Wabup Edwin Lantik 61 Pj Kades di Lombok Timur, Ini Daftar Nama-Namanya
Foto Suasana Saat Wabup Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM, Melantik Dan Mengambil Sumpah Jabatan 61 Pj. Kepala Desa Di Kabupaten Lombok Timur, Selasa (18/8/2026) (PKP Lotim)
Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si: “Saya Minta Seluruh Pj Kepala Desa Menjaga Netralitas dan Tidak Berpihak kepada Calon Mana Pun. Juga Jangan Hanya Menerima Data di Atas Kertas, Turun Langsung dan Pastikan Warga Miskin Benar-Benar Terdata”
Sigap News NTB | Lotim — Wakil Bupati Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM, melantik dan mengambil sumpah jabatan 61 Penjabat (Pj.) Kepala Desa di Kabupaten Lombok Timur, Selasa (18/8/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur tersebut menjadi penanda dimulainya masa tugas puluhan aparatur yang dipercaya mengisi kekosongan jabatan kepala desa hingga terpilihnya kepala desa definitif.
Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan, penetapan 61 Pj. Kepala Desa bukan sekadar pengisian jabatan administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Bupati Lotim, para Pj. Kads yang dilantik telah melalui mekanisme pengusulan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta tahapan verifikasi yang dilakukan Pemerintah Daerah.
Amanah Besar di Tengah Masa Transisi Pemerintahan Desa
Bupati Haerul Warisin mengingatkan, meskipun masa jabatan Pj. Kades bersifat sementara hingga terpilihnya kepala desa definitif, kualitas kepemimpinan yang ditunjukkan selama menjalankan tugas akan menjadi cerminan profesionalisme dan integritas mereka sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Karena itu, seluruh Pj. Kades diminta tidak memandang jabatan tersebut hanya sebagai tugas sementara. Mereka tetap memiliki tanggung jawab penuh dalam menjaga keberlangsungan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di desa masing-masing.
Bupati Lotim menekankan bahwa ukuran keberhasilan seorang Pj. Kades tidak hanya terletak pada kemampuan menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga pada kemampuannya menciptakan rasa aman, tenteram, dan damai di tengah masyarakat.
Tegas Minta Pj Kades Netral Hadapi Pilkades
Salah satu pesan penting yang disampaikan Bupati Lotim adalah terkait agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan berlangsung di Lombok Timur.
Haerul Warisin secara tegas menginstruksikan seluruh Pj. Kepala Desa agar menjaga sikap adil, netral, dan tidak berpihak kepada calon mana pun.
“Saya Minta Seluruh Pj Kepala Desa Menjaga Netralitas dan Tidak Berpihak kepada Calon Mana Pun,” pesan Bupati H. Haerul Warisin dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, posisi Pj. Kepala Desa sangat strategis dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kondusivitas masyarakat selama tahapan Pilkades berlangsung. Oleh sebab itu, setiap Pj. Kades harus mampu menjadi pengayom bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan kepentingan maupun pilihan politik.
Netralitas tersebut, kata Bupati Lotim, menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah desa sekaligus memastikan seluruh tahapan demokrasi di tingkat desa berjalan aman dan damai.
Diminta Turun Langsung Validasi Data Perlindungan Sosial
Selain menghadapi agenda Pilkades, Bupati Lotim juga memberikan perhatian khusus terhadap persoalan validasi data Perlindungan Sosial (Perlinsos).
“Jangan Hanya Menerima Data di Atas Kertas, Turun Langsung dan Pastikan Warga Miskin Benar-Benar Terdata,” ujar Bupati Lotim.
Langkah tersebut dinilai penting agar tidak ada warga yang seharusnya mendapatkan perhatian pemerintah justru terlewat dari pendataan dan program bantuan.
Bupati Lotim menekankan bahwa pemerintah desa memiliki posisi paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, Pj. Kades diharapkan mengetahui secara nyata kondisi warganya, termasuk mereka yang membutuhkan perlindungan dan intervensi sosial dari pemerintah.
Kedepankan Kesederhanaan dan Jangan Umbar Janji
Dalam menjalankan pemerintahan desa, Bupati Haerul Warisin juga mengimbau para Pj. Kades, agar menerapkan pola hidup sederhana serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Silaturahmi, menurutnya, harus menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjalankan kepemimpinan di tingkat desa.
Para Pj. Kades juga diminta untuk tidak mengumbar janji-janji yang tidak realistis kepada masyarakat. Sebaliknya, setiap persoalan harus diselesaikan berdasarkan kemampuan, aturan, dan mekanisme pemerintahan yang berlaku.
Bupati Lotim mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang menuntut tanggung jawab, bukan ruang untuk membangun kepentingan pribadi.
Desa Harus Menjadi Tempat Pertama Masyarakat Mengadu
Bupati Haerul Warisin turut menggarisbawahi pentingnya koordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Menurutnya, tidak semua persoalan dapat diselesaikan secara individual. Karena itulah struktur pemerintahan dibangun hingga ke tingkat paling bawah, mulai dari dusun hingga desa, agar masyarakat memiliki tempat pertama untuk menyampaikan keluhan dan mencari penyelesaian atas persoalan yang dihadapi.
Usai pelantikan, seluruh Pj. Kepala Desa diminta segera kembali ke wilayah tugas masing-masing untuk membangun komunikasi dan duduk bersama masyarakat.
“Segera kembali ke desa masing-masing, bangun komunikasi dengan masyarakat dan pastikan pemerintahan berjalan dengan baik,” katanya.
Bupati Lotim juga menginstruksikan agar setiap persoalan yang muncul tidak dibiarkan berlarut-larut. Permasalahan harus direspons dan diselesaikan sesegera mungkin melalui ruang silaturahmi, musyawarah, serta koordinasi yang kuat dengan seluruh unsur terkait.
“Kalau ada persoalan, jangan dibiarkan berlarut-larut. duduk bersama dan selesaikan dengan musyawarah”, pintanya.
Apresiasi untuk Kepala Desa Purna Tugas
Pada kesempatan yang sama, Bupati Lombok Timur juga menyampaikan apresiasi kepada para Kepala Desa yang telah menyelesaikan masa jabatannya.
Pemerintah Daerah, kata dia, memberikan perhatian terhadap pemenuhan hak-hak para Kepala Desa purna tugas, termasuk pesangon sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian mereka selama menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ditetapkan Melalui Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/353/PMD/2026
Pengangkatan 61 Pj. Kepala Desa tersebut tercantum dalam Lampiran Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor 100.3.3.2/353/PMD/2026 tentang Pengangkatan 61 (Enam Puluh Satu) Penjabat Kepala Desa di Kabupaten Lombok Timur.
Dari daftar yang ditetapkan, para Pj. Kades berasal dari berbagai perangkat daerah dan unit kerja di lingkungan Pemkab Lombok Timur. Mereka akan mengemban tugas di sejumlah desa pada berbagai kecamatan.
Daftar Lengkap 61 Pj Kepala Desa se-Lombok Timur
Berikut daftar 61 Pj. Kepala Desa yang ditetapkan berdasarkan Lampiran Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor 100.3.3.2/353/PMD/2026:
- Moh. Andi Karma Susila, A.Md: Pj. Kepala Desa Pijot Utara.
- Yahya: Pj. Kepala Desa Dane Rase.
- Baiq Sekarmingsih, S.Pd: Pj. Kepala Desa Suwangi.
- Iwan Hartawan, SH: Pj. Kepala Desa Kabar.
- Lalu Muh. Habibullah: Pj. Kepala Desa Moyot.
- Marahim, S.AP., M.AP: Pj. Kepala Desa Songak.
- Iwan Sofyan Wahyudi, S.AP: Pj. Kepala Desa Rumbuk Timur.
- Lalu Parlan Hadi: Pj. Kepala Desa Selagik.
- Bardatul Gaffur, S.STP: Pj. Kepala Desa Rarang Batas.
- Lalu Jupridi, S.Pd: Pj. Kepala Desa Rarang.
- Yakim, S.AP: Pj. Kepala Desa Leming.
- Lalu Wildan, S.IP: Pj. Kepala Desa Darmasari.
- Novy Kuswardani, SH: Pj. Kepala Desa Tetebatu Selatan.
- Sornis Suwastisar, S.AP: Pj. Kepala Desa Gelora.
- Ruslan Aprianata, S.Adm: Pj. Kepala Desa Montong Baan.
- Lalu Bahaiddin, S.Sos: Pj. Kepala Desa Loyok.
- Mardiana, S.AP: Pj. Kepala Desa Sukamulia Timur.
- Lalu Budi Sasmika: Pj. Kepala Desa Setanggor Selatan.
- Suhin, SH: Pj. Kepala Desa Seruni Mumbul.
- Mulyadi, A.Md.Kep: Pj. Kepala Desa Labuhan Lombok.
- Mahrus, S.Pd: Pj. Kepala Desa Kalijaga Tengah.
- Pradana Puspita Paramani ng Tyas, S.Ikom: Pj. Kepala Desa Aikprapa.
- Yahya, S.Pt: Pj. Kepala Desa Bagik Manis.
- Agus Rusli, S.Sos: Pj. Kepala Desa Dadap.
- Ayub Subri, S.AP: Pj. Kepala Desa Padak Guar.
- Lalu Embun Dini Hariyadi: Pj. Kepala Desa Lendang Belo.
- Wiriyadi, S.AP: Pj. Kepala Desa Kilang.
- H. Umarul Faruk, S.Ag: Pj. Kepala Desa Pringgasela Selatan.
- Zakaria Ahmad Edi, SH., MH: Pj. Kepala Desa Tebaban.
- Muhamad Jamaludin, SE: Pj. Kepala Desa Paok Lombok.
- Lalu Gde Suwiyadi, S.Sos: Pj. Kepala Desa Tumbuh Mulia.
- Selamet Heriadi, SH: Pj. Kepala Desa Wanasaba.
- Abd. Khalik, S.AP: Pj. Kepala Desa Bandok.
- Subki, S.Sos: Pj. Kepala Desa Mamben Baru.
- Indar Jaya Kusuma, S.IP., MM: Pj. Kepala Desa Otak Rarangan.
- Ragil Hapsak Sugiarto, S.IP: Pj. Kepala Desa Jinjeng.
- Abdul Wahid, S.Ag: Pj. Kepala Desa Wanasaba Daya.
- Padli: Pj. Kepala Desa Karang Baru Timur.
- Lukmanul Hakim, S.Pd.SD: Pj. Kepala Desa Sembalun.
- Burhanudin, SH., M.Pd: Pj. Kepala Desa Sembalun Lawang.
- Jayadi: Pj. Kepala Desa Suntalangu.
- Sapri: Pj. Kepala Desa Suela.
- Juhur, SP., M.Si: Pj. Kepala Desa Perigi.
- Mukti, SH: Pj. Kepala Desa Puncak Jeringo.
- Idawati, S.Sos: Pj. Kepala Desa Mekar Sari.
- Hanafi, S.AP: Pj. Kepala Desa Banjarsari.
- Athar, S.AP: Pj. Kepala Desa Korleko.
- Samsul Hadi, S.Adm: Pj. Kepala Desa Lenting.
- Darta Negara, SH: Pj. Kepala Desa Sukarara.
- Lalu Irfan, S.Adm: Pj. Kepala Desa Jero Gunung.
- Nuril Himni: Pj. Kepala Desa Boyemare.
- H. Hairil Anwar, SE: Pj. Kepala Desa Montong Beter.
- Muhamad, ST: Pj. Kepala Desa Gadung Mas.
- Lalu Sandika Herawadi: Pj. Kepala Desa Kembang Are Sampai.
- Karyatul Aini, S.Pd: Pj. Kepala Desa Tanak Kaken.
- Nurhidayati, M.Pd: Pj. Kepala Desa Kalijaga Baru.
- Muslini: Pj. Kepala Desa Lenek Lauk.
- Dedi Amrullah, S.IP: Pj. Kepala Desa Sukrema.
- Zainul Arifin, S.PT: Pj. Kepala Desa Seriwe.
- Mastur, S.KM: Pj. Kepala Desa Pene.
- Lukman, S.AP: Pj. Kepala Desa Sukadamai.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekda Dr. Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, M.A.P, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta Kepala Desa purna tugas.
Dengan dilantiknya 61 Pj. Kades tersebut, Pemkab Lombok Timur berharap roda pemerintahan dan pelayanan publik di seluruh desa yang mengalami kekosongan jabatan kepala desa tetap berjalan optimal, sembari mempersiapkan pelaksanaan Pilkades untuk memilih pemimpin desa definitif.
Editor :M Amin