan disiplin personel tetap dijalankan.
Bidang lalu lintas: kecelakaan menurun, korban luka berat meningkat
- Jumlah kecelakaan: 164 kasus sepanjang 2025.
- Korban meninggal dunia: 19 orang dengan terjadi penurunan drastis dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 85 korban jiwa.
- Korban luka berat: naik sebanyak 33 orang.
- Pelanggaran lalu lintas: tercatat 26.100 pelanggaran, tercatat melalui penindakan langsung maupun sistem elektronik.
Kapolres menegaskan bahwa penyebab utama kecelakaan masih didominasi faktor human error, seperti kurang menguasai medan dan kelelahan saat berkendara. Langkah penegakan, edukasi keselamatan berkendara, dan patroli dinilai perlu dipertahankan dan ditingkatkan untuk menekan angka kecelakaan dan korban.
Bidang kriminalitas: peningkatan tipis, PPA jadi perioritas
- Jumlah perkara kriminal: 314 perkara, naik sekitar 2% dari tahun sebelumnya.
- Perkara tuntas: 214 perkara selesai hingga akhir tahun; sisanya akan dituntaskan pada 2026.
- Kasus menonjol: Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dengan 61 perkara (tertinggi).
- Kasus lain: penganiayaan 30 perkara, curanmor 25 perkara, pencurian 43 perkara.
Kapolres mengajak seluruh unsur masyarakat untuk berkolaborasi dalam edukasi dan pencegahan, khususnya untuk menurunkan angka PPA dan kasus-kasus yang berdampak pada kerentanan kelompok tertentu.
Bidang narkoba: pengungkapan intensif, nilai pasar ditaksir besar
- Perkara narkoba yang diungkap: 70 perkara sepanjang 2025.
- Status: seluruh perkara dalam proses penyidikan; sebagian besar telah tuntas.
- Estimasi nilai perputaran pasar gelap: Rp 608.170.000.
- Kasus menonjol: penyalahgunaan sabu-sabu dengan barang bukti dua paket sabu yang mendapat perhatian khusus.
Kapolres menegaskan komitmen “gaspol” pemberantasan narkoba pada 2026 untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan.
Operasi kepolisian: eksekusi program dan capaian target
Sepanjang 2025, Polres Kuningan melaksanakan 11 operasi kepolisian, baik operasi pusat maupun kewilayahan. Operasi tersebut di antaranya Operasi Libas, Curanmor, Antik, Lilin, Ketupat, Payung Lodaya, serta operasi kriminal lainnya. Hampir seluruh operasi dinyatakan memenuhi target, dan Kapolres memberi apresiasi atas kerja keras personel.
Dukungan program Asta Cita: ketahanan pangan dan penyerapan beras
Polres Kuningan turut mendukung program nasional Asta Cita melalui inisiatif ketahanan pangan:
- Lahan produktif: membuka 535 hektare untuk penanaman padi.
- Target penyerapan beras SPHP (Desember 2025): 1.989 ton.
- Realisasi hingga akhir Desember 2025: 223 ton.
Penyaluran beras dilakukan bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk mencegah penimbunan dan memastikan tepat sasaran.
Program sosial dan pembinaan internal
- Program MBG SPPG: berjalan 3 bulan dengan 2.430 penerima manfaat; diakui sebagai SPPG pertama yang memenuhi standar kelayakan, termasuk aspek pengamanan pangan sebelum penyaluran.
- Penegakan disiplin internal: sepanjang 2025, 10 personel dikenai tindakan disiplin; 8 personel menjalani sidang kode etik; sanksi berat hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) diterapkan pada 2 personel, sesuai ketentuan.
Polres menegaskan komitmen penegakan kode etik dan tata tertib internal sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan publik.
Prestasi dan penghargaan
Polres Kuningan meraih beberapa penghargaan dan pengakuan, termasuk penghargaan pelayanan prima, predikat Pembangunan Zona Integritas, serta prestasi di bidang pengelolaan keuangan: penghargaan dari Dirjen Perbendaharaan Negara dan predikat Juara Umum KPPN. Pada 2024 tercatat animo besar dalam rekrutmen Polri: 213 Secaba, 6 Akpol, dan 11 Tamtama.
Komitmen dan prioritas 2026
Menghadapi 2026, Kapolres menyampaikan beberapa target prioritas:
- Menyelesaikan seluruh tunggakan perkara.
- Meningkatkan pengungkapan kasus narkoba.
- Mengusut tindak pidana korupsi terkait keuangan negara di Kabupaten Kuningan.
- Membenahi layanan publik, termasuk optimalisasi layanan darurat 110.
Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan dan kepercayaan demi peningkatan kualitas pelayanan Polres Kuningan.
Pernyataan inspiratif dari Kapolres AKBP Muhamad Ali Akbar:
“Penurunan angka korban jiwa kecelakaan adalah capaian yang patut kita syukuri, tetapi bukan alasan untuk berpuas diri. Kami akan terus memperkuat langkah pencegahan, penegakan hukum, dan pembinaan agar Kuningan lebih aman., khususnya bagi generasi muda yang harus kita lindungi dari narkoba.”
Penutup
Paparan capaian Polres Kuningan tahun 2025 menegaskan perpaduan antara penegakan hukum, program sosial, dan dukungan ketahanan pangan. Meski sejumlah indikator menunjukkan perbaikan, tantangan seperti penyelesaian perkara, peningkatan penanganan narkoba, dan pelayanan publik tetap menjadi fokus pada 2026. Polres menyerukan sinergi seluruh pihak untuk mewujudkan Kuningan yang aman, tertib, dan sejahtera.
Editor :M Amin