Supir Truk Pengangkut Udang Lindas Sepeda Motor dan Tabrak Tiga Mobil di Dasan Bembek Wanasaba
Foto Kondisi Truk Pengangkut Udang Yang Sedang Melindas Motor Vixion, pada Senin (6/7/2026); Foto Kanit Laka Satlantas Polres Lombok Timur, IPDA I Nengah Darta (Dok. Pribadi)
Kanit Laka Satlantas Polres Lombok Timur, IPDA I Nengah Darta: "Kami Mengimbau Seluruh Pengemudi Agar Selalu Mengutamakan Keselamatan, Tidak Memaksakan Diri Ketika Mengantuk, Dan Beristirahat Terlebih Dahulu Sebelum Melanjutkan Perjalanan"
Sigap News NTB | Lotim — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut udang, tiga mobil, dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Raya Dasan Bembek Wanasaba - Labuhan Lombok, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah. Selain itu, beberapa korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Truk Diduga Hilang Kendali
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat truk UD pengangkut udang bernomor polisi PK 215 L 9930 UD melaju dari arah Aikmel menuju Wanasaba.
Setibanya di lokasi kejadian, truk diduga tiba-tiba kehilangan kendali dan oleng ke kanan hingga menghantam sebuah Suzuki Carry Station DK 1673 GG yang sedang berhenti di bahu jalan sebelah selatan menghadap ke arah Aikmel.
Benturan tersebut membuat truk kembali oleng ke kiri dan menabrak bagian belakang Daihatsu Gran Max Pick Up DR 8192 KV yang sedang melaju searah menuju Wanasaba.
Tidak berhenti di situ, truk kembali berpindah jalur ke kanan dan menghantam Toyota Avanza Veloz DR 1097 KP yang datang dari arah berlawanan. Akibat benturan keras tersebut, sebuah sepeda motor Yamaha Vixion DR 6511 MJ yang berada di belakang Avanza turut terseret dalam kecelakaan.
Laju truk baru terhenti setelah roda depan sebelah kanan masuk ke parit di sisi selatan jalan.
Korban Minta Pertanggungjawaban
Salah seorang korban, pengemudi Toyota Avanza Veloz, Sostriadi Irawan, berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara damai, asalkan pengemudi maupun perusahaan pemilik truk menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab.
"Saya ingin penyelesaiannya damai. Yang penting sopir maupun perusahaannya bertanggung jawab atas kerusakan mobil dan korban. Yang terpenting ada itikad baik. Perkiraan kerugian mobil Avanza sekitar Rp20 juta karena yang rusak radiator, bagian depan, dan komponen lainnya," ujarnya.
Harapan serupa disampaikan Hasni, pengemudi Suzuki Carry asal Telagawaru Benyer.
"Kami mohon ada itikad baik untuk membantu korban yang dirawat di RSUD dr. Soedjono Selong dan memperbaiki kendaraan yang rusak," katanya.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Kanit Laka Satlantas Polres Lombok Timur, IPDA I Nengah Darta, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kecelakaan.
Menurutnya, kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk, tiga kendaraan roda empat, dan satu sepeda motor.
"Untuk penyebab kecelakaan masih kami lakukan penyelidikan karena kejadian baru saja terjadi," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia juga membenarkan adanya korban luka yang telah dievakuasi ke rumah sakit. Sebagian korban mendapatkan penanganan di Puskesmas Aikmel, sementara satu korban dirujuk ke RSUD dr. Soedjono Selong karena mengalami luka yang lebih serius.
Sopir Truk Masih Dicari
Terkait pengemudi truk, IPDA I Nengah Darta mengungkapkan bahwa hingga proses evakuasi berlangsung, yang bersangkutan belum berada di lokasi dan masih diupayakan untuk dihubungi.
Polisi juga meminta bantuan masyarakat apabila mengetahui keberadaan sopir bernama Muhammad Arif agar segera melapor ke kepolisian terdekat.
"Kami masih menghubungi melalui rekan-rekannya. Mudah-mudahan yang bersangkutan segera datang memberikan keterangan. Jika ada masyarakat yang mengetahui keberadaannya, kami mohon segera menghubungi Polsek terdekat atau Unit Gakkum Satlantas Polres Lombok Timur," katanya.
Polisi Ingatkan Pengemudi Utamakan Keselamatan
Menyikapi kembali terjadinya kecelakaan truk di jalur Wanasaba, Satlantas Polres Lombok Timur mengingatkan seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan angkutan barang, agar lebih berhati-hati saat berkendara.
"Kami mengimbau seluruh pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan, tidak memaksakan diri ketika mengantuk, dan beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. Keluarga menunggu dengan selamat di rumah," tutur IPDA I Nengah Darta.
Kerugian Material Diperkirakan Puluhan Juta Rupiah
Dari hasil pendataan sementara, kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Rinciannya, mobil Suzuki Carry mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta, Daihatsu Gran Max Pick Up sekitar Rp 500 ribu, sepeda motor Yamaha Vixion sekitar Rp 2,5 juta, sedangkan Toyota Avanza Veloz diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 20 juta.
Nilai tersebut belum termasuk biaya pengobatan para korban yang masih menjalani perawatan medis.
Penumpang Carry Alami Luka Berat
Supir Hasni mengungkapkan, salah seorang penumpang mobil Carry mengalami luka yang sangat serius akibat benturan dalam kecelakaan tersebut.
Korban mengalami cedera berat pada bahu dan lengan kanan hingga mengalami kerusakan parah. Berdasarkan informasi yang diterima keluarga dari pihak RS Soedjono Selong, korban bahkan disarankan menjalani tindakan amputasi sebagai bagian dari penanganan medis.
Hingga berita ini diterbitkan, Satlantas Polres Lombok Timur masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus meminta pertanggungjawaban pihak yang terlibat.
Editor :M Amin