Bangga! Rumah Sakit Sehat Baznas Lotim jadi Pilot Projek Nasional, Ketua BAZNAS RI Besok Verifikasi
Foto Spanduk Penyambutan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA untuk Verifikasi Rumah Sakit Sehat Baznas Lombok Timur pada Kamis (11/12/2025) (Humas BAZNAS Lotim)
Ketua Baznas Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli: "Ini Adalah Hasil Dari Lobi Intensif & Silaturahmi Selama Kurang Lebih Dua Bulan. Kehadiran Beliau Besok Membuktikan Keseriusan Baznas Pusat menjadikan Lombok Timur Sebagai Percontohan"
Sigap News NTB | Nasional — Kabupaten Lombok Timur bersiap menyambut kunjungan penting dari Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Ketua Baznas RI, yang setara dengan pejabat menteri, dijadwalkan hadir bersama rombongan pada Kamis (11/12/2025), untuk melakukan verifikasi faktual terhadap Rumah Sakit Sehat Baznas yang dikembangkan di daerah Labuhan Haji. Proyek ini telah ditetapkan sebagai pilot project Baznas Pusat untuk seluruh Indonesia. Sehingga menjadi sorotan nasional.
Hasil Lobi dan Silaturahmi: Keseriusan Baznas Pusat
Ketua Baznas Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, menyatakan kunjungan tersebut merupakan buah dari upaya lobi intensif dan silaturahmi selama kurang lebih dua bulan.
"Ini adalah hasil dari lobi intensif dan silaturahmi selama kurang lebih dua bulan. Kehadiran beliau besok membuktikan keseriusan Baznas Pusat menjadikan Lombok Timur sebagai percontohan,” ujar H. Muhammad Kamli dengan senyum penuh kebanggaan, akan kesuksesan Baznas Lotim di bawah kepemimpinannya & sinergi intensif dengan Bupati Drs. H. Haerul Warisan, M.Si saat melobi Baznas RI
Rumah Sakit Sehat Baznas: Layanan Prioritas bagi Mustahik
Rumah Sakit Sehat Baznas dirancang untuk menjadi fasilitas kesehatan yang mengutamakan layanan bagi kaum mustahik, yaitu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan akses layanan medis berkualitas. Pendanaan dan pengelolaan rumah sakit ini berbasis dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan harapan menciptakan layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Peluang Program Skala Nasional
Kunjungan verifikasi ini juga membuka peluang lebih luas. Dengan proyeksi pengelolaan dana Baznas Pusat yang disebut-sebut mencapai Rp 500 triliun pada 2026, Lombok Timur berpeluang menjadi lokasi implementasi program-program strategis nasional berikutnya.
Agenda Audiensi: Prioritas Kebutuhan Daerah
H. Muhammad menambahkan bahwa Bupati Lombok Timur akan memanfaatkan momentum audiensi untuk mengajukan sejumlah kebutuhan mendesak daerah, termasuk:
- Peningkatan program penanganan stunting;
- Pengembangan program ketahanan pangan (Lumbung Pangan);
- Penguatan program Rumah Layak Huni (mahyani);
- Permohonan paket bantuan sosial skala besar menjelang Bulan Suci Ramadan.
- Pengajuan ini diharapkan dapat memperkuat program-program sosial-ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Persiapan Penyambutan: Dukungan Seluruh Lapisan
Mengingat posisi Ketua Baznas RI setara dengan pejabat menteri, Baznas Lombok Timur dan Pemda Lotim menyiapkan penyambutan istimewa. Persiapan difokuskan untuk menampilkan kesiapan teknis, tata kelola yang transparan, dan kesiapan operasional Rumah Sakit Sehat Baznas sebagai contoh layanan berbasis ZIS yang dapat direplikasi.
“Ini adalah kesempatan kita untuk menyiarkan harapan besar masyarakat Lombok Timur, serta membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan Baznas yang transparan dan amanah,” tutup H. Muhammad Kamli.
Penutup: Dari Verifikasi Menuju Manfaat Nyata
Verifikasi faktual oleh Baznas RI pada 11 Desember 2025 esok hari, akan menjadi langkah penting bagi Lombok Timur untuk mewujudkan visi SMART. Jika berhasil, Rumah Sakit Sehat Baznas tidak hanya akan memberi manfaat langsung bagi mustahik, tetapi juga berpotensi menjadi model nasional dalam pemanfaatan zakat untuk layanan sosial yang efektif, transparan, dan berkelanjutan. Dukungan lintas-pihak sangat dibutuhkan agar inisiatif ini benar-benar menghasilkan perubahan yang nyata bagi masyarakat.
Editor :M Amin