Tragedi Hujan Deras, Anak 4 Tahun Hanyut di Parit Depan SDN 1 Selong - Lombok Timur
Foto Suasana Derasnya Air di Parit Depan SDN 1 Selong - Lombok Timur, pada Selasa (24/2/2026) (Humas Polres Lotim)
Kasi Humas Polres Lotim, AKP Nicolas Osman: "Untuk Para Orang Tua, Awasi Anak-Anak Saat Cuaca Buruk. Jangan Biarkan Mereka Bermain Di Dekat Saluran Air Tanpa Pengawasan. Solidaritas Dan Kehati-Hatian Kita Saat Ini Dapat Menyelamatkan Nyawa"
Sigap News NTB | Lotim — Sebuah peristiwa memilukan terjadi di depan SDN 1 Selong pada Selasa pagi (24/2/2026). Seorang anak lelaki yang akrab disapa Azril (4 tahun) dilaporkan hilang setelah diduga hanyut di parit yang terletak di Jalan Pattimura, Lingkungan Seruni, Kelurahan Selong. Kejadian dilaporkan berlangsung sekitar pukul 08.45 WITA dan memicu respons cepat keluarga, warga, dan aparat setempat untuk melakukan pencarian.
Kronologi Kejadian
- Kejadian bermula ketika Azril datang ke rumah seorang anak bernama Putri (5 tahun) dan diajak untuk bermain serta “mandi hujan”.
- Ibu Putri, Lia Andriani (30 thn), melarang keduanya keluar: Lia memberi handphone kepada Putri agar tidak pergi, lalu mengunci pintu. Namun tanpa disadari Lia tertidur.
- Putri dan Azril keluar rumah melalui jendela. Sekitar pukul 08.45 WITA, Putri memberitahukan kepada Lia bahwa Azril turun ke parit untuk bermain air, dan kemudian hilang dari pandangan.
- Lia segera menghubungi Busairin (51 thn), ayah korban. Busairin dan warga menyisir sepanjang Jalan Pattimura hingga simpang empat TPU Selong namun belum berhasil menemukan Azril.
Data Korban dan Saksi
- Korban: M. Azril Filah Busairi, laki-laki, usia 4 tahun, alamat Jalan Pattimura RT 13, Lingkungan Seruni, Selong.
- Saksi-saksi:
- Putri, usia 5 thn beralamat Jalan Pattimura RT 13 Lingkungan Seruni.
- Ratnawati, usia 33 thn, IRT beralamat Jalan Pattimura RT 13 Lingkungan Seruni.
- Lia Andriani, usia 30 thn, IRT beralamat Jalan Pattimura RT 13 Lingkungan Seruni.
- Busairin, usia 51 thn, wiraswasta beralamat Jalan Pattimura RT 13 Lingkungan Seruni.
Upaya Pencarian dan Koordinasi
Pencarian awal dilakukan oleh keluarga dan warga setempat setelah laporan hilangnya Azril. Untuk memperluas upaya pencarian, aparat kepolisian dan tim SAR terlibat. Petugas yang dikerahkan antara lain dari Polsek Selong dan SAR Lotim. Mereka menyisir aliran parit dan titik-titik muara yang memungkinkan anak hanyut terbawa arus.
Kapolsek selanjutnya memerintahkan bhabinkamtibmas pada wilayah-wilayah aliran parit, khususnya Kelayu Selatan dan Kelayu Jorong. Hal ini dilakukan untuk mengajak masyarakat setempat memeriksa jalur aliran parit, karena aliran dari lokasi kejadian mengarah ke wilayah tersebut.
Kondisi Cuaca dan Hambatan Pencarian
Saat bermain, hujan yang turun tidak terlalu lebat. Namun beberapa waktu sebelumnya hujan disertai angin cukup kencang. Sehingga ketinggian dan derasnya air di dalam parit meningkat. Kondisi arus yang cukup kuat membuat kemungkinan korban terbawa arus ke wilayah-wilayah Kelayu. Hujan yang masih berlangsung saat ini turut menghambat operasi pencarian dan membuat kondisi di tepian parit licin dan berbahaya.
Pernyataan & Himbauan dari Kasi AKP Nicolas Osman (Polres Lombok Timur)
“Kepada seluruh keluarga dan warga Selong: mari kita satukan tenaga dan mata untuk membantu proses pencarian, namun tetap prioritaskan keselamatan. Jika menemukan petunjuk atau melihat anak di sepanjang aliran parit, segera hubungi posko terdekat atau aparat keamanan setempat. Untuk para orang tua: awasi anak-anak saat cuaca buruk, jangan biarkan mereka bermain di dekat saluran air tanpa pengawasan. Solidaritas dan kehati-hatian kita saat ini dapat menyelamatkan nyawa.”
— AKP Nicolas Osman, Kasi Humas Polres Lombok Timur
Imbauan Keselamatan dan Permintaan Bantuan
- Warga diminta tidak melakukan pencarian yang membahayakan diri sendiri (mis. memasuki arus deras) tanpa peralatan dan pendampingan SAR.
- Orang tua dan pengasuh diimbau mengawasi anak-anak saat hujan atau saat berada di dekat parit / saluran air.
- Informasi apapun yang berkaitan dengan keberadaan Azril dimohon segera dilaporkan ke Polsek Selong atau melalui kontak darurat SAR setempat.
Penutup
Peristiwa ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan pada musim hujan, terutama terhadap anak-anak yang cenderung bermain air. Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh keluarga, warga, dan aparat. Semua pihak diharapkan tetap bersinergi memberikan informasi dan bantuan yang aman demi keselamatan bersama.
Editor :M Amin