Semarak HUT Koperasi ke-78 di Lotim: Bupati H. Haerul Warisin Tekankan Pilih Pengurus Yang Visioner
Foto Suasana Khidmat Peringatan HUT Koperasi ke-78 di Lotim Dirangkaikan dengan Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden RI pada Senin (21/7/2025)
H. M. Safwan: "Kami Memupuk Kemitraan Antara Koperasi Eksis Dan Kopdeskel Yang Baru Terbentuk. Harapannya, Terbentuk Partnership Yang Membangun, Bukan Persaingan Tidak Sehat"
SIGAP NEWS NTB | Lombok Timur – Senin (21/7/2025) pagi, suasana Pendopo Bupati Lombok Timur dipenuhi semangat keberdayaan saat Pemerintah Kabupaten menggandeng Presiden RI untuk secara virtual meluncurkan “Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih” bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi ke-78. Acara ini menandai babak baru ekonomi kerakyatan, tidak sekadar seremoni, tetapi gerakan nyata memperkuat pondasi desa di seluruh Nusantara.
Acara HUT Koperasi ke-78 di Lotim dihadiri oleh Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, MSi; Wakil Bupati Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya; jajaran Forkopimda; Sekda Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, M.AP; para Asisten dan Staf Ahli Bupati; Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD); pimpinan BUMN dan BUMD; Kepala BPJS Ketenagakerjaan; perwakilan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara); Forum Kepala Desa serta para pengurus koperasi desa se-Kabupaten Lombok Timur.
Dari Nusantara untuk Indonesia Jaya
Indonesia memiliki 83.762 desa/kelurahan; hingga hari ini, sebanyak 83.685 telah menerima sosialisasi program Merah Putih. Lebih menggembirakan, 81.147 desa/kelurahan, termasuk seluruh 245 wilayah di Lombok Timur, telah resmi membentuk koperasi berbadan hukum lewat musyawarah desa/kelurahan khusus. Angka ini menunjukkan sinergi luar biasa antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat desa, menghidupkan kembali semangat gotong royong yang dijunjung dalam UUD 1945 Pasal 33.
Tema Nasional dan Lokal: Berpadu Menuju Lotim SMART
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lotim, H. M. Safwan, S.E menegaskan:
“Sejalan tema ‘Sinergitas Gerakan Koperasi Bersama KopDesKel Merah Putih’, kami memupuk kemitraan antara koperasi eksis dan KopDesKel yang baru terbentuk. Dari kolaborasi inilah pelajaran berharga lahir, bagaimana mengelola gerai, menumbuhkan inovasi, hingga membangun jaringan pasar. Harapannya, terbentuk partnership yang membangun, bukan persaingan tidak sehat.”
Dengan semangat itulah, 331 koperasi aktif pada 2024 kini bertambah menjadi 585 unit, memperkuat fondasi ekonomi desa dengan kepastian badan hukum.
Pesan Presidensial: Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Desa
Dalam retreat kepala daerah di Akmil Magelang (21–28 Februari 2025), Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya koperasi desa sebagai tulang punggung ketahanan pangan.
“Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar bangunan administratif, tetapi benteng ekonomi rakyat,” ujarnya.
Kemudian Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) dalam sebuah acara yang digelar di Koperasi Desa Merah Putih Bentangan, Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, pada saat ini.
Kolaborasi Kuat Antarlembaga
Bupati Lotim, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si mengapresiasi dukungan lembaga perbankan Himbara dan BPJS Ketenagakerjaan yang hadir dalam sesi simbolis penyerahan dokumen badan hukum dan klaim BPJS.
“Selama ini banyak koperasi bergantung pada program pemerintah, seperti Bulog atau pupuk. Padahal inovasi mandiri adalah kunci berdikari. Mari pilih pengurus yang visioner agar koperasi tumbuh dan menebar manfaat,” pesan Bupati dengan penuh harap.
Sorotan Para Menteri: Semangat Gotong Royong
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyemangati:
“Kopdes Merah Putih, Bangun Desa, Indonesia Jaya!”
Sementara Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi menyatakan:
“Momen ini jadi pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong.”
Langkah Selanjutnya: Menuju Desa Berdaya dan Mandiri
Dengan dasar kuat legalitas, pendampingan teknis, dan modal bergulir dari Himbara, koperasi desa di Lombok Timur kini siap menggarap potensi unggulan, dimulai dari pertanian organik hingga hasil laut berkelanjutan. Langkah pertama: menyusun program usaha kreatif, menumbuhkan kemitraan pasar lokal, dan memastikan transparansi manajerial.
Perayaan HUT ke-78 ini bukan hanya seremonial, melainkan momentum transformasi ekonomi desa. Dari sendang air bersih hingga koperasi simpan pinjam, Mari kobarkan api gotong royong agar setiap desa/kelurahan di Lombok Timur dan Indonesia makin maju, adil, dan makmur.
Editor :M Amin