MUSCAB DMI Wanasaba: TGH. Habiburrahman, Lc Terpilih sebagai Ketua, TGH. Hudori, Lc Jadi Sekretaris
Foto Suasana Saat TGH. Habiburrahman, Lc Memberikan Sambutan dalam Acara MUSCAB DMI Kecamatan Wanasaba, pada Rabu (4/2/2026) (Dok. Pribadi)
Camat Wanasaba, Arfany M. Masany, S.STP, MH: “Kami Harapkan Tiga Pilar Ini Menjadi Dasar Kerja DMI: Profesional Dalam Kepengurusan, Mampu Memakmurkan Kegiatan Masyarakat, Dan Menginisiasi Pemeliharaan Masjid”
Sigap News NTB | Lombok Timur — Musyawarah Pembentukan Cabang (MUSCAB) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Wanasaba berlangsung khidmat dan penuh semangat, Rabu (4/2/2026), bertempat di Aula Kantor Kecamatan Wanasaba.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam, Kantor Urusan Agama (KUA), para pengurus masjid, serta tokoh masyarakat. MUSCAB menjadi momentum konsolidasi bersama untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, sosial, ekonomi, dan kebudayaan umat.

Pembukaan: Tekad Revitalisasi Masjid sebagai Pusat Kehidupan Umat
MUSCAB secara resmi dibuka oleh Camat Wanasaba, Arfany M. Masany, S.STP, MH. Dalam sambutannya, ia menegaskan peran strategis DMI sebagai motor penggerak revitalisasi masjid agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas masyarakat.
Camat Arfany merumuskan tiga pilar utama yang diharapkan menjadi pegangan pengurus DMI Wanasaba ke depan, yaitu:
- Profesionalisme pengelolaan, termasuk transparansi hingga tingkat desa.
- Pemakmuran kegiatan masyarakat, dengan masjid yang ramah, nyaman, dan hidup sebagaimana contoh Masjid Jogokariyan.
- Pemeliharaan fasilitas masjid, agar kualitas sarana ibadah tetap terjaga dan berkelanjutan.
“Kami harapkan tiga pilar ini menjadi dasar kerja DMI: profesional dalam kepengurusan, mampu memakmurkan kegiatan masyarakat, dan menginisiasi pemeliharaan masjid,” tegas Camat Arfany sebelum membuka acara dengan basmalah.
Ia juga berharap DMI Wanasaba mampu menjadi penggagas program Ramadhan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pesan DMI Kabupaten: Modernisasi Pengelolaan dan Program Kreatif
Perwakilan DMI Kabupaten Lombok Timur, TGH. Habiburrahman, Lc, menyambut baik arahan camat dan menekankan pentingnya modernisasi pengelolaan masjid agar selaras dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, masjid perlu dikelola secara profesional demi meningkatkan kenyamanan dan kecintaan jemaah. Beberapa contoh program yang disampaikan antara lain penyediaan Wi-Fi gratis, pendingin ruangan (AC), hingga kopi gratis sebagai bentuk pelayanan jemaah.
“Pengelolaan masjid tidak bisa lagi menggunakan cara lama. Zaman sudah berubah, maka manajemennya pun harus diperbaiki agar jemaah merasa nyaman dan cinta pada masjid,” ujarnya.
Ia juga mencontohkan keberhasilan pengelolaan Masjid Besar At-Taqwa Wanasaba, termasuk pembangunan menara masjid senilai Rp1,2 miliar yang rampung dalam tiga bulan serta proyek senilai Rp300 juta yang selesai dalam 3,5 bulan, seluruhnya dari swadaya jemaah.
TGH. Habiburrahman menekankan bahwa pengelolaan aset masjid melalui bidang muamalah dapat menjadi pemicu penguatan ekonomi umat. Ia juga menyoroti pentingnya peran DMI sebagai mediator atas persoalan teknis keumatan, seperti perbedaan waktu berbuka puasa antar-masjid yang kerap membingungkan masyarakat di mamben & Wanasaba.
Aspirasi Pengurus Lama dan Kepala Desa
Dalam sesi diskusi, pengurus lama DMI Wanasaba berharap kepengurusan baru lebih aktif turun langsung ke masjid-masjid untuk melakukan sosialisasi program.
Sementara itu, Kepala Desa Bandok, Muhib HM, SH menyampaikan usulan kriteria pimpinan DMI ideal, antara lain memiliki akses ke pemerintah kabupaten serta jaringan hingga ke luar negeri. Ia juga menekankan pentingnya pembagian tugas agar amanah organisasi dapat dijalankan secara kolektif dan efektif, serta merekomendasikan TGH. Habiburrahman, Lc sebagai figur yang layak memimpin DMI Wanasaba.
Pemilihan Ketua dan Susunan Kepengurusan
Melalui musyawarah mufakat, forum MUSCAB secara aklamasi menetapkan:
- TGH. Habiburrahman, Lc sebagai Ketua DMI Kecamatan Wanasaba;
- TGH. Hudori, Lc sebagai Sekretaris.
Kepengurusan ini berlaku untuk periode 2026–2031, sementara susunan lengkap pengurus akan disusun dan diumumkan dalam waktu dekat.
Pernyataan Ketua dan Sekretaris Terpilih
Usai terpilih, Ketua DMI Wanasaba menyampaikan rasa syukur dan komitmennya:
“Alhamdulillah, kami diberi amanah untuk menghidupkan kembali DMI tingkat kecamatan yang cukup lama tidak aktif. Dengan kerja sama pengurus masjid desa dan para kepala desa, insya Allah seluruh program dapat berjalan dengan baik,” harap TGH. Habiburrahman, Lc, yang juga saat ini aktif sebagai Ketua MUI Lotim.
Senada dengan itu, Sekretaris terpilih TGH. Hudori, Lc menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
“Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat. DMI harus mampu berkolaborasi dengan pengurus di semua tingkatan serta pemerintah setempat agar perannya dapat dimaksimalkan,” pesan Tuan Guru muda & karismatik asal Mamben ini.
Isu Prioritas dan Harapan ke Depan
MUSCAB juga mengidentifikasi sejumlah isu teknis yang perlu segera ditangani, di antaranya perbedaan waktu berbuka puasa antar-masjid yang selisih sekitar lima menit. DMI diharapkan menjadi mediator untuk menyepakati standar waktu ibadah di wilayah Wanasaba.
Selain itu, manajemen aset dan pengembangan program ekonomi masjid menjadi prioritas agar masjid tidak terkesan sepi, melainkan menjadi pusat aktivitas umat yang produktif.
Pesan Ketua DMI Kabupaten Lombok Timur
Ketua DMI Kabupaten Lombok Timur, Muh. Husni Mubarok, QH., M.Pd.I, menyampaikan pesan khusus atas terpilihnya Ketua dan Sekretaris DMI Wanasaba.
“DMI adalah penjaga rumah Allah SWT. Niatkan diri untuk memakmurkannya, maka insya Allah Allah akan memakmurkan orang yang memakmurkan rumah-Nya. Memakmurkan masjid memiliki keutamaan besar dalam Islam, mulai dari dibangunkan istana di surga, diangkat derajatnya, hingga mendapat perlindungan Allah SWT,” ucap Ketua DMI Kabupaten Lombok Timur & saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Lotim Fraksi Gerindra Dapil 5.
Ia menjelaskan ketidakhadirannya secara langsung karena pada hari yang sama berlangsung MUSCAB di tiga kecamatan, yakni Sambelia, Sembalun, dan Wanasaba. Ia sendiri hadir dan membuka MUSCAB di Kecamatan Sambelia.
“Alhamdulillah, melalui wasilah DMI ini kami bisa bersilaturahmi langsung dengan para sesepuh dan tokoh-tokoh kemasjidan di setiap kecamatan,” tutupnya.
Penutup
MUSCAB DMI Wanasaba ditutup dengan suasana optimistis dan penuh harapan. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa semangat pembaruan, profesionalisme, serta inovasi program yang menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan masyarakat.
Target jangka pendek meliputi penyusunan struktur organisasi, penetapan program prioritas, serta penguatan gerakan sosial-ekonomi berbasis masjid demi kemaslahatan umat.
Editor :M Amin