PMI Asal Kesik Meninggal Tertimpa Pohon Sawit di Malaysia, Ketua BAZNAS Lotim Turun Beri Bantuan
Foto Suasana Saat Ketua BAZNAS Lotim, Drs. H. Muhammad Kamli Bersama Dandim Letkol Inf. Hadiyansyah, S.I.P & Camat Masbagik Mengunjungi Rumah Duka & Memberikan Bantuan Kepada Keluarga Alm. Samsudin, Minggu (20/9/2026) (Humas Baznas Lotim)
Selain Menyampaikan Belasungkawa, Ketua Drs. H. Muhammad Kamli, Dandim Letkol Inf. Hadiyansyah dan Camat Masbagik Turut Memberikan Bantuan Kepada Keluarga Alm. Samsudin
Sigap News NTB | Lotim — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Kali ini, BAZNAS Lotim menyalurkan bantuan kepada keluarga almarhum Samsudin, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun Anak Dui, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik, yang meninggal dunia saat bekerja di Malaysia.
Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya meringankan beban keluarga yang ditinggalkan setelah almarhum mengalami musibah di tempat kerjanya.
Jenazah Tiba di Lombok, Dimakamkan di Desa Kesik
Jenazah Alm. Samsudin, 28 tahun, tiba di Lombok pada Minggu (20/9/2026). Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Dusun Lengkok Ratu, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik.
Almarhum kemudian disalatkan di Masjid Al-Islah sebelum dimakamkan di Pemakaman Umum Mentagi, Desa Kesik.
Suasana duka menyelimuti keluarga dan masyarakat yang hadir mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.
Ketua BAZNAS Lotim Hadir Sampaikan Belasungkawa
Di tengah suasana duka tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, hadir secara langsung bersama jajaran pemerintah dan unsur terkait.
Kehadiran tersebut juga didampingi Dandim 1615/LOTIM dan Camat Masbagik sebagai bentuk solidaritas serta kepedulian terhadap keluarga almarhum.
Selain menyampaikan belasungkawa, BAZNAS Lotim turut memberikan bantuan kepada keluarga Alm. Samsudin. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan keluarga yang kini harus menghadapi kehilangan salah satu anggota keluarganya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Kesik serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Berangkat Secara Resmi pada 2023
Samsudin diketahui berangkat ke Malaysia pada 2023 melalui jalur resmi. Selama berada di Negeri Jiran, almarhum bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit.
Musibah terjadi pada 14 September 2026. Saat itu, Samsudin meninggal dunia setelah tertimpa pohon kelapa sawit yang tumbang akibat hujan disertai angin kencang di lokasi perkebunan di Kluang, Johor, Malaysia.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi duka bagi keluarga dan masyarakat Desa Kesik, hingga jenazah almarhum dipulangkan ke tanah kelahirannya di Lombok Timur.
BAZNAS Tegaskan Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Lombok Timur berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga yang ditinggalkan.
Kepedulian tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Lotim untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi kondisi sulit dan membutuhkan dukungan.
Melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS berupaya memastikan manfaat dana umat dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk keluarga yang tengah menghadapi musibah.
Zakat sebagai Instrumen Kepedulian Sosial
Kehadiran BAZNAS dalam membantu keluarga almarhum Samsudin juga memperlihatkan peran zakat tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat kurang mampu, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang dapat bergerak ketika masyarakat menghadapi situasi darurat atau musibah.
Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong di tengah masyarakat Lombok Timur.
Dengan demikian, zakat, infak, dan sedekah tidak berhenti sebagai kewajiban dan ibadah personal, tetapi dapat menjadi kekuatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Editor :M Amin