Truk Bermuatan Air Minum Terguling di Jalur Sembalun, 3 Orang Selamat Dievakuasi ke Puskesmas
Foto Suasana Saat Polres Lotim Meninjau TKP Kecelakaan Tunggal Truk Pengangkut Galon Air di Kawasan Wisata Sembalun, pada Selasa (9/6/2026) (IPTU Lalu Rusmaladi)
Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi: "Tidak Terdapat Korban Jiwa Dalam Kejadian Tersebut"
Sigap News NTB | Lotim — Kecelakaan tunggal kembali terjadi di kawasan wisata Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Sebuah truk Dyna Turbo bernomor polisi DR 8356 SD terguling di Jalan Pariwisata Sembalun, tepatnya di bawah Taman Wisata Pusuk Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Peristiwa ini melibatkan kendaraan pengangkut air minum merek Narmada dan Rafa yang tengah mendistribusikan barang dagangan ke sejumlah toko di wilayah Sembalun. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, meski kendaraan mengalami kerusakan cukup serius dan muatan ikut terdampak.
Kronologi Kejadian
Truk tersebut dikemudikan oleh Syarif Hidayat (30), warga Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, dengan dua orang kondektur, yakni Bahrul Maulidan dan Suhaenul.
Kendaraan diketahui membawa muatan air minum dalam berbagai kemasan, seperti galon, botol dus, tanggung dus, dan gelas dus dengan total tonase sekitar 4,5 ton. Truk berangkat dari gudang air minum Narmada di Desa Mamben Daya untuk melakukan distribusi ke toko-toko di kawasan Sembalun.
Namun, saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan yang bergerak dari arah atas dengan posisi menggunakan gigi 1 diduga mengalami rem blong. Sekitar 20 meter sebelum truk terguling, pengemudi sempat berupaya mengendalikan kendaraan dengan rem tangan (hand brake) dan rem angin. Sayangnya, upaya tersebut tidak berhasil hingga akhirnya truk terperosok ke pinggir jalan dan terguling.
Tiga Orang Dievakuasi ke Puskesmas
Akibat kecelakaan itu, sopir dan dua kondektur ikut terjatuh ke pinggir jalan bersama kendaraan. Ketiganya kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sembalun untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi, kondisi para korban dilaporkan selamat. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian juga telah kembali aman dan terkendali.
Tindakan Cepat Kepolisian
Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain:
- mendatangi dan mengecek lokasi kejadian (TKP),
- mengumpulkan keterangan dari pengemudi dan saksi di lokasi,
- melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar TKP,
- dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, menegaskan bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.
“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ungkap IPTU Lalu Rusmaladi.
Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah
Dari hasil pendataan awal, kerugian material pada muatan diperkirakan mencapai sekitar Rp 9 juta. Sementara itu, kerusakan kendaraan ditaksir berada pada kisaran Rp 45 juta hingga Rp50 juta.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengemudi, terutama yang melintasi jalur menurun dan berbukit di kawasan wisata Sembalun, agar memastikan kondisi kendaraan benar-benar prima sebelum perjalanan dilakukan.
Situasi Tetap Aman dan Terkendali
Hingga laporan ini disusun, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan terkendali. Arus lalu lintas di sekitar TKP juga telah ditangani sehingga tidak menimbulkan gangguan berkepanjangan bagi pengguna jalan lainnya.
Kecelakaan tunggal ini menjadi catatan kewaspadaan bagi para sopir angkutan barang agar selalu melakukan pemeriksaan sistem pengereman dan kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum melintas di medan jalan yang menantang.
Editor :M Amin