Antisipasi Pohon Tumbang: Kades Sesela Gerak Cepat Ikuti Intruksi DLH Lobar
Foto Suasana Saat Kades Sesela Bersama Aparat Desa, Pengurus Pasar Seni Desa Sesela & Warga Bergotong Royong pada Jumat (23/1/2026) (Dok. Pribadi)
Kades Sesela, Taufik, S.Pd: "Kita Tidak Boleh Menunggu Bencana Terjadi Baru Bereaksi. Keselamatan Warga Adalah Prioritas Utama. Tindakan Pencegahan Sekecil Apa Pun Adalah Wujud Kepedulian Kita Terhadap Lingkungan Dan Sesama"
Sigap News NTB | Lotim — Menindaklanjuti surat edaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Barat tentang potensi pohon tumbang, Pemerintah Desa Sesela mengambil langkah cepat: melaksanakan pemangkasan ranting pada sejumlah pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan warga dan fasilitas publik, pada Jumat (23/1/2026).
Respons Cepat: Edaran Menjadi Tindakan
Surat edaran DLH Lobar segera ditindaklanjuti oleh Kepala Desa Sesela, Taufik, S.Pd. Tanpa menunda, kepala desa memimpin langsung kegiatan pemangkasan sebagai upaya mitigasi risiko. Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah desa untuk mengutamakan keselamatan masyarakat melalui tindakan preventif.
Pelaksanaan Pemangkasan: Terencana dan Aman
Pemangkasan difokuskan pada ranting dan dahan yang rawan patah, terutama di sekitar fasilitas umum, akses jalan, dan area pasar seni. Prosedur kerja dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan: pengaturan area kerja, pengawasan, serta pembersihan sisa ranting agar lingkungan tetap rapi setelah kegiatan.
Kegiatan ini bukan sekadar perapihan estetika, melainkan langkah strategis untuk mengurangi risiko saat cuaca ekstrem seperti angin kencang atau hujan lebat.
Partisipasi Komunitas: Gotong Royong Menjaga Lingkungan
Kegiatan dihadiri oleh unsur masyarakat dan pemerintahan desa, yang mencerminkan semangat gotong royong:
- Anggota BPD Dusun Kebun Lauk;
- Pengurus Pasar Seni Desa Sesela;
- Kaur Pembangunan Desa Sesela;
- Kepala Desa Sesela;
- Perwakilan warga setempat.
Keterlibatan berbagai pihak menegaskan bahwa pengelolaan risiko lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Dampak dan Harapan: Kesadaran Jangka Panjang
Secara langsung, pemangkasan menurunkan ancaman pohon tumbang di titik prioritas. Secara jangka panjang, kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeliharaan pohon secara berkala, pemantauan kondisi pohon, dan kerja sama antara warga dengan aparat desa.
Langkah sederhana namun sistematis ini juga menjadi contoh bahwa mitigasi bencana dapat dimulai dari tindakan lokal yang terencana.
Pernyataan & Himbauan Kades Sesela Kepada Masyarakat
"Kita tidak boleh menunggu bencana terjadi baru bereaksi. Keselamatan warga adalah prioritas utama. Tindakan pencegahan sekecil apa pun adalah wujud kepedulian kita terhadap lingkungan dan sesama. Mari kita rawat pohon-pohon kita dengan bijak: manfaatkan keberadaannya, tetapi lakukan tindakan ketika keselamatan terancam," pesan Taufik, S.Pd, Kepala Desa Sesela
Penutup: Ajakan untuk Terus Terlibat
Pemangkasan ranting pohon yang dipimpin Kades Sesela menjadi contoh respons cepat dan kolaboratif untuk mengurangi risiko bencana. Ia mengimbau masyarakat agar aktif memantau kondisi lingkungan, segera melaporkan pohon atau dahan yang rawan, serta bersama-sama menjaga kebersihan dan keselamatan wilayah.
Dengan semangat gotong royong, Desa Sesela berupaya menjadi lingkungan yang aman, rapi, dan tangguh menghadapi ancaman alam.
Editor :M Amin