Sri Mahyu Wardani Nahkodai IWAPI Lotim, Bupati HW: Pengusaha Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Foto Suasana Saat Pelatihan Serta Pengukuhan Ketua & Pengurus DPC IWAPI Lombok Timur, Senin (7/9/2026) (Dok. Pribadi)
Ketua DPC IWAPI Lombok Timur periode 2026–2031, Sri Mahyu Wardani, SP: “Kepercayaan Yang Diberikan Melalui Pemilihan Secara Aklamasi Ini Merupakan Tanggung Jawab Bersama Untuk Meningkatkan Pengusaha Perempuan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Sesuai Dengan Tujuannya, IWAPI Ini Menghimpun Pengusaha Perempuan, Juga Akan Menghimpun Baik Yang Ingin Berusaha Dan Yang Baru Merintis Usaha Dengan Tidak Melupakan Kodrat Kami Sebagai Seorang Ibu”
Sigap News NTB | Lombok Timur — Sebanyak 38 pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Lombok Timur periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin (7/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi IWAPI Lombok Timur untuk memperkuat peran perempuan dalam dunia usaha sekaligus mengambil bagian lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Foto Bersama Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si; Wabup Ir. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM, Ketua Sri Mahyu Wardani, SP & Pengurus DPC IWAPI Lombok Timur periode 2026–2031, Saat Pelatihan Serta Pengukuhan Ketua & Pengurus DPC IWAPI Lombok Timur, Senin (7/9/2026) (Dok. Pribadi)
Prosesi pelantikan dihadiri langsung Ketua Umum DPD IWAPI NTB, Eristiana, SE; Wakil Ketua Umum I IWAPI NTB, drg. Yuanita; Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si; Wabup Ir. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM; Kapolres AKB Ariakta Gagah Mugraha, Dandim 1615/Lotim, Ketua KADIN NTB, jajaran kepala OPD, BPJS Ketenagakerjaan, pimpinan BUMN dan BUMD, serta sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan se-Lombok Timur.
Dari MUSCAB III Menuju Kepengurusan Baru
Ketua Panitia Pelantikan dan Pengukuhan IWAPI Lombok Timur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian keberlanjutan dari Musyawarah Cabang (MUSCAB) III IWAPI Lombok Timur.
Menurutnya, seluruh proses hingga pelantikan dapat terlaksana berkat koordinasi berbagai pihak serta kekompakan seluruh anggota IWAPI.
"Acara ini keberlanjutan dari acara MUSCAB 3 untuk keberlanjutan organisasi. Panitia telah berkoordinasi dengan IWAPI NTB, Pemda Lotim dan sebagainya. Yang paling penting, keberhasilan dan kesuksesan acara ini berkat kinerja seluruh anggota," ungkapnya.
Ia menilai keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa IWAPI Lombok Timur dibangun di atas semangat persaudaraan dan kekeluargaan.
"Hal ini membuktikan IWAPI dibangun atas dasar persaudaraan dan kekeluargaan untuk terus tumbuh bersama. Ini merupakan momentum awal pengurus baru dalam menjalankan amanahnya," lanjutnya.
Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur serta jajaran IWAPI NTB yang telah memberikan dukungan terhadap keberlangsungan organisasi.
Kode Etik Jadi Fondasi Pengurus IWAPI
Dalam prosesi tersebut, Wakil Ketua Umum I IWAPI NTB drg. Yuanita membacakan kode etik organisasi sebagai pedoman bagi seluruh pengurus dalam menjalankan amanah.
Kode etik tersebut antara lain menegaskan kewajiban anggota untuk taat terhadap AD/ART, berpartisipasi dalam pembangunan nasional, menjalin hubungan baik dengan masyarakat, pemerintah daerah dan berbagai elemen lainnya.
Selain itu, setiap anggota diwajibkan menjaga nama baik IWAPI serta menjunjung tinggi kehormatan organisasi, baik melalui perkataan maupun perbuatan.
Pembacaan kode etik tersebut menjadi pengingat bahwa jabatan kepengurusan bukan sekadar struktur organisasi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab.
Bupati: IWAPI Harus Bangun Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, memberikan apresiasi terhadap keberadaan IWAPI Lombok Timur yang dinilainya memiliki karakter sebagai organisasi para pengusaha perempuan yang mandiri.
Ia berharap seluruh pengurus baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
"Saya berharap seluruh pengurus DPC IWAPI ini melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dan sepenuhnya mendukung perekonomian di Kabupaten Lombok Timur," pesan Bupati.
Menurutnya, IWAPI memiliki posisi strategis karena beranggotakan para pelaku usaha yang selama ini mampu berdiri secara mandiri.
"IWAPI ini adalah para pengusaha yang mandiri, tidak pernah meminta dana kepada Pemda Lotim. Atas nama Pemda Lotim, selamat atas pelantikan Anda semua," ujarnya.
Bupati menegaskan, amanah sebagai pengusaha tidak semata-mata berkaitan dengan keuntungan bisnis. Lebih jauh, pengusaha memiliki tanggung jawab sosial untuk membuka lapangan pekerjaan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Ini adalah amanah: membangun usaha, membuka lapangan pekerjaan. Kita sebagai pengusaha bagaimana caranya bisa membantu mensejahterakan masyarakat," katanya.
Potensi SDA Lotim Diminta Diubah Jadi Peluang Bisnis
Bupati Haerul Warisin juga mendorong IWAPI agar lebih agresif membaca potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Lombok Timur.
Menurutnya, kekayaan alam daerah harus mampu diolah menjadi peluang ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
"Lombok Timur ini sangat kaya. Apa yang tidak ada di daerah lain, di sini semua ada. Karena SDA kita melimpah, IWAPI harus berpikir bagaimana menyandingkan peluang usaha dengan potensi alam yang ada," tegasnya.
Ia bahkan mencontohkan sektor pertanian, salah satunya komoditas porang, sebagai salah satu bidang yang dapat dikembangkan melalui inovasi dan pengelolaan usaha.
Bupati meminta IWAPI menyisir berbagai peluang yang memungkinkan untuk dikembangkan, dengan orientasi utama bukan hanya keuntungan bisnis, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pengusaha dan Pemerintah Harus Jadi Mitra Strategis
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya hubungan kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha.
Menurutnya, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah membangun kolaborasi dengan para pelaku usaha.
"Pengusaha adalah mitra strategis Pemerintah. Kalau Pemerintah itu mau maju," ujarnya.
Ia mencontohkan perkembangan ekonomi China yang menurutnya tidak terlepas dari kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha.
Bupati juga mengungkapkan adanya peluang kerja sama perdagangan dengan pihak dari China, termasuk potensi ekspor buah durian dan hasil laut Lombok Timur seperti udang dan ikan.
Menurutnya, peluang tersebut harus dapat dibaca IWAPI sebagai ruang untuk memperluas jaringan usaha sekaligus mengembangkan potensi lokal.
"Maka itulah momen IWAPI bisa melihat peluang di situ," tambahnya.
Bupati Ingatkan: Jangan Ada Iri Hati dalam Berusaha
Di tengah dorongannya agar IWAPI semakin berkembang, Bupati Haerul Warisin juga menyampaikan pesan moral kepada para pengusaha perempuan.
Ia meminta seluruh anggota menjaga kekompakan dan menghindari iri hati maupun dengki dalam menjalankan usaha.
"Saya ingatkan sebagai IWAPI, yaitu tolong untuk bersihkan hati. Jangan ada iri hati dan dengki dalam usaha. Karena saat itu terjadi, maka rezekinya akan diambil oleh orang yang kita iri hatikan itu," katanya.
Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa persaingan bisnis harus tetap dibangun dengan etika, persaudaraan dan sikap saling mendukung.
Sri Mahyu Wardani: Amanah Besar untuk Perempuan Pengusaha
Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Lombok Timur periode 2026–2031, Sri Mahyu Wardani, SP, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya melalui MUSCAB III.
Ia mengakui bahwa memimpin organisasi bukanlah tugas yang mudah. Namun, ia optimistis tantangan tersebut dapat dihadapi dengan kerja sama dan kekompakan seluruh anggota.
"Kepercayaan yang diberikan melalui pemilihan secara aklamasi ini merupakan tanggung jawab bersama untuk meningkatkan pengusaha perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Sri Mahyu juga meminta seluruh anggota tidak segan memberikan masukan apabila dirinya melakukan kesalahan dalam menjalankan organisasi.
"Mohon diingatkan jikalau saya salah. Karena pemimpin yang baik adalah yang mau mendengar berbagai masukan," katanya.
IWAPI Terbuka bagi Perempuan yang Baru Merintis Usaha
Sri Mahyu menegaskan bahwa IWAPI tidak hanya diperuntukkan bagi perempuan yang telah sukses menjalankan usaha.
Organisasi tersebut juga terbuka bagi perempuan yang baru ingin memulai maupun merintis usaha.
"Sesuai dengan tujuannya, IWAPI ini menghimpun pengusaha perempuan, juga akan menghimpun baik yang ingin berusaha dan yang baru merintis usaha dengan tidak melupakan kodrat kami sebagai seorang ibu," jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan seorang perempuan tidak semata-mata diukur dari pencapaian di luar rumah. Peran dalam keluarga tetap menjadi bagian penting dari kesuksesan seorang perempuan.
"Sesungguhnya keberhasilan seorang perempuan yaitu tidak hanya di luar rumah. Namun bagaimana pendidikan dan kesuksesan di dalam keluarganya. Kesuksesan dalam pekerjaan tidak bisa berdiri sendiri, sebab di belakangnya ada pasangan yang mendukung," tuturnya.
Perkuat UMKM, Permodalan hingga Legalitas Usaha
Dalam kepengurusan baru, Sri Mahyu menargetkan agar para pelaku usaha binaan IWAPI tidak sekadar mampu bertahan menghadapi persaingan, tetapi juga berkembang dan memiliki daya saing yang kuat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menilai kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur perlu diperkuat, khususnya dalam membuka akses permodalan, legalitas usaha, pengemasan produk dan berbagai kebutuhan pengembangan usaha lainnya.
"Kami ingin binaan IWAPI tidak hanya mampu bertahan namun dapat berkembang dan memiliki daya saing yang kuat. Kami berharap kolaborasi dengan Pemda Lotim dapat diperkuat dan dikembangkan, seperti akses permodalan, legalitas usaha, pengemasan dan sebagainya," ungkapnya.
Sri Mahyu menyebut anggota IWAPI Lombok Timur memiliki beragam bidang usaha, mulai dari kontraktor, klinik hingga sembako.
"Di IWAPI kami memiliki banyak usaha: kontraktor, klinik, sembako. Jikalau membutuhkan usaha, maka silahkan hubungi kami," ujarnya.
Perempuan Pengusaha Diminta Tetap Berdaya dan Berdaya Saing
Sri Mahyu optimistis IWAPI Lombok Timur mampu menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin kompleks.
Ia berharap kepengurusan baru periode 2026–2031 dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk tumbuh, saling menguatkan dan menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Saya yakin di tengah tantangan usaha ke depannya, IWAPI dapat maju dan sejahtera. Terima kasih kepada semua pihak saat MUSCAB 3 hingga pelantikan hari ini," katanya.
Ia pun mengajak seluruh pihak memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru.
"Mari jadikan kepengurusan baru ini demi kemajuan ekonomi di Kabupaten Lombok Timur," tambahnya.
IWAPI NTB: Tantangan Besar Menanti Pengurus Baru
Ketua DPD IWAPI NTB Eristiana, SE, turut memberikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus baru DPC IWAPI Lombok Timur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang telah menjalankan roda organisasi.
"Selamat kepada pengurus baru dan terima kasih kepada pengurus lama. Ke depannya saya yakin tidak mudah, namun saya yakin pengurus baru mampu mengatasi berbagai tantangan tersebut," ujarnya.
Eristiana kemudian memberikan semangat kepada seluruh jajaran IWAPI Lombok Timur untuk terus bergerak dan memberikan kontribusi terbaik.
"IWAPI Jaya, Jaya, Jaya. Semoga IWAPI Kabupaten Lombok Timur semakin jaya," serunya.
Bukan Sekadar Organisasi, tetapi Gerakan Ekonomi Perempuan
Pelantikan 38 pengurus DPC IWAPI Lombok Timur periode 2026–2031 pada akhirnya bukan sekadar pergantian kepengurusan atau seremoni organisasi.
Momentum tersebut menjadi titik awal untuk memperkuat posisi perempuan pengusaha sebagai bagian penting dari ekosistem perekonomian daerah.
Pesan Bupati Lombok Timur tentang membangun usaha, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan komitmen pengurus baru IWAPI untuk memperluas manfaat organisasi.
Dengan kekuatan jaringan pengusaha perempuan, dukungan pemerintah, kolaborasi lintas sektor serta keberanian membaca potensi SDA daerah, IWAPI Lombok Timur diharapkan mampu melahirkan lebih banyak usaha yang produktif, mandiri dan berdaya saing.
Sebagaimana ditekankan Bupati Haerul Warisin, keberhasilan IWAPI pada akhirnya bukan hanya ketika anggotanya berhasil membangun usaha untuk dirinya sendiri, tetapi ketika keberhasilan tersebut mampu dirasakan keluarga, tetangga dan masyarakat luas.
"Keberhasilan sejati IWAPI adalah ketika kehadirannya mampu menghidupi keluarga, membantu tetangga, serta memberi manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat banyak," pungkasnya.
Susunan Kepengurusan IWAPI Lotim Periode 2026-2031

Berdasarkan SK No. 005/DPD-IWAPI/PROV.NTB/IX/2026, berikut adalah daftar nama DPC IWAPI Kabupaten Lombok Timur Periode 2026-2031:
- Ketua Umum: Sri Mahyu Wardani, SP.
- Waketum I (Organisasi, Keanggotaan Database, Kesekretarian & Kelembagaan): Nadia Anjasmari, ST. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Organisasi & Keanggotaan: Mega Siti Rita Hasanah, SH, dan Ketua Komite Tetap Kesekretarian: Saufi Haswinda, SE., MM.
- Waketum II (Kebendaharaan): Suharni, S.AP. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Kebendaharaan: Najma Ahmad, dan Ketua Komite Tetap Sosial & CSR: Hafni dengan Anggota Komite etap: Zahratulaeli, S.Pd.I.
- Waketum III (Perdagangan & Perindustrian): Santi Dewi. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Perdagangan: Septiana Ayu Marzitasari dengan Anggota Komite Tetap: Baiq Nurnaila, dan Ketua Komite Tetap Perindustrian: Yuli Nuryani, SE.
- Waketum IV (Agribisnis Pangan & Perikanan Kelautan): Baiq Widayani, ST. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Bidang Agribisnis Pangan: Rosida, dan Ketua Komite Tetap Perikanan: Paoziah, serta Ketua Komite Tetap Kelautan: Susanti.
- Waketum V (Infrastruktur, Properti & Ketenagakerjaan): Sri Aprianti, A.Md. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Bidang Infrastruktur: Siti Zaenab dengan Anggota Komite Tetap: Darmini, dan Ketua Komite Tetap Bidang Properti & Ketenagakerjaan: Hernawati, S.Pd dengan Anggota Tetap: Husnul Khotimah.
- Waketum VI (Pameran, Pariwisata, Budaya & Ekonomi Kreatif): Saudah, S.Pd. Dibantu oleh Ketua Komite Tetap Pameran, Pariwisata & Budaya: Husni Hari dengan Anggota Komite Tetap: Sri Pujiati, dan Ketua Komite Tetap Ekonomi Kreatif: Baiq Suelani.
Editor :M Amin