Keliling Dua Titik Maulid, Wakil Ketua BAZNAS Lotim H. Murjoko Ajak Masyarakat Berzakat & Berbagi
Foto Suasana Saat Waka 1 BAZNAS Lotim, H. Murjoko Menyerahkan Santunan Kepada Anak Yatim di Ponpes Darul Qur’an (Humas Baznas Lotim)
Wakil Ketua 1 BAZNAS Lotim, H. Murjoko: "Melalui Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW Ini, Mari Kita Teladani Sifat Rasulullah Yang Penuh Kasih Sayang Dan Kepedulian Terhadap Sesama. Salah Satu Bentuk Kepedulian Itu Adalah Dengan Berbagi Melalui Zakat, Infak Dan Sedekah. Ketika Zakat Kita Tunaikan Melalui BAZNAS, Insyaallah Manfaatnya Dapat Disalurkan Kepada Masyarakat Yang Benar-Benar Membutuhkan"
Sigap News NTB | Lotim — BAZNAS Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat gerakan kepedulian sosial sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Pesan tersebut disampaikan langsung Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, H. Murjoko, saat menghadiri rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di dua lokasi berbeda. Selain bersilaturahmi dengan masyarakat, kehadirannya juga diwarnai penyerahan santunan bagi anak yatim dan piatu.
Hadir di Tengah Jamaah Maulid di Masbagik
Pada Selasa, 8 September 2026, Waka H. Murjoko menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Sirajul Munir, Dusun Montong Agung, Desa Danger, Kecamatan Masbagik.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Lombok Timur menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim dan piatu. Bantuan itu menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk terus menghadirkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Tidak hanya menyerahkan santunan, H. Murjoko juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengajak jamaah memperkuat kesadaran berzakat.
Menurutnya, zakat tidak hanya merupakan kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat karena dapat menjadi sarana membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk kaum dhuafa dan anak-anak yatim.
“Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita teladani sifat Rasulullah yang penuh kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama. Salah satu bentuk kepedulian itu adalah dengan berbagi melalui zakat, infak dan sedekah. Ketika zakat kita tunaikan melalui BAZNAS, insyaallah manfaatnya dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Waka 1 Baznas Lotim.
Lanjutkan Silaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Qur’an
Kegiatan silaturahmi tersebut berlanjut pada Rabu, 9 September 2026, Waka H. Murjoko kembali turun ke tengah masyarakat dengan menyambangi Pondok Pesantren Darul Qur’an, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru.
Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya BAZNAS Lombok Timur mempererat hubungan dengan masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan. Di sisi lainnya, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pentingnya zakat sebagai salah satu instrumen sosial dalam membantu meningkatkan kesejahteraan umat.
Kehadiran BAZNAS di lingkungan masyarakat dan pesantren diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Lebih dari itu, silaturahmi menjadi ruang untuk membangun komunikasi, memperkuat kepercayaan, sekaligus menyosialisasikan berbagai program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Maulid Menjadi Momentum Menghidupkan Semangat Berbagi
Kunjungan ke dua lokasi dalam dua hari tersebut menunjukkan upaya BAZNAS Lombok Timur untuk hadir tidak hanya melalui penyaluran bantuan, tetapi juga melalui komunikasi dan silaturahmi secara langsung dengan masyarakat.
Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi ruang strategis untuk kembali menghidupkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah, terutama kasih sayang, kepedulian, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
Semangat tersebut sejalan dengan peran zakat yang tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sosial dalam membantu mereka yang membutuhkan.
BAZNAS Dorong Zakat Menjadi Gerakan Kebaikan
Waka H. Murjoko menegaskan, BAZNAS Lombok Timur akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Dengan demikian, potensi zakat yang dihimpun dapat dikelola secara optimal dan manfaatnya bisa menjangkau lebih banyak penerima zakat di Kabupaten Lombok Timur.
Baginya, zakat bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan, melainkan bagian dari gerakan bersama untuk menghadirkan manfaat dan memperkuat kepedulian sosial.
“Zakat yang kita keluarkan hari ini bisa menjadi kebahagiaan bagi saudara kita yang membutuhkan. Karena itu, mari bersama-sama menjadikan zakat sebagai gerakan kebaikan. Sedikit dari kita, bisa menjadi sangat berarti bagi mereka,” pungkasnya.
Editor :M Amin