Syekh Ahmed Gelar Safari Dakwah Peduli Palestina di 20 Titik Lotim, Kelurahan Denggen Jadi Sorotan
Foto Suasana Khidmat dan Meriah Saat Syekh Ahmed Mengisi Safari Dakwah Peduli Palestina pada Sabtu (6/12/2025) Ba'da Maghrib, di Masjid Jami’ Baiturahman, Kelurahan Denggen (Dok. Pribadi)
Syekh Ahmed: "Setiap Jam Diperkirakan Setara 540 Ton Bom Ditembakkan Oleh Zion*is Isra*el; Selama 24 Jam Totalnya Mencapai 12.960 Ton Bom Dengan Korban Mencapai 180 Ribu Jiwa"
Sigap News NTB | Lombok Timur - Safari Dakwah Peduli Palestina yang dipimpin Syekh Ahmed Abdul Nasir atau biasa disapa Syekh Ahmed berlangsung khidmat & meriah pada Sabtu (6/12/2025) Ba'da Maghrib, di Masjid Jami’ Baiturahman, Kelurahan Denggen, Kecamatan Selong. Kegiatan dibuka dengan shalat Maghrib berjemaah yang dipimpin langsung oleh Syekh Ahmed selaku Qori’ Juara 1 Palestina Tahun 2015-2016. Antusiasme jamaah sangat tinggi; hingga lantai dua masjid terisi penuh oleh peserta yang mengikuti rangkaian acara.
Foto Syekh Ahmed Gelar Safari Dakwah Peduli Palestina di Kelurahan Denggen pada Sabtu (6/12/2025)
Suasana, Donasi, dan Semangat Solidaritas
Panitia mencatat suasana acara penuh khidmat sekaligus hangat karena partisipasi aktif warga setempat. H. Sanusi Pane, S.Kep selaku Ketua Pelaksana sekaligus Bendahara Masjid Jami’ Baiturahman, menyampaikan laporan donasi dan harapan panitia:
“Warga Kelurahan Denggen sangat antusias menerima kehadiran Tim Safari Dakwah. Donasi yang terkumpul hari ini mencapai Rp 11,6 Juta. Kami berharap kegiatan ini meningkatkan kepedulian sosial warga dan memperdalam pemahaman tentang kondisi saudara-saudara kita di Palestina. Selain itu, kami berharap tausiyah Syekh Ahmed turut menumbuhkan ketakwaan kepada Allah SWT.”
— H. Sanusi Pane, S.Kep., Ketua Pelaksana / Bendahara Masjid Jami’ Baiturahman

Foto Suasana saat H. Sanusi Pane, S.Kep selaku Bendahara Masjid Jami’ Baiturahman Denggen Menyerahkan Donasi Kepada Ustadz Do’a (Ust. Dodi Saputra, M.Sy) pada Sabtu (6/12/2025) (Dok. Pribadi)
Tausiyah: Fakta, Sejarah, dan Ajakan Kemanusiaan

Dalam ceramahnya, Syekh Ahmed memaparkan gambaran beratnya kondisi di Palestina disertai data yang menggugah nurani jamaah. Beberapa poin inti yang disampaikan antara lain:
“80 ribu jiwa syahid dan 180 ribu orang kehilangan anggota tubuh atau penglihatan di Palestina akibat serangan yang dilancarkan oleh Isra*el,” ungkap Syekh Ahmed dengan ekspresi penuh kesedihan.
Syekh Ahmed juga menyampaikan estimasi dampak serangan:
“Setiap jam diperkirakan setara 540 ton bom ditembakkan oleh Zion*is Isra*el; selama 24 jam totalnya mencapai 12.960 ton bom,” tambah Syekh Ahmed yang juga Da’i Nasional TV One dengan sungguh-sungguh.
Menurut Syekh kelahiran Kota Gaza ini, konflik Palestina bermula pada 1948 dan hingga kini telah berlangsung 77 tahun; Indonesia terus menunjukkan dukungan moral dan kemanusiaan. Tausiyah menekankan pentingnya tindakan nyata misalnya melalui bantuan konkret dan advokasi. Hal ini dilakukan bukan sekadar empati, melainkan sebagai wujud dukungan kemanusiaan sekaligus penguatan iman.
Pernyataan Para Pihak
Ustadz Muhammad Syaputra, Sekretaris Yayasan Madinah, menegaskan bahwa dakwah harus berwujud aksi nyata:
“Dakwah harus diwujudkan melalui tindakan konkret. Melalui kegiatan ‘Safari Dakwah Peduli Palestina’ ini, Yayasan Madinah memperkuat tali persaudaraan dan menyalurkan bantuan nyata bagi saudara-saudara kita di Palestina. Kami berharap inisiatif ini mendorong kepedulian yang berkelanjutan dan menjadi teladan bagi komunitas lain dalam mengimplementasikan nilai kemanusiaan,” kata Ustadz Syaputra yang telah bersafari dakwah sejak 2021 ini.
Lurah Selong, Lalu Suparman, S.A.P., memberikan dukungannya penuh atas inisiatif tersebut:
“Pemerintah Kelurahan Selong menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif ‘Safari Dakwah Peduli Palestina’. Keterlibatan aktif Masjid Baiturahman dan masyarakat Denggen menunjukkan komitmen kolektif terhadap tanggung jawab sosial serta peran masjid sebagai pusat pembinaan moral dan aksi kemanusiaan,” ungkap Lurah Selong yang karismatik Lalu Suparman.
Ustadz M. Aminullah, S.Si, Korwil Da’i Nasional YYM NTB, menyampaikan apresiasi atas suksesnya kegiatan:
“Alhamdulillah, Safari Dakwah Peduli Palestina berjalan sukses. Terima kasih kepada Pemda Lotim, pengurus masjid, kepala desa, unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, dan semua pihak yang mendukung. Semoga dukungan ini memperkuat langkah kemanusiaan kita dan menjadi inspirasi untuk aksi berikutnya,” kata Ustadz yang biasa disapa Amin dan aktif sebagai wartawan Mitra Pemda Lotim dengan penuh rasa syukur.
Dukungan Lintas Unsur
Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan banyak pihak temasuk:
- Pemda Lotim;
- Ketua Pengurus Masjid Agung Al Mujahidin Selong, H. Hadi Fathurrahman, S.Sos, M.A.P;
- Ketua Forum Kades Lotim, Khaerul Ihsan;
- Sekjen Forum Kades Lotim, Jamaludin;
- Kades Aikdewa, Sosiawan Putra;
- Kades Darmasari, Muksin, S.Pd.I;
- Kades Gelora, Nurasmat.
- Kades Jeruk Manis, Nasipudin, SE, NLP;
- Sekdes Sukamulia Timur, Syarifudin;
- Kades Penedagandor, Abdul Qadir;
- Lurah Selong, Lalu Suparman, S.A.P;
- Anggota DPRD Lotim Komisi 2, Rosiana Isnaini Apri;
- Komisioner KPU Lotim, Dr. Retno Senopati;
- TGH. Habiburrahman, Lc (Ketua Pengurus Masjid Besar At-Taqwa Wanasaba);
- Pimpinan YPP Nurul Huda NW Sembalun Desa Sembalun Lawang, TGH. Surdian, SH;
- H. Safrullah (Pemilik Hotel Latifa Selong);
- Ketua Pengurus Masjid Jami' Nurussa'adah Desa Seruni Mumbul, H. Sapruddin;
- Ketua Pengurus Masjid Jami' Darussalam Dasan Baru Desa Bagik Payung Selatan, H. Ismail Makrip;
- Ketua Pengurus Masjid Pancasila Al-Furqon Kec. Selong, H. Faruq;
- Sekdes Tanjung Luar, Daeng Ary Arfansyah;
- Kepsek SMKN 1 Masbagik, Makbuluddin, S.Pd, M.Pd;
- Ketua Pengurus Masjid Jami' Al-Wasilah Desa Rumbuk, Ir. H. Syaiful Haq Asry;
- Ketua Pengurus Masjid At-Taqwa Lenting, H. Marsawan.
Penutup: Dari Denggen, Pesan Solidaritas Bergema
Safari Dakwah Peduli Palestina di Denggen memperlihatkan bagaimana sebuah komunitas lokal menerjemahkan kepedulian menjadi langkah konkret: penggalangan dana, doa bersama, dan penyebaran informasi yang menggerakkan empati. Dengan donasi yang terkumpul dan dukungan lintas unsur, kegiatan ini menjadi bukti bahwa solidaritas kemanusiaan dapat dimulai dari masjid dan ketulusan hati warga setempat.
Editor :M Amin