Bupati Lotim Prioritaskan Rp 300RB Untuk Kesejahteraan Guru Madrasah, Dibandingkan Bangun Jembatan
Foto Suasana Khidmat saat Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si Melakukan Pemberian Insentif Guru RA, MI, MTs, MA Kemenag Kabupaten Lombok Timur di Lingkungan Yayasan Maraqitta'limat Mamben pada Rabu (24/12/2025) (Dok. Pribadi)
Ketua BAZNAS Lotim, Drs. H. Muhammad Kamli: “Kami Berterimakasih Kepada Seluruh Muzakki. Amanah Ini Harus Disyukuri Dan Disalurkan Dengan Tepat. Alhamdulillah, Di Bawah Kepemimpinan Bupati H. Iron, Perhatian Kepada Tenaga Pengabdi Semakin Nyata Dan Terasa”
Sigap News NTB | Lombok Timur — Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik kembali diwujudkan melalui sinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Timur. Ketiga institusi ini menyalurkan insentif tunai sebesar Rp 300 ribu per orang kepada 800-san guru madrasah swasta jenjang RA, MI, MTs, dan MA saat pembagian insetif tahap 3 pada Rabu (24/12/2025) pukul: 09.30 Wita.
Penyaluran insentif guru madrasah berlangsung di lingkungan Yayasan Maraqitta'limat Mamben, yang dihadiri oleh unsur Pemda Lotim, pimpinan dan jajaran BAZNAS, pejabat Kemenag, pengurus yayasan, serta perwakilan guru dari berbagai kecamatan. Acara dibuka secara khidmat dengan pembacaan doa yang dipimpin Wakil Ketua 2 BAZNAS Lotim, Dr. H. Muhammad Hamidi.
Program Kolaboratif untuk Guru Pengabdi di Pelosok
Program insentif ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas lembaga dalam memberikan apresiasi kepada guru madrasah swasta, khususnya mereka yang telah lama mengabdi di wilayah pelosok. Insentif tidak hanya dimaksudkan sebagai bantuan ekonomi langsung menjelang akhir tahun, tetapi juga sebagai pengakuan moral atas dedikasi guru dalam mencerdaskan generasi Lombok Timur.
Melalui program ini, Pemda Lotim menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia dimulai dari memperhatikan kesejahteraan para pendidik, sejalan dengan visi daerah dalam mewujudkan LOTIM SMART.
Rangkaian Kegiatan dan Mekanisme Penyaluran
Kegiatan diawali sambutan pimpinan Yayasan Maraqitta'limat Mamben, dilanjutkan laporan Kepala Kemenag Lombok Timur, pembacaan doa oleh Wakil Ketua II BAZNAS Lotim, serta penyerahan simbolis insentif kepada perwakilan guru. Seluruh proses administrasi dan distribusi difasilitasi secara terkoordinasi oleh Panitia dari Yayasan Maraqitta'limat Mamben dan BAZNAS Lotim.
Penyaluran insentif tidak hanya dilakukan di Maraqitta'limat Mamben, melainkan juga di sejumlah titik lain di Lombok Timur sesuai jadwal dan hasil koordinasi BAZNAS Lotim, guna memastikan pemerataan penerima manfaat.
Ribuan Guru Terjangkau, Ini Rinciannya
Ketua BAZNAS Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, menjelaskan bahwa penyaluran insentif telah dilakukan dengan cakupan yang luas. Rinciannya sebagai berikut:
- Kecamatan Belanting: 400 guru;
- Kecamatan Masbagik: 884 guru;
- Maraqitta'limat Mamben: 800 guru dari Yayasan Maraqitta'limat, Muhammadiyah, dan As-Sunnah.
Selain itu, sebagian guru dari wilayah NW Anjani dan NW Pancor juga telah menerima insentif dengan nominal yang sama. Dengan demikian, jumlah penerima yang terdata mencapai lebih dari 2.000 guru, dan masih akan bertambah seiring penyaluran lanjutan.
Ketua BAZNAS Lotim juga menyampaikan bahwa pada awal Januari 2026, program ini akan diperluas dengan menyasar guru PAUD swasta, sesuai arahan langsung Bupati Lombok Timur.
Yayasan sebagai Jembatan Program Kesejahteraan
Pimpinan Yayasan Maraqitta'limat Mamben, TGH. Muhammad Fadlurahman, M.Pd, menegaskan peran yayasan sebagai penghubung antara Pemda Lotim dan para guru di bawah binaan Kemenag.
“Kami menjadi jembatan antara Pemda Lotim dan guru madrasah. Kami mendukung penuh seluruh program Pemda Lotim demi terwujudnya Lotim SMART. Selamat kepada Bapak-Ibu guru, semoga insentif ini membawa berkah, menambah semangat, dan menjadi rizki akhir tahun yang membahagiakan. Pulanglah dengan senyum dan rasa syukur,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memperkuat semangat pengabdian para guru dalam menjalankan tugas pendidikan dan dakwah.
Kepala Kemenag: Pengabdian Guru Tak Ternilai dengan Materi
Kepala Kemenag Lombok Timur, H. Shulhi, M.Pd, dalam laporannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Lombok Timur yang tetap meluangkan waktu hadir di tengah padatnya agenda pemerintahan.
“Ini bukti kecintaan Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si kepada masyarakatnya. Terima kasih kepada seluruh guru atas dedikasinya mendidik anak-anak kita. Insentif ini memang tidak sebanding dengan pengabdian Bapak-Ibu guru, tetapi nilai pengabdian itulah yang sesungguhnya tak ternilai. Kami berharap pengelolaan dana BAZNAS terus transparan sesuai arahan Bupati,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa banyak tokoh hari ini lahir dari proses pengabdian panjang yang diawali dengan keterbatasan.
BAZNAS Tegaskan Amanah Muzakki untuk Kemaslahatan
Ketua BAZNAS Lotim, Drs. H. Muhammad Kamli, menegaskan bahwa dana yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki, baik dari lingkungan Kemenag maupun masyarakat umum.
“Kami berterima kasih kepada seluruh muzakki. Amanah ini harus disyukuri dan disalurkan dengan tepat. Alhamdulillah, di bawah kepemimpinan Bupati H. Iron, perhatian kepada tenaga pengabdi semakin nyata dan terasa,” ujarnya.
Bupati Lotim: Kesejahteraan Rakyat adalah Prioritas
Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, menegaskan bahwa perhatian kepada guru swasta merupakan bagian dari kebijakan besar Pemda Lotim dalam mensejahterakan rakyat.
“Tanpa guru swasta, terutama di pelosok, masa depan generasi kita akan berbeda. Saya pernah mengabdi tujuh tahun dengan honor Rp 25.000. Itu mengajarkan bahwa rezeki datang dari berbagai jalan. Saat ini, lebih dari 11.000 buruh tembakau telah terdaftar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Kami juga berupaya mendorong guru pesantren menjadi P3K dan penempatan tenaga dokter melalui BKPSDM,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa bantuan langsung bagi masyarakat tidak bisa ditunda, meskipun harus mengorbankan pembangunan fisik tertentu, seperti pembangunan jembatan/ jalan.
Komitmen Khusus bagi Guru Honor Senior
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lotim juga menyampaikan komitmen pribadi yang disambut haru oleh para guru.
“Bagi Bapak-Ibu guru yang sudah mengabdi lebih dari 25 tahun, segera didata. Saya pribadi yang akan membayarkan BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun penuh, berapa pun jumlah orangnya. Baik itu jumlahnya 100 orang, maupun 1.000 orang, Saya akan bayarkan semuanya,” tegas Bupati karismatik yang biasa disapa H. Iron Ini.
Pernyataan ini diperkuat oleh Pimpinan Yayasan Maraqitta'limat Mamben yang menyatakan dukungan penuh terhadap pendataan dan realisasi komitmen untuk pendaftaran BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan tersebut. Hal ini dilakukan demi mewujudkan Lombok Timur SMART (Sejahtera, Maju, Adil & Religius). Selain itu H. Iron nyatakan dalam masa kepemimpinannya akan lebih memperhatikan kesejahteraan rakyat melalui bantuan sembako atau tunai, dibandingkan infrastruktur seperti jembatan.
Harapan dan Dampak Berkelanjutan
Penyaluran insentif ini diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung, sekaligus meningkatkan motivasi mengajar para guru madrasah swasta. Rencana perluasan ke guru PAUD swasta mencerminkan arah kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kolaborasi BAZNAS, Kemenag, dan Pemda Lotim menjadi contoh tata kelola yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada kelompok pengabdi yang selama ini bekerja dalam keterbatasan.
Penutup
Insentif Rp 300.000 bukan sekadar bantuan tunai, melainkan simbol kepedulian dan pengakuan atas peran strategis guru madrasah swasta dalam membangun masa depan Lombok Timur. Dengan sinergi yang terus diperkuat, program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan menuju pendidikan yang lebih bermutu dan kesejahteraan guru yang semakin baik.
Editor :M Amin