GOW Lotim Gandeng BI, Pemda & BULOG Gelar Pasar Murah, Warga Suralaga Serbu Minyak Rp 15.500/liter
Foto Suasana Saat Ketua GOW Lotim, Hj. Sri Mahyu Wardani Menyerahkan Minya Goreng Kepada Pembeli dalam Acara Pasar Murah di Kantor Camat Suralaga, Jumat (28/8/2026) (Dok. Pribadi)
Ketua GOW Kabupaten Lombok Timur, Hj. Sri Mahyu Wardani: “Alhamdulillah Ini Sangat Ramai Dan Memang Sangat Ditunggu Oleh Masyarakat. Bahkan Ada Yang Meminta Agar Kegiatan Seperti Ini Bisa Dilaksanakan Di Setiap Desa. Ini Bukan Sekadar Menjual Produk Dengan Harga Murah, Tetapi Untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat, Meningkatkan Ketahanan Pangan Dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”
SIGAP NEWS NTB | LOTIM — Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lombok Timur kembali menghadirkan program Pasar Murah bagi masyarakat. Kali ini, kegiatan yang menjadi titik ke-19 tersebut digelar di Kantor Camat Suralaga, Jumat (28/8/2026), mulai pukul 08.30 WITA.
Pasar murah ini mendapat dukungan dari Bank Indonesia, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur, Perum BULOG, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra usaha. Kehadiran pasar murah disambut antusias masyarakat, terutama karena berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Foto Ketua GOW Lotim, Hj. Sri Mahyu Wardani Bersama Anggota dalam Acara Pasar Murah di Kantor Camat Suralaga, Jumat (28/8/2026) (Dok. Pribadi)
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya GOW Lombok Timur dalam membantu menjaga daya beli masyarakat, memastikan ketersediaan bahan pangan, sekaligus mendukung stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Didukung Bank Indonesia, Pemda, BULOG hingga Mitra Usaha
Ketua GOW Kabupaten Lombok Timur, Hj. Sri Mahyu Wardani, mengatakan kegiatan Pasar Murah di Kecamatan Suralaga merupakan bagian dari rangkaian program GOW yang dilaksanakan di berbagai wilayah Lombok Timur.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan banyak pihak, mulai dari Bank Indonesia, Pemda Lombok Timur, BULOG, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Dinas Peternakan, hingga sejumlah mitra, di antaranya PT RUBI, PT Terus Jaya dan PT KAWI.
“Hari ini kegiatan Pasar Murah GOW Kabupaten Lombok Timur yang didukung oleh Bank Indonesia, pemerintah daerah, ada dari BULOG, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Dinas Peternakan dan tentunya beberapa mitra kami, yaitu PT RUBI, PT Terus Jaya dan PT KAWI,” ujar Hj. Sri Mahyu Wardani, saat diwawancarai Jurnalis Sigap News NTB.
Ia menjelaskan, kegiatan di Suralaga merupakan Pasar Murah GOW titik ke-19 dari rencana pelaksanaan di 21 kecamatan di Kabupaten Lombok Timur.
Khusus dalam rangka momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, GOW telah melaksanakan kegiatan di empat titik, yakni Kecamatan Jerowaru, Lenek, Wanasaba dan terakhir Kecamatan Suralaga.
“Ini adalah kegiatan pasar murah kami yang ke-19, titik ke-19 dari 21 kecamatan yang direncanakan. Empat titik ini kami laksanakan dalam rangka Maulid Nabi dan kegiatan pasar murah GOW memang kami laksanakan pada hari-hari besar Islam,” jelas istri dari Wabup Ir. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM ini dengan penuh antusias.
Produk Terjual hingga Ton Beras dan Ratusan Kilogram Bahan Pangan
Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut terlihat dari tingginya penjualan berbagai komoditas kebutuhan sehari-hari.
Hj. Sri Mahyu Wardani menyebut, dalam rangkaian empat kegiatan pasar murah tersebut, berbagai produk telah tersalurkan dalam jumlah besar kepada masyarakat.
Untuk minyak goreng, tercatat sekitar 1.200 liter telah terjual. Sementara penjualan beras dari para mitra mencapai kisaran 1 hingga 2 ton.
Selain itu, bawang merah dan bawang putih yang dijual kepada masyarakat mencapai kisaran 100 hingga 200 kilogram, sedangkan telur mencapai sekitar 150 hingga 200 tray.
Gula pasir juga disediakan hingga sekitar 200 kilogram, belum termasuk berbagai produk kebutuhan rumah tangga lainnya seperti sabun mandi, sabun cuci piring, tisu, kopi, teh dan sejumlah kebutuhan sehari-hari lainnya.
“Tentunya kami dari GOW Kabupaten Lombok Timur selalu berkomitmen sebagai mitra kerja pemerintah daerah, bagaimana terus bisa membantu pemerintah daerah dalam menjalankan program-program yang tentunya membantu masyarakat kita,” katanya.
Jaga Daya Beli Masyarakat dan Kendalikan Inflasi Daerah
Menurut Hj. Sri Mahyu Wardani, pasar murah bukan sekadar kegiatan menjual barang dengan harga rendah. Lebih dari itu, program tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat, memperkuat ketahanan pangan dan mendorong peningkatan kesejahteraan.
Kegiatan tersebut juga dirancang untuk membantu pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pangan dan mengendalikan inflasi daerah.
“Ini bukan sekadar menjual produk dengan harga murah, tetapi untuk menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang turut mendukung program tersebut, khususnya dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi daerah.
Selain itu, berbagai OPD juga dilibatkan untuk memastikan kebutuhan bahan pokok tetap tersedia serta distribusinya dapat menjangkau masyarakat hingga ke berbagai wilayah.
“Terima kasih kepada Bank Indonesia untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga bahan pangan dan pengendalian inflasi daerah. OPD juga kami gandeng untuk memastikan bahan pokok selalu tersedia dan pendistribusiannya sampai ke daerah,” ungkapnya.
Cegah Pengepul Borong Barang, Pembeli Ditandai Celup Tinta
Untuk memastikan manfaat pasar murah dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, GOW Lombok Timur menerapkan mekanisme penandaan menggunakan celup tinta bagi pembeli.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak tertentu yang membeli barang dalam jumlah besar untuk kemudian diperjualbelikan kembali.
“Kami tandai dengan celup tinta agar pengepul tidak membeli dalam jumlah banyak dan masyarakat semuanya bisa mendapatkan,” jelas Hj. Sri Mahyu Wardani.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Menurutnya, barang-barang yang disiapkan dalam kegiatan pasar murah tersebut diperuntukkan bagi masyarakat secara merata.
“Alhamdulillah ini sangat ramai dan memang sangat ditunggu oleh masyarakat. Bahkan ada yang meminta agar kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di setiap desa,” katanya.
“Masyarakat jangan panic buying, karena Insya Allah semuanya dapat. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah yang utama,” sambungnya.
Harga Lebih Murah, Naik Ojek Pun Masih Terjangkau
Berbagai produk yang dijual di Pasar Murah GOW Lombok Timur ditawarkan dengan harga jauh di bawah harga pasar.
Hj. Sri Mahyu Wardani bahkan menyebut, selisih harga yang diperoleh masyarakat cukup berarti. Menurutnya, masyarakat yang harus menggunakan jasa ojek untuk datang berbelanja pun masih dapat merasakan keuntungan dari harga yang lebih murah.
“Produk yang kami tawarkan jauh di bawah harga pasar. Kami sudah menghitung, seandainya masyarakat datang berbelanja menggunakan ojek, insya Allah biaya ojeknya akan tertutupi, bahkan masih ada lebihnya,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tetap tertib selama berbelanja dan sebisa mungkin membawa uang pas agar proses pelayanan berjalan lancar.
“Kami berharap masyarakat nyaman berbelanja, tertib dan menggunakan uang pas,” katanya.
Daftar Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Murah
Berikut sejumlah komoditas yang dijual dengan harga terjangkau dalam kegiatan Pasar Murah GOW Lombok Timur di Kecamatan Suralaga:
- Minyak goreng: Rp 15.500 per liter.
- Bawang merah: Rp 28 ribu per kilogram.
- Bawang putih: Rp 30 ribu per kilogram.
- Tepung terigu: Rp 7 ribu per kilogram.
- Telur: Rp 42 ribu per tray.
- Daging sapi: Rp130 ribu per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga pasar domestik yang berkisar Rp145 ribu hingga Rp 150 ribu per kilogram.
- Tetelan sapi: Rp 80 ribu per kilogram, sementara harga di pasar domestik mencapai sekitar Rp 100 ribu per kilogram.
- Beras Premium SHP: Rp 58 ribu per 5 kilogram.
- Sabun mandi, sabun cuci piring, tisu, kopi dan teh: dijual menggunakan harga distributor.
Dengan selisih harga tersebut, pasar murah diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, khususnya pada periode meningkatnya aktivitas dan kebutuhan konsumsi menjelang serta selama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Camat Suralaga: Masyarakat Sangat Terbantu
Camat Suralaga, Drs. Nurhilal, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pasar Murah GOW Lombok Timur di wilayahnya.
Ia mengatakan masyarakat Suralaga benar-benar merasa terbantu, terutama karena kegiatan tersebut digelar pada momentum ketika masyarakat tengah meningkatkan berbagai aktivitas persiapan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pada bulan-bulan Maulid, kata Nurhilal, kebutuhan masyarakat terhadap sejumlah bahan pangan meningkat. Warga membutuhkan berbagai bahan untuk membuat jajan dan kue, serta menyiapkan hidangan berupa daging, sayuran, telur dan kebutuhan lainnya.
“Saya atas nama Pemerintah Kecamatan Suralaga sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Lombok Timur yang telah melaksanakan pasar murah di Kecamatan Suralaga,” ujarnya.
“Warga kami benar-benar merasa sangat berterima kasih dan sangat terbantu. Pada bulan-bulan ini, kita ketahui bersama sedang dilaksanakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H. Sehingga, masyarakat banyak membutuhkan bahan untuk membuat jajan, kue dan berbagai hidangan,” lanjutnya.
Menurutnya, respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat positif. Bahkan warga menyampaikan rasa syukur karena program pasar murah hadir langsung di Kecamatan Suralaga pada saat kebutuhan bahan pokok meningkat.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Suralaga, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Wakil Bupati selaku Ketua GOW Kabupaten Lombok Timur beserta anggota dan juga Pak Kadis Perdagangan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan pada masa-masa mendatang,” ucap Camat Nurhilal.
Ia berharap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut mendapatkan keberkahan atas upaya membantu masyarakat.
“Mudah-mudahan apa yang Bapak dan Ibu lakukan di kecamatan kami ini mendapatkan keberkahan di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Warga Minta Pasar Murah Lebih Sering Digelar
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari tingginya minat warga untuk berbelanja. Sejumlah pembeli juga menyampaikan langsung rasa terima kasih mereka atas harga kebutuhan pokok yang dinilai jauh lebih murah.
Salah seorang warga Desa Gontong Royong, Ibu Kairani, mengaku bersyukur dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau.
“Ini murah sekali. Terima kasih sebanyak-banyaknya atas minyaknya yang murah. Kalau bisa sering-sering,” ungkap Kairani dengan penuh rasa syukur.

Hal senada disampaikan Baiq Sifa, warga Desa Paok Lombok. Ia berharap kegiatan pasar murah dapat terus digelar karena sangat membantu masyarakat.
“Alhamdulillah Pak, bisa dapat pasar murah. Sering-sering pasar murah kayak gini. Utamakan minyak goreng,” katanya dengan senyum bahagia.

Dua Titik Pasar Murah Masih Akan Digelar pada Desember
GOW Lombok Timur memastikan program Pasar Murah belum berhenti di Kecamatan Suralaga.
Hj. Sri Mahyu Wardani mengatakan masih terdapat dua kegiatan Pasar Murah yang direncanakan akan dilaksanakan di Kecamatan Labuhan Haji dan Kecamatan Selong pada Desember 2026 mendatang.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen GOW Lombok Timur untuk terus hadir sebagai mitra pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, pemerintah daerah, BULOG, OPD dan mitra usaha, GOW berharap masyarakat tidak hanya memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga mendapatkan jaminan bahwa ketersediaan pangan dan stabilitas harga terus menjadi perhatian bersama.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat pada berbagai momentum keagamaan, pasar murah diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga daya beli sekaligus memastikan manfaat program benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Editor :M Amin