Ketum FRIC Tegaskan Penegakan Hukum Harus Konsisten, Tegas, dan Tanpa Tebang Pilih
Foto Ketua Umum DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman (Humas DPP FRIC)
Ketum H. Dian Surahman: “Kami Berharap Penegakan Hukum Benar-Benar Dijalankan Secara Konsisten Dan Tegas Tanpa Pandang Bulu. Hal Ini Sangat Penting Untuk Menjaga Marwah Polri Serta Mendukung Stabilitas Nasional Dan Keberlangsungan Program-Program Pemerintah”
Sigap News NTB | Nasional — Ketua Umum DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menegaskan pentingnya implementasi penegakan hukum yang konsisten, profesional, dan tidak tebang pilih di seluruh wilayah Indonesia, Rabu (1/4/2026). Menurutnya, hal tersebut bukan hanya menjadi tuntutan institusi, tetapi juga kebutuhan mendasar untuk menjaga marwah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di mata publik.
Ia menilai, penegakan hukum yang dijalankan secara serius akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Karena itu, setiap proses hukum harus hadir secara nyata di lapangan, bukan sekadar menjadi jargon atau slogan yang berhenti di tataran wacana.
Penegakan Hukum Harus Hadir Nyata di Lapangan
Dalam keterangannya, H. Dian Surahman menekankan bahwa penegakan hukum harus diwujudkan melalui tindakan yang terukur, transparan, dan berkeadilan. Ia menolak segala bentuk perlakuan berbeda dalam penegakan hukum yang justru dapat mencederai rasa keadilan masyarakat.
“Kami berharap penegakan hukum benar-benar dijalankan secara konsisten dan tegas tanpa pandang bulu. Hal ini sangat penting untuk menjaga marwah Polri serta mendukung stabilitas nasional dan keberlangsungan program-program pemerintah,” tegasnya.
Pernyataan itu menegaskan bahwa hukum harus berdiri kokoh sebagai pedoman bersama, tanpa kompromi terhadap pelanggaran, siapa pun pelakunya. Dalam pandangannya, kepastian hukum merupakan fondasi utama bagi lahirnya rasa aman, tertib, dan keadilan di tengah masyarakat.
Profesionalisme dan Integritas Jadi Kunci
Di tengah dinamika sosial yang kian kompleks, H. Dian Surahman menyoroti bahwa aparat penegak hukum berada di garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Oleh sebab itu, profesionalisme dan integritas anggota Polri harus terus diperkuat agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman.
Ia menilai, masyarakat saat ini semakin kritis dan memiliki ekspektasi tinggi terhadap kinerja aparat penegak hukum. Jika penegakan hukum berjalan tidak konsisten, maka kepercayaan publik dapat menurun dan membuka ruang lahirnya spekulasi negatif di tengah masyarakat.
Bagi FRIC, kondisi tersebut harus dicegah dengan langkah konkret melalui penguatan etika, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Dengan begitu, Polri dapat terus menjadi institusi yang dipercaya serta dihormati oleh masyarakat.
FRIC Siap Jadi Mitra Strategis Polri
Lebih lanjut, Ketum FRIC menegaskan bahwa sinergitas antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif. Dalam konteks itu, FRIC siap hadir sebagai mitra strategis Polri dalam memberikan masukan, pengawasan, dan respons cepat terhadap berbagai persoalan sosial.
“Kami dari FRIC siap menjadi mitra strategis Polri dalam memberikan masukan, pengawasan, serta respons cepat terhadap berbagai persoalan di masyarakat. Penegakan hukum yang tegas dan konsisten akan menjadi fondasi kuat dalam menjaga keutuhan bangsa,” tambahnya.
Komitmen tersebut menunjukkan bahwa FRIC tidak hanya menyoroti persoalan hukum dari luar, tetapi juga ingin menjadi bagian dari solusi dalam memperkuat supremasi hukum yang objektif, transparan, dan berkeadilan.
Dukungan untuk Stabilitas Nasional dan Program Pemerintah
Ketum H. Dian Surahman juga mengingatkan bahwa keberhasilan program-program pemerintah sangat bergantung pada stabilitas keamanan dan kepastian hukum. Menurutnya, tanpa situasi yang aman dan tertib, pembangunan akan sulit berjalan optimal dan kepercayaan publik pun dapat terganggu.
Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat disiplin, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan dalam setiap tindakan. Hal ini dinilai penting agar kehadiran aparat benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Ajakan untuk Masyarakat
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung upaya penegakan hukum dengan menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, serta aktif melaporkan setiap bentuk pelanggaran hukum di lingkungan masing-masing.
Dengan dukungan bersama antara aparat penegak hukum dan masyarakat, FRIC optimistis akan tercipta kondisi yang aman, damai, dan berkeadilan. Pada akhirnya, sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan Indonesia yang lebih maju, tertib, dan bermartabat.
Editor :M Amin