Ramadhan Berkah! Polres Aceh Tengah Salurkan Amanah Kapolri untuk Ringankan Beban Korban Bencana
Foto Suasana Penyerahan Bantuan Sosial yang Berlangsung di Gedung Sanika Satyawada Polres Aceh Tengah, Pada Selasa (24/2/2026) (DPP FRIC)
Perwira Koordinator Polres Aceh Tengah, Kombes Pol Rizal Martomo: "Kami Memastikan Setiap Paket Bantuan Sampai Kepada Masyarakat Yang Membutuhkan, Sebagai Bentuk Kehadiran Polri Tidak Hanya Menjaga Keamanan, Tetapi Juga Hadir Membawa Kepedulian Dan Harapan"
Sigap News NTB | Nasional — Di tengah ujian bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah, secercah harapan kembali tumbuh bagi warga terdampak. Pada Selasa (24/2/2026), Polres Aceh Tengah menyalurkan bantuan sembako yang merupakan amanah dari Kapolri untuk didistribusikan langsung ke titik-titik pengungsian melalui jajaran polsek.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan.
Penyerahan Bantuan: Tertib, Terukur, dan Terawasi
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Gedung Sanika Satyawada Polres Aceh Tengah mulai pukul 08.00 WIB. Proses tersebut diawasi langsung oleh Perwira Koordinator (Pakor) dan Wakil Pakor guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur, baik dari sisi administrasi maupun keamanan.
Seluruh paket sembako diterima dalam kondisi baik dan segera dipersiapkan untuk pendistribusian secara tertib dan tepat sasaran. Pengawasan ketat dilakukan agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Distribusi Menjangkau Delapan Polsek dan Puluhan Titik Pengungsian
Bantuan kemudian disalurkan melalui delapan polsek jajaran yang membawahi sejumlah titik pengungsian, yakni:
- Polsek Kota: 1 titik
- Polsek Lut Tawar: 4 titik
- Polsek Bebesen: 3 titik
- Polsek Pegasing: 3 titik
- Polsek Bintang: 10 titik
- Polsek Ketol: 2 titik
- Polsek Silih Nara: 6 titik
- Polsek Linge: 5 titik
Pola distribusi ini menunjukkan pendekatan “jemput bola”, di mana bantuan diantarkan langsung ke lokasi pengungsian, termasuk wilayah dengan akses yang menantang. Dengan demikian, bantuan tidak berhenti di tingkat kabupaten atau kecamatan, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan di lokasi para korban bencana.
Suara Pakor: Amanah yang Diterjemahkan dalam Tindakan
Perwira Koordinator Polres Aceh Tengah, Kombes Pol Rizal Martomo, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian pimpinan Polri kepada masyarakat terdampak bencana.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Rizal Martomo menyampaikan:
“Bantuan ini adalah amanah dari Bapak Kapolri untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kami memastikan setiap paket bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai bentuk kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membawa kepedulian dan harapan,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan peran ganda Polri: menjaga stabilitas sekaligus menjalankan fungsi sosial kemanusiaan.
Lebih dari Sekadar Sembako: Penguat Moral di Bulan Ramadan
Bagi warga terdampak, paket sembako ini bukan sekadar bantuan bahan pangan. Di bulan Ramadan yang sarat nilai empati dan solidaritas, bantuan tersebut menjadi simbol bahwa mereka tidak sendiri.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat yang sedang berduka dan berjuang membangun kembali kehidupan menjadi penguat moral yang penting. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban keluarga yang kehilangan mata pencaharian sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Penutup: Polri sebagai Pelindung dan Mitra Kemanusiaan
Penyaluran amanah Kapolri ini menegaskan bahwa respons bencana kini tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga empati, koordinasi lintas jajaran, dan keberpihakan nyata kepada warga.
Polri hadir bukan semata sebagai penjaga ketertiban, tetapi juga sebagai sahabat kemanusiaan, membawa harapan di tengah ujian, serta memastikan negara tetap hadir untuk rakyatnya.
Editor :M Amin