Breaking News! Bupati Lotim Janji Perbaiki Jalan Kotaraja–Tetebatu Mulai September 2026
Foto Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, Saat Pembukaan"Festival Seni Olahraga Peresean Tetebatu Cup 2026", Rabu (22/7/2026) (Dok. Istimewa)
Kepala Desa Tetebatu, Sabli: “Insya Allah Kami Selaku Perwakilan Masyarakat Tetebatu Siap Memaksimalkan Pembayaran Pajak Kepada Pemerintah Daerah. Kami Juga Siap Melaksanakan Digitalisasi Pajak Sebagaimana Yang Telah Direncanakan”
Sigap News NTB | Lotim — Janji Pemkab Lombok Timur untuk memperbaiki ruas jalan Kotaraja–Tetebatu akhirnya disampaikan langsung oleh Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, di hadapan masyarakat dan wisatawan saat pembukaan"Festival Seni Olahraga Peresean Tetebatu Cup 2026", Rabu (22/7/2026), di Lapangan Desa Tetebatu.
Komitmen tersebut menjadi kabar gembira bagi masyarakat Tetebatu yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan menuju kawasan wisata. Bupati memastikan pembangunan jalan akan mulai direalisasikan dalam waktu sekitar dua bulan atau pada September 2026.
Keluhan Jalan Rusak Sudah Lama Disuarakan
Sebelumnya, pada Kamis (16/7/2026), Sigap News NTB telah mewawancarai Kepala Desa Tetebatu beserta sejumlah pelaku wisata terkait kondisi jalan menuju Desa Wisata Tetebatu yang mengalami kerusakan.
Saat dimintai tanggapan mengenai rencana Dinas Pariwisata Lombok Timur menjadikan Tetebatu sebagai pilot project digitalisasi manajemen pariwisata melalui aplikasi Guide Mi, Kepala Desa Tetebatu, Sabli, menyatakan mendukung penuh program tersebut.
Namun, menurutnya, pemerintah daerah perlu lebih dahulu menunjukkan komitmen melalui pembangunan infrastruktur dasar, khususnya akses jalan menuju kawasan wisata.
"Tetebatu sebenarnya tidak pernah menolak aturan penarikan pajak oleh daerah. Hanya saja masyarakat belum merasakan manfaat nyata dari kebijakan pembangunan infrastruktur maupun dukungan terhadap kewirausahaan pariwisata dari pemda," ujarnya.
Sabli mengungkapkan, para pelaku wisata bahkan sempat berencana memasang baliho serta mengecat lubang-lubang jalan menggunakan pilox warna-warni sebagai bentuk protes dengan slogan "Jalan Wisata Terindah di Lotim".
Namun rencana tersebut berhasil ia batalkan setelah mengumpulkan sekitar 103 pelaku wisata.
"Saya menahan rencana itu dan mengumpulkan 103 pelaku wisata agar persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan. Saya juga menyampaikan kepada mereka bahwa jalan menuju Kawasan Tetebatu akan segera diperbaiki oleh Pemkab Lombok Timur," katanya.
Bupati Lotim Pastikan Jalan Dibangun September 2026
Harapan masyarakat akhirnya dijawab langsung oleh Bupati Lombok Timur saat membuka Peresean Tetebatu Cup 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena perbaikan jalan belum dapat dilakukan lebih awal. Ia menegaskan tidak ingin dianggap memprioritaskan pembangunan di daerah tertentu hanya karena memiliki kedekatan emosional.
"Saya meminta maaf atas fasilitas jalan yang belum diperbaiki. Saya ingin menjadi pemimpin yang beriman. Kalau saya membangun lebih dulu di tanah kelahiran saya, orang akan mengatakan saya egois. Tetapi saya janji dua bulan lagi jalannya akan dibangun. Karena ini adalah jalan kebanggaan kita," tegasnya.
Menurut Bupati Lotim, Tetebatu merupakan salah satu ikon wisata paling penting di Lombok Timur.
"Ini adalah wisata tertua di NTB dan tertua di Lombok Timur, yaitu Desa Tetebatu. Setelah itu Rinjani dan Pantai Pink Jerowaru. Saya berharap para wisatawan berkenan mengunjungi lokasi-lokasi tersebut dan seluruh masyarakat menjaga tamu wisatawan kita," ujarnya.
Infrastruktur Jadi Kunci Kemajuan Pariwisata
Bupati Haerul Warisin menegaskan, pembangunan jalan bukan hanya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata Lombok Timur.
Menurutnya, akses jalan yang baik akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Ia juga memastikan Pemkab Lombok Timur akan terus mendukung berbagai kegiatan yang mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
"Saya berjanji akan terus men-support kegiatan yang menunjang pariwisata. Ini harapan pemerintah agar tamu dijaga dengan baik. Tidak boleh ada tamu yang merasa tidak nyaman," pesannya.
Bupati Lotim optimistis sektor pariwisata akan menjadi salah satu penggerak utama peningkatan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur.
Tetebatu Catat Puluhan Ribu Wisatawan
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tetebatu, Sabli, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 jumlah kunjungan wisatawan ke Tetebatu mencapai 23.168 orang dari berbagai negara.
Sementara hingga pertengahan Juli 2026, jumlah kunjungan telah menembus lebih dari 19 ribu wisatawan, sehingga diyakini akan melampaui capaian tahun sebelumnya.
Ia juga mengakui realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di wilayahnya masih belum optimal. Namun, masyarakat Tetebatu siap mendukung sistem digitalisasi pajak yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
"Insya Allah kami selaku perwakilan masyarakat Tetebatu siap memaksimalkan pembayaran pajak kepada pemerintah daerah. Kami juga siap melaksanakan digitalisasi pajak sebagaimana yang telah direncanakan," ujarnya.
Amaq Roy Berharap Masuk Kalender Pariwisata
Inisiator Peresean Tetebatu Cup 2026, Arya Bijaksana atau yang akrab disapa Amaq Roy, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Lombok Timur dalam pembukaan kegiatan tersebut.
"Terima kasih kepada Pak Bupati Lombok Timur atas kehadiran dan dukungannya. Kami berharap event ini dapat dijadikan agenda rutin tahunan dalam Kalender Pariwisata Lombok Timur," katanya.
Ia menjelaskan, turnamen Peresean tahun ini diikuti 24 paguyuban yang memperebutkan hadiah berupa:
- Juara I: Sapi senilai Rp12 juta.
- Juara II: Rp4 juta.
- Juara III: Rp3 juta.
Amaq Roy juga mengajak seluruh peserta untuk terus melestarikan budaya Peresean sebagai warisan budaya Sasak.
"Bagi yang menang jangan berbangga hati, dan yang belum menang tetap semangat berlatih. Terus asah kemampuan dan mari bersama-sama membangkitkan budaya Peresean," tutupnya.
Pertandingan Perdana
Pertandingan perdana Grup A sedianya mempertemukan Paguyuban Paron Waja Sekotong, Lombok Barat, melawan Paguyuban Demung Sejati, Kabupaten Lombok Utara.
Namun, tim Paron Waja tidak dapat hadir karena sedang melayat anggota keluarganya yang meninggal dunia. Dengan demikian, Paguyuban Demung Sejati KLU dinyatakan menang WO.
Pejabat yang Hadir
Pembukaan Peresean Tetebatu Cup 2026 turut dihadiri oleh:
- Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M.Si.
- Anggota DPRD Provinsi NTB, Raden Rahadian Soedjono.
- Kepala Desa Tetebatu, Sabli.
- Kepala Desa Jeruk Manis, Nasipuddin, SE., NLP.
- Ketua Panitia, Mamiq Emong.
- Kapolsek Sikur.
- Danramil Sikur.
Dengan adanya komitmen langsung dari Bupati Lombok Timur tersebut, masyarakat Tetebatu kini berharap janji pembangunan jalan Kotaraja–Tetebatu benar-benar mulai direalisasikan pada September 2026. Sehingga akses menuju salah satu destinasi wisata unggulan Lombok Timur semakin nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan domestik dan mancanegara.
Editor :M Amin