Kasat AKP I Made Dharma YP Dampingi Satgas Saber Pangan NTB, Pastikan Bapokting Aman Jelang Ramadhan
Foto Suasana Saat Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma YP Mendampingi Tim Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, Dan Mutu Pangan Provinsi NTB Saat Melakukan Pengecekan Bapokting Di Pasar Tradisional Mandalika, Selasa (10/02/2026) (Hum
Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma YP: “Kami Berharap Seluruh Pedagang, Baik Di Pasar Tradisional, Ritel Modern, Distributor, Maupun Produsen, Untuk Mematuhi Aturan Yang Telah Ditetapkan Pemerintah”
Mataram, 10 Februari 2026 — Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma YP., S.T.K., S.I.K., M.Si., ikut mendampingi Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi NTB saat melakukan pengecekan bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Tradisional Mandalika, Selasa (10/02/2026). Kegiatan ini dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan stok, kualitas, dan stabilitas harga menjelang Ramadhan 1447 H/ 2026 M.
Antisipasi Ramadhan: Stok, Mutu, Harga Terpantau
Pengecekan lapangan dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi kenaikan permintaan bahan pokok selama Ramadhan. Kasat AKP I Made Dharma menjelaskan bahwa pengecekan bertujuan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan aman dan terjangkau.
“Menjelang Ramadhan, permintaan bahan pokok biasanya meningkat. Karena itu, kami bersama Satgas Saber Pangan turun langsung untuk memastikan stok tersedia, mutu terjaga, dan harga tidak melampaui ketetapan,” ujar AKP I Made Dharma.
Pemantauan meliputi ketersediaan pasokan, kondisi mutu barang, serta kepatuhan harga terhadap ketentuan pemerintah.
Sinergi Lintas Sektor: Tim Besar Turun ke Pasar
Operasi pengawasan melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan penegak hukum, antara lain Direktur Jenderal PKP, Ditreskrimsus Polda NTB, Kepala Dinas Perdagangan NTB, Kepala Dinas Pertanian NTB, Kepala DPMPTSP NTB, serta Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB. Kehadiran Gubernur Lalu Muhammad Iqbal mewakili Pemprov NTB, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan.
Kolaborasi lintas sektor ini memungkinkan pengawasan yang komprehensif, mulai pedagang tradisional hingga rantai distribusi ritel dan distributor.
Pendekatan Tegas namun Persuasif: Ultimum Remedium
Kasat AKP I Made Dharma menegaskan bahwa kepolisian siap menindak jika ditemukan pelanggaran terkait mutu atau penetapan harga di atas ketentuan. Namun pendekatan yang diutamakan adalah persuasif dan pembinaan.
“Dalam penindakan, kami menerapkan prinsip ultimum remedium yaitu dengan penegakan hukum sebagai langkah terakhir. Klarifikasi dan pembinaan akan didahulukan sebelum tindakan hukum diambil,” jelasnya.
Langkah ini memberi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperbaiki kepatuhan sebelum sanksi diberlakukan.
Pengawasan Rutin di Wilayah Hukum Polresta Mataram
Satgas Pangan Kota Mataram akan melaksanakan pengawasan secara berkala, bukan hanya inspeksi insidentil. Kasat AKP I Made Dharma berharap pengawasan berkelanjutan dapat mencegah penyelewengan dan menjaga kepercayaan konsumen.
“Kami berharap seluruh pedagang, baik di pasar tradisional, ritel modern, distributor, maupun produsen, untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.
Harapan: Ramadhan Tenang dan Kecukupan untuk Semua
Melalui pengawasan terpadu ini, diharapkan pasokan dan mutu bahan pokok tetap stabil sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang. Kegiatan di Pasar Mandalika sekaligus menjadi peringatan bahwa kepatuhan terhadap ketentuan pangan adalah tanggung jawab bersama demi keberlangsungan pasokan yang layak dan terjangkau.
Editor :M Amin