Serah Terima Pamsimas di Bulan Suci: Bupati Lotim Ingatkan Tidak Terhenti Karena Ganti Kades
Foto Serah Terima Fasilitas Air Bersih Pamsimas 2025 Oleh Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si di Ruang Rapat Bupati pada Rabu (11/3/2026) (PKP Lotim)
Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: "Momentum Ramadhan Merupakan Saat Yang Tepat Untuk Melaksanakan Serah Terima Fasilitas Air Bersih Sebagai Bentuk Pelayanan Pemerintah Kepada Masyarakat"
Sigap News NTB | Lotim — Dalam momentum penuh berkah Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melaksanakan serah terima fasilitas air bersih melalui program Pamsimas 2025. Acara berlangsung khidmat di Ruang Rapat Bupati dan mengikat harapan baru bagi ribuan jiwa di empat desa prioritas yang selama ini bergantung pada keterbatasan pasokan air, pada Rabu (11/3/2026).
Ramadhan Sebagai Waktu Pengabdian: Pernyataan Bupati
Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, menegaskan bahwa waktu Ramadhan dipilih bukan kebetulan.
“Momentum Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk melaksanakan serah terima fasilitas air bersih sebagai bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ujar Bupati Lotim.
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk memperluas akses air bersih di wilayah perdesaan, demi meningkatkan taraf kesehatan dan kesejahteraan secara merata.
Bupati Lotim juga mengimbau seluruh penerima manfaat agar menjaga dan merawat aset tersebut secara mandiri:
“Jangan sekadar bangga saat menerima, tetapi abai dalam pemeliharaan. Perawatan rutin jauh lebih murah ketimbang memperbaiki kerusakan besar di kemudian hari,” pesan Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si.
Aset yang Diserahkan: Angka dan Fakta Lapangan
Kepala Dinas PUPR, H. Achmad Dewanto Hadi, melaporkan rincian penyerahan aset yang telah selesai dibangun sejak perencanaan awal hingga penyelesaian fisik pada Desember 2025. Serah terima meliputi:
- 2 unit sumur bor;
- 1 unit menara (tower) air;
- 416 sambungan rumah (SR);
- Jaringan pipa sepanjang 10,7 kilometer;
- Catatan progres signifikan pada SPAM Pantai Selatan.
“Pelaksanaan Pamsimas 2025 di empat desa tersebut merupakan hasil kerja keras masyarakat yang didampingi fasilitator sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian fisik,” kata Achmad Dewanto Hadi, menekankan peran kolektif warga dan fasilitator dalam mewujudkan proyek ini.
Empat desa prioritas yang menerima program adalah Desa Kotaraja, Desa Lendang Nangka Utara, Desa Kalijaga Tengah, dan Desa Bagik Payung Timur.
Pengelolaan Berkelanjutan: Perdes, Struktur Independen, dan Peran PDAM
Bupati Lotim mengingatkan agar pengelolaan Pamsimas tidak terhenti karena pergantian kepemimpinan desa atau dinamika Pilkades. Untuk menjamin keberlanjutan, ia memerintahkan setiap desa segera membentuk struktur kepengurusan yang independen dan menetapkan Peraturan Desa (Perdes) mengenai kontribusi biaya pemeliharaan.
“Pastikan mekanisme pengelolaan jelas, transparan, dan tidak bergantung pada satu periode kepemimpinan,” tegasnya.
Selain itu, semua aset yang telah dibangun dititipkan kepada para stakeholder, dengan PDAM sebagai operator resmi. Menurut Kasi Pelaksana Wilayah II BPBPK NTB, Eko Prabowo, sinergi antara pemerintah desa, stakeholder, dan PDAM menjadi kunci utama penyempurnaan layanan:
“Keberfungsian aset merupakan barometer bagi Pemerintah Pusat dalam memberikan alokasi anggaran atau usulan program baru dari APBN di masa mendatang,” ungkap Eko Prabowo.
Tantangan Musim Kemarau dan Target Sambungan Rumah
Pemerintah daerah tengah merencanakan optimalisasi layanan agar target 7.000 sambungan rumah (SR) dapat segera terpenuhi, dengan catatan pasokan air tidak menurun drastis saat musim kemarau. Bupati Lotim mengajak semua pihak menjaga ekosistem air, baik di hulu maupun hilir, untuk menjamin ketersediaan pasokan jangka panjang.
Menyadari kompleksitas pengelolaan air minum, Bupati juga meminta kesabaran masyarakat jika terjadi gangguan aliran air, seraya menekankan agar PDAM proaktif memberikan informasi yang jelas kepada pelanggan agar setiap gangguan ditangani dengan komunikasi yang baik.
Pesan Inspiratif: Air sebagai Hak dan Martabat
Serah terima Pamsimas kali ini bukan sekadar penempatan pipa dan sumur, melainkan penegasan bahwa akses air bersih adalah hak dasar yang mengangkat martabat kesehatan keluarga desa. Di bulan penuh refleksi ini, aset yang diserahkan diharapkan menjadi titik tolak perbaikan kualitas hidup, peluang ekonomi mikro, dan pengurangan beban kesehatan.
Sebagai penutup, Bupati Lotim mengingatkan:
“Air bersih bukan hanya fasilitas fisik, melainkan sebuah investasi sosial. Rawat bersama, kelola bersama, agar manfaatnya abadi bagi anak-cucu kita,” tutupnya.
Editor :M Amin