Bupati Lotim Sidak 2 Lokasi: Aset UPT. PUPR Akan Dievaluasi & Damkarmat Diminta Jadi Rescuer Siaga
Foto Suasana Saat Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si Melakukan Sidak ke UPT PUPR & Dinas Damkarmat Lotim pada Selasa (20/1/2026) (PKP Lotim)
Bupati Lotim, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: “Target Kita, Jika Ada Kerusakan Jalan Skala Kecil, Misalnya 10 Hingga 25 Meter Yang Sangat Mengganggu Warga, Tidak Perlu Menunggu Proyek Besar Atau Pihak Ketiga. UPT Harus Bisa Kerjakan Sendiri Karena Alat Dan Stoknya Tersedia”
Sigap News NTB | Lotim — Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, melakukan sidak ke dua fasilitas pemerintahan: UPT Peralatan dan Laboratorium Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), pada Selasa (20/1/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan sarana-prasarana dan aparatur dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Tujuan Sidak: Pembinaan dan Verifikasi Kesiapan Pelayanan
Sidak ini merupakan tindakan pembinaan dan verifikasi yang direncanakan sebagai tindak lanjut rapat koordinasi pekan sebelumnya. Bupati menegaskan pentingnya memastikan semua aset berfungsi, personel memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta layanan berjalan cepat dan tepat sesuai kebutuhan warga.
Temuan di UPT Peralatan dan Laboratorium PUPR: Banyak Aset Rusak
Saat mengunjungi UPT PUPR Lotim, Bupati menemukan banyak alat berat dan kendaraan operasional, termasuk alat perbaikan jalan (stum) dalam kondisi rusak berat atau mangkrak. Kondisi ini dinilai menghambat kemampuan UPT untuk merespons kebutuhan pemeliharaan infrastruktur secara efektif.
Arahan Teknis: Analisa, Perbaikan, atau Penghapusan Aset
Menanggapi temuan tersebut, Bupati menginstruksikan agar dilakukan analisa teknis dan perhitungan biaya untuk setiap aset:
“Saya minta dilakukan analisa mendalam. Mana alat yang masih bisa diperbaiki, berapa biayanya, segera usulkan. Jika biaya perbaikannya rasional, kita perbaiki segera. Namun, jika sudah rusak total dan tidak mungkin diperbaiki, saya minta dihapus,” tegas Bupati Lotim yang biasa disapa H. Iron dengan sungguh-sungguh.
Instruksi ini bertujuan menghilangkan barang-barang mangkrak yang tidak memberi manfaat operasional dan memastikan alokasi anggaran digunakan secara efisien.
Penambahan Armada dan Kesiapan Operasional UPT
Bupati menyampaikan rencana penambahan armada untuk menutup kekurangan alat, sehingga UPT dapat bergerak cepat melakukan pemeliharaan rutin. Dengan stok alat dan armada memadai, UPT diharapkan mampu menangani perbaikan skala kecil tanpa harus menunggu proyek besar atau keterlibatan pihak ketiga.
Target Perbaikan Jalan Skala Mikro
Bupati Lotim menetapkan target operasional yang jelas: perbaikan kerusakan jalan sepanjang 10–25 meter yang mengganggu akses warga harus dapat ditangani langsung oleh UPT PUPR Lotim. Arahan ini dimaksudkan agar gangguan mobilitas warga cepat teratasi tanpa birokrasi panjang.
“Target kita, jika ada kerusakan jalan skala kecil, misalnya 10 hingga 25 meter yang sangat mengganggu warga, tidak perlu menunggu proyek besar atau pihak ketiga. UPT harus bisa kerjakan sendiri karena alat dan stoknya tersedia,” kata Bupati H. Iron.
Damkarmat: Perluasan Peran dari Pemadam ke Penyelamat Publik
Saat meninjau Damkarmat, Bupati menekankan bahwa tugas petugas tidak hanya memadamkan kebakaran, tetapi juga memberikan layanan penyelamatan (rescue) dalam berbagai situasi darurat. Ia mendorong petugas lebih proaktif menyosialisasikan layanan tersebut. Agar masyarakat tahu ke mana harus menghubungi saat membutuhkan bantuan, misalnya ketika menghadapi hewan berbahaya di rumah.
“Banyak masyarakat yang belum tahu ke mana harus meminta tolong saat ada gangguan seperti ular atau tawon di rumah mereka. Saya minta setiap aksi pertolongan itu dipublikasikan atau di-viral-kan. Informasikan kepada publik bahwa ini adalah tugas kami. Dengan begitu, masyarakat tahu siapa yang harus dihubungi,” pesan Bupati Lotim dengan sungguh-sungguh.
Pembinaan Aparatur: Tegas pada Tupoksi dan Responsivitas
Bupati menegaskan bahwa sidak ini merupakan bentuk pembinaan agar setiap aparatur memahami perannya dan mampu memberikan layanan maksimal. Ia menekankan bahwa semua aset harus berfungsi dan seluruh personel harus responsif saat masyarakat membutuhkan bantuan.
“Sidak hari ini adalah bentuk pembinaan agar mereka paham tugasnya dan tahu bagaimana cara melayani masyarakat dengan maksimal. Semua aset harus berfungsi, dan semua personel harus responsif,” tutup Bupati Drs. H. Haerul Warisin, M.Si dengan senyum penuh keyakinan.
Dampak yang Diharapkan bagi Masyarakat
Jika arahan diimplementasikan melalui analisa aset yang menyeluruh, perbaikan yang rasional, penghapusan aset tidak terpakai, penambahan armada, serta sosialisasi layanan Damkarmat, maka masyarakat diperkirakan akan merasakan manfaat nyata: perbaikan jalan yang lebih cepat, akses layanan penyelamatan yang lebih mudah, dan peningkatan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.
Penutup: Arah Kepemimpinan untuk Pelayanan Publik yang Lebih Responsif
Sidak Bupati H. Haerul Warisin menegaskan komitmen pemerintahan Kabupaten Lombok Timur, terhadap akuntabilitas aset dan peningkatan kapasitas aparatur. Langkah-langkah yang ditetapkan menempatkan kecepatan, efektivitas, dan keterjangkauan layanan sebagai prioritas utama demi kesejahteraan dan keselamatan warga.
Editor :M Amin