Bupati Lotim Rotasi 32 Pejabat Hari Ini, Tekankan Tak Ada Nuansa Politik & Puji Ex Camat Pringgabaya
Foto Pelantikan & Pengambilan Sumpah Jabatan Terhadap 32 Pejabat Manajerial Yang Dipimpin Langsung Oleh Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, Di Ruang Lobby Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (10/6/2026) (PKP Lotim)
Bupati Lotim, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: "Stunting Kita Masih Ada. Jadi Kerja-Kerja Keluarga Berencana Ini Harus Terbangkitkan Kembali. Dan Siapa Yang Harus Melakukan Ini? Pak Muksin"
Sigap News NTB | Lotim — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 32 pejabat manajerial yang terdiri atas 5 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan 27 pejabat administrator. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, di Ruang Lobby Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (10/6/2026).
Langkah rotasi ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah melalui penempatan sumber daya aparatur yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Rotasi untuk Penyegaran dan Kemajuan Daerah
Dalam arahannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi. Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan semata-mata untuk meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan dan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
Ia juga menepis berbagai spekulasi yang mengaitkan pergeseran jabatan dengan faktor politik.
“Dan semua eselon dua yang saya rotasi ini orang baik, orang yang sudah berhasil, termasuk Ibu Camat Pringgabaya. Jangan pernah ada pikiran bahwa dipindah karena faktor politik. Tidak ada itu, sudah buyar itu,” tegas Bupati Lotim.
Bupati menekankan bahwa seluruh pejabat yang dilantik merupakan aparatur yang memiliki kapasitas dan rekam jejak yang baik di bidangnya masing-masing.
Mengajak Seluruh Pejabat Bekerja dengan Semangat dan Kolaborasi
Lebih lanjut, Bupati Lotim mengajak seluruh pejabat yang mendapat amanah baru untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan semangat kerja bersama serta komitmen yang kuat dari seluruh jajaran perangkat daerah.
“Pemikiran saya bagaimana supaya Lombok Timur ini diisi oleh Bapak-Ibu sekalian dengan kita bekerja bersama, bekerja semangat,” ujarnya.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan inovasi dan terobosan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Stunting dan Pendapatan Daerah Menjadi Prioritas
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan arahan khusus kepada sejumlah pejabat yang menempati posisi strategis.
Kepada Muksin, SKM., MM., yang kini dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Bupati menyoroti pentingnya percepatan penanganan stunting yang masih menjadi tantangan daerah.
“Stunting kita masih ada. Jadi kerja-kerja keluarga berencana ini harus terbangkitkan kembali. Dan siapa yang harus melakukan ini? Pak Muksin,” tegasnya.
Sementara itu, kepada H. Hasni, SE., M.Ak., yang kini menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Bupati meminta agar capaian positif yang selama ini telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan guna mendukung kemampuan fiskal daerah.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Car Free Day & Car Free Night
Selain menyoroti isu kesehatan dan pendapatan daerah, Bupati juga meminta para camat untuk lebih kreatif dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Salah satu langkah yang didorong adalah penyelenggaraan Car Free Day (CFD) maupun Car Free Night (CFN) di masing-masing wilayah kecamatan, sebagaimana yang telah dilaksanakan di Kecamatan Pringgabaya.
Program tersebut dinilai mampu membuka ruang aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjadi sarana interaksi sosial dan rekreasi warga.
Bupati menilai pertumbuhan ekonomi Lombok Timur saat ini menunjukkan tren positif yang perlu terus dijaga melalui berbagai inovasi di tingkat wilayah.
Kebersihan Kota Menjadi Perhatian Serius
Dalam arahannya, Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek kebersihan lingkungan, terutama di kawasan Kota Selong sebagai pusat pemerintahan dan wajah Kabupaten Lombok Timur.
Ia meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
Sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang profesional dan berorientasi hasil, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat secara berkala.
Evaluasi tersebut akan dilaksanakan setiap enam bulan sebagai instrumen untuk memastikan seluruh perangkat daerah mampu bekerja sesuai target yang telah ditetapkan.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan hasil kerja nyata,” pesan Bupati Lotim.
Pelantikan Berdasarkan Rekomendasi BKN
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilaksanakan berdasarkan:
- Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor 800.1.3.3/211/KPSDM/2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian PNS dalam dan dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
- Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor 800.1.3.3/212/KPSDM/2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian PNS dalam dan dari Jabatan Administrator.
Proses pengangkatan juga telah memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui hasil uji kompetensi, evaluasi kinerja, serta rekomendasi mutasi dan promosi jabatan yang diterbitkan pada Mei 2026.
Lima Pejabat Pimpinan Tinggi yang Mengalami Rotasi
Adapun lima pejabat pimpinan tinggi pratama yang mengalami rotasi jabatan adalah:
- Achmad Dewanto Hadi, ST., MT, menjadi Kepala Bappeda.
- Muhammad Zaidar Rohman, S.STP., M.H, menjadi Kepala BPKAD.
- H. Hasni, SE., M.Ak. menjadi Kepala Bapenda.
- Muksin, SKM., MM, menjadi Kepala DP3AKB.
- Widayat, S.Pd., M.Pd, menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Sementara itu, sebanyak 27 pejabat administrator juga mendapatkan penugasan baru di berbagai perangkat daerah dan kecamatan sesuai kebutuhan organisasi.
Nama-nama pejabat tersebut yaitu:
- Lalu Dhedi Kusmana, SH., MH.
Dari Sekretaris Satpol PP menjadi Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD. - Muhammadirwan Agus, S.Sos.
Dari Kepala Bidang Kerjasama, Pengawasan, dan Promosi Investasi Industri menjadi Sekretaris Satpol PP. - Sahrul, SH.
Dari Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD menjadi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata. - H. Suwardi, S.Sos., M.AP.
Dari Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata menjadi Kepala Bidang Pemerintahan dan Kelembagaan Desa Dinas PMD. - Deniaswin Pribadi, S.STP.
Dari Kepala Bidang Pemerintahan dan Kelembagaan Desa Dinas PMD menjadi Camat Pringgabaya. - Liza Sugiartini, S.STP.
Dari Camat Pringgabaya menjadi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. - Kamerin, S.Sos.
Dari Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda menjadi Kepala Bidang Kerjasama, Pengawasan, dan Promosi Investasi Industri Dinas Perindustrian. - Lukman Nul Hakim, SE.
Dari Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menjadi Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata. - Diyah Primitasari, ST.
Dari Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup menjadi Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. - H. Iskandar Zulkarnaen, SE.
Dari Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda menjadi Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas LH. - Dedi Kurniawan, ST.
Dari Kepala Subbagian Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa menjadi Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial. - Iwan Darmawan, S.E.
Dari Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Kecamatan Sakra Timur menjadi Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas LH. - Hisbullah, SE.
Dari Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi menjadi Kepala Bidang Layanan, Alih Media dan Otomasi Perpustakaan. - Sunrianto, S.Sos.
Dari Kepala Bidang Layanan, Alih Media dan Otomasi Perpustakaan menjadi Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi. - Tresni Dewi Kartika, SH.
Dari Sekretaris Kecamatan Lenek menjadi Kepala Bidang Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Desa Dinas PMD. - Muhasan, SH.
Dari Sekretaris Kecamatan Suela menjadi Sekretaris Kecamatan Lenek. - Juhur, SP., M.Si.
Dari Kepala Bidang Pengembangan Usaha Peternakan menjadi Sekretaris Kecamatan Suela. - Mulyadi, SP.
Dari Kepala UPTD Penyuluhan Pertanian Kecamatan Jerowaru menjadi Kepala Bidang Pengembangan Usaha Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. - Muhamad Hirsan, SP.
Dari Kepala UPTD Penyuluhan Pertanian Kecamatan Suela menjadi Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian. - Muhammad Iswadi, SIP., M.M.
Dari Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Kerja Sama menjadi Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda. - Ranzayuliandi, S.Adm.
Dari Kepala Subbidang PBB menjadi Kepala Bidang Pajak Bumi dan Bangunan serta BPHTB Bapenda. - Saidun, S.AP.
Dari Kepala Seksi Bina Potensi Masyarakat menjadi Kepala Bidang Pengembangan Politik dan Fasilitasi Orpol/Ormas Bakesbangpol. - Mas’ad, SH.
Dari Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Kecamatan Terara menjadi Sekretaris Kecamatan Terara. - Waristul Firdaus, S.IP.
Dari Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Kecamatan Masbagik menjadi Camat Lenek. - Saipudin, S.Sos., M.H.
Dari Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP menjadi Sekretaris Dinas DPMPTSP. - Darajata, S.Pt., M.Si.
Dari Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian menjadi Sekretaris Dinas Pertanian. - Zarwan, SH.
Dari Sekretaris Dinas Pertanian menjadi Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah.
Membangun Birokrasi yang Adaptif dan Melayani
Rotasi dan promosi pejabat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menjadi bagian dari strategi penataan birokrasi agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan.
Dengan komposisi kepemimpinan baru di sejumlah organisasi perangkat daerah, diharapkan akselerasi program pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, serta penyelesaian berbagai persoalan strategis seperti stunting dan optimalisasi pendapatan daerah dapat berjalan lebih efektif.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur optimistis, melalui kolaborasi dan profesionalisme aparatur, agenda pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Lombok Timur.
Editor :M Amin