Semangat Kebersamaan di Wanasaba: 47 Relawan SPPG YLH Nusra Aik Jong Gelar Jalan Sehat Inspiratif
Foto Suasana Jalan Santai SPPG YLH Nusra Mamben Daya Aik Jong pada Sabtu (21/2/2026) (Dok. Pribadi)
Mitra SPPG YLH Nusra Wanasaba, Baihaki Purnawan, ST: "Kegiatan Jalan Sehat Ini Bukan Hanya Tentang Menjaga Kesehatan, Tetapi Juga Memperkuat Rasa Kebersamaan Dan Solidaritas Antar Relawan. Dengan Kebersamaan, Kita Bisa Memberikan Pelayanan Yang Lebih Maksimal Kepada Masyarakat"
Sigap News NTB | Lombok Timur — Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa hangat di Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, saat Dapur MBG/ SPPG YLH Nusra Wanasaba (atau yang dikenal juga sebagai SPPG Mamben Daya Aik Jong) menggelar kegiatan jalan sehat bersama 47 relawan, pada Sabtu (21/2/2026).

(Dok. Pribadi)

Kegiatan ini tidak sekadar olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat solidaritas, membangun energi positif, serta memperkuat komitmen sosial para relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah Lombok Timur.

Rute Strategis, Simbol Perjalanan Kebersamaan
Jalan sehat dimulai dari titik SPPG YLH Nusra Wanasaba, kemudian para peserta bergerak menyusuri Jalan Terontong, melintasi sejumlah titik pemukiman warga, hingga mencapai Kantor Camat Wanasaba, sebelum akhirnya kembali ke titik awal.
Rute ini dipilih tidak hanya karena strategis, tetapi juga sebagai simbol perjalanan kolektif para relawan dalam menjangkau masyarakat luas.
Energi Positif dan Antusiasme Relawan
Sejak pagi hari, para relawan tampak antusias mengikuti kegiatan. Dengan penuh semangat, mereka berjalan bersama, saling menyapa, dan menunjukkan kekompakan yang kuat.
Kegiatan ini juga menjadi sarana refreshing setelah rutinitas pelayanan sosial yang padat, sekaligus menjaga kebugaran fisik agar tetap optimal dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Sabtu (21/2/2026) (Dok. Pribadi)
Mitra SPPG YLH Nusra Wanasaba, Baihaki Purnawan, ST, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan antar relawan dan mitra.
“Kegiatan jalan sehat ini bukan hanya tentang menjaga kesehatan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antar relawan. Dengan kebersamaan, kita bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif SPPG dalam membangun ruang interaksi positif.
“Kami dari Mitra Dapur sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan dapat terus berlanjut. Salah satu manfaatnya adalah mempererat silaturahmi, kekompakan, serta komunikasi antara relawan, Mitra YLH, dan SPPG,” katanya.
Lebih lanjut, Mitra Baihaki mengungkapkan rencana penguatan kegiatan spiritual dalam program MBG.
“Ke depan, kami akan menambahkan kegiatan keagamaan, seperti menghadirkan ustadz saat dapur libur satu kali dalam sebulan, untuk menambah semangat religi dalam program ini. Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” tutup Mitra Baihaki dengan senyum antusiame.

Kepala SPPG: Relawan Harus Sehat dan Solid
Sementara itu, Kepala SPPG YLH Nusra Wanasaba, Irwan Ardiansyah, S.Kom, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan semangat pengabdian.
“Relawan adalah ujung tombak pelayanan. Oleh karena itu, mereka harus sehat, kuat, dan tetap solid. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting untuk menjaga semangat dan kekompakan tim,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan melibatkan lebih banyak pihak ke depannya.

Sabtu (21/2/2026) (Dok. Pribadi)
Inspirasi dari Desa untuk Indonesia
Kegiatan jalan sehat ini menjadi bukti nyata bahwa gerakan kecil di tingkat desa mampu memberikan dampak besar dalam membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Dengan langkah sederhana namun penuh makna, para relawan SPPG YLH Nusra Aik Jong menunjukkan bahwa kesehatan, solidaritas, dan pengabdian adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan berdaya.
Penutup: Melangkah Bersama, Mengabdi Tanpa Batas
Foto-Foto Jalan Sehat SPPG YLH Nusra Aik Jong Gelar, pada Sabtu (21/2/2026)
Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk terus menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan sosial.
Di Wanasaba, langkah kaki para relawan bukan sekadar olahraga, tetapi simbol nyata dari semangat pengabdian yang tak pernah berhenti.
Editor :M Amin