DPP FRIC Ingatkan Masyarakat Waspada Phishing dan Doxing, Ini Cara Lindungi Data Pribadi
Foto Sampul Buletin Special Edition dari DPP FRIC Mengeai Pixing & Doxing, pada Selasa (3/2/2026) (Humas DPP FRIC)
Jangan Sembarangan Klink Tautan & Menyebarkan Data Pribadi Sesorang
Sigap News NTB | Nasional — Di era digital, satu klik ceroboh dapat menjadi pintu masuk bagi pihak tak bertanggung jawab untuk mengacak-acak kehidupan seseorang. Ancaman kejahatan siber kini semakin nyata, terutama melalui phishing dan doxing, yang kian marak menyasar pengguna internet, pada Selasa (3/2/2026).
Phishing kerap mengintai melalui tautan atau pesan palsu yang tampak meyakinkan, sementara doxing mengancam dengan menyebarkan informasi pribadi korban ke ruang publik tanpa izin.
Doxing merupakan tindakan melacak dan mempublikasikan data pribadi seseorang, seperti alamat rumah, nomor telepon, hingga informasi sensitif lainnya, dengan tujuan mengintimidasi, membully, atau membalas dendam. Dampaknya tidak ringan, mulai dari pelecehan, ancaman, hingga potensi kekerasan fisik.
Humas DPP FRIC mengingatkan bahwa identitas digital, mulai dari nomor ponsel, alamat, hingga riwayat transaksi, merupakan aset berharga yang wajib dijaga. Kurangnya kewaspadaan dapat membuka peluang bagi “tamu tak diundang” untuk mengambil alih dan menyalahgunakan data tersebut.
Bahaya Phishing
Beberapa risiko serius akibat phishing antara lain:
- Pencurian data pribadi, seperti kata sandi, nomor kartu kredit, dan informasi keuangan.
- Kerugian finansial, akibat akses ilegal ke rekening bank atau akun pembayaran.
- Kerusakan reputasi, baik individu maupun institusi, karena data disalahgunakan.
- Penyebaran malware, yang dapat merusak perangkat atau mencuri data secara diam-diam.
Cara Menghindari Phishing
Untuk meminimalkan risiko, FRIC mengimbau masyarakat melakukan langkah-langkah berikut:
- Jangan mengklik tautan atau mengunduh file dari email atau pesan yang tidak dikenal.
- Selalu periksa alamat URL situs web sebelum memasukkan data pribadi.
- Gunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun.
- Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) sebagai lapisan keamanan tambahan.
FRIC menegaskan, kewaspadaan dan literasi digital menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman siber. Melindungi data pribadi hari ini berarti menjaga keamanan dan ketenangan hidup di masa depan.
Editor :M Amin