Helikopter Polri Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo, 15 Kali Water Bombing
Foto Suasana Operasi Water Bombing Saat Penanganan Kebakaran di TPA Putri Cempo, Sabtu (5/9/2026) (Iptu Muhammad Hatta)
PIC Polisi Udara Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, AKP Kaisal: "Dalam Dua Sortie Penerbangan, Crew Melaksanakan 15 Kali Penyiraman Di Area TPA Putri Cempo. Upaya Ini Dilakukan Untuk Membantu Penanganan Kebakaran Di Lokasi"
Sigap News NTB | Nasional — Helikopter Polri NBO-105/P-1112 dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Jawa Tengah.
Helikopter yang berada di bawah Bawah Kendali Operasi (BKO) wilayah hukum Polda Jawa Tengah tersebut melakukan operasi water bombing untuk membantu memadamkan kobaran api yang masih melanda kawasan TPA.
Dua Sortie, 15 Kali Penyiraman
Pilot in Command (PiC) Polisi Udara Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, AKP Kaisal, mengatakan pengerahan helikopter tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap upaya penanganan kebakaran di TPA Putri Cempo.
Menurutnya, sebelum pelaksanaan water bombing, kru helikopter terlebih dahulu melakukan survei terhadap lokasi pengambilan air.
“Crew helikopter melaksanakan survei Sungai Bengawan Solo melalui jalur darat untuk mengecek lokasi pengambilan air sebelum pelaksanaan water bombing,” kata Kaisal, Sabtu (5/9/2026).
Setelah survei dilakukan, helikopter melaksanakan dua sortie penerbangan pada pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.
Dalam dua kali penerbangan tersebut, kru helikopter melakukan 15 kali penyiraman air ke area TPA Putri Cempo.
“Dalam dua sortie penerbangan, crew melaksanakan 15 kali penyiraman di area TPA Putri Cempo. Upaya ini dilakukan untuk membantu penanganan kebakaran di lokasi,” ujarnya.
Api Belum Padam Sepenuhnya
Meski operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 15 kali, kobaran api di kawasan TPA Putri Cempo belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
Tim di lapangan masih melakukan koordinasi dengan KBO Polres Karanganyar dan Polres Surakarta untuk mendukung proses penanganan kebakaran.
“Hasil sementara menunjukkan api belum dapat dipadamkan secara menyeluruh. Koordinasi dengan jajaran terkait terus dilakukan untuk mendukung langkah penanganan berikutnya,” jelas AKP Kaisal.
Hasil Operasi Dilaporkan ke Polda Jateng
AKP Kaisal menambahkan, hasil pelaksanaan water bombing tersebut selanjutnya dilaporkan kepada sejumlah pejabat terkait di Jawa Tengah.
Laporan disampaikan kepada Karoops Polda Jawa Tengah, Dirpolairud Polda Jawa Tengah, serta Kadisops Adi Soemarmo sebagai bagian dari koordinasi penanganan kebakaran TPA Putri Cempo.
Operasi udara tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemadaman, terutama pada titik-titik api yang sulit dijangkau melalui penanganan dari darat.
Saya juga membetulkan istilah “water booming” menjadi “water bombing”, serta memperhalus beberapa konstruksi kalimat agar lebih mendekati gaya penulisan media nasional.
Editor :M Amin