Wabup Edwin Hadiri Rakornas 2026 Ala Justice League, Bersama Forkopimda Lotim di SICC Bogor
Foto Suasana Saat Wabup Edwin hadir langsung dalam Rakor nasional tersebut bersama unsur Forkopimda Lombok Timur di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (2/2/2026) (Setpres & PKP Lotim)
Presiden Prabowo: "Kepemimpinan Adalah Pengabdian, Bukan Kepentingan Pribadi"
Sigap News NTB | Nasional — Semangat kolaborasi lintas sektor ala Justice League mewarnai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Forum strategis ini menjadi panggung konsolidasi nasional untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Foto Bersama Forkopimda Lotim yaitu Wakil Bupati Lombok Timur, Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM; Kapolres Lotim, AKBP I Komang Sarjana, S.I.K., S.H; Ketua DPRD Lotim, Muhmmad Yusri, AMKP; Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf. Eky Anderson; dan Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur, I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati, S.H., M.H, saat Rakornas pada Senin (1/2/2026) (PKP Lotim)
Wakil Bupati Lombok Timur, Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM hadir langsung dalam agenda nasional tersebut bersama unsur Forkopimda Lombok Timur, yakni Kapolres Lotim, AKBP I Komang Sarjana, S.I.K., S.H; Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf. Eky Anderson; Ketua DPRD Lotim, Muhmmad Yusri, AMKP; dan Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur, I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati, S.H., M.H. Kehadiran ini menegaskan komitmen daerah dalam mengawal dan mengimplementasikan program prioritas nasional.
Presiden Prabowo: Rakyat Mendambakan Pemimpin yang Adil dan Jujur
Rakornas dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka. Dalam taklimatnya, Presiden menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari pusat hingga daerah, harus memahami secara utuh peran dan tanggung jawabnya sebagai pelayan rakyat.
“Mereka berharap, bahkan mereka mendambakan selalu pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat semuanya, bukan segelintir orang. Bahkan mereka tidak suka pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadinya saja,” tegas Presiden Prabowo di hadapan ribuan kepala daerah dan pimpinan instansi nasional.
Presiden juga menilai Rakornas ini sebagai momentum penting karena mempertemukan hampir seluruh elemen pemerintahan Republik Indonesia.
“Dan hari ini bagi saya adalah suatu kesempatan yang baik. Bahwa saya bisa bertatap muka dengan hampir bisa dikatakan 99 persen pemerintah Republik Indonesia dari tingkat pusat sampai tingkat daerah,” ujarnya.
Indonesia, The Impossible Nation yang Menuntut Kepemimpinan Visioner
Dalam perspektif Presiden Prabowo, Indonesia kerap dipandang sebagai the impossible nation, yaitu negara besar dengan kompleksitas tinggi yang dianggap sulit dikelola. Justru karena itu, kepemimpinan nasional dan daerah dituntut memiliki kewaspadaan, pemahaman sejarah, serta kesadaran geopolitik dan sosiologis bangsa.
“Kita harus jadi pemimpin yang mengerti sejarah kita, yang mengerti latar belakang bangsa kita, yang mengerti sejarah nusantara, dari Sabang sampai Merauke,” tandasnya.
Presiden menegaskan bahwa bangsa Indonesia dibangun atas pengorbanan besar rakyat, sehingga setiap pemimpin wajib menjadikan pengabdian sebagai nilai utama.
“Negara ini dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itulah kita tidak boleh lupa bahwa adanya kita adalah untuk berbakti, mengabdi kepada rakyat kita. Ini mudah diucapkan, tapi harus kita buktikan,” lanjut Presiden.
Tema Besar Rakornas: Sinergi Pusat dan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Rakornas 2026 mengusung tema besar:
“Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema ini mencerminkan tekad kolektif pemerintah untuk memastikan seluruh kebijakan strategis nasional berjalan selaras hingga ke tingkat daerah, tanpa ego sektoral dan tanpa fragmentasi kebijakan.
Mendagri Tegaskan 2026 sebagai Tahun Penentuan Asta Cita
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam arahannya menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan momentum krusial untuk mengoptimalkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui keselarasan gerak antara pemerintah pusat dan daerah.
Fokus utama Rakornas meliputi:
- Swasembada Pangan;
- Koperasi Desa Merah Putih;
- Kampung Nelayan Merah Putih;
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG);
- Pengawalan Program Strategis oleh TNI, Polri, Kejaksaan, dan KPK.
Sinergi lintas institusi ini dinilai sebagai kunci keberhasilan transformasi pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Wabup Edwin: Lombok Timur Siap Bergerak Seirama
Sejalan dengan arahan Presiden dan Mendagri, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyatakan kesiapan penuh untuk menyelaraskan langkah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional.
Kehadiran Wabup Edwin bersama Forkopimda Lombok Timur dalam forum nasional ini, menjadi simbol soliditas daerah dalam mengawal seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Komitmen tersebut diarahkan untuk memastikan setiap kebijakan strategis benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Rakornas 2026 bukan sekadar forum koordinasi, melainkan panggilan sejarah bagi seluruh pemimpin bangsa untuk bersatu, bekerja, dan membuktikan pengabdian nyata kepada rakyat Indonesia.
Editor :M Amin
Source : Setpres & PKP Lotim