Kejar Target ZIS Rp31 Miliar, Baznas Lotim Perkuat Kolaborasi dengan DMI dan Organisasi Wartawan
Foto Suasana Saat Ketua Baznas Lotim Melakukan Koordinasi ZIS dengan Para Pimpinan Organisasi Wartawan di Lombok Timur, Selasa (4/8/2026) (Dok. FRIC Lotim)
Ketua Baznas Lotim, Drs. H. Muhammad Kamli: "Kami Akan Membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Di Masjid-Masjid Pada Setiap Kecamatan Dan Desa Melalui Kolaborasi Dengan DMI Lombok Timur. Pengurus Masjid Nantinya Akan Dilegalkan Sebagai Amil Zakat Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan Sehingga Memiliki Dasar Hukum Yang Jelas"
Sigap News NTB | Lombok Timur — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur menggelar rapat koordinasi bersama para pimpinan organisasi wartawan se-Lombok Timur, Selasa (4/8/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara Baznas dan insan pers dalam mendukung sosialisasi program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat.
Rapat dihadiri Ketua Organisasi Wartawan FRIC Lombok Timur, M. Aminullah, S.Si, Ketua Gabungan Jurnalis Indonesia (GJI) Lombok Timur, perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lombok Timur, serta sejumlah pimpinan organisasi wartawan lainnya.
Baznas Apresiasi Peran Media
Ketua Baznas Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, menyampaikan apresiasi atas dukungan media yang selama ini dinilai berperan besar dalam menyebarluaskan berbagai program Baznas kepada masyarakat.
Menurutnya, pemberitaan yang dilakukan media telah meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Lombok Timur.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan syiar dari teman-teman media selama ini. Tanpa dukungan media, program-program Baznas Lombok Timur tentu tidak akan dikenal luas oleh masyarakat. Peran media juga menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat semakin percaya dan bersemangat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Lotim," ujar Ketua Baznas Lotim dengan sungguh-sungguh.
Ia mengungkapkan, Baznas RI menargetkan Baznas Lombok Timur mampu menghimpun dana ZIS sebesar Rp31 miliar pada tahun 2026. Untuk mencapai target tersebut, Baznas telah menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lombok Timur.
Selain itu, Baznas juga mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Bupati (Perbup) mengenai pengelolaan zakat agar potensi penghimpunan ZIS di Lombok Timur dapat dioptimalkan.
"Kami akan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid pada setiap kecamatan dan desa melalui kolaborasi dengan DMI Lombok Timur. Pengurus masjid nantinya akan dilegalkan sebagai amil zakat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga memiliki dasar hukum yang jelas," jelasnya.
Ketua H. Muhammad Kamli juga menyoroti masih banyak perusahaan yang memperoleh keuntungan di wilayah Lombok Timur namun belum menyalurkan zakat perusahaan melalui Baznas Lombok Timur.
Sebagai tambahan, ia menyampaikan bahwa Baznas Lombok Timur berpeluang memperoleh sekitar 30 paket Program Desa Berdaya setelah pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis).
FRIC Lotim Nyatakan Dukungan Penuh
Menanggapi rencana tersebut, Ketua Organisasi Wartawan FRIC Lombok Timur, M. Aminullah, S.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Baznas Lombok Timur dalam memperluas pembentukan UPZ melalui kerja sama dengan DMI.
Ia menilai kebijakan tersebut telah memiliki dasar hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
"Berdasarkan Pasal 16 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota dapat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, serta pada tingkat kecamatan, kelurahan atau nama lainnya, dan tempat-tempat lainnya," jelas Aminullah.
Menurutnya, kolaborasi Baznas dengan DMI merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan penghimpunan zakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat.
"Kami sangat mendukung program Baznas Lombok Timur untuk berkolaborasi dengan DMI dalam membentuk lebih banyak UPZ baru. Langkah ini diyakini akan meningkatkan penghimpunan zakat dan pada akhirnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi para mustahik di Kabupaten Lombok Timur," pungkasnya.
Editor :M Amin