Penuh Khidmat! Kapolres AKBP I Komang Sarjana Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke-81
Foto Suasana Upacara bendera Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila ke-81 Tahun 2026 di Lapangan Apel Polres Lombok Timur, pada Senin (1/6/2026) (Kasi Humas Polres Lotim)
“Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”
Sigap News NTB | Lotim — Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila ke-81 Tahun 2026, Polres Lombok Timur menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Polres Lombok Timur, Senin (1/6/2026) pukul 07.30 WITA.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” sebagai wujud penguatan nilai-nilai ideologi Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Waka Polres Lombok Timur, Kompol Sidik Pria Mursita, S.H., sementara kegiatan diikuti oleh jajaran pejabat utama, para Kapolsek, personel Polri, hingga ASN Polres Lombok Timur.
Pejabat dan Personel yang Hadir
Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
- Kapolres Lombok Timur, AKBP I Komang Sarjana, S.I.K.
- Wakapolres Lombok Timur, Kompol Sidik Pria Mursita, S.H.
- Para Kabag, Kasat, dan Perwira Polres Lombok Timur.
- Para Kapolsek jajaran Polres Lombok Timur.
- Personel Polri dan ASN Polres Lombok Timur.
Susunan Peserta Upacara
Peserta upacara terdiri dari:
- PJU, Perwira, dan Kapolsek jajaran Polres Lombok Timur.
- Satu peleton Sat Samapta Polres Lombok Timur.
- Satu peleton Sat Polairud Polres Lombok Timur.
- Satu peleton Sat Lantas Polres Lombok Timur.
- Satu peleton gabungan Sat Intelkam, Sat Reskrim, dan Sat Resnarkoba.
- Satu peleton gabungan staf Polres Lombok Timur.
- Satu peleton ASN Polres Lombok Timur.
Rangkaian Kegiatan Upacara
Upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan apel, dilanjutkan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara, pengibaran Sang Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, pembacaan Teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, yang dibacakan oleh Inspektur Upacara.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi nasional untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan menjaga persatuan Indonesia di tengah tantangan global.
Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” dan “jangkar moral” bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari disrupsi teknologi, dinamika geopolitik dunia, hingga ancaman intoleransi dan radikalisme.
Selain itu, pemerintah juga menekankan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga perdamaian dunia sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945, melalui diplomasi yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan sosial.
Generasi muda pun diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol atau hafalan semata.
Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar
Rangkaian upacara ditutup dengan pembacaan doa, Andhika Bhayangkari, serta penghormatan terakhir kepada Inspektur Upacara.
Seluruh kegiatan berakhir pada pukul 09.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Catatan
Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni merujuk pada pidato bersejarah Ir. Soekarno di hadapan sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945 mengenai rumusan dasar negara Indonesia.
Melalui momentum tersebut, diharapkan seluruh elemen bangsa dapat terus menjaga persatuan nasional serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Editor :M Amin