FRIC Dipercaya Istana Presiden, Buah Konsistensi Kawal Polri Presisi dan Jembatani Aspirasi Rakyat
Foto Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman Saat Melakukan Koordinasi dengan Stafsus Presoden Prabowo (Humas DPP FRIC)
Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman: "Kepercayaan Istana Kepada FRIC Ini Adalah Amanah Besar, Bukan Untuk Gagah-Gagahan. Ini Adalah Tanggung Jawab Moral Untuk Semakin Profesional, Semakin Independen, Dan Semakin Menjadi Jembatan Yang Lurus Antara Istana, Polri, Dan Rakyat"
Sigap News NTB | Nasional — Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Fast Respon Indonesia Center (FRIC). Kepercayaan yang diterima organisasi tersebut disebut menjadi buah dari konsistensi FRIC dalam mengawal program Polri Presisi, menyuarakan kepentingan masyarakat, serta membangun komunikasi antara institusi kepolisian dan rakyat.
Kepercayaan tersebut disambut keluarga besar FRIC sebagai momentum penting untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kontribusi organisasi dalam menjalankan fungsi sosial kontrol.
Dari Jurnalis Jalanan Menuju Mitra Strategis
Perjalanan FRIC tidak terlepas dari kiprah para jurnalis yang selama ini berada di lapangan. Dari lingkungan tersebut, FRIC berkembang menjadi organisasi yang berupaya menjalankan peran sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis Polri.
Dengan semangat Fast Respon yaitu cepat, tepat, dan akurat, FRIC mengklaim konsisten hadir dalam berbagai persoalan yang menyentuh kepentingan publik.
Mulai dari mengawal pemberantasan narkoba, menyuarakan persoalan tambang ilegal dan kerusakan lingkungan, melaporkan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, hingga turut menyosialisasikan berbagai program pelayanan humanis Polri kepada masyarakat.
FRIC juga menyatakan komitmennya untuk ikut memperjuangkan kepentingan serta kesejahteraan anggota Polri, termasuk menyuarakan aspirasi terkait tunjangan kinerja (tunkin).
Konsistensi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan dan memperkuat posisi FRIC sebagai organisasi yang menjembatani komunikasi antara masyarakat dan institusi negara.
Kepercayaan Adalah Amanah Besar
Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, bersama jajaran Ketua DPW FRIC se-Nusantara menyambut kepercayaan tersebut dengan rasa syukur sekaligus tanggung jawab.
Ketum Dian menegaskan, kepercayaan yang diterima FRIC tidak boleh dimaknai sebagai alasan untuk berbangga diri semata. Sebaliknya, kepercayaan tersebut harus dijadikan amanah untuk meningkatkan kualitas organisasi.
“Kepercayaan Istana kepada FRIC ini adalah amanah besar, bukan untuk gagah-gagahan. Ini adalah tanggung jawab moral untuk semakin profesional, semakin independen, dan semakin menjadi jembatan yang lurus antara Istana, Polri, dan rakyat,” tegas Ketum FRIC.
Menurutnya, kepercayaan tersebut justru harus menjadi pemacu bagi seluruh jajaran FRIC untuk semakin konsisten menjalankan fungsi sosial kontrol secara bertanggung jawab.
Tiga Komitmen FRIC
Dengan adanya kepercayaan tersebut, FRIC menyatakan akan memperkuat sejumlah komitmen organisasi.
Pertama, memperkuat penyampaian aspirasi masyarakat agar berbagai persoalan publik dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut yang proporsional.
Kedua, memberikan kritik dan masukan terhadap pelaksanaan Polri Presisi secara tajam, objektif, konstruktif, serta tetap berlandaskan fakta.
Ketiga, ikut menjaga kualitas informasi publik, termasuk membantu menangkal penyebaran informasi palsu atau hoaks yang berpotensi meresahkan masyarakat.
Bagi FRIC, kemitraan tidak berarti menghilangkan sikap kritis. Justru, hubungan yang sehat antara organisasi masyarakat, media, kepolisian, dan pemerintah membutuhkan ruang untuk memberikan masukan secara terbuka dan bertanggung jawab.
FRIC Jambi Siap Kawal Komitmen
Salah satu jajaran yang menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah tersebut adalah DPD FRIC Lombok Timur.
FRIC Lotim menyatakan siap menjadi bagian dari garda terdepan dalam menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada organisasi. Sekaligus memperkuat sinergi dengan Polda NTB, Polres Lotim dan Pemda.
Komitmen tersebut diarahkan untuk memastikan fungsi sosial kontrol tetap berjalan, sementara komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum dapat berlangsung secara konstruktif.
Bukan Akhir, Melainkan Awal Baru
Bagi keluarga besar FRIC, momentum tersebut bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Sebaliknya, kepercayaan yang diterima dipandang sebagai awal untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme organisasi.
FRIC menegaskan akan terus membangun konsolidasi internal, memperkuat soliditas antar-DPW dan DPC, serta menjaga loyalitas organisasi dalam mengawal agenda yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan Polri Presisi.
Dian juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan FRIC.
“Terima kasih kepada Istana Negara. Terima kasih kepada Polri yang selalu menjadi mitra. Terima kasih kepada seluruh anggota FRIC se-Indonesia yang tidak pernah lelah,” ujar Ketum Dian.
Ia menambahkan, FRIC siap terus mengawal kepemimpinan Kapolri yang baru beserta program-program ke depan.
“FRIC mendukung Polri Presisi dan kinerja, soliditas, serta loyalitas seluruh DPW untuk kemajuan FRIC agar semakin maju lagi,” pungkasnya.
Bagi FRIC, kepercayaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semakin besar kepercayaan yang diterima, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
FRIC: Dari Rakyat, Untuk Rakyat, Mengawal Informasi Publik dan Mendukung Polri Presisi.
FAST RESPON CEKATAN, AKURAT, TERPERCAYA!
Editor :M Amin