Makin Sinergi! Ketua BAZNAS Lotim Pertegas Prinsip 3A Saat Dewan Syar'i Tekankan Jaga Marwah Lembaga
Foto Suasana Rakor Antara Pimpinan Baznas Lotim dengan Dewan Syar'i di Lesehan Kartini, Desa Dames Damai, Kecamatan Suralaga, pada Senin (6/4/2026) (Humas Baznas Lotim)
Waka 2 BAZNAS Lotim, Dr. H. M. Hamidi: “Kami Ingin Memastikan Bahwa Setiap Rupiah Yang Dititipkan Oleh Muzaki Melalui BAZNAS Lombok Timur Dikelola Dengan Integritas Tinggi. Dengan Memegang Teguh Prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, Dan Aman NKRI, Kami Optimis Zakat Dapat Menjadi Solusi Konkret Dalam Pengentasan Kemiskinan Di Daerah Kita”
Sigap News NTB | Lotim — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur menggelar rapat koordinasi khusus bersama Dewan Syar’i guna memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Lesehan Kartini, Desa Dames Damai, Kecamatan Suralaga, pada Senin (6/4/2026).

Foto Suasana Sinergi Antara Pimpinan Baznas Lotim dengan Dewan Syar'i Baznas Lotim di Lesehan Kartini - Suralaga, pada Senin (6/4/2026) (Humas Baznas Lotim)
Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Lombok Timur menegaskan pentingnya penerapan prinsip 3A sebagai fondasi utama dalam menjaga kepercayaan umat, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Pentingnya Amanah dalam Pengelolaan ZIS
Ketua BAZNAS Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, menyampaikan bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bukan sekadar urusan administratif, melainkan sebuah amanah spiritual dan kebangsaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Karena itu, seluruh program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS harus berpijak pada tiga pilar utama berikut:
- Aman Syar’i
Setiap tata kelola zakat harus dipastikan tetap berada dalam koridor hukum Islam. Dalam hal ini, peran Dewan Syar’i sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh program, mulai dari penentuan mustahik hingga metode penyaluran, sesuai dengan fatwa MUI dan ketentuan fikih zakat.
- Aman Regulasi
BAZNAS berkomitmen penuh untuk mematuhi seluruh aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Setiap laporan keuangan dan mekanisme kerja harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, serta memenuhi standar akuntansi keuangan yang transparan dan akuntabel.
- Aman NKRI
Zakat harus menjadi instrumen pemersatu bangsa. BAZNAS Lombok Timur memastikan bahwa dana zakat tidak disalahgunakan untuk kegiatan yang bertentangan dengan ideologi negara, radikalisme, atau aktivitas lain yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
BAZNAS Tegaskan Komitmen Integritas
Senada dengan itu, Wakil Ketua BAZNAS Lombok Timur bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. M. Hamidi, menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan setiap rupiah yang dititipkan para muzaki dikelola dengan integritas tinggi.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dititipkan oleh muzaki melalui BAZNAS Lombok Timur dikelola dengan integritas tinggi. Dengan memegang teguh prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, kami optimis zakat dapat menjadi solusi konkret dalam pengentasan kemiskinan di daerah kita,” ujarnya di sela-sela rapat.
Dewan Syar’i Beri Apresiasi
Dewan Syar’i yang hadir dalam rapat tersebut memberikan apresiasi atas langkah proaktif BAZNAS Lombok Timur. Mereka menegaskan akan terus memberikan pengawalan ketat, agar inovasi program BAZNAS Lotim kedepanyan tetap menjaga marwah lembaga zakat dan memberikan kemaslahatan seluas-luasnya bagi masyarakat Lombok Timur.

(Humas Baznas Lotim)
Selain itu, Dewan Syar’i juga menegaskan bahwa fatwa Dewan Syar’i harus menjadi landasan dan pijakan yang wajib dipedomani oleh amil dan amilat BAZNAS Lombok Timur dalam bekerja secara profesional dan transparan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Syar’i Baznas Lombok Timur, TGH. Ishak Abdul Gani, LC.
Komitmen Tingkatkan Literasi Zakat
Rapat tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk meningkatkan literasi zakat di tengah masyarakat. Harapannya, kesadaran masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui lembaga resmi BAZNAS Lombok Timur semakin meningkat, sehingga pemerataan kesejahteraan umat dapat terwujud dengan lebih baik.
Editor :M Amin