Strategi Kadis Kesehatan Lotim Sukses Raih 40% PKG, Targetkan 46% hingga Desember 2026
Foto Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, S.Kep.Ners., M.Kes; Foto Puskesmas Wanasaba (Dok. Istimewa)
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, S.Kep.Ners., M.Kes: “Tren Pelaksanaannya Cukup Baik Dan Terus Kami Pantau Serta Evaluasi Di Seluruh Puskesmas. Tujuannya Bukan Hanya Mengetahui Seseorang Dalam Kondisi Sehat Atau Sakit, Tetapi Juga Melihat Risiko Kesehatannya Sehingga Dapat Diberikan Edukasi Dan Saran Pencegahan Sedini Mungkin. Harapan Kami Masyarakat Memanfaatkan Kesempatan Ini. Datang Ke Puskesmas Untuk Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Secara Gratis, Sehingga Kondisi Dan Risiko Kesehatan Dapat Diketahui Lebih Awal Dan Bisa Segera Ditindaklanjuti”
Sigap News NTB | Lotim — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperluas akses layanan kesehatan preventif bagi masyarakat melalui program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang tersedia di seluruh Puskesmas se-Kabupaten Lombok Timur.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung misi Asta Cita kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, sekaligus masuk dalam program prioritas pemerintah melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Target PKG 2026 Capai 46 Persen
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, S.Kep.Ners., M.Kes, mengatakan target cakupan PKG pada 2026 ditetapkan sebesar 46%.
Hingga September 2026, pelaksanaan program tersebut di Lombok Timur telah mencapai lebih dari 40%. Dikes Lotim optimistis target tersebut dapat dicapai hingga akhir tahun.
“Diharapkan dalam tiga bulan ke depan, Oktober, November, hingga Desember, target 46 persen tersebut dapat tercapai sepenuhnya. Tren pelaksanaannya cukup baik dan terus kami pantau serta evaluasi di seluruh Puskesmas,” jelas Kadis Aries.
Menjangkau Seluruh Kelompok Usia
Kadis Aries menjelaskan, layanan PKG dirancang untuk menjangkau masyarakat pada seluruh kelompok usia atau siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia.

Jenis pemeriksaan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing kelompok usia. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya dapat mengetahui kondisi kesehatannya, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai berbagai risiko kesehatan yang mungkin muncul.
Pemeriksaan tersebut antara lain diarahkan untuk mendeteksi faktor risiko maupun gangguan kesehatan, seperti kehamilan bermasalah, diabetes, hipertensi hingga berbagai jenis kanker.
“Tujuannya bukan hanya mengetahui seseorang dalam kondisi sehat atau sakit, tetapi juga melihat risiko kesehatannya sehingga dapat diberikan edukasi dan saran pencegahan sedini mungkin,” ujarnya.
Tak Perlu Menunggu Sakit
Masyarakat diimbau tidak menunggu hingga mengalami keluhan atau sakit untuk memanfaatkan layanan PKG.
Pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dapat diakses di seluruh Puskesmas di Kabupaten Lombok Timur pada setiap hari kerja dan dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2026.
Selain dilaksanakan di fasilitas kesehatan, petugas juga secara aktif turun ke lapangan melalui berbagai kegiatan masyarakat. Layanan serupa turut diberikan di lingkungan sekolah untuk menjangkau kelompok peserta didik.
Untuk peserta didik, pelaksanaan PKG juga dilakukan melalui kegiatan yang berkaitan dengan penerimaan peserta didik baru.
Perkuat Kolaborasi hingga Tingkat Desa
Untuk mempercepat cakupan program, Dinas Kesehatan Lombok Timur memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan serta para kader kesehatan.
PKG juga diintegrasikan dengan kegiatan penelusuran kasus Tuberkulosis (TB) di tengah masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat upaya deteksi dini berbagai masalah kesehatan.
Sebelumnya, pemerintah daerah telah menggelar pertemuan yang dihadiri 254 kepala desa/lurah dan 21 camat. Pertemuan tersebut membahas sejumlah program prioritas pemerintah daerah, termasuk PKG, penelusuran TB serta pelayanan operasi katarak.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperluas penyebaran informasi sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah.
Dinkes Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis
Aries menegaskan, keberhasilan program PKG tidak hanya bergantung pada pelaksanaan oleh tenaga kesehatan, tetapi juga pada partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan yang tersedia.
Karena itu, masyarakat Lombok Timur diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mendeteksi berbagai risiko penyakit sejak dini.
“Harapan kami masyarakat memanfaatkan kesempatan ini. Datang ke Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis, sehingga kondisi dan risiko kesehatan dapat diketahui lebih awal dan bisa segera ditindaklanjuti,” pungkas Kepala Dikes Lotim.
Editor :M Amin