Acara Hiburan Tangkap Lele pada Festival Dongdala V & HUT Ke-14 Desa Pringgasela Selatan
Foto Meriah saat Acara Hiburan "Tangkap Lele" yang Dibuka oleh Kadis Pariwisata Lotim, Widayat, S,Pd pada Senin (24/11/2025) (Dok. Pribadi)
Kadis Pariwisata Lotim, Widayat, S.Pd., M.Pd: “Manfaatkan Momentum Ini Untuk Menunjukkan Kekayaan Budaya, Memberdayakan Pelaku Usaha Lokal, Dan Menumbuhkan Kreativitas Generasi Muda. Bergembiralah, Jaga Keselamatan, Dan Bawa Kebanggaan Bagi Desa”
Sigap News NTB | Lotim — Desa Pringgasela Selatan menggelar Festival Dongdala V bersamaan dengan peringatan Hari Jadi desa ke-14. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah kebudayaan dan ekonomi kreatif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dengan tema” Membangun Desa, Perkokoh Budaya, Menuju Pringgasela Selatan SMART. Rangkaian acara bertujuan mempererat silaturahmi antar-warga dari tujuh kewilayahan sekaligus mempromosikan potensi wisata desa.
“Tangkap Lele”: Hiburan Rakyat yang Meriah
Salah satu momen paling menarik adalah kegiatan “Tangkap Lele” yang digelar pada Senin (24/11/2025), pukul 15.00 WITA**. Acara ini diikuti sekitar **200 peserta** dan dibagi menjadi tiga sesi:
- Sesi I: peserta SD, SMP, dan ibu-ibu;
- Sesi II: umum (SMA ke atas);
- Sesi III: sesi bonus untuk semua peserta.
Panitia menyediakan 1 kwintal lele untuk permainan ini. Doorprize khusus bagi peserta yang berhasil menangkap lele berpita disiapkan berupa 3 ekor ayam. Kegiatan hiburan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur, Widayat, S.Pd., M.Pd.**, yang hadir bersama Kabid PSDP Ekraf **Ridho, S.Pd.** dan Kabid Destinasi **Samsul Hakim, S.Sos.**
Puncak: Nyiru Jaja Bejangkonggan yang Akan Menjadi Partisipasi Massal
Puncak festival acara yaitu pada Kamis, 27 November 2025, yang akan menampilkan tradisi NYIRU JAJA BEJANGKONGAN. Menurut keterangan panitia, diperkirakan akan ada sekitar 1.500 orang yang mengikuti acara tradisi tersebut. Kegiatan puncak dirancang untuk menjadi arena budaya yang mempertemukan delegasi dari seluruh kewilayahan desa.
Mengangkat Potensi Wisata dan Tenun Lokal
Panitia menekankan bahwa festival bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana promosi bagi potensi wisata setempat. Panitia menyebut ada lima lokasi wisata yang diharapkan mendapat eksposur, antara lain: Gua Kopong (dengan pemandian dan pancuran), Tembiri Gempas, Alam Batu Tambun, dan Kampung Tenun. Tempat ini merupakan tempat aktivitas ibu-ibu penenun, yang telah menjadi daya tarik budaya. Melalui keterlibatan pemuda dan penguatan pemasaran, panitia berharap produk tenun lokal dapat dikenal lebih luas, hingga tingkat nasional dan internasional.
Pernyataan Para Pihak
“Tujuan utama acara ini yaitu untuk mempererat silaturahmi antar sesama dari tujuh kewilayahan yang ada di Desa Pringgasela Selatan, sehingga semua berbaur menjadi satu dalam event Donggala ini. Pada acara puncak nanti, yaitu pada Kamis (27/11/2025), akan ada NYIRU JAJA BEJANGKONGAN yang akan diikuti sekitar 1.500 orang”, kata M. Zaki yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua BPD Pringgasela Selatan. Dengan event tahunan ini, mudah-mudahan dapat membangkitkan pariwisata di Desa Pringgasela Selatan. Kami memiliki lima lokasi wisata yang cukup menarik. Melalui festival ini kami berharap potensi desa dapat terangkat. Kami juga mengajak pemuda-pemudi untuk mendukung upaya pemberdayaan, khususnya bagi ibu-ibu penenun, agar hasil tenun dapat dikenal oleh masyarakat lokal maupun mancanegara,” tambah M. Zaki dengan senyum penuh harap.
Apresiasi dari Pemda Lotim: Dinas Pariwisata Lotim Turut Memeriahkan Acara
“Pemerintah daerah menyambut baik inisiatif masyarakat Pringgasela Selatan. Festival seperti ini bukan hanya memeriahkan hari jadi desa, tetapi juga membuka jalan bagi pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Manfaatkan momentum ini untuk menunjukkan kekayaan budaya, memberdayakan pelaku usaha lokal, dan menumbuhkan kreativitas generasi muda. Bergembiralah, jaga keselamatan, dan bawa kebanggaan bagi desa. Karena dari sinilah potensi besar akan tumbuh dan memberi kesejahteraan bagi banyak pihak,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Lotim, Widayat, S.Pd., M.Pd saat memberikan sambutan.
Penutup: Ajakan Keterlibatan
Panitia mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif: sebagai peserta, penonton, relawan, maupun pelaku ekonomi kreatif. Dukungan pemerintah daerah serta keterlibatan pemuda dan ibu-ibu penenun menjadi kunci agar Festival Dongdala V dan peringatan Hari Jadi ke-14 ini memberi dampak nyata bagi pengembangan budaya dan perekonomian lokal.
Editor :M Amin