Wow! Bupati Lotim Berikan Hadiah Umrah & Baznas Lotim Salurkan Insentif Bagi 1.434 Guru TK-PAUD
Foto Suasana Heboh Saat Bupati Drs. H. Haerul Warisin, MSi & Wabup Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM, Memberikan Hadiah Umrah & & Baznas Lotim Salurkan Insentif Bagi 1.434 Guru TK-PAUD pada Rabu (21/1/2026) (PKP Lotim)
Bupati Lotim, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: “Guru Teladan Itu Adalah Guru TK Dan PAUD. Jasa Para Guru Yang Telah Mengajar Dengan Ikhlas, Pasti Dicatat Sebagai Amal Ibadah Oleh Allah SWT”
Sigap News NTB | Lotim — Pemda melalui Baznas Kabupaten Lombok Timur menyalurkan insentif tahap pertama Tahun 2026, bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) non-PPPK dan non-sertifikasi pada unit TK, PAUD, dan Kelompok Bermain (KB). Kegiatan dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur pada Rabu (21/1/2026), dan dihadiri oleh Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si; Wakil Bupati Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM; jajaran pengurus Baznas Kabupaten Lombok Timur; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; serta Kepala Dinas Sosial.
Sambutan Bupati: Penghargaan dan Pesan Inspiratif
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin memberikan penghargaan tinggi kepada para pengajar usia dini. Ia menegaskan bahwa peran guru TK dan PAUD sangat strategis karena mereka turut membentuk karakter, akhlak, dan masa depan generasi Lombok Timur. Bupati menyatakan secara tegas:
“Guru teladan itu adalah guru TK dan PAUD. Jasa para guru yang telah mengajar dengan ikhlas, pasti dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah,” kata Bupati Lotim dengan sungguh-sungguh.
Ia juga mengingatkan para guru untuk terus bersabar dan meningkatkan kreativitas dalam mendidik anak-anak usia dini. Mengenai besaran insentif, Bupati mengakui bahwa nilai bantuan tidak sebanding dengan jasa dan pengorbanan guru, namun diharapkan dapat menjadi manfaat sekaligus penyemangat menjalankan tugas mulia di bidang pendidikan.
Peran Baznas dan Rincian Anggaran
Ketua Baznas Lombok Timur, Drs. H. Muhamad Kamli, menyampaikan bahwa total anggaran yang disalurkan pada tahap pertama mencapai Rp 440 juta. Dana tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang menunaikan kewajiban melalui Baznas Kabupaten Lombok Timur. Insentif ini disalurkan kepada 1.434 penerima manfaat dari 7 kecamatan.
Berdasarkan perhitungan sederhana, besaran anggaran tersebut berarti rata-rata alokasi sekitar Rp306.834 per penerima. (Perhitungan ini adalah pembagian total anggaran dengan jumlah penerima; nominal riil per individu dapat berbeda sesuai kebijakan penyaluran Baznas.)
Penerima Manfaat dan Jangkauan Kecamatan
Penerima insentif berasal dari tujuh kecamatan di Lotim yaitu: Terara, Labuhan Haji, Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat, Keruak, dan Jerowaru. Penyaluran yang mencakup beberapa kecamatan ini menunjukkan upaya Pemerintah Daerah dan Baznas menjangkau guru-guru PAUD/TK yang berstatus tidak tetap di berbagai wilayah demi pemerataan perhatian terhadap tenaga pendidik usia dini.
Penghargaan Khusus: Hadiah Umrah untuk Guru Kasturi
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi panjang, Bupati Haerul Warisin memberikan hadiah umrah kepada salah satu guru PAUD yang telah mengabdi selama 21 tahun. Guru penerima umrah dari Bupati Lotim yakni bernama Guru Kasturi, yang bertugas di KB Tulus Ate, Dusun Kembang Kuning, Desa Banjar Sari. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi moral dan spiritual atas pengabdian jangka panjang di dunia pendidikan anak usia dini.
Makna dan Dampak: Sinergi Pemerintah, Baznas, dan Masyarakat
Penyaluran insentif ini bukan semata transfer dana; melainkan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, Baznas, dan masyarakat. Dengan memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah, program ini memperlihatkan model pembiayaan yang melibatkan partisipasi publik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik non-tetap serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah Kabupaten Lombok Timur.
Program ini berpotensi memberi efek berantai: peningkatan motivasi guru → kualitas pembelajaran yang lebih baik → tumbuhnya karakter dan kesiapan anak usia dini → manfaat jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia daerah.
Penutup: Harapan ke Depan
Bupati Haerul Warisin menaruh harapan agar insentif dan penghargaan moral tersebut menjadi pemicu kreatifitas dan ketekunan para guru PAUD/TK. Pemerintah daerah bersama Baznas dan para pemangku kepentingan diharapkan melanjutkan sinergi ini. Hal ini dilakukan tidak hanya sebagai bentuk insentif finansial, tetapi juga program pelatihan, pembinaan kreativitas pengajaran, dan penguatan tata kelola pendidikan anak usia dini. Sehingga jasa para guru yang ikhlas dan sabar, benar-benar terwujud dalam kualitas generasi masa depan Lombok Timur.
Editor :M Amin