Dapur MBG Futuh Karya Nusantara Milik Daeng Paelori Jadi Contoh Terbaik di Lombok Timur
Foto Kondisi Tampak Depan Dapur Futuh Karya Nusantara di Labuhan Haji Milik Daeng Paelori pada Kamis (27/11/2025); Foto Dewan HM (Dok. Pribadi)
Dewan HM, Anggota Komisi II DPRD Lotim: “Kebersihan Dapur MBG Daeng Paelori Sangatlah Luar Biasa. Sehingga, Dapur Ini Kami Rekomendasikan ke BGN RI sebagai Dapur MBG Percontohan Mewakili Lombok Timur”
Sigap News NTB | Lotim — H. D. Paelori, SE, MM atau yang biasa dikenal sebagai Daeng Paelori merupakan nama yang tidak asing bagi warga Lombok Timur. Politisi Senior kelahiran Selong, 30 September 1968 ini merupakan Tokoh Labuhan Haji yang 4 periode duduk sebagai Anggota DPRD Lotim. Daeng Paelori merupakan sosok yang menjadi Panutan bagi Mitra Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis). Betapa tidak, Dapur Futuh Karya Nusantara di Labuhan Haji milik Daeng Paelori ini, merupakan dapur MBG terbaik di Kabupaten Lombok Timur menurut Anggota Komisi II DPRD Lotim, Dewan HM (Anggota DPRD Fraksi Gerindra Dapil 5, yang bergabung di komisi bidang pendidikan dan kesehatan). Penilaian itu muncul setelah sidak Komisi II DPRD Lotim yang menilai kebersihan, tata kelola, dan mutu menu di dapur tersebut memenuhi standar tinggi dan layak dijadikan percontohan.
Latar Belakang: Apa itu Dapur MBG?
Dapur MBG adalah program pemerintah untuk menyediakan makanan bergizi bagi anak sekolah dan kelompok rentan. Program ini bertujuan menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak, dan sekaligus memberdayakan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, nelayan, dan UMKM sebagai pemasok bahan baku.
MBG menerapkan standar ketat berupa pengawasan ahli gizi, SOP pengolahan dan pemorsian, serta persyaratan higienitas dan bangunan agar operasional aman dan layak.
Standar Nasional Menurut BGN
Dalam sosialisasi Program MBG yang dipublikasikan Metro TV News pada 25 November 2025 lalu, Perwakilan Badan Gizi Nasional, Teguh Supangardi, menegaskan MBG berperan memperkuat ketahanan pangan daerah. Ia menegaskan setiap dapur MBG wajib terpenuhi empat standar nasional: kecukupan kalori, komposisi gizi, higienitas, dan keamanan pangan. Teguh juga mengimbau masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan MBG melalui kanal resmi BGN.
Mekanisme Operasional dan Kualitas Menu
Program MBG menyediakan berbagai variasi menu, sekitar 100 pilihan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang sekaligus menyesuaikan selera anak (misalnya burger atau chicken katsu). Pengawasan ahli gizi memastikan kualitas bahan, teknik pengolahan sesuai SOP, dan pemorsian tepat. Selain itu, seluruh staf wajib menggunakan APD (hairnet, masker, sarung tangan), dan makanan diuji secara acak untuk memastikan tidak mengandung bahan berbahaya.
Dapur MBG juga harus memenuhi spesifikasi bangunan dan luas lahan standar. Agar proses produksi berjalan higienis dan aman.
Temuan Sidak: Praktik Baik di Futuh Karya Nusantara
Saat melakukan kunjungan ke salah satu Dapur MBG di Aikmel pada 26 November 2025 kemarin, Dewan HM selaku Anggota Komisi II DPRD Lotim, memaparkan beberapa keunggulan Dapur Futuh Karya Nusantara milik Daeng Paelori, yang mesti dicontoh oleh Dapur MBG lainnya:
- Kondisi dapur sangat bersih dan terawat, dengan aroma kebersihan yang terasa saat peninjauan.
- Tersedia staf khusus kebersihan yang siaga menjaga kebersihan lantai dan area kerja. Sehingga ruangan tetap steril.
- Pengelola melakukan pengecekan harian terhadap sisa porsi (omprengan) untuk memastikan porsi yang disajikan habis dimakan, sebagai indikator penerimaan menu dan pemenuhan gizi.
Berdasarkan temuan tersebut, Komisi II merekomendasikan dapur milik Daeng Paelori kepada BGN RI sebagai dapur percontohan dan calon wakil Lombok Timur pada pertemuan pengelola MBG tingkat nasional. Dewan HM juga menyatakan dukungan agar dapur ini masuk dalam sistem grade nasional. Sistem grade merupakan sebuah skema pengelompokan kualitas yang kelak berfungsi sebagai dasar pengawasan; dapur dengan grade rendah berpotensi ditutup demi menjaga mutu layanan.
Komitmen Pengelola: Fokus pada Kebersihan dan Konsumsi
D. Paelori menjelaskan prinsip pengelolaan dapurnya kepada Sigap News NTB pada Kamis (27/11/2025):
“Dapur MBG ini sangat berpedoman pada aturan dari BGN. Ada staf khusus kebersihan yang selalu stanby membersihkan lantai dan ruangan. Hal ini dimaksudkan agar ruangan steril bebas bakteri dan nyaman bagi karyawan. Saya juga setiap hari mengecek omprengan MBG, apakah bersisa atau tidak setelah disantap penerima manfaat. Dari situ saya pastikan porsi pulang kosong, menandakan menu disukai dan gizi terserap. Dapur kami memang mengikuti aturan BGN dalam standar higienis dan kualitas menu, demi menjamin asupan gizi anak terpenuhi dan kualitasnya terjamin.”
Pernyataan tersebut menegaskan pendekatan proaktif pengelola terhadap aspek higienis dan efektivitas penyajian.
Penutup
Keberhasilan Dapur MBG Futuh Karya Nusantara menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap standar nasional, yang dimulai dari higienitas hingga mutu menu, dapat diwujudkan di tingkat kabupaten. Jika rekomendasi Komisi II DPRD Kabupaten Lombok Timur dan BGN dijalankan, model ini berpotensi direplikasi untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di daerah lain. Kepatuhan Mitra Dapur MBG, pengawasan legislatif, peran ahli gizi, dan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberlanjutan program ini.
Editor :M Amin