Bukan Sekadar Bicara Perubahan, HPM KJK Hadir & Bergerak di Tengah Masyarakat Melalui Pengabdian
Foto Suasana Sinergi Antara HPM KJK dengan Asisten III Setda Kabupaten Lombok Timur, Husnul Basri, S.P., M.M.A, pada Jumat (14/8/2026) (Dok. Istimewa)
Ketua Umum HPM KJK, Suparman: "Kami Tidak Ingin Mahasiswa Hanya Pandai Berbicara Tentang Perubahan. Kami Ingin Hadir, Bergerak, Dan Ikut Merasakan Denyut Kehidupan Masyarakat. Sebab, Perubahan Tidak Lahir Dari Jarak, Tetapi Dari Kepedulian Dan Kerja Nyata"
Sigap News NTB | Lotim — Himpunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Jerowaru-Keruak (HPM KJK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat melalui program kerja kemasyarakatan. Kegiatan tersebut difokuskan pada pemberdayaan sosial, edukasi, serta aksi kepedulian terhadap lingkungan.
Mahasiswa Harus Hadir dan Bergerak
Ketua Umum HPM KJK, Suparman, menegaskan bahwa kehadiran pemuda dan mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab moral yang harus dijalankan secara konsisten.
“Kami tidak ingin mahasiswa hanya pandai berbicara tentang perubahan. Kami ingin hadir, bergerak, dan ikut merasakan denyut kehidupan masyarakat. Sebab, perubahan tidak lahir dari jarak, tetapi dari kepedulian dan kerja nyata,” tegas Ketum Suparman.
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata.
“Mahasiswa adalah agen perubahan sekaligus pengabdi. Melalui gerakan ini, kami ingin memastikan bahwa energi, pemikiran, dan potensi pemuda benar-benar memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.
Pesan Pemkab Lombok Timur
Dalam pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat HPM KJK pada Jumat (14/8/2026), Asisten III Setda Kabupaten Lombok Timur, Husnul Basri, S.P., M.MA, menitipkan pesan kepada para mahasiswa agar tidak melupakan tugas dan fungsinya sebagai insan akademis sekaligus bagian dari masyarakat.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, menyampaikan gagasan secara kritis, melakukan kontrol sosial, serta mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat.
Karena itu, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan gagasan dan aksi yang memberikan manfaat secara langsung dan berkelanjutan.
Dorong Sinergi dengan Masyarakat
Melalui sinergi bersama warga setempat, HPM KJK berharap program pengabdian tersebut dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa sebagai kaum intelektual dan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya HPM KJK untuk membangun kesadaran bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata dari peran pemuda dalam mendorong perubahan sosial di tingkat lokal.
Editor :M Amin