Bukan Sekadar Wacana, Kapolres AKBP Muhammad Ali Akbar Kawal Swasembada Pangan dari Hulu ke Hilir
Foto Suasana Saat Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar Mengunjungi Gudang & Pabrik Pengolahan Hasil Panen (DPP FRIC)
Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar: "Polres Kuningan Siap Jadi Garda Terdepan Membantu Swasembada Pangan Sesuai Program Pemerintah. Kami Tidak Hanya Di Kantor, Tapi Turun Langsung Dari Sawah Dan Ladang Jagung Sampai Ke Pabrik"
Sigap News NTB | Nasional — Polres Kuningan menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Komitmen tersebut dibuktikan langsung oleh Kapolres Kuningan beserta jajaran, termasuk Kasat Reskrim, yang turun ke lapangan mulai dari lahan pertanian hingga gudang dan pabrik pengolahan hasil panen, khususnya komoditas strategis seperti padi dan jagung.
Turun Langsung ke Lapangan
Pantauan di lokasi menunjukkan Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si, berdialog dengan para petani dan pekerja gudang di tengah tumpukan karung berisi hasil pertanian. Di sekelilingnya tampak karung-karung putih dan hijau tersusun rapi, berisi gabah serta puluhan ton pipilan jagung kering yang menandakan hasil panen melimpah.
Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Azis, S.H bersama jajaran lainnya juga terlihat memantau langsung proses penimbangan dan pengemasan hasil pertanian tersebut.
“Polres Kuningan siap jadi garda terdepan membantu swasembada pangan sesuai program pemerintah. Kami tidak hanya di kantor, tapi turun langsung dari sawah dan ladang jagung sampai ke pabrik,” tegas Kapolres Kuningan.
Fokus Pengawalan Komoditas Jagung
Secara khusus, komoditas jagung mendapat perhatian lebih karena tingginya kebutuhan, baik untuk pangan manusia maupun sebagai bahan baku pakan ternak. Karena itu, kepolisian turut mengawal distribusi benih unggul dan pupuk bersubsidi agar para petani jagung di Kuningan tidak mengalami kelangkaan saat musim tanam tiba.
Langkah ini dilakukan agar petani Kuningan semakin produktif dan kompeten. Pendampingan tidak hanya dilakukan pada tahap budidaya di lahan, tetapi juga pada distribusi sarana produksi hingga memastikan hasil panen terserap dengan harga yang layak di gudang maupun pabrik.
Dengan pendampingan menyeluruh, Polres Kuningan menargetkan hasil panen petani semakin memuaskan, kualitas tetap terjaga, dan kesejahteraan petani meningkat.
Awasi Praktik Curang yang Merugikan Petani
Kasat Reskrim juga terjun langsung untuk memastikan tidak ada praktik curang yang merugikan petani, seperti permainan timbangan atau pemotongan harga sepihak. Pengawasan ini dinilai penting, mengingat kadar air pada jagung kerap dijadikan alasan oleh oknum tengkulak untuk menekan harga beli secara tidak wajar.
“Kami kawal dari hulu ke hilir. Petani harus untung, hasil harus berkualitas, dan program ketahanan pangan harus jalan,” ujar Kasat Reskrim.
Sinergi untuk Ketahanan Pangan
Sinergi Polres Kuningan dengan Bulog, dinas pertanian, dan kelompok tani diharapkan menjadi model penguatan ketahanan pangan di Jawa Barat. Dari sawah yang hijau, ladang jagung yang menguning, hingga gudang yang dipenuhi karung hasil panen, Polres Kuningan hadir memastikan program swasembada pangan bukan sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Editor :M Amin